Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Nostalgia, Festival Loloan Jaman Lame Sajikan Suasana Tempo Dulu

Nostalgia, Festival Loloan Jaman Lame Sajikan Suasana Tempo Dulu

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
  • visibility 4.356
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Nuansa masa lalu kembali hadir dengan meriah dalam gelaran malam puncak Festival Loloan Jaman Lame yang berlangsung di Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana. Acara tahunan ini sukses mengajak ribuan pengunjung untuk bernostalgia dan merasakan kembali suasana serta kekayaan tradisi Loloan tempo dulu yang unik dan khas.

Mengusung tema “Merajut Tenun Kebangsaan”, seluruh area festival disulap menjadi lorong waktu, dihiasi dengan lampu petromaks dan dekorasi sederhana khas zaman dahulu, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kenangan. Salah satu daya tarik utama adalah pameran budaya yang menampilkan berbagai aspek kehidupan masyarakat Loloan di masa lampau.

banner 336x280

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan yang hadir didampingi Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna dan jajaran Forkopimda mengatakan Festival Loloan Jaman Lame menggambarkan kehidupan masyarakat Loloan secara turun temurun yang telah hidup berabad-abad di Jembrana.

“Ini tidak hanya sekadar festival, ini adalah perjalanan sejarah, jati diri masyarakat Loloan. Yang saya tahu sudah hidup dan tumbuh ratusan tahun di Jembrana,” ucapnya.

Di tengah dominasi budaya Hindu Bali, Loloan hadir dengan keunikan yang sangat kontras, menjadikannya ‘mutiara’ dengan corak Melayu yang kental, hasil percampuran sejarah panjang antara etnis Bugis, Melayu, dan akulturasi lokal.

“Loloan ini memang unik mulai dari bentuk rumah, kulinernya, bahasanya dan musiknya kental sekali perpaduan budaya muslim dengan budaya masyarakat Bali,” imbuh Bupati Kembang.

Pihaknya menyampaikan apresiasinya kepada panitia yang secara konsisten bisa menyelenggarakan festival Loloan Jaman Lame hingga yang keenam di tahun ini.

“Ini satu bukti, bahwa kita semua tidak ingin meninggalkan budaya dari leluhur kita. Jangan sampai ditengah globalisasi budaya kita menjadi pudar. Karena budaya inilah kekayaan sejatinya yang kita miliki dari turun temurun,” ujarnya.

Dilain sisi, ketua Panitia Rivan Hidayat menyampaikan Festival Loloan Jaman Lame yang keenam ini mengambil tema “Merajut Tenun Kebangsaan” yang memiliki makna untuk menjaga keharmonisan dalam kehidupan.

“Tahun ini kami mengusung tema besar “Merajut Tenun Kebangsaan”. Tema besar ini kami usung sebagai pengingat bahwa Loloan tidak hanya sekadar kaya akan sasana budaya, lebih jauh budaya dan tradisi itu menuntut kita untuk hidup harmonis dalam keberagaman,” ucapnya.

Rivan mengatakan salah satu bentuk keharmonisan yang ada di Loloan adalah dalam bentuk tradisi Ambur Salim yaitu suatu tradisi menghamburkan beras kuning dan uang logam.

“Ambur Salim berasal dari dua suku kata, yaitu Ambur yang dari bahasa sansekerta yang artinya menebarkan dan Salim dari bahasa arab yang artinya keselamatan. Sehingga Ambur Salim berarti menebar atau berbagi keselamatan. Saya percaya bahwa ajaran prinsip ini dianut oleh setiap agama,” ujarnya.

Dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Jembrana, kata Rivan menjadi salah satu faktor penting dalam suksesnya penyelenggaraan Festival Budaya Loloan yang puncak acara ditutup dengan Loloan Jaman Lame.

“Saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Jembrana yang mendukung penuh acara ini melalui anggaran biaya sebesar Rp.150 juta,” tutupnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Kembang Buka Turnamen Futsal SD, Wadah Pencarian Bakat Atlet Muda Jembrana

    Bupati Kembang Buka Turnamen Futsal SD, Wadah Pencarian Bakat Atlet Muda Jembrana

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Jembrana – Semangat sportivitas dan pembinaan olahraga usia dini mewarnai pembukaan Turnamen Futsal KEJORA V antar Sekolah Dasar se-Kabupaten Jembrana yang digelar Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Kecamatan Jembrana di Gor Kresna Jvara, Selasa (9/6). Turnamen yang diikuti puluhan tim dari berbagai sekolah dasar tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati […]

  • Warga Pesisir Tegalbadeng Barat Lakukan Ritual Safar Ditepian Pantai

    Warga Pesisir Tegalbadeng Barat Lakukan Ritual Safar Ditepian Pantai

    • calendar_month Jumat, 15 Sep 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 640
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Tradisi Nyapar merupakan tradisi masyarakat pesisir masyarakat di Tegalbadeng Barat, Jembrana, Bali yang dilakukan bersama-sama dengan selametan, berzikir dan berdoa tolak bala. Tradisi ini dilaksanakan pada bulan Safar. Bulan Safar dipercayai sebagai hari naas, sehingga dilaksanakan tradisi Nyapar oleh masyarakat. Tradisi ini bertujuan menolak bala agar diberikan keselamatan semua anggota keluarganya, Jumat […]

  • Dukung Pelestarian Adat dan Budaya, Pemkab Jembrana Luncurkan Program Mobil Pickup untuk Desa Adat

    Dukung Pelestarian Adat dan Budaya, Pemkab Jembrana Luncurkan Program Mobil Pickup untuk Desa Adat

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 816
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Setelah sukses dengan program Rumah Singgah Harmoni, Pemerintah Kabupaten Jembrana, di bawah kepemimpinan Bupati I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati IGN Patriana Krisna, kembali menghadirkan inovasi baru yang mendukung kelestarian adat dan budaya. Pada Selasa (25/3), sebanyak 21 unit mobil pickup diserahkan kepada desa adat se-Kabupaten Jembrana dalam tahap pertama, bertempat di […]

  • PMI Jembrana Salurkan Bantuan Pipanisasi Kepada Kelompok Air Bersih Merta Jati

    PMI Jembrana Salurkan Bantuan Pipanisasi Kepada Kelompok Air Bersih Merta Jati

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 541
    • 0Komentar

    Jembrana – Ketua PMI Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna menyalurkan bantuan pipanisasi kepada kelompok masyarakat penyedia air bersih Merta Jati di Lingkungan Pancardawa, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, Selasa (30/4). Total sebanyak 750 pipa diserahkan dengan nilai bantuan mencapai Rp 89.175.000 dari program Disaster Response Emergency Fund (DREF) yang nantinya digunakan untuk meningkatkan kualitas dan […]

  • Danrem 163/WSA Hadiri Penanaman Bibit Mangrove yang Diberkati Paus Fransiskus di Bali

    Danrem 163/WSA Hadiri Penanaman Bibit Mangrove yang Diberkati Paus Fransiskus di Bali

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 502
    • 0Komentar

    Denpasar suarajembrana.com – Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida Idewa Agung Handisaputra turut hadir dalam acara yang di laksanakan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan menanam satu bibit bakau (mangrove) yang diberkati Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus, Bibit bakau itu ditanam di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-kura Bali, […]

  • Bupati Tamba Berharap, Pasar Umum Negara Sebagai Pusat Niaga dan Ikon Wisata

    Bupati Tamba Berharap, Pasar Umum Negara Sebagai Pusat Niaga dan Ikon Wisata

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 553
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bupati Jembrana I Nengah Tamba meninjau pembangunan Pasar Umum Negara, Jumat (26/4). Dengan progres pembangunan yang sudah selesai separuh, ditargetkan tepat waktu bulan Juli mendatang. Pasar yang dibangun dengan anggaran pemerintah pusat ini, diproyeksikan menjadi pusat niaga dan ikon wisata Jembrana. Pemantauan progres pembangunan Pasar Umum Negara, bupati didampingi Wakil Bupati Jembrana […]

expand_less