Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pemkab Jembrana Prioritaskan Penurunan Stunting, Kolaborasi Hingga Ke Desa

Pemkab Jembrana Prioritaskan Penurunan Stunting, Kolaborasi Hingga Ke Desa

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
  • visibility 477
  • comment 0 komentar

Jembrana – Penanganan stunting menjadi fokus kerja Pemkab Jembrana. Hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) pada tahun 2021 Jembrana dengan prevalensi 14,3 % sedangkan pada tahun 2022 menurun menjadi 14,2 %. Angka penurunan cukup tinggi pada tahun 2023. Hasil Survey Kesehatan Indonesia (SKI) yang baru saja di rilis Prevalensi Stunting Kabupaten Jembrana ada di angka 8,7%.

Kendati menurun, angka tersebut tidak menjadikan kondisi berpuas diri. Langkah langkah penanganan terus dikebut diantaranya melalui kebijakan anggaran, kolaborasi berbagai pihak melalui konvergensi antar program dari tingkat kabupaten hingga desa. Termasuk melalui program Bapak/ ibu Asuh Anak Stunting (BAAS).

banner 336x280

“Hasil ini menunjukan bahwa kita sudah Cukup berhasil menurunkan angka Prevalensi Stunting, namun kita harus tetap waspada dan melakukan Langkah-langkah strategis untuk akselerasi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Jembrana ke depan,“ ujar Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat membuka Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Jembrana 2024 di Ruang Pertemuan Lt. II Jimbarwana, Kantor Bupati Jembrana, Selasa (30/4).

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Jembrana juga sudah melaksanakan Minilokakarya sebagai forum sharing data stunting di masing-masing kecamatan yang sudah dilaksanakan setiap bulan.

“Kolaborasi kerja berbagai pihak menjadi kunci untuk memastikan konvergensi antar program dari tingkat kabupaten hingga desa,“ jelasnya.

Lebih lanjut, pelaksanaan audit kasus stunting yang sudah dilaksanakan sebanyak dua siklus dalam satu tahun yakni gerakan Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting dan gerakan gemar makan ikan dengan kelompok ibu hamil, menyusui, anak balita dan anak sekolah dasar agar image ikan yang amis, banyak tulang, dan ikan sulit ditemukan di pasar dirubah pola pikirnya bahwa ikan itu produk pangan yang enak, bergizi, dan mudah ditemukan baik dalam bentuk segar maupun aneka olahan.

“Sehingga bisa tercapai target prevalensi stunting Bali yaitu 6,15,% tahun 2024,“ harapnya.

Bupati Tamba juga mengatakan kunci percepatan penurunan stunting adalah Intervensi spesifik dan sensitif serta koordinasi dan kolaborasi secara konvergensi dalam pelaksanaanya.

“Saya minta intervensi ini tidak hanya dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana saja tetapi juga dilaksanakan oleh Instansi dan sektor lainnya terutama peran Desa/Kelurahan yang sangat esensial,“ katanya.

Pihaknya pun meminta agar para Camat, Perbekel/Lurah dapat melakukan Inovasi-inovasi dalam mengerahkan warga masyarakat sasaran Posyandu di wilayahnya .langkah itu guna meningkatkan capaian partisipasi Balita yang datang ke posyandu dengan cara memanfaatkan Anggaran Dana Desa dalam Percepatan Penurunan Stunting.

“Generasi yang Sehat memiliki daya Saing Guna mendukung terwujudnya Jembrana Emas tahun 2026,“ harapnya.

Sementara, Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Khrisna IPAT selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Jembrana menjelaskan Rembuk Stunting merupakan suat langkah penting yang harus dilakukan pemerintah kabupaten untuk memastikan terjadinya integrasi pelaksanaan intervensi penurunan Stunting secara bersama-sama antara Perangkat Daerah, penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non-pemerintah dan masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan menyelaraskan Program dan Kegiatan Lintas Sektor serta Menyusun Program dan Rencana Kegiatan Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Jembrana,“

Lebih lanjut, Ipat mengungkapkan lokasi prioritas pelaksanaan program percepatan penanggulangan stunting di kabupaten jembrana tahun 2024 ditetapkan di 10 Desa/ Kelurahan diantaranya Desa Tuwed, Desa Delod Brawah, Desa Candikusuma, Desa Tukadaya, Desa Pangyangan, Desa Nusasari, Desa Ekasari, Desa Manistutu, Desa Mendoyo Dauh Tukad dan Kelurahan Tegal Cangkring.

“Seluruh pemangku kepentingan yang hadir pada hari ini saya harap memberikan komitmennya menjadi prioritas utama dalam upaya penurunan stunting di Kabupaten Jembrana,“ harapnya.

Menurutnya stunting sangat Penting untuk menjadi Perhatian kita semua, karena Stunting sangat berpengaruh terhadap Kualitas Generasi Emas Jembrana ke depan.

“Besar harapan kami, dengan telah dilaksanakannya kegiatan- kegiatan yang menyentuh percepatan penurunan Stunting di semua sektor, semoga dapat mempercepat pencegahan dan menurunkan prevalensi Stunting di Kabupaten Jembrana sehingga Masyarakat Jembrana dapat melahirkan Generasi Emas yang sehat, berkualitas dan bahagia,“ tambahnya.™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Macet Antrean Kendaraan Yang Akan Masuk Pulau Bali

    Macet Antrean Kendaraan Yang Akan Masuk Pulau Bali

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 596
    • 0Komentar

    Banyuwangi (suarajembrana.com) – Antrean macet panjang kendaraan menuju Pulau Bali masih terjadi di jalur Pantura dari Situbondo menuju Ketapang. PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang mengimbau pengguna jasa pelabuhan menggunakan jalur lintas selatan, yakni dari arah Jember ke Ketapang agar terhindar dari antrean di Jalur Pantura. General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang […]

  • Kolaborasi Pemkab dan Bumdesma Wujudkan Hunian Layak dan Warung Produktif

    Kolaborasi Pemkab dan Bumdesma Wujudkan Hunian Layak dan Warung Produktif

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 798
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus mempercepat program peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor. Terbaru, Bumdesma Mekar Mesari LKD Kecamatan Jembrana menyerahkan bantuan bedah rumah dan booth container (bedah warung) kepada warga yang membutuhkan. Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung di lokasi penerima bantuan booth container, Ni Ketut Meli Wati, di Desa Dangintukadaya, Rabu (25/2). […]

  • AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati Hadiri Beach Clean Up di Pantai Perancak

    AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati Hadiri Beach Clean Up di Pantai Perancak

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 601
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia dan HUT ke-130 Kota Negara, ratusan peserta dari berbagai unsur mengikuti kegiatan Beach Clean Up di Pantai Ujung, Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Jumat (8/8/2025) pagi. Acara yang dimulai pukul 06.30 WITA ini dihadiri jajaran Forkopimda Jembrana, termasuk Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, S.H., S.I.K., […]

  • Pilih Tempat Tidak Biasa, Bupati Kembang Gelar Mutasi Perdana di Tengah Sawah

    Pilih Tempat Tidak Biasa, Bupati Kembang Gelar Mutasi Perdana di Tengah Sawah

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 463
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Ajak pejabat rasakan kesulitan rakyat, tegaskan pejabat bekerja profesional dan melayani. Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menggelar mutasi perdana dimasa kepemimpinannya. Namun kali ini, tempatnya tidak biasa , bukan digedung atau ruangan , tapi ditengah sawah, tepatnya di Subak Telepus, Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo, Senin (30/6). Sebanyak 34 pejabat administrator dan […]

  • Pameran Kerajinan dan UMKM di HUT Kota Negara Ke 130 Siap di Gelar

    Pameran Kerajinan dan UMKM di HUT Kota Negara Ke 130 Siap di Gelar

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 516
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Dalam rangka memeriahkan Hut Kota Negara ke 130 Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali menggelar Pameran Kerajinan dan UMKM di areal Parkir Kantor Pemkab Jembrana. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama 18 hari, mulai 14 hingga 31 Agustus 2025. Terdapat 126 stan yang disediakan oleh panitia. Dari total stan yang tersedia, 78 unit dialokasikan […]

  • Makin Tertata, Pemkab Jembrana Sukses Relokasi PKL, Kini Tempati Kawasan “Beten Ancak”

    Makin Tertata, Pemkab Jembrana Sukses Relokasi PKL, Kini Tempati Kawasan “Beten Ancak”

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 836
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Kawasan trotoar di sekitar Lapangan Dauh Waru kini kembali tertib dan terlihat lebih asri setelah para pedagang kaki lima (PKL) direlokasi ke tempat yang telah disiapkan pemerintah daerah. Penataan ini dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana sebagai upaya menjaga ketertiban umum sekaligus mempercantik wajah kota. Para PKL yang sebelumnya berjualan di trotoar dan pinggir […]

expand_less