Antrean Kendaraan Capai 35 Km di Pelabuhan Gilimanuk, Polda Bali Terapkan Rekayasa Lalu Lintas
- account_circle Ed27
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 30
- comment 0 komentar

Jembrana, Bali – Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk terpantau meningkat signifikan pada Minggu (15/3/2026). Kepadatan arus kendaraan bahkan mencapai sekitar 35 kilometer hingga memasuki wilayah Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.
Kabid Humas Polda Bali sekaligus Kasatgas Humas Operasi Operasi Ketupat Agung 2026, Ariasandy, membenarkan terjadinya kepadatan kendaraan di jalur menuju pelabuhan. Ia menyebut antrean didominasi kendaraan logistik, mobil pribadi, serta sepeda motor yang akan menyeberang ke Pulau Jawa.
Menurutnya, peningkatan volume kendaraan ini dipicu oleh arus perjalanan masyarakat yang hendak mudik serta mobilitas logistik menjelang momentum hari besar keagamaan.
Untuk mengurai kepadatan, Direktorat Lalu Lintas Polda Bali bersama Polres Jembrana melakukan sejumlah langkah strategis di lapangan.
Beberapa upaya yang dilakukan antara lain pengaturan dan rekayasa lalu lintas di jalur antrean menuju pelabuhan, penempatan personel di titik-titik rawan kepadatan, serta pemberian imbauan kepada pengendara agar tertib mengikuti arahan petugas.
Selain itu, kepolisian juga melakukan koordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait seperti ASDP Indonesia Ferry, KSOP, TNI, UPP, BPTD, dan Dinas Perhubungan untuk mengoptimalkan pengaturan kendaraan yang akan memasuki area pelabuhan.
Petugas juga menerapkan delay system dengan melakukan penyekatan terhadap kendaraan sumbu tiga ke atas di wilayah penyangga seperti Denpasar, Badung, dan Tabanan, lalu mengarahkan kendaraan menuju buffer zone guna mengurangi beban kendaraan di Gilimanuk.
“Kami bersama jajaran terus melakukan pengaturan serta rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan antrean menuju Pelabuhan Gilimanuk. Koordinasi dengan seluruh instansi juga terus dilakukan agar proses penyeberangan dapat berjalan lebih optimal,” ujar Ariasandy.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar tetap tertib di jalan, mematuhi arahan petugas, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Selain memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, pemudik juga diingatkan untuk menjaga kondisi fisik dan memanfaatkan posko kepolisian terdekat untuk beristirahat apabila merasa lelah.
“Apabila merasa lelah atau mengantuk selama perjalanan, silakan beristirahat di posko kepolisian terdekat. Petugas kami siap memberikan pelayanan kepada masyarakat selama 24 jam,” pungkasnya. ™
- Penulis: Ed27

Comment