Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Car Free Day Jembrana Diaktifkan Kembali, Wargapun Sangat Antusias

Car Free Day Jembrana Diaktifkan Kembali, Wargapun Sangat Antusias

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
  • visibility 774
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Setelah sempat vakum, kegiatan Car Free Day (CFD) di Kabupaten Jembrana kini kembali hadir dan menjadi ajang warga Jembrana berolahraga dan berkegiatan bersama keluarga dipusat kota.CFD tidak hanya menghadirkan ruang bebas kendaraan untuk beraktivitas, tetapi juga menyediakan berbagai layanan kesehatan gratis, seperti pemeriksaan tensi darah dan gula darah.

Tak hanya itu, para pengunjung juga disuguhkan menikmati bubur kacang ijo yang sudah disediakan secara cuma-cuma. Atas layanan ini pemerintah Kabupaten Jembrana menggandeng pihak BPJS Jembrana.

banner 336x280

Selain itu, untuk meningkatkan kebugaran warga, dilaksanakan juga senam bersama yang akan menjadi bagian rutin dari CFD. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, saat mengikuti CFD perdana bersama Wabup Patriana Krisna, Minggu (2/3) mengungkapkan komitmennya untuk terus mengupayakan kegiatan ini meskipun saat ini anggaran masih terbatas.

“Kami akan terus berupaya untuk mengadakan senam bersama ini setiap Minggu dengan menggandeng beberapa perusahaan. Meskipun anggarannya belum ada, kami berharap kedepannya setiap minggu pagi ada pelatih senam di sini,” ujar Bupati Kembang Hartawan didampingi Wabup IGN Patriana Krisna (Ipat). Lebih lanjut, Bupati Kembang juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi lebih banyak lagi.

“Minggu depan, ayo datang lagi bersama teman-teman sebanyak-banyaknya agar kegiatan ini semakin ramai. Dengan lebih banyak yang ikut, kami bisa menyediakan lebih banyak lagi layanan kesehatan seperti cek gula darah dan kacang ijo,” tambahnya.

Kegiatan yang digelar dengan dukungan BPJS ini juga mendapat apresiasi dari Bupati yang berharap agar kegiatan CFD ini dapat terus berlanjut secara permanen.

“Terima kasih kepada BPJS yang sudah membantu kegiatan ini. Kami akan terus berkomunikasi dengan pihak terkait agar program ini bisa berjalan sepanjang tahun tanpa perlu diurus setiap minggu,” jelasnya.™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjelang Galungan, Bupati Tamba Pantau Ketersediaan Kebutuhan Pokok di Pasar Negara Bahagia

    Menjelang Galungan, Bupati Tamba Pantau Ketersediaan Kebutuhan Pokok di Pasar Negara Bahagia

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 768
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, permintaan sejumlah kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan. Untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga kebutuhan pokok, Bupati Jembrana I Nengah Tamba berkunjung langsung ke Pasar Negara Bahagia, Sabtu (21/9). Situasi pasar cukup ramai, terlihat para pedagang yang sibuk melayani pembeli yang didominasi membeli kebutuhan menyambut Hari […]

  • Cuaca Buruk, Penutupan Antrean Kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Hingga 500 Meter

    Cuaca Buruk, Penutupan Antrean Kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Hingga 500 Meter

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 580
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Antrean panjang kendaraan sempat terjadi di pintu keluar Bali Pelabuhan Gilimanuk, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, tepatnya di Pos 1 Pelabuhan Gilimanuk, Kamis pagi (31/7/2025). Pantauan pukul 06.15 WITA menunjukkan ekor antrean sudah mencapai depan Masjid Al-Mubarok atau sekitar 500 meter dari Simpang Manuver. Kepadatan ini dipicu oleh penumpukan kendaraan di area […]

  • Kisah Panglima Daeng Si Kudadempet

    Kisah Panglima Daeng Si Kudadempet

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.089
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Rombongan eskuadron Daeng Nachoda terkenal dengan sebutan empat Daeng, yaitu Daeng Nachoda, Daeng Sikuda Dempet (kuda empat), Daeng Marema dan Daeng Bira. Daeng Marema dan Daeng Si Kudadempet adalah ahli silat yang pertama mengajarkan seni silat dan tetabuhan genderang gaya Bugis-Makassar, keduanya menetap di Bandar Pancoran setelah selesainya perang Jembrana-Buleleng I, sedangkan Daeng […]

  • Pjs Bupati Ingatkan dan Serukan Larangan Paslon Kampanye di Tempat Suci

    Pjs Bupati Ingatkan dan Serukan Larangan Paslon Kampanye di Tempat Suci

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Jembrana, I Ketut Sukra Negara menghimbau Bendesa untuk tidak membiarkan kegiatan kampanye berlangsung di tempat-tempat suci. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan tatap muka bersama Muspika, Majelis Desa Adat, Perbekel/Lurah, Bendesa serta ASN Kecamatan Melaya, Selasa (1/10) di Kantor Camat Melaya. Kegiatan tatap muka di Kecamatan Melaya ini merupakan […]

  • Seorang Pemuda Tewas Tersambar Petir Saat Memancing Cumi di Perairan Gilimanuk

    Seorang Pemuda Tewas Tersambar Petir Saat Memancing Cumi di Perairan Gilimanuk

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 894
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Kejadian tragis menimpa seorang remaja warga Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Kamis (27/3/2025) Siang. Pria naas tersebut bernama Supri (26) tahun dan tewas tersambar petir saat mancing cumi-cumi mengunakan perahu kecil bersama seorang perempuan di perairan pantai selat Bali tepatnya di perairan belakang Monumen Pahlawan di Cekik Gilimanuk. Dari informasi […]

  • Mengupas Histori Masjid Baitussalam Warga Muslim di Desa Cupel

    Mengupas Histori Masjid Baitussalam Warga Muslim di Desa Cupel

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.624
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Masjid Jami’ Baitussalam berdiri pada tahun 1884 Masehi, didirikan oleh Hamba Allah, dengan ukuran lahan 830 M2. Sejarah Masjid Jami’ Baitussalam berdiri pada tahun 1884, didirikan oleh Hamba Allah, dengan ukuran lahan 830 M2 yang diwakafkan oleh wakil H. Saad. Pada tahun 1942 kepengurusan Masjid di pimpin oleh H. Saad langsung dan direnovasi […]

expand_less