Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bupati Kembang Hartawan Pidato Kutip Ajaran Bung Karno

Bupati Kembang Hartawan Pidato Kutip Ajaran Bung Karno

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
  • visibility 711
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menyampaikan pidato pertama pada rapat paripurna IV DPRD Jembrana masa persidangan II Tahun Sidang 2024/2025, Sabtu (1/3).

Bupati Kembang Hartawan yang didampingi Wabup Patriana Krisna mengutip pesan Bung Karno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945 di sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Kembang – Ipat berjanji akan hadir mewakili semua golongan tidak hanya memperjuangkan satu golongan saja.

banner 336x280

“Kita hadir sebagai pemimpin untuk semua masyarakat Jembrana, bukan kelompok ataupun golongan. Ini penting saya sampaikan di awal kepemimpinan kami untuk merajut dan menjahit kembali kebersamaan serta semangat gotong royong masyarakat Jembrana, setelah mungkin sebelumnya terkotak-kotak karena perbedaan pandangan politik selama pesta demokrasi, Pilkada lalu,” ucapnya.

Bagi Kembang, kemenangan pilkada hanya kemenangan elektoral saja. “Kemenangan sejati itu adalah bagaimana kita bisa mewujudkan kesejahteraan rakyat, itulah kemenangan sejati,” ucapnya.

Bupati Kembang Hartawan mengatakan bahwa visi dan misi yang telah disusun dari proses kontemplasi dan diskusi panjang dan mendalam bersama Wabup Ipat dan tim perumus, dan ini merupakan kristalisasi dari aspirasi para buruh, petani, nelayan, pengusaha, pekerja swasta, wiraswasta, tenaga pendidik, generasi muda/milenial/Gen-Z, pelaku UMKM, pelajar dan seluruh masyarakat Jembrana elemen serta mempertimbangkan potensi dan permasalahan yang dihadapi daerah.

“Rumusan visi yang kami rancang adalah sebuah cita-cita besar tentang arah dan tujuan Jembrana 5 (lima) tahun ke depan: “Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru di Kabupaten Jembrana menuju Jembrana Maju, Harmoni, dan Bermartabat dengan Membangun Manusia, Alam, dan Budaya,” ungkapnya.

Visi itu untuk menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, mewujudkan kehidupan krama Bali, khususnya di Jembrana, yang sejahtera dan bahagia sekala-niskala menuju kehidupan krama dan gumi Bali, khususnya krama dan gumi Jembrana sesuai dengan Prinsip Trisakti Bung Karno : Berdaulat secara Politik, Berdikari secara Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan, melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan nilai-nilai Pancasila 1 Juni 1945.” Melalui upaya tersebut, diharapkan terwujud Jembrana Maju, Harmoni, dan Bermartabat.

Kemudian, visi itu lanjutnya dapat dijabarkan ke dalam empat misi. Diantaranya mewujudkan masyarakat Jembrana yang berdaya saing dan mandiri, Menjaga alam dan lingkungan untuk menghadirkan ekosistem hijau. Ketiga, Menjaga agama, budaya, adat, dan tradisi Jembrana. Kemudian terakhir untuk Mewujudkan pelayanan publik yang responsif, adaptif, dan inovatif.

“Empat misi akan dituangkan kedalam delapan bidang dimana didalamnya terdapat 24 program unggulan,” paparnya.

Dalam lima tahun ke depan, Kembang menginginkan gerbong besar pemerintahan ini berjalan satu komando, dalam satu tarikan nafas yang sama. Tidak ada yang jalan tanpa arah dan tujuan demi menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Jembrana.

“Karena itu pertemuan pada hari ini menjadi momentum yang sangat penting untuk menyatukan persepsi, arah langkah, dan frekuensi kita semua,” imbuhnya.

Kembang menyadari memimpin Jembrana lima tahun kedepan tidaklah mudah. Ada pengurangan pendapatan transfer pusat ke daerah baik berupa DBH, DAU, DAK, maupun Dana Desa. DAU Bidang Pekerjaan Umum, berkurang mencapai 21 milyar lebih dan DAK Irigasi berkurang hampir 8 milyar. Selain itu, ada juga potensi penurunan Bagi Hasil Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dari Provinsi. Ada potensi penurunan pendapatan hingga Rp.25 milyar lebih. Bahkan, ada wacana pusat untuk menghapus BPHTB.

Sementara dari sisi beban kata Kembang, terdapat beban hutang Rumah Sakit Umum Negara yang mencapai kurang lebih 29 milyar, beban operasional rumah tenun, pabrik coklat, anjungan cerdas rambut siwi, anjungan konservasi, sirkuit di pengambengan, dan biaya operasional lainnya.

“Ini semua menjadi tantangan kita ke depan, tetapi kita tidak boleh menyerah,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh jajaran untuk melakukan langkah-langkah memaksimalkan pendapatan daerah seperti PAD, DAK, BKK, DBH, dan Insentif Fiskal, di luar DAU. Termasuk mengubah mindset untuk berpikir bagaimana cara mencari/menghasilkan uang, bukan hanya bagaimana cara menghabiskan uang.

“Artinya, kita harus mampu menggali sumber-sumber pendapatan daerah, utamanya PAD tanpa membebani masyarakat kecil. Kita harus melakukan langkah-langkah intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber PAD,” imbuhnya.

Selain menggenjot pendapatan, langkah lainnya adalah melakukan efisiensi belanja. Salah satunya, rasionalisasi susunan perangkat daerah, menerapkan konsep Miskin Struktur Kaya fungsi dengan mengurangi 4 sampai 5 perangkat daerah.

“Kita sudah hitung ada penghematan hingga Rp 6 milyar. Ada TPP yang bisa kita hemat, sewa mobil, biaya listrik, air, ATK, perjalanan dinas, dan belanja operasional lainnya ,” tegasnya.

Diakhir pidatonya, Kembang menyimpulkan Mengurus Jembrana butuh kebersamaan, tidak bisa bekerja sendiri. Ia tidak ingin menunda untuk bekerja, ingin secepat mungkin dapat melaksanakan program unggulan yang telah dijanjikan untuk masyarakat terlaksana sebelum 100 hari masa kepemimpinan.

“Saya juga minta kepada jajaran birokrasi untuk selalu mengembangkan kompetensi dan profesionalisme serta menjaga kinerja yang baik. Perangkat daerah kita ajak bekerja keras agar sesegera mungkin dapat melakukan langkah-langkah konkrit untuk mengeksekusi program-program tersebut,” pungkasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masjid Agung Jembrana Resmi Dicanangkan, Perkuat Kolaborasi Lintas Agama di Bali

    Masjid Agung Jembrana Resmi Dicanangkan, Perkuat Kolaborasi Lintas Agama di Bali

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Jembrana – Pemerintah Kabupaten Jembrana resmi mencanangkan nama Masjid Agung Jembrana sebagai pengganti Masjid Jami’ Nurul Ikhlas (Nuris) pada Minggu, 26 Juli 2026, di Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali. Perubahan nama tersebut menjadi penanda dimulainya visi baru masjid sebagai pusat ibadah sekaligus ruang kolaborasi lintas agama, pendidikan, sosial, ekonomi, dan budaya. Bupati Jembrana, I […]

  • Dandim 1617 Jembrana Tegaskan, Efektif Komsos Bina Kondisi Masyarakat

    Dandim 1617 Jembrana Tegaskan, Efektif Komsos Bina Kondisi Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 10 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 568
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Terkait kegiatan Komsos yang dilakukan Babinsa dan Babinkamtibmas di Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, pada hari Senin, tanggal 9 Maret 2024, pukul 10.30 sampai 13.30 Wita, dapat disimpulkan bahwa kegiatan tersebut sangat positif dan berguna untuk menjalin silaturahmi antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Babinsa Serma Widiantoro mengatakan, kegiatan tersebut diadakan […]

  • Gegap Gempita Grand Final Jegeg Bagus Jembrana 2024 Menginspirasi Generasi Emas

    Gegap Gempita Grand Final Jegeg Bagus Jembrana 2024 Menginspirasi Generasi Emas

    • calendar_month Minggu, 4 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 754
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Panggung terbuka Arda Candra Pura Jagatnatha menjadi saksi kemegahan acara Grand Final Jegeg Bagus Kabupaten Jembrana 2024, yang berlangsung pada Sabtu (3/8/2024) malam. Acara bergengsi ini menampilkan 20 finalis terbaik, terdiri dari 10 finalis Jegeg dan 10 finalis Bagus, yang berkompetisi di bawah tema “Renjana Yowana Caksana.” Tema ini mengusung semangat dan […]

  • Sempat Molor, Pemkab Jembrana Dipastikan THR dan Gaji 13 Guru Tahun 2023 Cair Oktober Tahun Ini

    Sempat Molor, Pemkab Jembrana Dipastikan THR dan Gaji 13 Guru Tahun 2023 Cair Oktober Tahun Ini

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 763
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Kepastian pembayaran gaji 13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) Tahun 2023, yang sempat menjadi polemik dikalangan Tenaga Pendidikan atau Guru di Kabupaten Jembrana, akhirnya terjawab. Pemerintah Kabupaten Jembrana menjanjikan, pembayaran akan dicairkan sekitar bulan oktober tahun ini. Total anggaran yang disediakan Pemerintah Kabupaten Jembrana sebesar Rp.3,8 miliar, bersumber dari APBD Jembrana di […]

  • Restu Sang Ayah, Anak Meniti Karir Sejak Dini Adalah Pintu Jalan Kesuksesan Play Button

    Restu Sang Ayah, Anak Meniti Karir Sejak Dini Adalah Pintu Jalan Kesuksesan

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 721
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Kesuksesan itu ibarat pedang tajam, yang perlu diasah terus menerus. Tak hanya doa saja, tapi perlu diwujudkan dengan sarana dan prasarana serta keuletan dalam meniti karir. Anak merupakan tongkat estafet dalam kehidupan. Usai kita tentu anak merupakan penerus sebuah wujud cita-cita. Kalah, jatuh, dan gagal bukan merupakan usai segalanya. Butuh keberanian, keuletan, dan […]

  • Tak Sekadar Menonton, Kembang-Ipat Turun ke Lintasan Jadi Joki Mekepung

    Tak Sekadar Menonton, Kembang-Ipat Turun ke Lintasan Jadi Joki Mekepung

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Jembrana – Suasana Festival Mekepung Jembrana semakin bergemuruh saat Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan dan Wabup, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) turut langsung menjajal keseruan menjadi “Joki Mekepung”. Sorak-sorai penonton pecah ketika pasangan kerbau yang di “Jokinin” oleh Bupati Kembang dan Wabup Ipat melaju kencang di lintasan, berpacu menuju garis akhir di Sirkuit […]

expand_less