Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Paparkan Sabha Wana Kerthi, Bupati Tamba Jadi Pembicara di Festival LIKE II KLHK

Paparkan Sabha Wana Kerthi, Bupati Tamba Jadi Pembicara di Festival LIKE II KLHK

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
  • visibility 639
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Nengah Tamba kembali didapuk menjadi pembicara di tingkat nasional.

Teranyar, Bupati Tamba dipercaya oleh Kementrian Lingkungan Hidup RI menjadi pembicara dalam talk show lingkungan, iklim, kehutanan, dan energi baru terbarukan yang digelar serangkaian dengan Festival LIKE II yang dilaksanakan di JCC (Jakarta Convention Center), Kamis (8/8).

banner 336x280

Membawakan materi, Saba Wana Kerthi sebagai Implementasi Indonesia Hijau di Kabupaten Jembrana, Bupati Tamba menyampaikan bahwa terdapat 4 misi kabupaten Jembrana berfokus pada perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup (wana kerthi, danu kerthi, segara kerthi, dan jagat kerthi).

Dijelaskan Bupati, yang melatarbelakangi terbentuknya Saba Wana Kerhi yakni adanya kesenjangan sosial antara masyarakat di pesisir laut dengan masyarakat pendamping hutan, selain itu adanya bencana alam banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Jembrana, serta upaya Pemkab Jembrana dalam memperbaiki/meningkatkan nilai indeks kualitas lahan.

Melatarbelakangi hal tersebut, maka dari itu diperlukan kolaborasi dan sinergitas multipihak dalam pengelolaan dan pelestarian hutan.

“Adapun konsep Saba Wana Kerthi yakni, pengelolaan kawasan hutan dan perhutan sosial, pelestarian lingkungan, pemanfaatan hutan secara profesional dan berkelanjutan, peningkatan ekonomi masyarakat penyanding hutan. Selain itu, terdapat budaya luhur Bali, yakni tri hita karana, tumpek uduh dan tanam tuwuh,” ucapnya.

Bupati Tamba mengatakan hingga tahun 2023 terdapat 32 Kelompok Tani Hutan (KTH) dengan jumlah anggota keseluruhan sebanyak 5.823 KK. Adapun luas pemanfaatan seluas 5.313,35 Ha. Untuk tahun 2024, ada 3 KTH baru yang akan mendapatkan izin pemanfaatan.

“Setiap KTH menandatangi Pakta Integritas, yang dimana apabila terjadi pelanggaran dan atau tindak pidana kehutanan siap dikenakan sanksi sesuai dengan perundangan yang berlaku. Disamping itu, yang menarik dan bahkan satu-satunya hanya ada di Jembrana, yakni pada sektor tersebut sudah mampu menyetorkan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) pada tahun 2023 sebesar Rp. 34.622.000,” ujarnya.

Keberadaan hutan mangrove di Jembrana juga menjadi konsen Saba Wana Kerhi, luas hutan mangrove di Jembrana sendiri sekitar 968, Ha dan terdapat 2 KTH yang diberikan hak pengelolaan dan pemanfaatan.

Adapun rencana selanjutnya dari saba wana kerthi, kata Tamba, sebagai bentuk komitmen Pemkab Jembrana terhadap peningkatan IKL (Inspeksi Kesehatan Lingkungan), memberikan kepastian hukum, dan perlindungan terhadap satwa dilindungi (penyu), maka Pemkab Jembrana berupaya meningkatkan status kawasan mangrove KTH Lindu Segara Tanjung Pasir, Desa Tuwed seluas kurang lebih 44 Ha menjadi Tahura (Taman Hutan Raya).

Lebih lanjut, dihadapan ratusan pegiat lingkungan, Bupati asal Desa Kaliakah itu juga mengenalkan dan mempromosikan keberadaan Kebun Raya Jagatnatha, yang merupakan icon Kabupaten Jembrana.

Selain berfungsi sebagai tempat wisata, Kebun Raya Jagatnatha juga sebagai tempat konservasi, penelitian, pendidikan dan jasa lingkungan. Didalamnya terdapat kurang lebih 396 spesimen dan 135 jenis tanaman.

“Bagi bapak/ibu yang belum pernah ke Jembrana, ayo berwisata di Jembrana, banyak hal ada di Jembrana. Bapak/ibu akan disuguhkan panorama yang luar biasa, dibeberapa tempat bisa melihat 2 view sekaligus, yakni view hutan yang masih sangat alami dan landscape pantai yang tidak kalah luar biasanya. Selain itu, ada budaya Jembrana yang sudah mendunia seperti jegog dan makepung. Kulinernya juga beragam banyaknya,” ungkap Tamba.

Disisi lain, Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK Sigit Reliantoro menyampaikan, Festival LIKE bertujuan sebagai media promosi atas hasil kerja pemerintah bersama para pihak, sekaligus wujud apresiasi pemerintah atas kerja-kerja masyarakat sebagai upaya untuk mewujudkan kualitas lingkungan hidup dan kehutanan yang semakin baik, aksi mitigasi perubahan iklim, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Festival ini diharapkan menjadi momentum kolaboratif dan partisipatif pemerintah, bersama dengan masyarakat, akademisi, grass root, kelompok, aktivis pendamping, akademisi, lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga dunia usaha.

“Untuk melanjutkan kerja-kerja yang sudah terlihat hasilnya, sekaligus meningkatkan kerja untuk kemajuan ekonomi Indonesia dan menunjukan posisi unggul Indonesia dalam agenda mitigasi perubahan iklim secara global,” pungkasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Musim Penghujan Kodim 1617/Jembrana dan Instansi Terkait Lakukan Kerja Bakti

    Antisipasi Musim Penghujan Kodim 1617/Jembrana dan Instansi Terkait Lakukan Kerja Bakti

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 596
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Mengantisipasi musim Penghujan tiba Kodim 1617/Jembrana bersama Instansi terkait dan warga melakukan kerja bakti membersihkan sampah di Pasar Desa Adat Lelateng, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana. Kamis (07/12/2023). Kegiatan kerja bakti tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 1617/Jembrana, Letkol Inf Teguh Dwi Raharja, S.Sos, dan dihadiri oleh Kasdim 1617/Jembrana Mayor Inf I Gede […]

  • Forum Bela Negara Optimalkan Rasa Berkebangsaan dan Junjung Tinggi Rasa Nasionalisme

    Forum Bela Negara Optimalkan Rasa Berkebangsaan dan Junjung Tinggi Rasa Nasionalisme

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 2.139
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Diketahui bahwa banyak persoalan anak bangsa ditengah hiruk pikuk kehidupan. Masyarakat di Bali yang masih kental dengan adat dan tradisi tentu akar rumput inilah yang kuat. Tak gampang tergoyahkan di tengah kemajuan era modern. Forum Bela Negara dibentuk langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI). Dimana dibina langsung oleh Marsekal Madya […]

  • Kue Putu Ayu Jajan Khas Bali

    Kue Putu Ayu Jajan Khas Bali

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.860
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Kue putu ayu dapat jadi alternatif bagi yang ingin membuat kue kukus. Tekstur kue putu ayu mirip bolu kukus, tetapi lebih ringan. Aromanya sangat harum karena ada campuran daun suji, daun pandan, dan kelapa parut. Pedagang dan pengolah jajanan khas Bali Ayu Hartati katakan, olahan Putu Ayu adalah sejenis kue tradisional yang […]

  • Ngantor di RSU Negara, Kembang Fokus Tingkatkan Pelayanan dan Pendapatan

    Ngantor di RSU Negara, Kembang Fokus Tingkatkan Pelayanan dan Pendapatan

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 679
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, memulai hari pertama berkantor di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Negara, pada Senin (3/3). Seharian ngantor di RSU Negara dimanfaatkan bupati Kembang untuk mengecek secara langsung pelayanan kesehatan yang diakses masyarakat. Selain itu sempat memimpin rapat dan melaksanakan desk anggaran dibidang kesehatan. Kembang mengungkapkan bahwa ia akan […]

  • Tragedi Bongkar Muat di KMP Tunu Pratama Jaya, Pedagang Asongan Tak Terselamatkan

    Tragedi Bongkar Muat di KMP Tunu Pratama Jaya, Pedagang Asongan Tak Terselamatkan

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 711
    • 0Komentar

    Jembrana – Nasib nahas menimpa seorang pedagang asongan di kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (21/5) dini hari. Korban berinisial SYT (33), warga Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, meninggal dunia setelah terjepit mobil boks saat proses bongkar muat kendaraan di atas KMP Tunu Pratama Jaya 5888. Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 03.20 Wita saat kapal tengah melakukan […]

  • Polisi Menangkap Terduga Pelaku Begal di Pelabuhan Gilimanuk

    Polisi Menangkap Terduga Pelaku Begal di Pelabuhan Gilimanuk

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 889
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Polisi akhirnya menangkap Heri Kiswanto (34) di Pelabuhan Gilimanuk, Jumat (14/3/2025). Heri merupakan terduga pelaku pembegalan yang beraksi di Kecamatan Melaya, Jembrana. Penangkapan Heri bermula dari pemeriksaan rutin yang dilakukan personel Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk di Pos 1 (pos pemeriksaan keluar Bali) sekitar pukul 04.10 wita. Saat itu, petugas mengamati seorang pemotor yang […]

expand_less