Penemuan Mayat Mengapung di Perairan Sembulungan, Identitas Korban Nelayan Asal Banyuwangi Terungkap
- account_circle Ed27
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 13
- comment 0 komentar

suatajembrana.com – Warga nelayan dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung di perairan Sembulungan, Minggu (22/2/2026) dini hari sekitar pukul 04.15 Wita. Informasi awal diterima dari seorang nelayan yang baru pulang melaut dan melihat sebuah sampan berputar tanpa penumpang di tengah laut.
Pelapor yang juga saksi, Riki Hariyanto (36), nelayan asal Banjar Muara Indah, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, menjelaskan bahwa sekitar pukul 03.30 Wita dirinya melihat sampan bernama Barokah berputar-putar tanpa awak. Saat didekati, ditemukan sesosok mayat mengapung tidak jauh dari perahu tersebut.
Anak Buah Kapal (ABK) KM Bintang Anugerah kemudian mengevakuasi jenazah ke atas kapal dan menarik sampan menuju Pelabuhan Pengambengan. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Sat Polairud untuk penanganan lebih lanjut.
Petugas gabungan kemudian melakukan evakuasi dan membawa jenazah ke kamar jenazah RSU Negara guna pemeriksaan medis. Hasil koordinasi dan konfirmasi petugas Inafis bersama Danposal Pengambengan serta Kasat Polairud sekitar pukul 06.00 Wita mengungkap identitas korban.
Korban diketahui bernama Sunarto (69), seorang nelayan asal Banyuwangi, Jawa Timur, dengan alamat Pecemengan RT 003/RW 001, Kelurahan Blimbingsari, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi.
Sementara itu, unsur TNI AL melalui Babinteral Posal Pengambengan Peltu Ede Nurtafiq dan Kopda Jas Jalu Barafonda turut melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan pihak keluarga yang datang ke pelabuhan untuk memastikan identitas jenazah.
Hingga saat ini, kasus penemuan mayat tersebut masih dalam penanganan pihak RSU Negara untuk dilakukan proses identifikasi. Bahkan pihak keluarga pun telah datang ke RSU Negara dan membenarkan memang itu keluarganya. ™
- Penulis: Ed27

Comment