Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Nostalgia, Festival Loloan Jaman Lame Sajikan Suasana Tempo Dulu

Nostalgia, Festival Loloan Jaman Lame Sajikan Suasana Tempo Dulu

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
  • visibility 4.686
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Nuansa masa lalu kembali hadir dengan meriah dalam gelaran malam puncak Festival Loloan Jaman Lame yang berlangsung di Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana. Acara tahunan ini sukses mengajak ribuan pengunjung untuk bernostalgia dan merasakan kembali suasana serta kekayaan tradisi Loloan tempo dulu yang unik dan khas.

Mengusung tema “Merajut Tenun Kebangsaan”, seluruh area festival disulap menjadi lorong waktu, dihiasi dengan lampu petromaks dan dekorasi sederhana khas zaman dahulu, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kenangan. Salah satu daya tarik utama adalah pameran budaya yang menampilkan berbagai aspek kehidupan masyarakat Loloan di masa lampau.

banner 336x280

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan yang hadir didampingi Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna dan jajaran Forkopimda mengatakan Festival Loloan Jaman Lame menggambarkan kehidupan masyarakat Loloan secara turun temurun yang telah hidup berabad-abad di Jembrana.

“Ini tidak hanya sekadar festival, ini adalah perjalanan sejarah, jati diri masyarakat Loloan. Yang saya tahu sudah hidup dan tumbuh ratusan tahun di Jembrana,” ucapnya.

Di tengah dominasi budaya Hindu Bali, Loloan hadir dengan keunikan yang sangat kontras, menjadikannya ‘mutiara’ dengan corak Melayu yang kental, hasil percampuran sejarah panjang antara etnis Bugis, Melayu, dan akulturasi lokal.

“Loloan ini memang unik mulai dari bentuk rumah, kulinernya, bahasanya dan musiknya kental sekali perpaduan budaya muslim dengan budaya masyarakat Bali,” imbuh Bupati Kembang.

Pihaknya menyampaikan apresiasinya kepada panitia yang secara konsisten bisa menyelenggarakan festival Loloan Jaman Lame hingga yang keenam di tahun ini.

“Ini satu bukti, bahwa kita semua tidak ingin meninggalkan budaya dari leluhur kita. Jangan sampai ditengah globalisasi budaya kita menjadi pudar. Karena budaya inilah kekayaan sejatinya yang kita miliki dari turun temurun,” ujarnya.

Dilain sisi, ketua Panitia Rivan Hidayat menyampaikan Festival Loloan Jaman Lame yang keenam ini mengambil tema “Merajut Tenun Kebangsaan” yang memiliki makna untuk menjaga keharmonisan dalam kehidupan.

“Tahun ini kami mengusung tema besar “Merajut Tenun Kebangsaan”. Tema besar ini kami usung sebagai pengingat bahwa Loloan tidak hanya sekadar kaya akan sasana budaya, lebih jauh budaya dan tradisi itu menuntut kita untuk hidup harmonis dalam keberagaman,” ucapnya.

Rivan mengatakan salah satu bentuk keharmonisan yang ada di Loloan adalah dalam bentuk tradisi Ambur Salim yaitu suatu tradisi menghamburkan beras kuning dan uang logam.

“Ambur Salim berasal dari dua suku kata, yaitu Ambur yang dari bahasa sansekerta yang artinya menebarkan dan Salim dari bahasa arab yang artinya keselamatan. Sehingga Ambur Salim berarti menebar atau berbagi keselamatan. Saya percaya bahwa ajaran prinsip ini dianut oleh setiap agama,” ujarnya.

Dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Jembrana, kata Rivan menjadi salah satu faktor penting dalam suksesnya penyelenggaraan Festival Budaya Loloan yang puncak acara ditutup dengan Loloan Jaman Lame.

“Saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Jembrana yang mendukung penuh acara ini melalui anggaran biaya sebesar Rp.150 juta,” tutupnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rehabilitasi Anjungan Cerdas Rambut Siwi dimulai, Fokus Perbaikan Lima Bangunan Utama

    Rehabilitasi Anjungan Cerdas Rambut Siwi dimulai, Fokus Perbaikan Lima Bangunan Utama

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 763
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Rehabilitasi Anjungan Cerdas Rambut Siwi (ACR) yang berlokasi di Kecamatan Mendoyo mulai dikerjakan. Rehabilitasi sekaligus untuk inventarisasi dan evaluasi infrastruktur terbangun sehingga dapat memberi manfaat sesuai fungsinya yang selanjutnya akan menjadi aset pemerintah daerah Kabupaten Jembrana. Pelaksanaan rehabilitasi itu juga ditinjau langsung Bupati Jembrana I Nengah Tamba beserta jajaran, Kamis (16/11). Rehabilitasi […]

  • Operasi Lilin 2024, Polri : Arus Lancar, Pemudik Diimbau Tetap Waspada dan Nyaman

    Operasi Lilin 2024, Polri : Arus Lancar, Pemudik Diimbau Tetap Waspada dan Nyaman

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 571
    • 0Komentar

    suarjembrana.com – Juru Bicara Operasi Lilin 2024, Kombes Pol Syamsu Ridwan, S.I.K., memberikan laporan terkait situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) pada hari pertama pelaksanaan Operasi Lilin 2024 yang dimulai Sabtu, 21 Desember 2024. Kombes Syamsu menyampaikan informasi terkait volume kendaraan, situasi kecelakaan lalu lintas, dan aktivitas di Pelabuhan Merak-Ciwandan Bakauheni. Menurut […]

  • Peringatan Harkitnas di Jembrana, Ajak Refleksikan Kembali Semangat Budi Utomo

    Peringatan Harkitnas di Jembrana, Ajak Refleksikan Kembali Semangat Budi Utomo

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 844
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana, menggelar upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 di Stadion Pecangakan Negara, Senin, (20/5)Harkitnas kali ini mengusung tema, “Menuju Kebangkitan Nasional yang Bersahaja, Berpihak, dan Berkelanjutan”, peringatan Harkitnas tahun ini mengajak seluruh elemen bangsa untuk merefleksikan kembali semangat Budi Utomo yang lahir 117 tahun silam. Tampil sebagai inspektur upacara, Bupati […]

  • Kapolres Jembrana Sinergi Bersama Unsur Adat Menjaga Stabilitas Keamanan dan Ketertiban

    Kapolres Jembrana Sinergi Bersama Unsur Adat Menjaga Stabilitas Keamanan dan Ketertiban

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 588
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Untuk mempererat sinergi dengan unsur adat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, S.H., S.I.K., M.I.K., melaksanakan kegiatan Jumat Curhat bersama Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Jembrana, Jumat (11/7/2025). Kegiatan yang berlangsung di Kantor MDA Jembrana di Jalan Ngurah Rai, Kelurahan Dauhwaru ini disambut hangat oleh […]

  • Gerakan Pangan Murah Dengan Harga Terjangkau, 100 Sak Beras Di Pasar Umum Melaya

    Gerakan Pangan Murah Dengan Harga Terjangkau, 100 Sak Beras Di Pasar Umum Melaya

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 750
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Polsek Melaya, Polres Jembrana, Polda Bali menggelar Gerakan Pangan Murah di Areal Parkir Pasar Umum Melaya, Banjar Pasar, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Sabtu (9/8/2025). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.30 hingga 07.35 WITA ini disambut antusias warga. Dalam kegiatan tersebut, Polsek Melaya menyalurkan sebanyak 100 sak beras SPHP (Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan), […]

  • Polisi Ungkap AW Dinyatakan Tidak Memiliki Gangguan Jiwa

    Polisi Ungkap AW Dinyatakan Tidak Memiliki Gangguan Jiwa

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 674
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Jembrana Provinsi Bali menetapkan AW (32) sebagai pelaku pembunuhan di Desa Pulukan, Kabupaten Jembrana, Bali karena terbukti waras atau tidak mengalami gangguan kejiwaan. “Penetapan ini memang agak lama karena kami mendapat informasi pelaku mengalami gangguan jiwa. Karena itu kami harus berkoordinasi dengan ahli di bidang itu,” kata […]

expand_less