Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » Gipang Merah, Jajan Favorit Tempo Dulu Hingga Kini

Gipang Merah, Jajan Favorit Tempo Dulu Hingga Kini

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Senin, 25 Sep 2023
  • visibility 432
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Sebagai makanan tradisional yang sudah berdiri sejak puluhan tahun yang lalu, jajan Gipang Merah tetap menjadi salah satu jajanan favorit masyarakat khususnya di kampung Loloan, Jembrana. Sejak masa lalu hingga sekarang, jajanan ini terus dibuat dan dikembangkan oleh generasi penerusnya dengan cara yang sama seperti pertama kali dibuat, sehingga citarasa jajanan yang dibuat turun-temurun ini masih tetap terjaga.

Proses pembuatan Gipang Merah memerlukan banyak tenaga dan waktu karena masih menggunakan cara tradisional dalam pembuatannya. Sejumlah ibu-ibu di area sekitar Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana-Bali yang sudah terbiasa membuat Getigeti, memasak gula merah, menggoreng, mencetak, dan mengemas ratusan kemasan dengan pola pengepakan yang masih menerapkan tradisi. Meski mengambil waktu, para ibu-ibu ini tetap bersemangat dalam memproduksi jajanan ini karena mereka sadar bahwa Gipang Merah merupakan jajanan khas dari kampung mereka.

banner 336x280

Tidak hanya digemari di wilayah Jembrana, jajan ini juga dipasarkan di sejumlah daerah di Bali, antara lain Gianyar, Klungkung, dan Denpasar. Harga satu bungkus jajan Gipang Merah dibanderol dengan harga terjangkau yaitu 5 ribu rupiah untuk 12 buah jajan.

Selama kurang lebih setengah abad, ibu Musyarofah (60 tahun) telah menjalani bisnis rumahan produksi jajanan tradisional tersebut. Dia mendapatkan ilmu membuat Gipang Merah dari orang tuanya dan melanjutkan warisan tersebut hingga sekarang.

Proses pengolahan Gipang Merah dimulai dengan mencuci beras dan mengeringkannya selama beberapa hari. Kemudian beras kering digoreng bersama dengan gula merah yang telah dihaluskan. Setelah bahan tersebut digoreng, beras ditumbuk hingga lembut, lalu dicetak menjadi bentuk persegi kecil. Setelah dicetak, Gipang Merah dibungkus dengan kantung plastik dan nyala lilin yang disulut untuk merekatkan kantung plastik tersebut.

Berkat kerja keras Hj. Musyarofah, bisnis kecilnya sudah berkembang dan mendapatkan label halal serta nama Rajawali sebagai merek produk jajanan Gipang Merah besutannya. Perusahaannya menghasilkan ratusan kemasan dalam satu produksi berdasarkan pesanan yang masuk. Jumlah produksinya mencapai 250 ikat kemasan dan seringkali jumlah tersebut meningkat di hari-hari Raya seperti Galungan dan Kuningan.

Meski Gipang Merah merupakan makanan tradisional, kini ibu Musyarofah berusaha mengembangkan produk-produk baru dari bahan dasar ketan dan beras untuk menyesuaikan dengan selera pasar. Ia berharap agar keberadaan dan kelezatan jajanan warisan ini tetap dipertahankan dan dikenal oleh generasi muda pada masa mendatang.

Bagi masyarakat lokal, terutama di Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, tidak hanya soal kenangan masa lalu, tetapi juga arti dari rasa cinta terhadap tradisi dan budaya leluhur. Dalam setiap gigitan Gipang Merah terdapat rasa nostalgia dan kehangatan kampung halaman yang membawa kita kembali ke masa lampau. Dengan demikian, menjunjung tinggi keberadaan jajanan tradisional semacam Gipang Merah akan membantu melestarikan tradisi dan budaya lokal Indonesia. *

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sentuhan Budaya Bali, Bedah Rumah BUMDes di Jembrana Gunakan Konsep Asta Kosala Kosali

    Sentuhan Budaya Bali, Bedah Rumah BUMDes di Jembrana Gunakan Konsep Asta Kosala Kosali

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 480
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menekankan pentingnya menjaga identitas budaya Bali dalam setiap pembangunan infrastruktur kerakyatan. Pembangunan bedah rumah maupun bedah warung harus tetap memperhatikan tata letak bangunan sesuai dengan konsep asta kosala kosali. Hal ini disampaikan saat menghadiri penyerahan bantuan bedah rumah dan bedah warung oleh BUMDes Bersama Tunas Mekar Sejahtera […]

  • Dandim 1617 Jembrana Letkol Inf M. Adriansyah Tinjau Yayasan Tiga Srikandi Bali

    Dandim 1617 Jembrana Letkol Inf M. Adriansyah Tinjau Yayasan Tiga Srikandi Bali

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 663
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Komitmen nyata dalam mendukung program strategis nasional, Makan Bergizi Gratis (MBG), diwujudkan dengan penuh semangat di Kabupaten Jembrana. Bertempat di SPPG (Sentra Pemenuhan Pangan Gizi) Yayasan Tiga Srikandi Bali beralamat Jalan Pecangakan, Dangintukadaya, sebuah langkah monumental diresmikan, menjadikan Jembrana sebagai salah satu daerah tercepat dalam inisiatif ini, Senin (25/08/2025). Acara peresmian SPPG dan […]

  • Bupati Tamba Serahkan Santunan Anggota Korpri

    Bupati Tamba Serahkan Santunan Anggota Korpri

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 838
    • 0Komentar

    Bupati Tamba Serahkan Santunan Anggota Korpri Jembrana – Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyerahkan santunan Korpri periode I tahun 2024 kepada anggota Korpri Jembrana, bertempat di Gedung Auditorium Jembrana, Selasa (2/7). Santunan yang diserahkan meliputi santunan kepada anggota yang telah purna bhakti/pensiun, pasien rawat inap karena sakit. Selain itu santunan juga diberikan kepada pihak ahli […]

  • Puluhan Jemaah Haji Jembrana Diberangkatkan Menuju Mekkah

    Puluhan Jemaah Haji Jembrana Diberangkatkan Menuju Mekkah

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 782
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Sebanyak 87 Jemaah Haji (JH) asal Kabupaten Jembrana secara resmi diberangkatkan menuju Embarkasi Surabaya, Rabu (21/5/2025). Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, di Gedung Kesenian Bung Karno. Dari total 698 kuota haji Provinsi Bali tahun ini, 87 dialokasikan untuk Jembrana. Para jemaah, yang terdiri dari 38 pria dan 49 […]

  • Pesan Bupati Kembang Hartawan Kepada Pegawai : Jadilah Pelayan Rakyat

    Pesan Bupati Kembang Hartawan Kepada Pegawai : Jadilah Pelayan Rakyat

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 584
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Sejumlah arahan penting disampaikan Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan pada apel rutin Pemkab Jembrana di Taman Pecangakan depan Kantor Bupati Jembrana, Senin (3/3). Salah satunya meminta pegawai memaksimalkan pelayanan. Pihaknya ingin pelayanan kepada masyarakat lebih dioptimalkan lagi dengan paradigma rakyat selaku atasan sehingga sudah seyogyanya dilayani. “Kita harus memiliki semangat dan mampu […]

  • Gurihnya Pisang Goreng Keju Ala Dapur Kecil

    Gurihnya Pisang Goreng Keju Ala Dapur Kecil

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 697
    • 0Komentar

    Jembrana – Pisang keju adalah salah satu camilan yang selalu membuat kita tergoda dengan rasa manis, lezat, dan menggigit. Kombinasi antara pisang yang lembut dan manis, serta keju yang gurih dan melumer di mulut, menjadikan camilan ini sebagai pilihan sempurna untuk menghangatkan suasana. Untuk membuat pisang keju, kamu membutuhkan 1 sisir pisang gepok yang diiris […]

expand_less