Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Warga Medewi Datangi PPK Pekutatan Tanyakan Suara Tidak Sah

Warga Medewi Datangi PPK Pekutatan Tanyakan Suara Tidak Sah

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
  • visibility 523
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Pemilihan Umum Legislatif 2024 telah berlalu namun masalah surat suara tidak sah masih menjadi permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat di Desa Pulukan dan Desa Medewi. Sekelompok warga masyarakat yang di koordinir Wayan Wasa datang ke Kantor PPK Kecamatan Pekutatan untuk menanyakan dan mengkonfirmasi hasil perolehan suara pemilu yang menyatakan bahwa ada surat suara tidak sah di beberapa TPS di daerah pemilihan ke-3 Pekutatan,Sabtu (17/02).

Kedatangan perwakilan masyarakat dari Desa Pulukan dan Desa Medewi diterima oleh beberapa pejabat terkait. Dalam pertemuan tersebut, beberapa poin inti temuan suara tidak sah yang berkaitan dengan data Form C1.

banner 336x280

Wayan Wasa mengatakan, terdapat 151 suara tidak sah di seluruh TPS di Desa Medewi. Terdapat pula 173 suara tidak sah dari 13 TPS yang ada di Desa Pulukan. Di seluruh kecamatan Pekutatan, terdapat 89 TPS dengan jumlah suara yang tidak sah mencapai 814 suara.

“Ditemukannya surat suara tidak sah menyebabkan hilangnya suara pemilih dengan sia-sia, yang membuat masyarakat merasa kecewa dan mempertanyakan sebab musababnya secara langsung dengan melihat surat suara yang rusak,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, masyarakat pemilih merasa telah melakukan kewajiban sebagai warga negara untuk memilih wakilnya sesuai daerah pemilihan masing-masing. Banyaknya surat suara tidak sah diduga dilakukan oleh oknum penyelenggara KPPS dengan sengaja merobek surat suara sehingga menjadi tidak sah dalam pencatatan ke plano.

“Pengakuan pemilih menunjukkan bahwa banyak pemilih merasa yakin bahwa coblosan nya sesuai dengan aturan yang diberlakukan meskipun jumlahnya tidak signifikan karena ada sekitar 1096 pemilih yang telah lanjut usia dan grogi dalam pencoblosan di bilik suara,” jelasnya.

Wasa katakan dalam menyikapi surat suara tidak sah, pihak penyelenggara belum tegas dalam mengambil keputusan dan adanya saling lempar antara penyelenggara dan pengawas pemilu. “Akhirnya diambil pleno atau kesepakatan yang mengabaikan juklak juknis yang dijadikan pedoman dalam penyelenggaraannya, artinya pemilik hak suara sepakat dalam mengambil keputusan, namun dengan melanggar undang-undang,” tegasnya.

Untuk menangani permasalahan ini, Ketua PPK Kecamatan Pekutatan I Nengah Budiana mengatakan bahwa apa yang telah dilakukan sudah sesuai dengan regulasi dan tidak bisa dilakukan penghitungan ulang karena saat itu sedang dilaksanakan Rapat Pleno Rekapitulasi di tingkat Kecamatan.

Ketua Panwascam Pekutatan Komang Edi Irawan, menyatakan bahwa jika permasalahan yang disampaikan masih pada ranahnya PPK Kecamatan, maka harus segera disampaikan bukti yang akurat.

Dalam kasus ini, apabila masalah dan tanggapan tidak ditindak lanjuti maka akan dibawa ke DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu). Masalah surat suara rusak masih menjadi isu yang perlu diperhatikan dalam setiap pemilu untuk menjaga agar hak pilih masyarakat mampu diwujudkan secara transparan, adil dan demokratis.

“Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kondisi ini seperti meningkatkan kualitas penyelenggara pemilu serta menyebarluaskan pemahaman mengenai pemilu dan hak pilih kepada masyarakat yang lebih luas. Pembatasan jumlah dan kualitas surat suara juga dapat menjadi alternatif untuk mendukung pemilu yang terbuka dan adil bagi seluruh masyarakat,” paparnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Intensitas Hujan Tinggi, Rumah dan Relokasi Pasar Umum Negara Roboh

    Intensitas Hujan Tinggi, Rumah dan Relokasi Pasar Umum Negara Roboh

    • calendar_month Sabtu, 27 Jan 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 768
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Cuaca dengan Intensitas Tinggi disertai angin kencang melanda Kabupaten Jembrana, Sabtu (27/1/24) yang mengakibatkan satu rumah warga dan areal Relokasi Pasar Umum Negara roboh. Berdasarkan Informasi yang di peroleh, sekitar Pukul 16.30 Wita rumah salah satu warga yang bernama Sumbir Simon (62) berukuran 5X6 Meter di Lingkungan Ketapang, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, […]

  • Ipat Gali Potensi PAD dari Sektor Aset Milik Pemkab Jembrana

    Ipat Gali Potensi PAD dari Sektor Aset Milik Pemkab Jembrana

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 411
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna mengunjungi aset-aset strategis milik Pemerintah Kabupaten Jembrana. Langkah itu sebagai upaya meningkatkan potensi penerimaan pendapatan asli daerah ( PAD ) sekaligus bahan merumuskan Kebijakan Efisiensi dan Menggali Pendapatan Daerah sejalan Program Visi Misi pasangan Bang Ipat. Kunjungan kerja ini merupakan langkah awal yang dilaksanakan Wabup […]

  • Bupati Tamba Apresiasi Semangat Krama Ngaben Masal Desa Yehembang Kauh

    Bupati Tamba Apresiasi Semangat Krama Ngaben Masal Desa Yehembang Kauh

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menghadiri Upacara Pitra Yadnya Kinembulan lan Atma Wedana Nyekah Masal , Desa Adat Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo. Upacara Pitra Yadnya Kinembulan lan Atma Wedana Nyekah Masal ini diikuti 71 sawa yang melaksanakan ngaben dan mukur, sedangkan untuk ngelungah 54, dan mungkah 6. “Untuk biaya ngaben dari masing-masing […]

  • Sempat Jadi Tontonan Warga, Paus Raksasa Terdampar di Pantai Melaya

    Sempat Jadi Tontonan Warga, Paus Raksasa Terdampar di Pantai Melaya

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Jembrana – Seekor paus sperma berukuran raksasa terdampar di Pantai Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali. Peristiwa ini sontak menghebohkan warga sekitar yang berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk melihat langsung mamalia laut tersebut. Berdasarkan rekaman video amatir warga, paus tersebut pertama kali ditemukan di bibir pantai dalam kondisi masih hidup. Namun, hewan laut itu tampak kesulitan […]

  • Pastikan Kualitas Infrastruktur, Bupati Cek Proyek Rabat Beton di Loloan Medewi

    Pastikan Kualitas Infrastruktur, Bupati Cek Proyek Rabat Beton di Loloan Medewi

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Jembrana terus menunjukkan komitmennya dalam pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan. Hari ini, Kamis (23/4) Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, turun langsung meninjau dimulainya pengerjaan proyek rabat beton ruas jalan di Banjar Loloan, Desa Medewi. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa proses pengerjaan awal berjalan dengan lancar dan sesuai dengan spesifikasi […]

  • Tamba Beri Motivasi Siswa Jembrana Wakili Bali Lomba UDG Ke Tingkat Nasional

    Tamba Beri Motivasi Siswa Jembrana Wakili Bali Lomba UDG Ke Tingkat Nasional

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bertempat diruang kerja Bupati Jembrana, Bupati I Nengah Tamba, menerima dan memberikan motivasi serta semangat kepada I Komang Brasika Adi Semara Putra (13) siswa SD Negeri 5 Tegalcangkring yang akan mewakili Jembrana dalam lomba Utsawa Dharma Gita (UDG) tingkat Nasional di Solo, Jawa Tengah, Rabu (3/7/2024). “Saya bangga dengan talenta yang Komang […]

expand_less