Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Refleksi Akhir Tahun, Bang-Ipat Paparkan Deretan Program Pro Rakyat Wujudkan Jembrana Harmoni

Refleksi Akhir Tahun, Bang-Ipat Paparkan Deretan Program Pro Rakyat Wujudkan Jembrana Harmoni

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
  • visibility 716
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana di bawah kepemimpinan Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang-Ipat) memaparkan berbagai capaian visi dan misi sepanjang tahun 2025 dalam acara refleksi akhir tahun yang digelar meriah dan khidmat, Rabu (31/12) di Gedung Kesenian Bung Karno.

Beragam program pro rakyat telah direalisasikan selama tahun 2025. Di antaranya pemberian mobil pick up untuk desa adat, bedah warung, pembangunan Rumah Singgah Harmoni, penyediaan mobil layanan antar jemput pasien, hingga kredit subsidi tanpa bunga dan tanpa jaminan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jembrana.

banner 336x280

Selain itu, Pemkab Jembrana juga menyalurkan dana talangan gabah kepada KUD, meningkatkan beasiswa mahasiswa dari Rp.3 juta menjadi Rp.4,5 juta, termasuk beasiswa bagi kampus lokal di Jembrana. Program sosial keagamaan turut menjadi perhatian, seperti metatah massal gratis, sunatan massal gratis, serta ngaben massal.

Di sektor pertanian dan infrastruktur, pemerintah melakukan perbaikan saluran irigasi, pembangunan sumur pertanian dan sumur bendungan, serta perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan. Penguatan sektor ekonomi juga diwujudkan melalui pengembangan UMKM dengan kerja sama ritel modern, penyediaan fasilitas kios UMKM baru, bantuan untuk kelompok peternak, hingga pengembangan komoditas unggulan Jembrana melalui penyerahan bibit dan ekspor kakao.

Tak hanya itu, ruang ekspresi bagi seniman lokal juga diperluas melalui penyelenggaraan Jegog Festival Jembrana sebagai wadah pelestarian seni budaya daerah.

Dihadapan ribuan masyarakat yang hadir saat malam pergantian tahun, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyampaikan bahwa perjalanan satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati telah dilalui dengan berbagai dinamika dan tantangan. Namun, tahun 2025 disebutnya sebagai tahun yang membanggakan sekaligus penuh makna.

“Sebanyak 365 hari sudah kita lalui, 12 bulan dengan berbagai romantika perjalanan, suka dan duka, prestasi dan tantangan. Tahun 2025 ini menjadi tahun yang membahagiakan karena memberikan kepercayaan kepada kami untuk memimpin Jembrana lima tahun ke depan,” ujarnya.

Meski demikian, Bupati Kembang mengakui masih banyak program yang belum sepenuhnya terealisasi. Oleh karena itu, pada tahun 2026 pihaknya berkomitmen untuk bekerja lebih maksimal dalam merealisasikan visi dan misi pembangunan daerah.

“Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat, terutama generasi muda. Mari kita bekerja keras, bahu-membahu dan saling mendukung agar Jembrana yang maju, harmoni, dan bermartabat dapat segera terwujud,” tegasnya.

Rangkaian acara refleksi akhir tahun berlangsung khidmat meski tanpa pesta kembang api. Prosesi parade lilin yang menambah suasana kekhusyukan saat gelar doa bersama mendoakan agar Indonesia segera pulih terlepas dari bencana.

Puncak acara ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional kulkul secara bersama-sama oleh Bupati dan Wakil Bupati Jembrana bersama jajaran Forkopimda. Dentang kulkul tersebut menjadi penanda resmi beralihnya tahun 2025 menuju 2026, disaksikan ribuan warga yang memadati lokasi acara.

Malam pergantian tahun juga dimeriahkan dengan kehadiran berbagai stan UMKM lokal serta penampilan seni dari musisi-musisi Jembrana dan Bali. Acara semakin istimewa dengan diluncurkannya Jembrana Anthem yang menjadi kebanggaan baru masyarakat Bumi Makepung.

Di akhir sambutannya, Bupati Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati, Forkopimda, dan tokoh-tokoh agama menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat Jembrana, dengan harapan tahun mendatang menjadi momentum kebangkitan bersama menuju Jembrana yang semakin kokoh dan bermartabat. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cetak SDM Unggul Sejak Dini, Bupati Kembang Tegaskan Hasil Tes Psikologi Siswa Harus Dikawal

    Cetak SDM Unggul Sejak Dini, Bupati Kembang Tegaskan Hasil Tes Psikologi Siswa Harus Dikawal

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 546
    • 0Komentar

    Jembrana – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menegaskan hasil pelaksanaan tes psikologi gratis bagi para siswa kelas 8 SMP se Kabupaten Jembrana harus dikawal dengan baik. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintahan Kembang – Ipat dalam mencetak SDM unggul sejak dini. Dinas dalam hal ini Disdikpora Jembrana, sekolah harus berkoordinasi dengan para orang tua, […]

  • Kisah Nelayan Pengambengan, Ikan Lemuru Produksi Bernilai Ekonomi

    Kisah Nelayan Pengambengan, Ikan Lemuru Produksi Bernilai Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 984
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Di tahun 1990’an Sardinela Longiceps, atau Ikan Plagis yang lebih dikenal dengan nama lemuru atau di Bali terkenal dengan nama Be’koching, merupakan tangkapan favorit para nelayan pesisir selatan Kota Negara. Yang identik dengan kampung nelayan Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana – Bali, Kamis (14/03). Cerita ini dituturkan Budayawan Eka Sabara dalam buku […]

  • Bupati Kembang Soroti Kebersihan Pasar Umum Negara Bahagia

    Bupati Kembang Soroti Kebersihan Pasar Umum Negara Bahagia

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 588
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan meninjau langsung Pasar Umum Negara Bahagia, Sabtu (24/5). Kedatanganya tersebut untuk menyapa pedagang dan mendengar berbagai keluhan pedagang secara langsung. Hal utama yang menjadi sorotan Kembang adalah soal kebersihan pasar. Ia menemukan sampah-sampah berserakan disekitar areal pasar. Kondisi itu membuat lingkungan pasar terlihat jorok tidak sebanding dengan […]

  • Penipuan Online di Polres Jembrana Terungkap

    Penipuan Online di Polres Jembrana Terungkap

    • calendar_month Minggu, 1 Okt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 631
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Jajaran Satreskrim Polres Jembrana dengan sigap berhasil mengungkap dan membongkar kasus penipuan online yang melibatkan seorang tersangka bernama Jadi Cahyono. Tersangka memiliki modus penjualan genteng palsu melalui media sosial. Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP. Androyuan Elim, secara resmi mengumumkan penangkapan tersangka dalam konferensi pers pada hari Minggu, 01 Oktober 2023. “Dalam menjalankan […]

  • Dandim Tegaskan, Jajaran Babinsa Pusatkan Pemantauan Melasti Umat Hindu Menjelang Nyepi

    Dandim Tegaskan, Jajaran Babinsa Pusatkan Pemantauan Melasti Umat Hindu Menjelang Nyepi

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 619
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran dalam pelaksanaan persembahyangan Melasti menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1946, Tahun 2024, Babinsa jajaran Kodim 1617/Jembrana bersinergi dengan Pecalang serta aparat terkait berperan aktif memberi rasa aman dan nyaman umat Hindu yang hendak melaksanakan persembahyangan dimasing-masing desa binaannya, Sabtu (09/03/2024) Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf M. […]

  • Bela Negara Hingga Kuliah Umum: Sinergi TNI-Unud Tak Ada Intervensi Akademik

    Bela Negara Hingga Kuliah Umum: Sinergi TNI-Unud Tak Ada Intervensi Akademik

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 848
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Beredar di media sosial naskah kerja sama atau MoU antara Universitas Udayana (Unud) dengan TNI AD (Kodam IX/Udayana). Dalam naskah yang viral itu, tertulis kerja sama tentang “Sinergitas di Bidang Pendidikan, Kebudayaan, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi”. Namun, kerja sama ini menuai penolakan dari sejumlah mahasiswa, yang mengkhawatirkan adanya militerisasi di kampus serta intervensi […]

expand_less