Kemacetan Mengular di Jalur Denpasar–Gilimanuk, Kapolda Bali Perintahkan Langkah Cepat di Lapangan
- account_circle Ed27
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 59
- comment 0 komentar

suarajembrana.com – Situasi arus mudik Lebaran 2026 di Bali kian memanas. Hingga Selasa malam (17/3/2026), lonjakan kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk masih tinggi dan menyebabkan kemacetan panjang di jalur nasional Denpasar–Gilimanuk.
Kapolda Bali Daniel Adityajaya bersama Pangdam IX/Udayana Piek Budyakto turun langsung ke lokasi untuk memantau kondisi terkini sekaligus memimpin penanganan di lapangan, Selasa (17/03).
Berdasarkan laporan terbaru petugas, antrean kendaraan kini terpantau mencapai sekitar 15 kilometer dan bergerak sangat lambat. Kepadatan didominasi kendaraan pribadi, bus antar kota, serta truk logistik yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa.
Untuk mengurai kemacetan yang terus bertambah, Kapolda Bali langsung menginstruksikan penerapan langkah cepat dan taktis. Di antaranya dengan membuka kantong parkir tambahan di beberapa titik strategis sebelum kawasan pelabuhan, guna menghindari penumpukan di Terminal Kargo.
Selain itu, dilakukan pengaturan prioritas penyeberangan bagi sepeda motor, kendaraan pribadi, dan angkutan logistik agar distribusi barang kebutuhan pokok tetap berjalan lancar di tengah padatnya arus mudik.
Petugas gabungan dari Polri, TNI, dan Basarnas juga terus disiagakan penuh selama 24 jam untuk mengatur lalu lintas, membantu pemudik, serta memastikan keamanan di seluruh area pelabuhan dan jalur menuju Gilimanuk.
Evaluasi terhadap rekayasa lalu lintas pun terus dilakukan secara berkala, termasuk kemungkinan penambahan trip kapal jika terjadi lonjakan signifikan pada jam-jam tertentu.
Kapolda Bali menegaskan bahwa seluruh jajaran diminta responsif terhadap dinamika di lapangan. Ia berharap dengan sinergi lintas instansi, kepadatan arus mudik dapat segera terurai dan perjalanan masyarakat tetap aman serta lancar.
Sementara itu, para pemudik diimbau untuk tetap mematuhi arahan petugas, menjaga kondisi fisik, serta mempertimbangkan waktu perjalanan guna menghindari puncak kepadatan di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk. ™
- Penulis: Ed27

Comment