Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Dolanan Anak Mepatung-Patungan Jembrana Memukau Penonton PKB 2025

Dolanan Anak Mepatung-Patungan Jembrana Memukau Penonton PKB 2025

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
  • visibility 821
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Suasana Panggung Terbuka Ardha Candra Denpasar berubah meriah saat Duta Kabupaten Jembrana, Sekaa Dharma Kerti Desa Tegal Badeng Timur, Kecamatan Negara tampil memukau membawakan garapan Dolanan Mepatung-Patungan dalam ajang Utsawa Gong Kebyar Anak-anak Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-47 Tahun 2025, Selasa (1/7/2025).

Tampil bersama duta Kabupaten Karangasem, penampilan duta Kabupaten Jembrana sukses menyedot perhatian dan decak kagum penonton yang memadati arena pertunjukan. Hadir langsung, Gubernur Bali, Wayan Koster, Forkopimda Jembrana, Kepala OPD dilingkungan Pemkab Jembrana.

banner 336x280

Dolanan Mepatung-Patungan sendiri terinspirasi dari perkembangan jaman yang begitu pesatnya. Dimana saat ini banyak anak lebih fokus pada gadget. Hal ini menjadi perhatian karena penggunaan gadget yang berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental anak, serta perkembangan sosial mereka.

Melihat fenomena tersebut maka muncul ide untuk melestarikan permainan Dolanan yang berjudul Mepatung-Patungan. Tarian dolanan ini menggambarkan semangat anak-anak dalam permainan tradisional yang sederhana namun bermakna.

Geraknya mengasah konsentrasi, raganya ditempa sehat, dan hatinya ditanamkan nilai sportifitas sejati. Dalam derap langkah dan sorak riang, tersirat pesan: tak semua permainan harus digital, ada warisan budaya yang hidup dalam tubuh yang bergerak dan hati yang gembira.

Lebih menariknya lagi, gaya bahasa dialog yang digunakan menggunakan bahasa khas “Negaroa” sehingga tidak sedikit dari penonton yang bersorak ria.

Sebelum menampilkan pertunjukan pamungkasnya, Duta Gong Kebyar anak-anak Kabupaten Jembrana juga menampilkan Tabuh Kreasi yang berjudul Sulaya Sahela dan Tari Kidang Kencana.

Sulaya adalah perdebatan, sedangkan sahela adalah satu tujuan.

Memaknai konsep paruman, berdebat untuk satu tujuan, yakni mengatur hubungan sosial agar terciptanya jagat kerthi, keharmonisan dalam hubungan sosial. Perdebatan dalam sebuah paruman ini menjadi ide dasar komposisi kreasi kekebyaran yang disusun melalui intuisi, menggambarkan sebuah perdebatan dalam paruman.

Berbagai macam instrumen menggambarkan masyarakat dengan karakter yang berbeda. Dua jenis pukulan on beat dan off beat merupakan simbol perbedaan yang menuju satu tujuan, dengan rel alur melody sebagai landasan.

Penonjolan pola reong, suling, kendang, serta kotekan merupakan penggambaran masukan dalam sebuah paruman. Sementara itu, permainan bersama menunjukkan tercapainya sebuah kesepakatan.

Tari Kidang Kencana merupakan salah satu tarian yang berasal dari Bali. Tari Kidang Kencana “merekam” keceriaan sekawanan kijang di keluasan belantara raya. Saat purnama bersinar penuh, satwa bertanduk indah itu menumpahkan kegembiraannya. Berlari, melompat dan saling bercengkerama sambil bermandi cahaya bulan.

Namun, keceriaan mereka mendadak berubah gaduh lantaran ada seekor kijang bertingkah yang berujung pada ke salah pahaman. Teman-temannya sepakat untuk mencelakainya. Beruntung, ke salah pahaman itu cepat teratasi dan mereka kembali rukun.

Pesona satwa kijang itu sukses ditransformasikan ke dalam “bahasa” gerak yang ritmis, dinamis dan estetis. Tari ini diciptakan pada tahun 1983 oleh I Gusti Agung Ngurah Supartha yang dipermanis dengan iringan gamelan gong kebyar yang ditata artistik oleh I Wayan Beratha dan sentuhan gegerongan oleh IGB Arsaja.

Sementara itu, Bupati Kembang Hartawan yang didampingi Ny. Ani Setiawarini mengapresiasi penampilan duta gong kebyar anak-anak Kabupaten Jembrana pada PKB tahun ini.

”Penampilan yang disuguhkan anak-anak Jembrana sangat luar biasa sekali. Para penonton sangat terhibur sekali. Penampilan Sekaa Dharma Kerti Desa Tegal Badeng Timur dari Jembrana dalam garapan Dolanan Mepatung-Patungan mempertegas peran anak-anak Bali sebagai pelestari budaya di ajang PKB 2025,” tutupnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Pembuahan Bernafas Lega, Revetment Dikerjakan Bulan Ini

    Masyarakat Pembuahan Bernafas Lega, Revetment Dikerjakan Bulan Ini

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Masyarakat yang tinggal di sepanjang pesisir Pantai Pebuahan, desa Banyubiru, Kecamatan Negara akhirnya bisa bernapas lega. Pasalnya, pengaman pantai untuk mengatasi abrasi yang terjadi sepanjang pantai ini mulai dikerjakan. Hal tersebut terungkap dalam sosialisasi pengerjaan pengaman pantai yang dilaksanakan oleh SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Bali-Penida di Balai Banjar Pebuahan, desa Banyubiru, […]

  • Pindah Lokasi Berangsur-Angsur Para Pedagang Pasar Negara

    Pindah Lokasi Berangsur-Angsur Para Pedagang Pasar Negara

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 643
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Sesuai surat edaran, pedagang diberikan waktu satu minggu untuk mengosongkan Pasar Negara yang akan direnovasi itu. Ada dua tempat relokasi yakni di Pasar Ijo Gading dan areal parkir Kantor Bupati Jembrana siap, pedagang Pasar Umum Negara mulai pindah. Sebelumnya sudah ada belasan pedagang yang mendahului pindah. Bahkan surat edaran pemkab Jembrana, pedagang […]

  • Dandim 1617/Jembrana Tegaskan Disiplin dan Etika Serta Netralitas Prajurit

    Dandim 1617/Jembrana Tegaskan Disiplin dan Etika Serta Netralitas Prajurit

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.052
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Personel jajaran Kodim 1617/Jembrana, anggota Kanminvetcad IX/23 Negara serta personil yonif 741/GN, Baik Militer maupun PNS melaksanakan upacara pengibaran bendera bulanan tanggal 17 Januari Tahun 2024, bertempat di lapangan Yonif 741/GN, Lingkungan Tinyeb No 35 kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, kabupaten Jembrana Rabu (17/01/2024). Bertindak selaku Inspektur Upacara Komandan Kodim 1617/Jembrana Letkol […]

  • Payas Dirga dan Tenun Loloan Resmi Ditetapkan Sebagai WBTB Nasional

    Payas Dirga dan Tenun Loloan Resmi Ditetapkan Sebagai WBTB Nasional

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.294
    • 0Komentar

    siarajembrana.com – Kekayaan budaya Kabupaten Jembrana kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Dua karya budaya khas Bumi Makepung, yakni busana pengantin Payas Dirga dan Kain Tenun Loloan, resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia tahun 2025 oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Penetapan ini tertuang dalam sertifikat resmi dengan nomor registrasi 034/WB/KB.00.01/2025 untuk Payas […]

  • Satreskrim Polres Jembrana Berhasil Mengungkap Kasus Pencurian dan Penipuan

    Satreskrim Polres Jembrana Berhasil Mengungkap Kasus Pencurian dan Penipuan

    • calendar_month Kamis, 9 Nov 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 588
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jembrana menggelar Press Release dan berhasil mengungkap dua kasus kriminal, yaitu aksi pencurian sepeda motor dan penipuan, menggelar konferensi pers yang dihadiri oleh Kasat Reskrim Polres Jembrana, Kanit 1, dan Kasubsi Penmas Sihumas Polres Jembrana yang bertempat di Aula Polres Jembrana, Kamis (09/11). Kasus pertama melibatkan seorang […]

  • Upaya Evakuasi Paus Sperma Kerdil Terdampar Lemas di Pantai Tembles

    Upaya Evakuasi Paus Sperma Kerdil Terdampar Lemas di Pantai Tembles

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 439
    • 0Komentar

    siarajembrana.com – Seekor mamalia laut yang diduga jenis Paus Sperma Kerdil ditemukan terdampar di pesisir Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Senin malam (26/1), upaya penyelamatan terus dilakukan meski kondisi satwa tersebut kian melemah. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh I Made Widiarsana (52), seorang pemilik warung wisata di lokasi sekitar. Pada Senin malam […]

expand_less