Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Mimbar Agama » Duta Gong Kebyar Anak-Anak Jembrana Curi Perhatian di PKB XLVIII, Angkat Nilai Filosofis dan Realitas Sosial

Duta Gong Kebyar Anak-Anak Jembrana Curi Perhatian di PKB XLVIII, Angkat Nilai Filosofis dan Realitas Sosial

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • visibility 311
  • comment 0 komentar

Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Art Center, Denpasar, bergemuruh oleh tepuk tangan penonton pada Minggu (22/6) malam. Duta Gong Kebyar Anak-Anak Kabupaten Jembrana sukses mencuri perhatian dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 melalui penampilan yang apik, penuh energi, dan sarat akan makna filosofis.

Penampilan luar biasa ini disaksikan langsung oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana, Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, beserta perwakilan Forkopimda dan para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Jembrana.

banner 336x280

Kabupaten Jembrana malam itu menyuguhkan tiga materi pertunjukan yang dikemas secara apik dan dinamis, yakni Tabuh Kreasi Pepanggulan “Nadi Winengku”, Tari Penyambutan “Selat Segara”, dan Dolanan “Makepung Papah”.

Sebagai pembuka, penonton disuguhkan Tabuh Kreasi Pepanggulan “Nadi Winengku”. Tabuh ini merupakan sebuah refleksi mendalam terhadap penyucian jiwa (atma kerti), yang mengajarkan bahwa jiwa yang suci tidak menutup diri dari perubahan, melainkan mampu menerima gejolak energi baru dengan tetap teguh pada jati diri sejati.

Secara musikal, tabuh ini mengambil analogi kondisi nadi yang terkendali dan berwibawa. Instrumen Gong Kebyar diibaratkan sebagai tubuh yang menjadi medium bagi jiwa Jegog (gamelan khas Jembrana) untuk menyuarakan dirinya. Keunikan kotek-kotekan khas jegog, sistem seslangkitan, serta oncang-oncangan berpadu menjadi entitas baru tanpa menghilangkan identitas asli Gong Kebyar, melainkan memberikan gejolak energi baru yang memikat.

Pementasan dilanjutkan dengan Tari “Selat Segara”, sebuah tari kreasi penyambutan karya almarhumah I Gusti Ayu Srinatih. Tarian ini melambangkan penghormatan, ungkapan rasa syukur, dan ketulusan dalam menyambut tamu.

Mengambil makna “Selat” sebagai penghubung dan “Segara” sebagai lautan luas, tarian ini menggambarkan laut sebagai simbol pemersatu yang menjembatani berbagai perbedaan bangsa dan budaya dalam suasana damai. Gerak tarian yang lembut namun dinamis ini dikembangkan dari pakem tari upacara seperti Rejang, Pendet, dan Legong, yang diperkuat oleh iringan gamelan harmonis bernuansa sakral sekaligus estetis.

Puncak kemeriahan sekaligus keharuan penonton pecah saat pementasan Dolanan “Makepung Papah”. Menggunakan media sebilah pelepah kelapa (papah), anak-anak Jembrana mengubah tradisi balapan Makepung menjadi arena bermain yang penuh dengan pesan moral dan kritik sosial yang tajam namun polos.

Di sela-sela canda tawa, dolanan ini menyelipkan refleksi tentang realitas dunia saat ini. Mulai dari ambisi menjadi Juara Kelas, kekhawatiran cita-cita yang kandas akibat kemacetan dan rumitnya kehidupan, hingga sentilan mengenai isu lingkungan seperti masalah sampah yang kian menggunung. Tidak hanya itu, anak-anak ini juga menyuarakan isu-isu humanis secara jujur, seperti nasib pahlawan tanpa tanda jasa (guru) dengan upah minim.

Secara keseluruhan, penampilan Duta Gong Kebyar Anak-Anak Kabupaten Jembrana di PKB XLVIII 2026 tidak hanya sekadar memberikan tontonan seni yang menghibur, tetapi juga menjadi media edukasi dan penyampai pesan moral yang mendalam bagi seluruh masyarakat Bali. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bela Negara Hingga Kuliah Umum: Sinergi TNI-Unud Tak Ada Intervensi Akademik

    Bela Negara Hingga Kuliah Umum: Sinergi TNI-Unud Tak Ada Intervensi Akademik

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 927
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Beredar di media sosial naskah kerja sama atau MoU antara Universitas Udayana (Unud) dengan TNI AD (Kodam IX/Udayana). Dalam naskah yang viral itu, tertulis kerja sama tentang “Sinergitas di Bidang Pendidikan, Kebudayaan, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi”. Namun, kerja sama ini menuai penolakan dari sejumlah mahasiswa, yang mengkhawatirkan adanya militerisasi di kampus serta intervensi […]

  • Tim Gabungan Akhirnya Temukan Aditya Fikri yang Meninggal Terseret Arus

    Tim Gabungan Akhirnya Temukan Aditya Fikri yang Meninggal Terseret Arus

    • calendar_month Rabu, 20 Des 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 810
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Tim gabungan melaksanakan evakuasi Aditya Fikri Ahimsah (19) tahun asal Banyuwangi yang tenggelam akibat terseret arus di Pantai Pengeragoan. Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, beberapa waktu lalu, Operasi pencarian melibatkan rubber boat Basarnas dan penyisiran pantai oleh keluarga korban pun Usai, Rabu (20/12/23). Berdasarkan informasi tertulis dari Basarnas Jembrana bahwa keluarga korban pertama […]

  • Kapolres Jembrana dan Panitia Haji, Bahas Penyambutan Jama’ah Haji Kloter Sub-71

    Kapolres Jembrana dan Panitia Haji, Bahas Penyambutan Jama’ah Haji Kloter Sub-71

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 753
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Suparwati, S.H., S.I.K., M.I.K., menerima audiensi dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Jembrana pada Rabu siang (25/6/2025). Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kapolres tersebut membahas kesiapan penyambutan jemaah haji asal Jembrana yang akan kembali dari Tanah Suci pada awal Juli mendatang. Audiensi berlangsung singkat, sekitar pukul […]

  • Akibat Gempa Berkekuatan 5,7 SR, Puskemas dan Rumah Warga Rusak

    Akibat Gempa Berkekuatan 5,7 SR, Puskemas dan Rumah Warga Rusak

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 955
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Rumah milik Ahmad Saipi, Banjar Tengah, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, Bali mengalami kerusakan akibat guncangan gempa bermagnitudo 5.7 magnitudo. Tidak itu saja tembok Puskesmas II Negara, mengalami keretakan pada dinding di sejumlah titik. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana, sudah menerima dua laporan kerusakan pasca gempa bumi yang terjadi […]

  • Babinsa Ingatkan Petani Peningkatan Ketahanan Pangan

    Babinsa Ingatkan Petani Peningkatan Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 669
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Babinsa Desa Penyaringan Koramil 1617-02/ Mendoyo Sertu Nyoman Agus Mahendra melaksanakan koordinasi terkait ketahanan pangan dengan PPL Desa Penyaringan I Putu Gede Edi Setiawan dan Kelian Subak Tibu Beleng I Nyoman Tehnik, bertempat di koperasi Subak Tibu Beleng Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Rabu (20/03/2024). Sertu Nyoman Agus Mahendra Babinsa Koramil […]

  • Babinsa Yehembang Kauh Bina Warga Cara Mengolah Limbah Sampah

    Babinsa Yehembang Kauh Bina Warga Cara Mengolah Limbah Sampah

    • calendar_month Kamis, 21 Des 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 630
    • 0Komentar

    Jembrana – Babinsa Desa Yehembang Kauh, Koramil 1617-02/Mendoyo, Sertu Zainal Efendi melaksanakan kegiatan Komsos dengan warga binaan I Ketut Windiana yang merupakan seorang tokoh masyarakat yang bekerja sebagai Petani, bertempat Desa Yehembang Kauh Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana (21/12) Permasalahan mengenai sampah merupakan hal yang sangat membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak dan warga sekitar, untuk […]

expand_less