Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Nostalgia, Festival Loloan Jaman Lame Sajikan Suasana Tempo Dulu

Nostalgia, Festival Loloan Jaman Lame Sajikan Suasana Tempo Dulu

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
  • visibility 4.684
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Nuansa masa lalu kembali hadir dengan meriah dalam gelaran malam puncak Festival Loloan Jaman Lame yang berlangsung di Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana. Acara tahunan ini sukses mengajak ribuan pengunjung untuk bernostalgia dan merasakan kembali suasana serta kekayaan tradisi Loloan tempo dulu yang unik dan khas.

Mengusung tema “Merajut Tenun Kebangsaan”, seluruh area festival disulap menjadi lorong waktu, dihiasi dengan lampu petromaks dan dekorasi sederhana khas zaman dahulu, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kenangan. Salah satu daya tarik utama adalah pameran budaya yang menampilkan berbagai aspek kehidupan masyarakat Loloan di masa lampau.

banner 336x280

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan yang hadir didampingi Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna dan jajaran Forkopimda mengatakan Festival Loloan Jaman Lame menggambarkan kehidupan masyarakat Loloan secara turun temurun yang telah hidup berabad-abad di Jembrana.

“Ini tidak hanya sekadar festival, ini adalah perjalanan sejarah, jati diri masyarakat Loloan. Yang saya tahu sudah hidup dan tumbuh ratusan tahun di Jembrana,” ucapnya.

Di tengah dominasi budaya Hindu Bali, Loloan hadir dengan keunikan yang sangat kontras, menjadikannya ‘mutiara’ dengan corak Melayu yang kental, hasil percampuran sejarah panjang antara etnis Bugis, Melayu, dan akulturasi lokal.

“Loloan ini memang unik mulai dari bentuk rumah, kulinernya, bahasanya dan musiknya kental sekali perpaduan budaya muslim dengan budaya masyarakat Bali,” imbuh Bupati Kembang.

Pihaknya menyampaikan apresiasinya kepada panitia yang secara konsisten bisa menyelenggarakan festival Loloan Jaman Lame hingga yang keenam di tahun ini.

“Ini satu bukti, bahwa kita semua tidak ingin meninggalkan budaya dari leluhur kita. Jangan sampai ditengah globalisasi budaya kita menjadi pudar. Karena budaya inilah kekayaan sejatinya yang kita miliki dari turun temurun,” ujarnya.

Dilain sisi, ketua Panitia Rivan Hidayat menyampaikan Festival Loloan Jaman Lame yang keenam ini mengambil tema “Merajut Tenun Kebangsaan” yang memiliki makna untuk menjaga keharmonisan dalam kehidupan.

“Tahun ini kami mengusung tema besar “Merajut Tenun Kebangsaan”. Tema besar ini kami usung sebagai pengingat bahwa Loloan tidak hanya sekadar kaya akan sasana budaya, lebih jauh budaya dan tradisi itu menuntut kita untuk hidup harmonis dalam keberagaman,” ucapnya.

Rivan mengatakan salah satu bentuk keharmonisan yang ada di Loloan adalah dalam bentuk tradisi Ambur Salim yaitu suatu tradisi menghamburkan beras kuning dan uang logam.

“Ambur Salim berasal dari dua suku kata, yaitu Ambur yang dari bahasa sansekerta yang artinya menebarkan dan Salim dari bahasa arab yang artinya keselamatan. Sehingga Ambur Salim berarti menebar atau berbagi keselamatan. Saya percaya bahwa ajaran prinsip ini dianut oleh setiap agama,” ujarnya.

Dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Jembrana, kata Rivan menjadi salah satu faktor penting dalam suksesnya penyelenggaraan Festival Budaya Loloan yang puncak acara ditutup dengan Loloan Jaman Lame.

“Saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Jembrana yang mendukung penuh acara ini melalui anggaran biaya sebesar Rp.150 juta,” tutupnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mimpi Ketut Darta Miliki Rumah Layak Huni Segera Terwujud

    Mimpi Ketut Darta Miliki Rumah Layak Huni Segera Terwujud

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 555
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Kolaborasi antara Pemkab Jembrana dengan Bumdesma LKD di masing-masing kecamatan terus membuahkan hasil nyata bagi masyarakat. Salah satunya melalui program bantuan rumah layak huni yang menjadi harapan baru bagi warga kurang mampu untuk mewujudkan mimpi memiliki rumah sendiri. Bupati Kembang Hartawan menegaskan, pemerintah daerah hadir sebagai pengayom sekaligus penggerak kolaborasi lintas sektor. Sinergi […]

  • Mayat Yang Ditemukan Nelayan Pengambengan, Akhirnya Berhasil Terindentifikasi

    Mayat Yang Ditemukan Nelayan Pengambengan, Akhirnya Berhasil Terindentifikasi

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 672
    • 0Komentar

    suarajembrana com – Kesigapan dan kecepatan respons kembali ditunjukkan jajaran Polres Jembrana. Personel Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Jembrana bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat mengapung di perairan Pantai Pengambengan, tepatnya di belakang pabrik PT Indo Hamafish, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Minggu […]

  • Genjot PAD, Pemkab Jembrana Mulai Uji Coba Retribusi Digital Terminal Gilimanuk dengan Sistem Tolgate

    Genjot PAD, Pemkab Jembrana Mulai Uji Coba Retribusi Digital Terminal Gilimanuk dengan Sistem Tolgate

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 623
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana resmi menguji coba sistem tolgate digital (retribusi digital ) untuk retribusi parkir manuver dan Terminal Gilimanuk pada Selasa (17/2/2026). Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sistem pembayaran nontunai yang transparan dan bebas dari potensi kebocoran. Sebagai pintu masuk utama logistik dan penumpang […]

  • Bupati Mengajak Korpri dan PGRI Tingkatkan Kompetensi Diri Songsong Jembrana Emas 2026

    Bupati Mengajak Korpri dan PGRI Tingkatkan Kompetensi Diri Songsong Jembrana Emas 2026

    • calendar_month Sabtu, 18 Nov 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 659
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Hari PGRI dan KORPRI di Kabupaten Jembrana diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja, profesionalitas, pengabdian dan selalu berinovasi. Khususnya PGRI, kinerja yang baik selama ini diharapkan menumbuhkan semangat kalangan pendidik untuk terus maju menuju Jembrana Emas 2026. Hal itu disampaikan Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat acara Bupati Menyapa KORPRI dan PGRI […]

  • Sekda Jembrana: Lomba Regu Tingkat III Pramuka Jadi Ajang Membentuk Karakter Tangguh

    Sekda Jembrana: Lomba Regu Tingkat III Pramuka Jadi Ajang Membentuk Karakter Tangguh

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Jembrana – Lomba Regu Tingkat III (LT-III) Pramuka Penggalang Kwartir Cabang (Kwarcab) Jembrana resmi dimulai, Sabtu (25/7) di Gor Krsna Jvara. Sekretaris Daerah (Sekda) Jembrana, I Made Budiasa yang juga sebagai Kakwarcab Jembrana membuka kegiatan tersebut sekaligus mengajak seluruh peserta menjadikan perlombaan ini sebagai ruang belajar, bukan semata mengejar gelar juara. Menurut Sekda Budiasa, pendidikan […]

  • FOP 2025: Dorong Karakter Unggul dan Lahirkan Atlet Muda

    FOP 2025: Dorong Karakter Unggul dan Lahirkan Atlet Muda

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.628
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Festival Olahraga Pendidikan (FOP) se-Kabupaten Jembrana resmi dibuka hari ini di Gedung Olahraga (GOR) Kresna Jvara. Acara pembukaan pada Sabtu (13/12) ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), dan dibuka oleh Tenaga Ahli Menteri Bidang Pengembangan Strategi Olahraga, Dr. Raden Isnata, M.Pd. FOP Jembrana 2025 mengusung tema […]

expand_less