Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Video AWK Viral, Ketua DPW Masyumi Bali: Itu Rasis dan Pemecah Belah Kesatuan Indonesia

Video AWK Viral, Ketua DPW Masyumi Bali: Itu Rasis dan Pemecah Belah Kesatuan Indonesia

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Selasa, 2 Jan 2024
  • visibility 364
  • comment 0 komentar

Bali suarajembrana.com – Lagi Pernyataan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Bali, Arya Wedhakarna (AWK) menjadi sorotan Publik bali, pasalnya AWK terlihat memarahi Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Bali, NTT, NTB. Dalam video pendek yang sedang viral itu, AWK menyayangkan ada Penutup kepala (Hijab) di lingkungan bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Di ambil dari video yang viral AWK mengatakan seperti ini “Saya gak mau yang front line, yang front line itu yang saya mau yang gadis Bali yang kayak kamu, rambutnya keliatan terbuka. Jangan kasih yang penutup, penutup gak jelas. This is not Middle East (Timur Tengah), enak aja Bali, pakai bunga kek, pakai apa kek,” begitu ucap AWK dalam potongan Video Viral dan sedang direspon banyak pihak di Bali.

banner 336x280

Banyak pihak terutama Umat muslim Bali merasa terusik dengan pernyataan AWK tersebut, begitu juga Chairul Islam yang merupakan Ketua Dewan Perwakilan Wilayah Partai Majelis Syuro Muslim Indonesia (MASYUMI) Bal.

Menurutnya ini sudah jelas-jelas ujaran kebencian dan rasis, Penutup kepala yang di maksud AWK itu adalah sesuatu yang wajib bagi Muslimah (wanita Islam). “Jelas ini pelecehan untuk Muslimah, ini kan indonesia negara yang dengan Umat Islam terbesar di Dunia, trus kenapa masih ada Manusia seperti AWK ini, yang menurut saya sangat menyakiti hati Umat Islam yang ada di Negara Republik Indonesia ini, kami dari Partai Masyumi pasti akan Berkoordinasi dengan DPP terkait hal ini,” ujar Chairul Islam saat di temui media, Selasa (2/1/24).

Chairul Islam juga menambahkan, jika perbuatan yang dilakukan AWK ini sangat menjijikan, terlihat rasisme, pemecah belah Persatuan dan Kesatuan Negara Ini, karena Negara melindungi tiap-tiap warga negara untuk menjalankan agamanya di manapun sesuai pasal 29 ayat 1 Undang-Undang Dasar 1945.

“Menurut saya, ini sudah memecah belah kebhinekaan kita, sepuluh saja ada orang seperti AWK ini saya yakin persatuan indonesia hanya dalam hitungan hari, jika tidak ada tindakan tegas untuk manusia seperti AWK ini,” pintanya dengan nada Geram.

Chairul juga menghimbau kepada Masyarakat Bali untuk tetap menjalin kesatuan dan persatuan antar penduduk warga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Mari kita saling rangkul, perbedaan itu adalah rahmat bukan untuk di permasalahkan, dari dulu kita sudah mengenal Menyame Braya dalam istilah Bali, saya berharap dengan adanya video AWK ini dapat di tindak lanjuti oleh Dewan Kehormatan DPD RI,” tutupnya. ™

  • Penulis: Ed27

Comment

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesona Yeh Mekecir Fest#1, Wabup Ipat : Ini Wujud Nyata Menjaga Budaya

    Pesona Yeh Mekecir Fest#1, Wabup Ipat : Ini Wujud Nyata Menjaga Budaya

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 361
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna membuka Yeh Mekecir Festival #1 dengan pemukulan kulkul sebagai tandai dimulainya rangkaian festival yang akan berlangsung selama dua hari yaitu tanggal 2 & 3 Agustus 2025 di Banjar Yeh Mekecir, Desa Dangintukadaya, Kecamatan Jembrana. Mengambil tema “Kertaning Budaya, Sagotra Krama, Loka Karya”, festival ini bertujuan […]

  • Bupati Tamba Hadiri Pengukuhan Bendesa di Tiga Desa Adat

    Bupati Tamba Hadiri Pengukuhan Bendesa di Tiga Desa Adat

    • calendar_month Minggu, 24 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bertepatan dengan Rahina Purnama Kadasa, Minggu (24/3), Bupati Jembrana I Nengah Tamba secara marathon menghadiri acara Pengukuhan Bendesa dan Prajuru Desa Adat di wilayah kecamatan Melaya dan Negara. Diawali dengan pengukuhan Bendesa dan Prajuru Desa Adat Melaya yang dilaksanakan di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Melaya, kemudian pengukuhan Bendesa dan Prajuru Desa […]

  • Jembrana Disiapkan Enam Dapur Makanan Bergizi Gratis ( MBG ) Baru, Layani 20.000 Siswa

    Jembrana Disiapkan Enam Dapur Makanan Bergizi Gratis ( MBG ) Baru, Layani 20.000 Siswa

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 653
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Program Makanan Bergizi Gratis menjadi program pemerintah pusat yang sangat ditunggu-tunggu khususnya oleh para siswa. Program ini merupakan bagian dari agenda nasional untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui asupan gizi seimbang terutama bagi para pelajar. Di Jembrana, terdapat 6 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) baru, yang siap […]

  • Salah Satu Sekoci KMP Tunu Pratama Jaya Diamankan Sat Polairud Polres Jembrana

    Salah Satu Sekoci KMP Tunu Pratama Jaya Diamankan Sat Polairud Polres Jembrana

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 309
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Tim Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Jembrana mengamankan satu unit sekoci milik KMP Tunu Pratama Jaya yang terdampar di pesisir Pantai Cekik, Gilimanuk, Jumat (4/7/2025). Sekoci tersebut sebelumnya digunakan oleh empat korban selamat dalam insiden tenggelamnya kapal penumpang tersebut. Proses evakuasi dan pengamanan sekoci dilakukan oleh empat personel Sat Polairud […]

  • Wanita Tangguh, Pertahankan Kelestarian Tenun Songket dan Endek Jembrana Play Button

    Wanita Tangguh, Pertahankan Kelestarian Tenun Songket dan Endek Jembrana

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 726
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Melestarikan tentu tenun songket Jembrana adalah karya kain dari jaman ke jaman. Beranjak dari usia anak baru lahir, kini 18 tahun berkarya dan tetap menekuni tenun songket. Suka duka pun dilakoni sebagai sosok wanita karir dan juga pekerja di salah satu kelurahan di Jembrana. Upaya pertama berjibaku langsung menenun. Hingga dinamika kehidupan pun […]

  • Pemkab Jembrana Prioritaskan Penurunan Stunting, Kolaborasi Hingga Ke Desa

    Pemkab Jembrana Prioritaskan Penurunan Stunting, Kolaborasi Hingga Ke Desa

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Jembrana – Penanganan stunting menjadi fokus kerja Pemkab Jembrana. Hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) pada tahun 2021 Jembrana dengan prevalensi 14,3 % sedangkan pada tahun 2022 menurun menjadi 14,2 %. Angka penurunan cukup tinggi pada tahun 2023. Hasil Survey Kesehatan Indonesia (SKI) yang baru saja di rilis Prevalensi Stunting Kabupaten Jembrana ada di angka […]

expand_less