Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menjaga Omplok, Merawat Warisan Budaya Bahari Di Desa Cupel

Menjaga Omplok, Merawat Warisan Budaya Bahari Di Desa Cupel

  • account_circle Ed27
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar

Jembrana – Tradisi bahari masyarakat pesisir di Banjar Rening, Desa Cupel, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, terus dijaga melalui pelestarian Omplok, perahu tradisional warisan leluhur yang menjadi identitas budaya nelayan sekaligus memiliki potensi sebagai daya tarik wisata budaya dan olahraga bahari.

Omplok merupakan perahu berukuran lebih kecil dibandingkan sampan nelayan pada umumnya. Perahu ini sejak dahulu digunakan sebagai alat transportasi laut untuk membantu mengangkut hasil tangkapan ikan dari perahu nelayan menuju daratan, terutama saat kondisi ombak besar dan angin kencang yang menyulitkan kapal merapat ke pantai.

banner 336x280

Nelayan Banjar Rening, Aziz (42) tahun, menjelaskan Omplok merupakan bagian dari kearifan lokal masyarakat pesisir Desa Cupel yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Omplok digunakan untuk membantu mengambil hasil tangkapan nelayan yang sulit dibawa ke darat saat ombak besar. Bentuknya menyerupai sampan kecil dengan ruang penyimpanan yang mampu membawa hasil tangkapan hingga sekitar satu kuintal ikan,” ujarnya, Sabtu (25/07/2026).

Menurut Aziz, perkembangan Omplok mengalami banyak inovasi tanpa meninggalkan bentuk khasnya. Jika dahulu hanya menggunakan layar kecil dengan material kayu, kini Omplok telah tersedia dalam berbagai tipe menggunakan bahan kayu maupun fiberglass (fiber/resin) yang lebih ringan sehingga mudah dikendalikan.

“Harga Omplok lengkap saat ini berkisar Rp.25 juta, tergantung tipe dan materialnya. Yang berbahan fiberglass lebih ringan sehingga bisa dikendalikan sendiri oleh nelayan,” katanya.

Keunikan Omplok Desa Cupel terletak pada penggunaan katir, yakni penyeimbang berbahan bambu atau kayu yang dipasang hanya pada satu sisi perahu, baik kanan maupun kiri. Ciri tersebut berbeda dengan perahu tradisional di sejumlah wilayah Jawa yang umumnya menggunakan dua katir di kedua sisi.

“Ciri Omplok Desa Cupel hanya menggunakan satu katir. Itulah yang membedakan dengan daerah lain dan menjadi identitas nelayan kami,” jelas Aziz.

Selain dimanfaatkan sebagai sarana penunjang aktivitas melaut, Omplok kini juga mulai dikembangkan sebagai wahana olahraga memancing (sport fishing) yang mampu mengangkut dua orang serta menjadi ajang balap tradisional Omplog Race.

Perlombaan Omplok juga masuk agenda tahunan dalam rangkaian Festival Masjid Pantai Pulau Bali sebagai upaya memperkenalkan budaya bahari masyarakat Desa Cupel kepada wisatawan sekaligus mendorong pelestarian tradisi pesisir dan juga religius di pantai dengan pesona masjid dan miniatur Ka’bah.

Aziz berharap Omplok tidak hanya dipertahankan sebagai alat transportasi nelayan, tetapi juga dikembangkan sebagai warisan budaya yang bernilai ekonomi, wisata, dan olahraga.

“Semoga Omplok tetap lestari sebagai budaya masyarakat pesisir. Selain membantu aktivitas nelayan, Omplok juga indah dipandang saat berlayar dan memiliki potensi menjadi olahraga adu kecepatan di laut dengan lintasan sekitar satu mil,” pungkasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tumbuhkan Semangat Nasionalisme, Waka Polres Jembrana Bagikan Bendera Merah Putih Bersama PPDI

    Tumbuhkan Semangat Nasionalisme, Waka Polres Jembrana Bagikan Bendera Merah Putih Bersama PPDI

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 993
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Waka Polres Jembrana Kompol I Ketut Darta, S.H., M.H., bersama jajaran turut berpartisipasi dalam kegiatan pembagian Bendera Merah Putih di Perempatan Jalan Sudirman, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, Sabtu (9/8). Kegiatan ini digagas oleh Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Jembrana, dan diikuti oleh […]

  • Bupati Kembang Nyalakan Api Semangat Atlet Menuju Porprov Bali XVI

    Bupati Kembang Nyalakan Api Semangat Atlet Menuju Porprov Bali XVI

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 492
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan secara resmi melepas 318 atlet yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI Tahun 2025 yang dilaksanakan pada tanggal 9 – 17 September 2025 di Denpasar. Pelepasan atlet ditandai dengan pemakaian topi oleh Bupati Kembang Hartawan kepada perwakilan atlet dan penyerahan bendera lambang daerah kepada […]

  • Babinsa Desa Pengambengan Kawal Penyaluran Bantuan Bagi Warga Banjir

    Babinsa Desa Pengambengan Kawal Penyaluran Bantuan Bagi Warga Banjir

    • calendar_month Sabtu, 8 Jul 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 637
    • 0Komentar

    Jembrana (suarajembrana.com) – Hujan yang belum juga reda hingga tengah malam tak menyurutkan para donatur dan bantuan pemerintah menyalurkan berbagai macam bantuan. Fokus dalam penyaluran agar warga tidak saling berebut dan ada sekala prioritas dan minoritas. Bahkan ini dilakukan agar pemerataan bantuan tepat sasaran. Aktivitas warga yang lumpuh karena cuaca ekstrim, menimbulkan curah hujan yang […]

  • Meriah! Banyubiru Traditional Kite Festival 2 Resmi Dibuka, Ratusan Layang-layang Hiasi Langit Pantai Pengambengan

    Meriah! Banyubiru Traditional Kite Festival 2 Resmi Dibuka, Ratusan Layang-layang Hiasi Langit Pantai Pengambengan

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 838
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, secara resmi membuka Banyubiru Traditional Kite Festival 2 di Sirkuit All In One, Desa Pengambengan, Minggu (6/7). Festival ini diikuti oleh ratusan sekaa (kelompok) layang-layang dari dalam maupun luar Kabupaten Jembrana, dengan dua kategori utama yang dilombakan yakni kategori layangan plastik dan kategori layangan kain. Ajang tahunan […]

  • Harga Beras dan Bahan Pokok di Kabupaten Jembrana Turun Tipis

    Harga Beras dan Bahan Pokok di Kabupaten Jembrana Turun Tipis

    • calendar_month Jumat, 1 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Usai Hari Raya Galungan, harga beras lokal di tingkat pedagang di pasar-pasar tradisional di Jembrana mengalami penurunan tipis. Bila selama hampir dua pekan mencapai Rp.16.200 per kilogram, pada Jumat (01/03), turun tipis Rp 300 menjadi Rp 15.900 per kilogram. Sementara harga kebutuhan pokok lainnya masih mengalami kenaikan. Termasuk ketan yang banyak dicari […]

  • Perdana, Jembrana Satukan Lintas Sektor Bahas Agenda Pembangunan Strategis

    Perdana, Jembrana Satukan Lintas Sektor Bahas Agenda Pembangunan Strategis

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 412
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana melakukan terobosan baru dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Konsolidasi lintas sektoral berskala besar pada Jumat (13/03/2026). Bertempat di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno. Pertemuan ini menghadirkan 816 peserta yang merupakan perangkat kewilayahan, desa adat serta tokoh masyarakat sebagai garda terdepan pemerintahan. Pertemuan ini memberikan Pemaparan Strategis, Dari Ketahanan Pangan […]

expand_less