Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Sepasang Suami Istri Terseret Arus Banjir di Desa Pengambengan

Sepasang Suami Istri Terseret Arus Banjir di Desa Pengambengan

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • visibility 2.611
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Hujan ekstrim dengan intensitas tinggi mengakibatkan air meluap dan deras. Sepasang suami-istri yang melintas kisaran pukul 02.30 wita terseret arus banjir bah. Warga merupakan warga Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana Bali. Sang suami Bilal Ramdhan (27) warga Banjar Kombading, Desa Pengambengan, membonceng istrinya Nita Ulama (23) Banjar Munduk, Desa Pengambengan dalam kondisi hamil 2 bulan.

Mereka berboncengan menggunakan sepeda motor matik. Dikarenakan tempat kos mengalami kebanjiran. Maka sepakat untuk mengungsi ke rumah keluarga sang suami di Banjar Kombading. Saat melintas di Jalan Raya Pengambengan dengan kondisi arus cukup deras. Keduanya naas bersama motor yang ditunggangi terseret arus. Bahkan sang istri dinyatakan terseret hingga kisaran 500 meter dengan kondisi meninggal dunia.

banner 336x280

Perbekel Desa Pengambengan Kamaruzaman, menjelaskan, saat kejadian itu ditelpon pihak Puskesmas 2 Pengambengan. Bahwa ada warga yang meminta pertolongan mencarikan istrinya (Nita Ulama) yang terseret arus banjir. Hingga beberapa warga dan keluarga korban ikut mencari dan menyisir sepanjang kurang lebih 500 meter di lokasi kejadian. Bahkan beberapa rumah warga juga banyak yang terendam banjir, Rabu (10/09).

“Semua dikerahkan bahkan Babinsa dan Bimas Pengambengan bersama warga mengupayakan pencarian korban. Bahkan motor matik warna biru ditemukan warga sekitar tak jauh dari tempat kejadian. Kemudian motor tersebut di evakuasi sekitar rumah warga. Yang tak jauh disaat korban terseret arus deras,” tuturnya saat proses evakuasi.

Sementara sang suami Bilal Ramdhan, katakan saat itu pukul 02.30 akan mengungsi ke rumah keluarga di Banjar Kombading. Karena di tempat kos kebanjiran. Sepakat dengan istri Nita Utama mengemas barang beberapa baju, dompet, dan hape dimasukan dalam keresek warga merah. Saat melintas di tengah derasnya hujan. Tiba-tiba arus deras melintas, hingga motor yang ditumpangi bersama istri ikut terbawa arus deras.

“Saat itu dalam pikiran saya, bahwa hanya saya yang kemungkinan terbawa arus. Karena istri saya bonceng. Akan tetapi saat saya berusaha menyelamatkan diri di tengah arus deras dan berupaya meminta pertolongan. Saya lari ke arah Puskesmas yang lumayan agak jauh dari tempat kejadian. Karena panik maka saya minta tolong untuk membantu menemukan istri,” ungkapnya sambil menangis.

Proses pencarian terus diupayakan warga sekitar bersama keluarga korban. Hingga pencarian selama 5 jam membuahkan hasil. Nita Ulama ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi kejadian. Bahkan pihak Puskesmas 2 Pengambengan masih melakukan proses identifikasi korban. Sementara tas keresek berisikan baju, dompet dan hape belum ditemukan. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurban di Masjid Muhammadiyah Jembrana Gunakan Pembungkus Ramah Lingkungan Play Button

    Kurban di Masjid Muhammadiyah Jembrana Gunakan Pembungkus Ramah Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.050
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Usai menjalankan ibadah sholat Idul Adha pada hari Jumat (6/6/2025). Hari ini warga Muhammadiyah Jembrana mengadakan penyembelihan hewan kurban. Yang terdiri dari 8 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Untuk pemotongan hewan kurban di laksanakan di RPH (Rumah Potong Hewan) di daerah Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara. Sementara untuk kambing terdiri 2 […]

  • Wujudkan Makna Toleransi Desa Banyubiru Optimis Membangun Bersama Masyarakat

    Wujudkan Makna Toleransi Desa Banyubiru Optimis Membangun Bersama Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 7 Okt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 542
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Desa Banyubiru peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan melaksanakan khitanan massal dan santunan anak yatim. Keunikan ini melalui wujud toleransi bagi umat beragama. Dimana perbekel Desa Banyubiru I Komang Yuhartono optimis membangun desa bersama umat. Toleransi saling berbagi dan tanamkan jiwa sosial adalah kewajiban umat yang taat menjalankan ibadah. Apapun agamanya jika […]

  • Berbagi Kasih di HUT Ikatan Bidan Indonesia Ke-73 di Jembrana

    Berbagi Kasih di HUT Ikatan Bidan Indonesia Ke-73 di Jembrana

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 792
    • 0Komentar

    Jembrana, suarajembrana.com – Memperingati Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang Ke-73, IBI Cabang Jembrana menggelar serangkaian acara yang bertujuan untuk memperkuat peran bidan dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak, jumat ( 6/9) di pelataran Kebun Raya Jagatnatha Jembrana. Acara ini dihadiri oleh ratusan bidan dari berbagai wilayah di Jembrana juga diisi aksi berbagi […]

  • Mayat Mr X Kondisi Membusuk Ditemukan Warga

    Mayat Mr X Kondisi Membusuk Ditemukan Warga

    • calendar_month Minggu, 3 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Penemuan mayat di belakang Pura Segara Rupek, Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, pada Sabtu 2 Maret 2024 sekitar pukul 18.45 Wita telah menghebohkan warga setempat. Mayat tersebut diduga Mr. X, dan ditemukan pertama kali oleh Ahmad Subhan, seorang Satpam Puskesmas dan Wayan Dana, seorang swasta. Satpam Puskesmas Ahmad Subhan […]

  • Harga Beras dan Bahan Pokok di Kabupaten Jembrana Turun Tipis

    Harga Beras dan Bahan Pokok di Kabupaten Jembrana Turun Tipis

    • calendar_month Jumat, 1 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Usai Hari Raya Galungan, harga beras lokal di tingkat pedagang di pasar-pasar tradisional di Jembrana mengalami penurunan tipis. Bila selama hampir dua pekan mencapai Rp.16.200 per kilogram, pada Jumat (01/03), turun tipis Rp 300 menjadi Rp 15.900 per kilogram. Sementara harga kebutuhan pokok lainnya masih mengalami kenaikan. Termasuk ketan yang banyak dicari […]

  • Diduga Manipulasi SK Pegawai Kontrak, Sejumlah Jajaran Pimpinan OPD Dipanggil Kepolisian

    Diduga Manipulasi SK Pegawai Kontrak, Sejumlah Jajaran Pimpinan OPD Dipanggil Kepolisian

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 575
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana dikabarkan dipanggil oleh pihak Polres Jembrana. Pemanggilan ini diduga terkait dengan kasus manipulasi Surat Keputusan (SK) pegawai kontrak. Dari informasi yang dihimpun mengatakan bahwa pemanggilan dimulai pada Senin (10/3). Pada hari itu, empat pimpinan OPD dijadwalkan untuk hadir, namun hanya tiga […]

expand_less