Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Wujud Rasa Syukur Nelayan Pesisir Desa Air Kuning Selenggarakan Petik Laut

Wujud Rasa Syukur Nelayan Pesisir Desa Air Kuning Selenggarakan Petik Laut

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
  • visibility 430
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Upaya melestarikan tradisi masyarakat pesisir, petik laut juga sebagai wujud syukur atas limpah rahmat serta nikmat yang diberikan nelayan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Acara petik laut ini dimaknai sebagai rasa syukur nelayan atas hasil yang melimpah yang di dapat dari laut. Petik laut ini juga merupakan tradisi masyarakat pesisir yang perlu di lestarikan dan sudah ada dari zaman nenek moyang, yang terpenting semangat kebersamaan dan masyarakat selalu di sertai rasa bahagia,” ujar Bupati Nengah Tamba didampingi Wabup Patriana Krisna usai melepas lomba jukung di pantai Air Kuning, Minggu (30/7).

banner 336x280

Nampak hadir Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jembrana I Ketut Wardananaya dan seluruh nelayan desa air kuning. Terkait dengan prosesi ini Bupati Tamba menilai, pantas dilakukan untuk menjaga keseimbangan alam dan lingkungan.

“Hari ini sudah start di Desa Air Kuning kemarin desa yeh sumbul ada juga di desa pulukan dan pekutatan, nanti di desa pengambengan, desa candikusuma dan di gilimanuk. Semoga semua nelayan kita berbahagia dan hasil tangkapannya memuaskan guna memberikan kesejahteraan pada nelayan kita, ” jelasnya.

Sementara, Perbekel Desa Air Kuning Syamsyudin mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Jembrana atas bantuan yang diberikan di tahun 2023 ini dengan jumlah Rp 150 juta tersebut untuk satu desa di 5 banjar di desa Air Kuning.

“Terimakasih Bapak Bupati atas bantuan yang diberikan, Kami berharap kedepannya dapat di tingkat lagi, ”ujarnya.
Dirinya menjelaskan bahwa pelaksanaan petik laut dilaksanakan setiap tahun. Syukuran Petik Laut bermakna sebagai rasa bersyukur kepada Tuhan atas berkah rahmatnya memberikan rejeki bagi nelayan berupa hasil laut seperti ikan dan hasil laut lainya.

“Syukuran Petik Laut sudah tradisi dan budaya yang saudah berjalan sejak lama turun temurun bahkan dari nenek moyang sudah ada hingga sekarang
Ada 5 banjar di desa Air Kuning yaitu banjar Munduk, Tengah, Air Kuning, Anyar dan Sabe. Masing-masing banjar yang melaksanakan syukuran petik laut,” ujarnya.

Syamsyudin menambahkan dalam syukuran ini juga mengadakan kejuaraan lomba balap jukung tradisional berhadiah yang telah disiapkan panitia. ”Kami ingin lomba balap jukung bisa diadakan lebih besar lagi dengan mengundang peserta balap jukung atau nelayan diluar desa Air Kuning,” pungkasnya.

  • Penulis: Ed27

Comment

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Jembrana Tetapkan Dugaan Korupsi Kasir LPD Desa Baluk

    Kejari Jembrana Tetapkan Dugaan Korupsi Kasir LPD Desa Baluk

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Penetapan tersangka dugaan tindak pidana korupsi terhadap pengelolaan Dana Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Baluk, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana di gelar hari Senin, 22 April 2024 bertempat Kejaksaan Negeri Jembrana Telah dilaksanakan penetapan tersangka NKP (46 tahun) dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan Dana Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat […]

  • Pjs Bupati Ingatkan dan Serukan Larangan Paslon Kampanye di Tempat Suci

    Pjs Bupati Ingatkan dan Serukan Larangan Paslon Kampanye di Tempat Suci

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Jembrana, I Ketut Sukra Negara menghimbau Bendesa untuk tidak membiarkan kegiatan kampanye berlangsung di tempat-tempat suci. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan tatap muka bersama Muspika, Majelis Desa Adat, Perbekel/Lurah, Bendesa serta ASN Kecamatan Melaya, Selasa (1/10) di Kantor Camat Melaya. Kegiatan tatap muka di Kecamatan Melaya ini merupakan […]

  • Bupati Tegaskan Peran Sebagai “Batang Penjaga” Menjaga Akar Desa Adat

    Bupati Tegaskan Peran Sebagai “Batang Penjaga” Menjaga Akar Desa Adat

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 2.575
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menegaskan pentingnya peran Bendesa Adat sebagai figur sentral dalam menjaga kelestarian adat, budaya, dan jati diri masyarakat Bali di tengah arus perubahan zaman. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan acara pengukuhan tiga Bendesa dan Prajuru Desa diantaranya Desa Adat Budeng, Kecamatan Jembrana, Desa Adat Mengenuanyar, Kecamatan Pekutatan, […]

  • Dolanan Anak Mepatung-Patungan Jembrana Memukau Penonton PKB 2025

    Dolanan Anak Mepatung-Patungan Jembrana Memukau Penonton PKB 2025

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 523
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Suasana Panggung Terbuka Ardha Candra Denpasar berubah meriah saat Duta Kabupaten Jembrana, Sekaa Dharma Kerti Desa Tegal Badeng Timur, Kecamatan Negara tampil memukau membawakan garapan Dolanan Mepatung-Patungan dalam ajang Utsawa Gong Kebyar Anak-anak Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-47 Tahun 2025, Selasa (1/7/2025). Tampil bersama duta Kabupaten Karangasem, penampilan duta Kabupaten Jembrana sukses menyedot […]

  • Angin Segar Bupati Tamba Naikan Gaji Tenaga Kontrak

    Angin Segar Bupati Tamba Naikan Gaji Tenaga Kontrak

    • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bentuk apresiasi atas kinerja tenaga kontrak dilingkungan Pemkab Jembrana yang jumlahnya menyentuh angka 2.575 orang, Bupati Jembrana I Nengah Tamba menaikkan gaji dari semula sebesar Rp.1.265.000 naik menjadi Rp 1.5 juta. Bupati Tamba juga mengucapkan terimakasih atas dedikasi serta kinerja para pegawai kontrak, khususnya peran serta membangun Jembrana lebih baik. “Selama ini, […]

  • “JANGKE” Artefak Penakar Beras Untuk Zakat Pada Tahun 1800 Masehi di Loloan

    “JANGKE” Artefak Penakar Beras Untuk Zakat Pada Tahun 1800 Masehi di Loloan

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 460
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Berkisah pada tanggal 19 Oktober 2019 silam, secara tidak sengaja silaturrahmi di kediaman Datuk Encu Kaye di Kampung Selimut Loloan Barat, diatas rumah panggung telah hadir anak laki tertua yang bernama H Amin. Sambil memperlihatkan sebuah kayu yang berlubang, dijelaskan oleh H. Amin bahwa ini merupakan barang peninggalan yang didapat dari atas pare, […]

expand_less