Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pemkab Jembrana Prioritaskan Penurunan Stunting, Kolaborasi Hingga Ke Desa

Pemkab Jembrana Prioritaskan Penurunan Stunting, Kolaborasi Hingga Ke Desa

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
  • visibility 455
  • comment 0 komentar

Jembrana – Penanganan stunting menjadi fokus kerja Pemkab Jembrana. Hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) pada tahun 2021 Jembrana dengan prevalensi 14,3 % sedangkan pada tahun 2022 menurun menjadi 14,2 %. Angka penurunan cukup tinggi pada tahun 2023. Hasil Survey Kesehatan Indonesia (SKI) yang baru saja di rilis Prevalensi Stunting Kabupaten Jembrana ada di angka 8,7%.

Kendati menurun, angka tersebut tidak menjadikan kondisi berpuas diri. Langkah langkah penanganan terus dikebut diantaranya melalui kebijakan anggaran, kolaborasi berbagai pihak melalui konvergensi antar program dari tingkat kabupaten hingga desa. Termasuk melalui program Bapak/ ibu Asuh Anak Stunting (BAAS).

banner 336x280

“Hasil ini menunjukan bahwa kita sudah Cukup berhasil menurunkan angka Prevalensi Stunting, namun kita harus tetap waspada dan melakukan Langkah-langkah strategis untuk akselerasi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Jembrana ke depan,“ ujar Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat membuka Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Jembrana 2024 di Ruang Pertemuan Lt. II Jimbarwana, Kantor Bupati Jembrana, Selasa (30/4).

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Jembrana juga sudah melaksanakan Minilokakarya sebagai forum sharing data stunting di masing-masing kecamatan yang sudah dilaksanakan setiap bulan.

“Kolaborasi kerja berbagai pihak menjadi kunci untuk memastikan konvergensi antar program dari tingkat kabupaten hingga desa,“ jelasnya.

Lebih lanjut, pelaksanaan audit kasus stunting yang sudah dilaksanakan sebanyak dua siklus dalam satu tahun yakni gerakan Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting dan gerakan gemar makan ikan dengan kelompok ibu hamil, menyusui, anak balita dan anak sekolah dasar agar image ikan yang amis, banyak tulang, dan ikan sulit ditemukan di pasar dirubah pola pikirnya bahwa ikan itu produk pangan yang enak, bergizi, dan mudah ditemukan baik dalam bentuk segar maupun aneka olahan.

“Sehingga bisa tercapai target prevalensi stunting Bali yaitu 6,15,% tahun 2024,“ harapnya.

Bupati Tamba juga mengatakan kunci percepatan penurunan stunting adalah Intervensi spesifik dan sensitif serta koordinasi dan kolaborasi secara konvergensi dalam pelaksanaanya.

“Saya minta intervensi ini tidak hanya dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana saja tetapi juga dilaksanakan oleh Instansi dan sektor lainnya terutama peran Desa/Kelurahan yang sangat esensial,“ katanya.

Pihaknya pun meminta agar para Camat, Perbekel/Lurah dapat melakukan Inovasi-inovasi dalam mengerahkan warga masyarakat sasaran Posyandu di wilayahnya .langkah itu guna meningkatkan capaian partisipasi Balita yang datang ke posyandu dengan cara memanfaatkan Anggaran Dana Desa dalam Percepatan Penurunan Stunting.

“Generasi yang Sehat memiliki daya Saing Guna mendukung terwujudnya Jembrana Emas tahun 2026,“ harapnya.

Sementara, Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Khrisna IPAT selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Jembrana menjelaskan Rembuk Stunting merupakan suat langkah penting yang harus dilakukan pemerintah kabupaten untuk memastikan terjadinya integrasi pelaksanaan intervensi penurunan Stunting secara bersama-sama antara Perangkat Daerah, penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non-pemerintah dan masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan menyelaraskan Program dan Kegiatan Lintas Sektor serta Menyusun Program dan Rencana Kegiatan Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Jembrana,“

Lebih lanjut, Ipat mengungkapkan lokasi prioritas pelaksanaan program percepatan penanggulangan stunting di kabupaten jembrana tahun 2024 ditetapkan di 10 Desa/ Kelurahan diantaranya Desa Tuwed, Desa Delod Brawah, Desa Candikusuma, Desa Tukadaya, Desa Pangyangan, Desa Nusasari, Desa Ekasari, Desa Manistutu, Desa Mendoyo Dauh Tukad dan Kelurahan Tegal Cangkring.

“Seluruh pemangku kepentingan yang hadir pada hari ini saya harap memberikan komitmennya menjadi prioritas utama dalam upaya penurunan stunting di Kabupaten Jembrana,“ harapnya.

Menurutnya stunting sangat Penting untuk menjadi Perhatian kita semua, karena Stunting sangat berpengaruh terhadap Kualitas Generasi Emas Jembrana ke depan.

“Besar harapan kami, dengan telah dilaksanakannya kegiatan- kegiatan yang menyentuh percepatan penurunan Stunting di semua sektor, semoga dapat mempercepat pencegahan dan menurunkan prevalensi Stunting di Kabupaten Jembrana sehingga Masyarakat Jembrana dapat melahirkan Generasi Emas yang sehat, berkualitas dan bahagia,“ tambahnya.™

  • Penulis: Ed27

Comment

Rekomendasi Untuk Anda

  • 100 Hari Kerja Bang-Ipat, Salurkan Pinjaman Daerah Rp.3,4 Milyar Untuk Koperasi Kakao dan KUD

    100 Hari Kerja Bang-Ipat, Salurkan Pinjaman Daerah Rp.3,4 Milyar Untuk Koperasi Kakao dan KUD

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 503
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Serangkaian pencapaian 100 hari kerja Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, Pemerintah Kabupaten Jembrana serahkan pinjaman daerah kepada koperasi kakao dan KUD yang merupakan program prioritas Bupati dan Wakil Bupati dalam bidang Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan dengan total nilai Rp.3.400.000.000,00, di Gedung Kesenian Ir. […]

  • Bupati Tamba Hadiri Kerjasama Pencegahan Korupsi BUMN-BUMD Sektor Pertambangan dan Pengolahan Sampah

    Bupati Tamba Hadiri Kerjasama Pencegahan Korupsi BUMN-BUMD Sektor Pertambangan dan Pengolahan Sampah

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Sekretariat Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) mendorong terlaksananya kolaborasi antara BUMN-BUMD di sektor pertambangan dan pengolahan sampah. Sektor pertambangan menjadi sektor prioritas karena merupakan yang paling rentan terjadi praktik korupsi di daerah. Sementara, untuk sektor pengolahan sampah Stranas PK menekankan prinsip sekali dayung dua tiga pulau terlampaui dimana permasalahan sampah teratasi dan […]

  • Wakapolres Pimpin Giat Pelepasan Bingkisan Baksos Alumni Akabri 1991 di Polres Jembrana

    Wakapolres Pimpin Giat Pelepasan Bingkisan Baksos Alumni Akabri 1991 di Polres Jembrana

    • calendar_month Minggu, 22 Okt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Kapolres Jembrana yang diwakili oleh Wakapolres Jembrana Kompol I Made Katon, S.H. memimpin acara pelepasan bingkisan bakti sosial yang diadakan oleh alumni Akabri Lulusan Tahun 1991 yang berlangsung di halaman depan Polres Jembrana, Minggu (22/10/2023) pukul 08.00 Wita. Dalam acara ini dihadiri juga oleh Pjs Pasiops Dim 1617/Jembrana Kapten Czi Ida Made […]

  • Mengejar Pahala Ramadhan di Bulan Penuh Berkah dan Rahmat

    Mengejar Pahala Ramadhan di Bulan Penuh Berkah dan Rahmat

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 527
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bulan Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbanyak amal kebaikan, termasuk bersedekah. Dahsyatnya sedekah di bulan Ramadhan bukan hanya membuka pintu rezeki, tetapi juga menghapus dosa, membantu sesama, dan menjadi pelindung di hari kiamat. Sehingga manfaatkan momentum ini untuk memperbanyak sedekah. Berjumlah 109 paket sembako terdiri lansia, duafa dan anak yatim, anak panti asuhan […]

  • Kado Terindah Hut Kota Negara Ke-129, Jembrana Raih Penghargaan UHC Kategori Utama

    Kado Terindah Hut Kota Negara Ke-129, Jembrana Raih Penghargaan UHC Kategori Utama

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 660
    • 0Komentar

    Jakarta suarajembrana.com – Dua tahun berturut turut , Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali menerima penghargaan kategori utama dalam pencapaian Universal Health Coverage (UHC). Pencapaian Jembrana tergolong sempurna , artinya 100 persen penduduk tercover dalam penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Capaian sampai dengan tahun 2024 sebanyak 331.404 jiwa atau sebesar 100% […]

  • Patriana Krisna Buka Jumbara Ke-XV PMI Yang Diikuti Kurang Lebih 800 Peserta Pelajar

    Patriana Krisna Buka Jumbara Ke-XV PMI Yang Diikuti Kurang Lebih 800 Peserta Pelajar

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 518
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), yang juga selaku Ketua PMI Jembrana, mengunjungi kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR ke-XV PMI Kabupaten Jembrana tahun 2024 di Lapangan Desa Baluk, Kecamatan Negara pada hari Selasa (4/6/2024). Sebanyak 37 Kontingen yang terlibat dalam Jumbara. 37 kontingen tersebut terdiri dari 7 kontingen […]

expand_less