Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Jembrana Kedas Masuk Nominasi TOP 99

Jembrana Kedas Masuk Nominasi TOP 99

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
  • visibility 683
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Salah satu inovasi pemerintah kabupaten Jembrana “Jembrana Kedas” masuk nominasi TOP 99 dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tingkat Nasional Tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI.

Program Jembrana Kedas dari Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Jembrana ini berhasil lolos TOP 99 setelah sebelumnya mengikuti seleksi administrasi melalui Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) bersama 3.110 proposal dari berbagai Lembaga Negara di lingkungan Kementerian dan Pemerintah Daerah se-Indonesia.

banner 336x280

Hal tersebut diutarakan Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat memberikan paparan mengenai Jembrana Kedas kepada Tim Panel Independen KIPP secara daring, Kamis (13/7). Turut mendampingi Kadis LH dan Kabag Ortal. “Mohon doa, support dan dukungannya, agar Jembrana dapat meraih TOP 45 Inovasi KIPP 2023 hingga final nanti,” ujarnya.

Disampaikan Bupati I Nengah Tamba, Program Jembrana KEDAS merupakan sistem pengelolaan sampah sirkular dan berkelanjutan ini diawali dengan fase feasibility study, perancangan dan perencanaan, pembangunan fasilitas, piloting, dan implementasi. “Sejak diluncurkan pada tanggal 11 Februari 2020, Program Jembrana Kedas telah membawa dampak positif dan signifikan yang sangat besar terhadap kualitas pengelolaan sampah di Kabupaten Jembrana,” ucapnya.

Sebelum diluncurkannya Program Jembrana KEDAS, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jembrana hanya mampu melayani 20 desa/kelurahan
dari total 51 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Jembrana dan layanan tersebut hanya berupa penempatan kontainer/TPS di tempat/fasilitas umum seperti pasar. Dengan penerapan Program Jembrana KEDAS, layanan pengelolaan sampah telah menyasar masyarakat secara langsung sampai pada tingkat rumah tangga dan kegiatan usaha.

Sampai saat ini, Program Jembrana Kedas sudah melayani 10.423 pelanggan (rumah tangga dan badan usaha) pada desa/kelurahan di 2 kecamatan di wilayah perkotaan, yaitu Kecamatan Jembrana dan Kecamatan Negara serta sudah melayani masyarakat di beberapa desa/kelurahan di Kecamatan Melaya dan Kecamatan Mendoyo, sehingga total desa/kelurahan yang telah terlayani sebanyak 24 desa/kelurahan,” ujarnya.

Disamping itu, melalui pengelolaan sampah secara sirkular pada Program Jembrana KEDAS, volume sampah yang terkelola terus meningkat dari sebelumnya sebanyak 21.405,59 ton pada Tahun 2019 (35,82% dari total timbulan sampah sebanyak 59.757,43 ton) menjadi sebanyak 41.537,21 ton pada Tahun 2022 (69,84% dari total timbulan sampah sebanyak 59.472,92 ton).

“Dari 41.537,21 ton sampah tersebut, 7.512 ton telah dikelola melalui Program Jembrana KEDAS untuk menghasilkan nilai ekonomi (didaur ulang/dikompos) dan sisanya dikelola oleh kelompok masyarakat, lembaga adat, dan lain-lain. Selain itu, kehadiran Program Jembrana KEDAS juga telah mampu mengubah mindset masyarakat untuk memilih sampah dari rumah,” sambungnya.

Lebih lanjut Ia mengungkapkan strategi serta upaya keberlanjutan program, disamping melaksanakan evaluasi dan monitoring dilakukan secara berkala (bulanan dan tahunan), dilakukan berbagai upaya.

“Mulai dari strategi institusional berupa penetapan regulasi baik pada level pemerintah daerah, pemerintah desa, dan desa adat. Lalu secara finansial, selain mengandalkan iuran dan hasil penjualan material, dilakukan upaya blended finance yang bersumber dari CSR. Kemudian strategi sosial dengan terus melakukan edukasi, pedampingan. Terakhir dengan pemberian reward dan punishment melalui pelaksanaan Lomba Pesona Desa/Kelurahan Kedas,” tandasnya.

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kembang Hartawan Berkomitmen Pelestarian Satwa Dilindungi dan Peran Penting Masyarakat

    Kembang Hartawan Berkomitmen Pelestarian Satwa Dilindungi dan Peran Penting Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 607
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana menunjukkan komitmen penuh dalam pelestarian satwa laut, khususnya penyu yang merupakan salah satu satwa dilindungi dan banyak ditemukan di perairan Jembrana. Pada Selasa (18/3/2025), lima ekor penyu hijau yang sebelumnya diamankan oleh polisi dari kasus penyelundupan di Pesisir Pantai Teluk Gilimanuk, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, dilepasliarkan ke […]

  • FKUB dan Bupati Gelar Rapat Terkait Pelanggaran yang Viral di Kampung Loloan

    FKUB dan Bupati Gelar Rapat Terkait Pelanggaran yang Viral di Kampung Loloan

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 510
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pelanggaran Nyepi terjadi di Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, dan Loloan Barat, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali. Pelanggaran Nyepi itu viral di media sosial (medsos) dan menjadi perbincangan hangat. Beberapa video-video yang beredar menunjukkan masyarakat Kampung Loloan beraktivitas seperti biasa saat Nyepi, termasuk bersepeda, berkendara motor, dan bahkan aktivitas jual beli. Banyak komentar negatif […]

  • Menjaga Eksistensi, Bupati Bantu Pemilik Transportasi Dokar di Jembrana

    Menjaga Eksistensi, Bupati Bantu Pemilik Transportasi Dokar di Jembrana

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 649
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Dokar sebagai salah satu moda transportasi keberadaannya kini kian terpinggirkan karena kalah bersaing dengan sarana transportasi lainnya. Termasuk di Jembrana, kini Dokar hanya tersisa enam buah. Jumlah itu merosot dibandingkan sebelumnya. Banyak dari kusir dokar beralih profesi sehingga menjual alat alat dokarnya. Pada tahun 2015 tercatat keberadaan dokar di Jembrana sebanyak 15 […]

  • Beladiri Militer Yongmoodo Bisa Dikembangkan di Dunia Pendidikan

    Beladiri Militer Yongmoodo Bisa Dikembangkan di Dunia Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.366
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Yongmoodo adalah salah satu jenis bela diri yang berasal dari Korea Selatan. Bela diri ini merupakan gabungan beberapa bela diri. Di Indonesia, yongmoodo menjadi bela diri wajib bagi anggota Tentara Nasional Indonesia. Selain di kalangan militer ternyata Yongmoodo bisa pula dikembangkan di sekolah-sekolah dan di masyarakat di Kabupaten Jembrana. Yong Moo Do […]

  • Cegah Wabah Demam Berdarah di Musim Penghujan

    Cegah Wabah Demam Berdarah di Musim Penghujan

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 531
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Serda I Putu Wikanda selaku Babinsa desa Delod Berawah Koramil 1617-02/Mendoyo Kodim 1617/Jembrana mendampingi Tim melaksanakan pemantauan pengecekan jentik nyamuk di rumah-rumah warga bertempat di seputaran Desa Delodberawah, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Minggu (31/03/24). Ditegaskan Serda I Putu Wikanda kegiatan ini efektif dilaksanakan selama musim penghujan seperti sekarang ini, untuk mencegah berjangkitnya […]

  • Bangkitkan Nafas Kebanggaan Daerah, HUT Kota Negara ke-130 Usung Tema “Negaroa Pride”

    Bangkitkan Nafas Kebanggaan Daerah, HUT Kota Negara ke-130 Usung Tema “Negaroa Pride”

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 422
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Kabupaten Jembrana dengan kota Negara sebagai porosnya erat dianggap sebagai sisi lain Bali, karena memiliki keunikan tersendiri dari ragam bahasa, dialek tutur kata, hingga budaya dan keseniannya. Memasuki usia yang ke 130 tahun, Kota Negara bukan lahir dalam semalam, kota Negara telah menempuh perjalanan panjang selama 130 tahun menjadi saksi bisu sejarah, pergolakan, […]

expand_less