Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Car Free Day Jembrana Diaktifkan Kembali, Wargapun Sangat Antusias

Car Free Day Jembrana Diaktifkan Kembali, Wargapun Sangat Antusias

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
  • visibility 458
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Setelah sempat vakum, kegiatan Car Free Day (CFD) di Kabupaten Jembrana kini kembali hadir dan menjadi ajang warga Jembrana berolahraga dan berkegiatan bersama keluarga dipusat kota.CFD tidak hanya menghadirkan ruang bebas kendaraan untuk beraktivitas, tetapi juga menyediakan berbagai layanan kesehatan gratis, seperti pemeriksaan tensi darah dan gula darah.

Tak hanya itu, para pengunjung juga disuguhkan menikmati bubur kacang ijo yang sudah disediakan secara cuma-cuma. Atas layanan ini pemerintah Kabupaten Jembrana menggandeng pihak BPJS Jembrana.

banner 336x280

Selain itu, untuk meningkatkan kebugaran warga, dilaksanakan juga senam bersama yang akan menjadi bagian rutin dari CFD. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, saat mengikuti CFD perdana bersama Wabup Patriana Krisna, Minggu (2/3) mengungkapkan komitmennya untuk terus mengupayakan kegiatan ini meskipun saat ini anggaran masih terbatas.

“Kami akan terus berupaya untuk mengadakan senam bersama ini setiap Minggu dengan menggandeng beberapa perusahaan. Meskipun anggarannya belum ada, kami berharap kedepannya setiap minggu pagi ada pelatih senam di sini,” ujar Bupati Kembang Hartawan didampingi Wabup IGN Patriana Krisna (Ipat). Lebih lanjut, Bupati Kembang juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi lebih banyak lagi.

“Minggu depan, ayo datang lagi bersama teman-teman sebanyak-banyaknya agar kegiatan ini semakin ramai. Dengan lebih banyak yang ikut, kami bisa menyediakan lebih banyak lagi layanan kesehatan seperti cek gula darah dan kacang ijo,” tambahnya.

Kegiatan yang digelar dengan dukungan BPJS ini juga mendapat apresiasi dari Bupati yang berharap agar kegiatan CFD ini dapat terus berlanjut secara permanen.

“Terima kasih kepada BPJS yang sudah membantu kegiatan ini. Kami akan terus berkomunikasi dengan pihak terkait agar program ini bisa berjalan sepanjang tahun tanpa perlu diurus setiap minggu,” jelasnya.™

  • Penulis: Ed27

Comment

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pjs Sukra Negara Sambangi Ruang Kantor OPD serta Kunjungi Kantor Lurah Gilimanuk

    Pjs Sukra Negara Sambangi Ruang Kantor OPD serta Kunjungi Kantor Lurah Gilimanuk

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Jembrana, I Ketut Sukra Negara melakukan kunjungan ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kawasan Civic Center Pemkab Jembrana yang hari ini (Rabu, 9/10) dimulai dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga serta Staf Ahli Bupati Jembrana. Selain bertemu dengan Kepala OPD, Pjs Sukra Negara juga menyempatkan diri untuk […]

  • IKSSAMU Bali Wujudkan Pendidikan, Sosial dan Dakwah di Jembrana

    IKSSAMU Bali Wujudkan Pendidikan, Sosial dan Dakwah di Jembrana

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 389
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Ikssamu Rayon Bali (Ikatan Santri Miftahul Ulum) sebuah momen bersejarah berlangsung di Dusun Muara Indah, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali. Pengasuh YPP Miftahul Ulum Bengkak Abuya KH. Moh. Hayatul Ikhsan, pimpin acara peletakan batu pertama untuk pembangunan kantor IKSSAMU (Ikatan Keluarga Santri dan Alumni Miftahul Ulum) Rayon Bali. Acara ini dihadiri […]

  • Pondok Pesantren Membangun Nilai Agama dan Toleransi

    Pondok Pesantren Membangun Nilai Agama dan Toleransi

    • calendar_month Minggu, 13 Agt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 601
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Secara umum pesantren atau pondok bisa didefinisikan sebagai lembaga pendidikan agama Islam dengan sistem asrama atau pondok, di mana kyai sebagai figur sentralnya, masjid sebagai pusat kegiatan yang menjiwainya, dan pengajaran agama Islam di bawah bimbingan kyai yang diikuti santri sebagai kegiatan utamanya. Pondok Pesantren merupakan tolak ukur dalam menggodok santri dan […]

  • Mengutamakan Kenyamanan Umat, Bupati Tamba Tata seluruh Genah Melasti di Jembrana

    Mengutamakan Kenyamanan Umat, Bupati Tamba Tata seluruh Genah Melasti di Jembrana

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 769
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Nengah Tamba terus berkomitmen untuk menyediakan tempat keagamaan khususnya genah (lokasi) Melasti yang representatif bagi umat Hindu. Tak hanya di Desa Pulukan, sesuai dengan komitmen awalnya, Bupati Tamba juga memberikan bantuan pembangunan di setiap genah melasti di Kabupaten Jembrana senilai Rp.1 miliar. “Masing-masing tempat melasti di Jembrana kita bantu […]

  • Sambut Harganas 2025, Pemkab Jembrana Gelar Pelayanan KB Serentak, Sasar Puluhan Akseptor

    Sambut Harganas 2025, Pemkab Jembrana Gelar Pelayanan KB Serentak, Sasar Puluhan Akseptor

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 700
    • 0Komentar

    Menyambut Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tahun 2025, BKKBN Provinsi Bali berkolaborasi dengan Pemkab Jembrana dalam hal ini Dinas PPA-PPKB melaksanakan gebyar pelayanan KB gratis yang dilaksanakan di Puskesmas Pembantu Kelurahan Lelateng, Senin (23/6). Gebyar pelayanan KB gratis ini menyasar puluhan akseptor yang ada di wilayah tersebut. Selain pelayanan KB, juga diberikan edukasi kepada masyarakat, […]

  • Warga Pesisir Tegalbadeng Barat Lakukan Ritual Safar Ditepian Pantai

    Warga Pesisir Tegalbadeng Barat Lakukan Ritual Safar Ditepian Pantai

    • calendar_month Jumat, 15 Sep 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 524
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Tradisi Nyapar merupakan tradisi masyarakat pesisir masyarakat di Tegalbadeng Barat, Jembrana, Bali yang dilakukan bersama-sama dengan selametan, berzikir dan berdoa tolak bala. Tradisi ini dilaksanakan pada bulan Safar. Bulan Safar dipercayai sebagai hari naas, sehingga dilaksanakan tradisi Nyapar oleh masyarakat. Tradisi ini bertujuan menolak bala agar diberikan keselamatan semua anggota keluarganya, Jumat […]

expand_less