Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Panti Asuhan Muhammadiyah Jembrana Bangunkan Kemandirian Karakter Agama dan Pendidikan

Panti Asuhan Muhammadiyah Jembrana Bangunkan Kemandirian Karakter Agama dan Pendidikan

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Rabu, 19 Jun 2024
  • visibility 747
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Panti Asuhan Muhammadiyah Jembrana fokus menerapkan pola kekokohan agama dan pendidikan serta keterampilan. Baik segi mental dan juga spiritual untuk menyaring dunia kehidupan. Dimana banyak aspek yang kini melanda dan perlu pengawasan serta ilmu terapan yang jitu agar anak-anak panti tidak merasa jenuh. Memiliki jiwa yang benar-benar harus di godok sejak dini. Fasilitas dalam panti merupakan faktor penentu kemajuan panti dan membina anak-anak asuh.

Ketua Panti Asuhan LKSA Muhammadiyah Jembrana Jalan Pulau Nias No.2, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana Hajjah Sugini.S.Pd mengatakan berdirinya panti ini sejak tahun 1997 hingga ijin SK di tahun 1999. Berjumlah anak 36 anak yang terdiri dari 15 asuhan dalam, 20 asuhan luar. Anak laki-laki asuhan dalam 9, anak perempuan ada 7. Kemudian asuhan luar ada 9 laki-laki dan perempuan 11.

banner 336x280

“Untuk Hari Raya Idul Adha tahun ini dapat bantuan 1 sapi, dan 1 kambing. Yang disumbangkan dari donatur 1 ekor sapi, kambing pun demikian. Alhamdulillah selain dinikmati untuk anak-anak panti juga menyalurkan ke panti asuhan luar. Selain juga di stok untuk kebutuhan asumsi gizi anak-anak. Yang intinya pula menyerahkan juga ke tetangga panti sekitar lingkungan,” tutur Hajjah Sugini ditemui saat penyembelihan hewan kurban.

Ia juga menjelaskan, hal utama adalah panti mempunyai sesi ruang baik kamar tidur, kamar mandi, ruang tamu, ruang tamu dan juga ruang makan serta tempat rak buku/tas sangat rapi. Sehingga mengajarkan para anak-anak untuk berjiwa disiplin. Anak-anak usia 7 tahun hingga 17 tahun benar-benar dilatih karakter pondasi mutlak kokoh agama dan jenjang di dunia pendidikan.

“Untuk lokasi terpisah, anak-anak perempuan di lokasi Dauhwaru sementara anak laki-laki di Desa Banyubiru. Sehingga tidak menumpuk, dan betul-betul bisa terawasi. Selain bidang studi yang ditempuh anak-anak juga mengikuti ekstrakurikuler berupa mengaji, bahasa Arab, bahasa Inggris dan potensi pelatihan komputer. Ini pun di bina olah alumni dan juga pengurus pondok yang benar-benar paham sesuai bidangnya. Sehingga ke depannya lahir anak-anak asuh yang Akhlakul Karimah,” tegasnya.

Sementara penasehat Panti Yayasan Muhammadiyah Hajjah Darul Nurida turut menjelaskan, bahwa kondisi panti yang sejak didirikan hingga kini memang fokus pada pendidikan agama dan pendidikan sekolah. Yang mana seiring sejalan faktor ini merupakan faktor bekal meraka kelak.

“Intinya mensyukuri banyak yang peduli akan kelangsungan kehidupan panti ini. Tak hanya itu peran pemerintah daerah, Dinas Sosial, Kejaksaan, Kodim 1617/Jembrana, dan Polres Jembrana sangat memperhatikan anak-anak panti. Hanya saja butuh sinergitas yang lebih meluas, seperti penerapan ilmu baik Kepolisian dan pihak-pihak terkait,” jelasnya.

Hajjah Darul Nurida pun menegaskan, edukasi ini sangat penting apalagi bisa mencegah kenakalan pada anak, pelecehan seksual, bahaya narkoba yang sangat merusak generasi muda. Sehingga program untuk anak panti bisa menyaring informasi yang lebih akurat. Untuk dunia pendidikan di panti kita sangat prioritaskan bahkan ada yang sampai ke jenjang S2 di luar Bali.

“Program bidik misi itulah yang dibekali pada anak panti, merupakan prestasi di dunia pendidikan. Apalagi donatur juga sering memberikan semangat kami untuk menunjang anak panti berprestasi. Bahkan ada yang rela mengajar tanpa di gaji. Bukti keteguhan dan keikhlasan semua pengurus dan anggota di panti. Mengabdi demi kepentingan umat, bangsa dan negara,” katanya.

Ia pun juga ingatkan satu semboyan kami di Muhammadiyah adalah hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan cari penghidupan di Muhammadiyah. Makna ini sangatlah mendalam sepeti ajaran pendiri kami KH Ahmad Dahlan. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Emergency, Kodam IX/Udyana Siagakan Satgas Evakuasi Siap Dikerahkan Pada Kegiatan HLF-MSP dan IAF Ke-2

    Antisipasi Emergency, Kodam IX/Udyana Siagakan Satgas Evakuasi Siap Dikerahkan Pada Kegiatan HLF-MSP dan IAF Ke-2

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.143
    • 0Komentar

    Badung, suarajembrana.com – Kodam IX/Udayana mendapatkan kehormatan untuk melaksanakan tugas Pengamanan Wilayah dalam gelaran even High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF-MSP) dan Indonesia-Afrika Forum (IAF) ke-2 di Bali. Selain membentuk Satgas Pamwil yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana, kepercayaan juga diberikan kepada Kodam untuk mengemban tugas sebagai Satgas Evakuasi yang dipimpin oleh Danrem 163/WSA. Selaku […]

  • Dandim Tegaskan, Jajaran Babinsa Pusatkan Pemantauan Melasti Umat Hindu Menjelang Nyepi

    Dandim Tegaskan, Jajaran Babinsa Pusatkan Pemantauan Melasti Umat Hindu Menjelang Nyepi

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 534
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran dalam pelaksanaan persembahyangan Melasti menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1946, Tahun 2024, Babinsa jajaran Kodim 1617/Jembrana bersinergi dengan Pecalang serta aparat terkait berperan aktif memberi rasa aman dan nyaman umat Hindu yang hendak melaksanakan persembahyangan dimasing-masing desa binaannya, Sabtu (09/03/2024) Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf M. […]

  • Gerak Cepat Pemkab Jembrana, Normalisasi Sungai Pasca Banjir dan Bangkitan Jiwa Gotong Royong

    Gerak Cepat Pemkab Jembrana, Normalisasi Sungai Pasca Banjir dan Bangkitan Jiwa Gotong Royong

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.641
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pasca musibah banjir yang terjadi dibeberapa wilayah di Kabupaten Jembrana beberapa hari yang lalu, Bupati I Made Kembang Hartawan bersama Wabup IGN Patriana Krisna, Jumat (12/9/2025), meninjau langsung progres normalisasi di DAM Kaliakah dan DAM Baluk yang merupakan jalur Sungai (tukad) Remojo. Normalisasi ini dilakukan sebagai respons cepat pemerintah daerah untuk mencegah terulangnya […]

  • Wabup Ipat Lepas 10 Siswa Magang ke Jepang, Ingatkan Jaga Nama Baik Jembrana

    Wabup Ipat Lepas 10 Siswa Magang ke Jepang, Ingatkan Jaga Nama Baik Jembrana

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Jembrana – Sebanyak 10 tenaga kerja magang resmi dilepas untuk mengikuti program magang ke Jepang di LPK Yuki Duta Pertiwi, Kamis (14/5). Pelepasan para peserta magang tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat). Wabup Ipat berharap seluruh ilmu dan keterampilan yang telah diberikan oleh LPK dapat menjadi bekal selama […]

  • Kasdim 1617/Jembrana Hadiri Tradisi Lomba Makepung Lampit Bupati Jembrana Cup 2023

    Kasdim 1617/Jembrana Hadiri Tradisi Lomba Makepung Lampit Bupati Jembrana Cup 2023

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 515
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Komandan Kodim 1617/Jembrana Letkol Inf Teguh Wira Raharja S.Sos, yang di wakili kepala staf Kodim 1617/Jembrana Mayor Inf Gede Putu Wira Mahardika, menghadiri kegiatan Tradisi Lomba Makepung Lampit Bupati Jembrana Cup 2023, bertempat di persawahan Subak Tegal Wani, Jalan Sedap malam, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana. Minggu (26/11/2023) Turut hadir dalam […]

  • Kisah Nelayan Pengambengan, Ikan Lemuru Produksi Bernilai Ekonomi

    Kisah Nelayan Pengambengan, Ikan Lemuru Produksi Bernilai Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 830
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Di tahun 1990’an Sardinela Longiceps, atau Ikan Plagis yang lebih dikenal dengan nama lemuru atau di Bali terkenal dengan nama Be’koching, merupakan tangkapan favorit para nelayan pesisir selatan Kota Negara. Yang identik dengan kampung nelayan Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana – Bali, Kamis (14/03). Cerita ini dituturkan Budayawan Eka Sabara dalam buku […]

expand_less