Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Seorang Nenek Jatuh di Sumur Sedalam 25 Meter

Seorang Nenek Jatuh di Sumur Sedalam 25 Meter

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
  • visibility 714
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Kejadian tragis yang menimpa nenek Sumiyati ini diduga disebabkan oleh dinding pengaman sumur yang rendah. Sumiyati yang berniat mengambil air untuk wudu justru tercebur ke dalam sumur yang memiliki kedalaman lebih dari 25 meter. Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menjaga keselamatan lingkungan sekitar, khususnya sumur yang menjadi sumber air bagi banyak rumah.

Setelah menerima informasi mengenai kejadian ini, Koordinator Pos SAR Jembrana Dewa Putu Hendri Gunawan langsung bergerak cepat untuk menyelamatkan Sumiyati. Mereka turun ke dalam sumur dengan peralatan keselamatan yang memadai. “Namun, sayangnya saat dievakuasi, nenek berusia 100 tahun ini telah meninggal dunia. Keluarga yang melihat kondisi korban langsung histeris dan merasa kehilangan, ungkapnya.

banner 336x280

Kapolsek Melaya AKP I Putu Raka Wiratma yang turut serta dalam proses evakuasi korban tidak menemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Raka sampaikan bahwa hasil mengindikasikan bahwa Sumiyati meninggal dunia akibat kehabisan nafas lantaran tenggelam di dasar sumur. “Atas dasar ini, dugaan sementara mengenai penyebab kematian korban adalah karena kecelakaan,” katanya.

Raka jelaskan sementara keluarga korban menyatakan penolakannya untuk melakukan otopsi terhadap jenazah Sumiyati. “Mereka mengaku menerima dengan ikhlas kejadian ini sebagai musibah yang tak terduga. Pihak keluarga juga menghormati keinginan korban untuk tidak melalui proses otopsi dan memilih untuk segera mengurus pemakaman dengan cara yang layak,” pungkasnya. *

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Jembrana Jalin Diskusi “Jumat Curhat Menyame Braya” Untuk Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat

    Kapolres Jembrana Jalin Diskusi “Jumat Curhat Menyame Braya” Untuk Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 13 Okt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 536
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Kegiatan “Jumat Curhat Menyame Braya” dilaksanakan oleh Kapolres Jembrana, AKBP Dewa Gde Juliana, dan dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, tokoh agama, serta lembaga masyarakat Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemitraan dengan masyarakat dan membahas isu serta permasalahan yang dihadapi oleh warga setempat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara […]

  • Berturut-Turut Jembrana Raih Penghargaan Nasional Penyelenggara Desa Cantik Terbaik

    Berturut-Turut Jembrana Raih Penghargaan Nasional Penyelenggara Desa Cantik Terbaik

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 781
    • 0Komentar

    Jakarta suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah meraih penghargaan Penyelenggara Desa Cantik (Desa Cinta Statistik) Terbaik 2021-2023 dalam rangka memperingati Hari Statistik Nasional (HSN) Tahun 2024. Torehan itu atas prestasi sebelumnya secara berturut-turut Desa Cantik Jembrana mendapat penghargaan dari pemerintah pusat. Sebelumnya pada tahun tahun 2022 dan 2023, Program […]

  • Kapolres Jembrana Pimpin Apel Kesiapan Ops Mantap Brata Agung Tahap Kampanye

    Kapolres Jembrana Pimpin Apel Kesiapan Ops Mantap Brata Agung Tahap Kampanye

    • calendar_month Selasa, 28 Nov 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 883
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Di Lapangan Apel Polres Jembrana, Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, S.H., S.I.K., M.I.K., memimpin Apel Kesiapan Ops Mantap Brata Agung 2023-2024 Tahap Kampanye. Hadir dalam kegiatan tersebut para PJU Polres Jembrana, para Kapolsek jajaran Polres Jembrana, serta personil Polri Polres Jembrana, yang berjumlah 253 personil, Selasa (28/11). Kegiatan ini bertujuan […]

  • Harmonis, Ratusan Buruh Pabrik Perikanan di Jembrana Peringati May Day 2025 1:50 Play Button

    Harmonis, Ratusan Buruh Pabrik Perikanan di Jembrana Peringati May Day 2025

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 549
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Mengusung tema “Merajut Kebersamaan Untuk Peningkatan Kesejahteraan Pekerja dan Produktivitas Nasional”. Ratusan buruh pabrik pengolahan ikan di Desa Pengambengan lakukan aksi baksos, santunan kepada anak yatim, dan bantuan bagi pekerja di pabrik. Hal berbeda dilakukan para buruh pabrik tak harus berdemo justru berkolaborasi dengan program-program pemerintah. Suasana penuh kekeluargaan di laksanakan di halaman […]

  • Refleksi Akhir Tahun, Bang-Ipat Paparkan Deretan Program Pro Rakyat Wujudkan Jembrana Harmoni

    Refleksi Akhir Tahun, Bang-Ipat Paparkan Deretan Program Pro Rakyat Wujudkan Jembrana Harmoni

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 701
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana di bawah kepemimpinan Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang-Ipat) memaparkan berbagai capaian visi dan misi sepanjang tahun 2025 dalam acara refleksi akhir tahun yang digelar meriah dan khidmat, Rabu (31/12) di Gedung Kesenian Bung Karno. Beragam program pro rakyat telah direalisasikan […]

  • Kisah Panglima Daeng Si Kudadempet

    Kisah Panglima Daeng Si Kudadempet

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.135
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Rombongan eskuadron Daeng Nachoda terkenal dengan sebutan empat Daeng, yaitu Daeng Nachoda, Daeng Sikuda Dempet (kuda empat), Daeng Marema dan Daeng Bira. Daeng Marema dan Daeng Si Kudadempet adalah ahli silat yang pertama mengajarkan seni silat dan tetabuhan genderang gaya Bugis-Makassar, keduanya menetap di Bandar Pancoran setelah selesainya perang Jembrana-Buleleng I, sedangkan Daeng […]

expand_less