Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kisah Panglima Daeng Si Kudadempet

Kisah Panglima Daeng Si Kudadempet

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
  • visibility 1.163
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Rombongan eskuadron Daeng Nachoda terkenal dengan sebutan empat Daeng, yaitu Daeng Nachoda, Daeng Sikuda Dempet (kuda empat), Daeng Marema dan Daeng Bira. Daeng Marema dan Daeng Si Kudadempet adalah ahli silat yang pertama mengajarkan seni silat dan tetabuhan genderang gaya Bugis-Makassar, keduanya menetap di Bandar Pancoran setelah selesainya perang Jembrana-Buleleng I, sedangkan Daeng Bira berdakwah dan menetap di Buleleng.

Penelusuran kisah Panglima Si Kudadempet dilacak dari Moyang Guru Gerunuk, seorang guru mengaji asal Semarang yang bersuamikan Wak Ishak yang berasal dari Telango. Kemudian Wak Ishak meninggal dunia dengan meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Moyang Guru Gerunuk kemudian menikah dengan Panglima Daeng Si Kudadempet, di Lorong Langgar Timur Sungai sekitar tahun 1715 Masehi. Dari pernikahan Daeng Si Kudadempet dengan Moyang Guru Gerunuk diperoleh lima orang anak yaitu:

banner 336x280

1. Daeng Fatimah
2. Daeng Sayang
3. Daeng Marhaban
4. Daeng Tojibah
5. Daeng H. Tahir (Daeng Djani)

Setelah Daeng Nachoda wafat dan dimakamkan di sekitar Bandar Pancoran, Panglima Daeng Si Kudadempet menggantikan kedudukan Daeng Nachoda sebagai Matoa Bandar Pancoran. Kata matoa berasal dari kata ammatowa: amma = bapak, towa = tua. Maka ammatowa adalah orang yang dituakan di dalam masyarakat, meskipun belum tentu orang yang tersebut adalah orang yang tertua di daerah itu.

Dengan demikian, ammatowaini adalah orang yang terpilih oleh kalangan komunitasnya. Daeng Si Kudadempet mulai menyatukan kembali sisa–sisa armada kapal Daeng Nachoda agar dapat melanjutkan perniagaan ke Makassar dan pelabuhan-pelabuhan dagang di seluruh Nusantara, dan melawan ekspansi kapal-kapal dagang dari VOC dan Portugis.

Sejak dari Makassar Panglima Daeng Si Kudadempet menyamar dari kejaran VOC sebagai saudagar dengan nama Hodah Dempet. Bandar Pancoran Jembrana mulai bertambah maju dan semakin dikenal sehingga sekitar tahun 1740-an datanglah rombongan armada pimpinan Daeng Dorak (H. Abdurrahman) yang masih merupakan keturunan bangsawan dari Kesultanan Wajo dengan diiringi 35 orang anak buah kapalnya berlabuh ke Bandar Pancoran, karena Daeng Si Kudadempet sudah semakin tua, maka olehnya dinikahkanlah Daeng Dorak dengan anaknya yang pertama yang bernama Daeng Fatimah.

Kemudian Daeng Si Kudadempet menyerahkan jabatan Matoa kepada Daeng Dorak, agar di masa tuanya beliau dapat lebih banyak berdakwah sambil mengajarkan silat khas Bugis di Jembrana. Salah seorang muridnya bernama Pan Nyuling (yang lebih dikenal dengan nama Kumpi Nyuling) berasal dari Mertesari kemudian memeluk agama Islam dan menyebarkan Islam sampai di Tuwed.

Setelah meninggal, Pan Nyuling dimakamkan di pemakaman sebelah timur Masjid Baluk, yang dirawat baik oleh keturunannya. Hingga kini, masih terdapat sekitar 50 KK keturunan Pan Nyuling dari generasi kelima dan keenam. Mereka kemudian mendirikan Koperasi Serba Usaha (KSU) “Kumpi Nyuling” di Desa Tuwed, Jembrana.

Kesimpulan kisah Daeng Sikudadempet
1. Panglima Daeng Sikudadempet menggantikan kedudukan Daeng Nachoda sebagai Matoa Bandar Pancoran.

2. Panglima Daeng Sikudadempet menyamar dari kejaran VOC sebagai saudagar dari Makassar dengan nama Hodah Dempet, serta mulai berdakwah dengan mengajarkan silat khas Bugis di Jembrana, salah seorang muridnya Pan Nyuling dari Mertesari yang kemudian menjadi seorang Muslim dan dakwah menyebarkan Islam sampai di Tuwed ( Kumpi Nyuling )

3. Panglima Daeng Sikudadempet menikah dengan Moyang Guru Gerunuk, di Lorong Langgar Timur Sungai ( CIRCA ± 1715 Masehi ), sumber Silsilah Moyang Guru Gerunuk.

 

Refrensi :
1. Buku Daeng Nachoda
2. Silsilah Moyang Guru Gerunuk oleh H. Ikhsan (kelahiran Timur Sungai 1905 – meninggal pada tahun 1987).

 

Oleh Eka Sabara, S.Pd.

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Jembrana Gelar Momentum Peringatan HUT Ke-80 Republik Indonesia

    Polres Jembrana Gelar Momentum Peringatan HUT Ke-80 Republik Indonesia

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 525
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Polres Jembrana menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025), di Lapangan Apel Mapolres Jembrana. Upacara dimulai tepat pukul 07.00 Wita dengan Inspektur Upacara Waka Polres Jembrana Kompol I Ketut Darta, S.H., M.H.. Bertindak sebagai Komandan Upacara yakni Panit Opsnal Unit Intelkam Polsek Kawasan Pelabuhan […]

  • Kapolres Jembrana Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan, Lima Pejabat Utama Berganti

    Kapolres Jembrana Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan, Lima Pejabat Utama Berganti

    • calendar_month Sabtu, 7 Okt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 909
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Upacara serah terima jabatan di Polres Jembrana pada hari Sabtu, 7 Oktober 2023, menjadi momen penting dalam pengembangan dan pembinaan organisasi. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Apel Polres Jembrana dan dihadiri oleh berbagai pejabat utama Polres Jembrana, Kapolres Jembrana, dan anggota kepolisian lainnya. Upacara serah terima jabatan ini dipimpin oleh Kapolres Jembrana, […]

  • Jembrana Disiapkan Enam Dapur Makanan Bergizi Gratis ( MBG ) Baru, Layani 20.000 Siswa

    Jembrana Disiapkan Enam Dapur Makanan Bergizi Gratis ( MBG ) Baru, Layani 20.000 Siswa

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 906
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Program Makanan Bergizi Gratis menjadi program pemerintah pusat yang sangat ditunggu-tunggu khususnya oleh para siswa. Program ini merupakan bagian dari agenda nasional untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui asupan gizi seimbang terutama bagi para pelajar. Di Jembrana, terdapat 6 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) baru, yang siap […]

  • Usaha Open Kelapa Milik Warga di Melaya Hangus Terbakar, Kerugian Jutaan Rupiah

    Usaha Open Kelapa Milik Warga di Melaya Hangus Terbakar, Kerugian Jutaan Rupiah

    • calendar_month Minggu, 10 Sep 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 650
    • 0Komentar

      Jembrana suarajembrana.com – Sebuah bangunan usaha open kelapa milik seorang warga di Banjar Blimbingsari, Desa Blimbingsari, Kecamatan Melaya, Sabtu malam 9 September 2023 hangus terbakar. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 18.45 WITA dan menyebabkan kerugian sekitar 6 juta rupiah. Dari informasi, kebakaran tersebut diketahui oleh warga sekitar, kemudian salah satu warga bernama I Made […]

  • Pasutri Menipu Modus Penggandaan Uang

    Pasutri Menipu Modus Penggandaan Uang

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 634
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Akhirnya Polres Jembrana membekuk Pasangan Suami Istri (Pasutri) berinisial AI (33) tahun dan MI (40) tahun. Pasutri itu diduga menipu dengan modus dapat menggandakan uang melalui jalan gaib. Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto, mengatakan kasus ini bermula saat salah satu korban, KAS, mengalami kesulitan uang. KAS lalu menceritakan masalah itu kepada […]

  • Kemah Budaya IX Kabupaten Jembrana Ciptakan Pelopor Pelestari Budaya

    Kemah Budaya IX Kabupaten Jembrana Ciptakan Pelopor Pelestari Budaya

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 663
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Wakil Bupati Jembrana, Patriana Krisna membuka Kemah Budaya ke IX Kabupaten Jembrana Tahun 2025 bertempat di Wantilan Desa Adat Manggissari, Pura Bhujangga Sakti Luwih, Bunut Bolong, Kecamatan Pekutatan (20/8/2025). Kegiatan tersebut akan berlangsung selama 3 hari hingga 23 Agustus 2025. Kemah Budaya ini mengambil tema “Taru Pramana” yang berarti kebenaran yang bersumber dari […]

expand_less