Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kisah Panglima Daeng Si Kudadempet

Kisah Panglima Daeng Si Kudadempet

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
  • visibility 940
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Rombongan eskuadron Daeng Nachoda terkenal dengan sebutan empat Daeng, yaitu Daeng Nachoda, Daeng Sikuda Dempet (kuda empat), Daeng Marema dan Daeng Bira. Daeng Marema dan Daeng Si Kudadempet adalah ahli silat yang pertama mengajarkan seni silat dan tetabuhan genderang gaya Bugis-Makassar, keduanya menetap di Bandar Pancoran setelah selesainya perang Jembrana-Buleleng I, sedangkan Daeng Bira berdakwah dan menetap di Buleleng.

Penelusuran kisah Panglima Si Kudadempet dilacak dari Moyang Guru Gerunuk, seorang guru mengaji asal Semarang yang bersuamikan Wak Ishak yang berasal dari Telango. Kemudian Wak Ishak meninggal dunia dengan meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Moyang Guru Gerunuk kemudian menikah dengan Panglima Daeng Si Kudadempet, di Lorong Langgar Timur Sungai sekitar tahun 1715 Masehi. Dari pernikahan Daeng Si Kudadempet dengan Moyang Guru Gerunuk diperoleh lima orang anak yaitu:

banner 336x280

1. Daeng Fatimah
2. Daeng Sayang
3. Daeng Marhaban
4. Daeng Tojibah
5. Daeng H. Tahir (Daeng Djani)

Setelah Daeng Nachoda wafat dan dimakamkan di sekitar Bandar Pancoran, Panglima Daeng Si Kudadempet menggantikan kedudukan Daeng Nachoda sebagai Matoa Bandar Pancoran. Kata matoa berasal dari kata ammatowa: amma = bapak, towa = tua. Maka ammatowa adalah orang yang dituakan di dalam masyarakat, meskipun belum tentu orang yang tersebut adalah orang yang tertua di daerah itu.

Dengan demikian, ammatowaini adalah orang yang terpilih oleh kalangan komunitasnya. Daeng Si Kudadempet mulai menyatukan kembali sisa–sisa armada kapal Daeng Nachoda agar dapat melanjutkan perniagaan ke Makassar dan pelabuhan-pelabuhan dagang di seluruh Nusantara, dan melawan ekspansi kapal-kapal dagang dari VOC dan Portugis.

Sejak dari Makassar Panglima Daeng Si Kudadempet menyamar dari kejaran VOC sebagai saudagar dengan nama Hodah Dempet. Bandar Pancoran Jembrana mulai bertambah maju dan semakin dikenal sehingga sekitar tahun 1740-an datanglah rombongan armada pimpinan Daeng Dorak (H. Abdurrahman) yang masih merupakan keturunan bangsawan dari Kesultanan Wajo dengan diiringi 35 orang anak buah kapalnya berlabuh ke Bandar Pancoran, karena Daeng Si Kudadempet sudah semakin tua, maka olehnya dinikahkanlah Daeng Dorak dengan anaknya yang pertama yang bernama Daeng Fatimah.

Kemudian Daeng Si Kudadempet menyerahkan jabatan Matoa kepada Daeng Dorak, agar di masa tuanya beliau dapat lebih banyak berdakwah sambil mengajarkan silat khas Bugis di Jembrana. Salah seorang muridnya bernama Pan Nyuling (yang lebih dikenal dengan nama Kumpi Nyuling) berasal dari Mertesari kemudian memeluk agama Islam dan menyebarkan Islam sampai di Tuwed.

Setelah meninggal, Pan Nyuling dimakamkan di pemakaman sebelah timur Masjid Baluk, yang dirawat baik oleh keturunannya. Hingga kini, masih terdapat sekitar 50 KK keturunan Pan Nyuling dari generasi kelima dan keenam. Mereka kemudian mendirikan Koperasi Serba Usaha (KSU) “Kumpi Nyuling” di Desa Tuwed, Jembrana.

Kesimpulan kisah Daeng Sikudadempet
1. Panglima Daeng Sikudadempet menggantikan kedudukan Daeng Nachoda sebagai Matoa Bandar Pancoran.

2. Panglima Daeng Sikudadempet menyamar dari kejaran VOC sebagai saudagar dari Makassar dengan nama Hodah Dempet, serta mulai berdakwah dengan mengajarkan silat khas Bugis di Jembrana, salah seorang muridnya Pan Nyuling dari Mertesari yang kemudian menjadi seorang Muslim dan dakwah menyebarkan Islam sampai di Tuwed ( Kumpi Nyuling )

3. Panglima Daeng Sikudadempet menikah dengan Moyang Guru Gerunuk, di Lorong Langgar Timur Sungai ( CIRCA ± 1715 Masehi ), sumber Silsilah Moyang Guru Gerunuk.

 

Refrensi :
1. Buku Daeng Nachoda
2. Silsilah Moyang Guru Gerunuk oleh H. Ikhsan (kelahiran Timur Sungai 1905 – meninggal pada tahun 1987).

 

Oleh Eka Sabara, S.Pd.

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bersinergi Tangani Banjir Jembrana, ASITA Bali dipuji Wabup Ipat

    Bersinergi Tangani Banjir Jembrana, ASITA Bali dipuji Wabup Ipat

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 723
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali menerima dukungan dari berbagai pihak dalam penanganan dampak bencana banjir. Kali ini, Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA) Bali menyerahkan 600 paket sembako kepada Pemkab Jembrana untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) […]

  • AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati Hadiri Upacara Pemberian Remisi HUT Ke-80 RI di Rutan Kelas IIB Negara

    AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati Hadiri Upacara Pemberian Remisi HUT Ke-80 RI di Rutan Kelas IIB Negara

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 388
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, S.H., S.I.K., M.I.K. menghadiri upacara pemberian Remisi Umum (RU) Tahun 2025 kepada narapidana serta pengurangan masa pidana bagi anak binaan dalam rangka peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara, Minggu (17/8). Upacara berlangsung di halaman Rutan Negara, Jl. Wijaya […]

  • Peringatan Hari Ibu di Jembrana Bertema Perempuan Berdaya dan Berkarya

    Peringatan Hari Ibu di Jembrana Bertema Perempuan Berdaya dan Berkarya

    • calendar_month Jumat, 22 Des 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Dengan mengusung Tema “Pesona Tenun Jembrana, Kekuatan Perempuan Berdaya dan Berkarya” peringatan Hari Ibu ke-95 dipusatkan di Wantilan Pura Jagatnatha Jembrana, Jumat (22/12). Acara peringatan Hari Ibu ini, diselenggarakan dengan tujuan untuk menghormati dan merayakan peran ibu dalam pembangunan keluarga dan masyarakat , selain itu melalui acara ini diharapkan agar perempuan Jembrana […]

  • Resmi di Lantik Tak Hanya Karangan Bunga, Bupati dan Wakil Bupati Dibanjiri Kiriman Bibit Tanaman

    Resmi di Lantik Tak Hanya Karangan Bunga, Bupati dan Wakil Bupati Dibanjiri Kiriman Bibit Tanaman

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 719
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Terpilih I Made Kembang Hartawan, S.E., M.M dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna, S.T., M.T resmi dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta Kamis (20/2). Ucapan selamat mengalir dari berbagai kalangan. Tampak ucapan karangan bunga memenuhi halaman depan Kantor Bupati Jembrana. Tak hanya ucapan karangan bunga, ucapan […]

  • Bupati Tamba Serahkan Santunan Anggota Korpri

    Bupati Tamba Serahkan Santunan Anggota Korpri

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 745
    • 0Komentar

    Bupati Tamba Serahkan Santunan Anggota Korpri Jembrana – Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyerahkan santunan Korpri periode I tahun 2024 kepada anggota Korpri Jembrana, bertempat di Gedung Auditorium Jembrana, Selasa (2/7). Santunan yang diserahkan meliputi santunan kepada anggota yang telah purna bhakti/pensiun, pasien rawat inap karena sakit. Selain itu santunan juga diberikan kepada pihak ahli […]

  • Pemkab Jembrana Gelar Apel Peringati Hari Otonomi Daerah Ke-28

    Pemkab Jembrana Gelar Apel Peringati Hari Otonomi Daerah Ke-28

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bupati Jembrana I Nengah Tamba bertindak selaku inspektur upacara memimpin apel peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-28 Tahun 2024 di Taman Pecangakan Negara, Kamis (25/4). Tampak hadir Jajaran Forkopimda Kabupaten Jembrana, Pimpinan OPD serta undangan lainya. Diketahui Hari Otonomi Daerah diperingati setiap tanggal 25 April dan pada tahun ini peringatan Hari Otonomi […]

expand_less