Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bupati Kembang Hartawan Pidato Kutip Ajaran Bung Karno

Bupati Kembang Hartawan Pidato Kutip Ajaran Bung Karno

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
  • visibility 563
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menyampaikan pidato pertama pada rapat paripurna IV DPRD Jembrana masa persidangan II Tahun Sidang 2024/2025, Sabtu (1/3).

Bupati Kembang Hartawan yang didampingi Wabup Patriana Krisna mengutip pesan Bung Karno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945 di sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Kembang – Ipat berjanji akan hadir mewakili semua golongan tidak hanya memperjuangkan satu golongan saja.

banner 336x280

“Kita hadir sebagai pemimpin untuk semua masyarakat Jembrana, bukan kelompok ataupun golongan. Ini penting saya sampaikan di awal kepemimpinan kami untuk merajut dan menjahit kembali kebersamaan serta semangat gotong royong masyarakat Jembrana, setelah mungkin sebelumnya terkotak-kotak karena perbedaan pandangan politik selama pesta demokrasi, Pilkada lalu,” ucapnya.

Bagi Kembang, kemenangan pilkada hanya kemenangan elektoral saja. “Kemenangan sejati itu adalah bagaimana kita bisa mewujudkan kesejahteraan rakyat, itulah kemenangan sejati,” ucapnya.

Bupati Kembang Hartawan mengatakan bahwa visi dan misi yang telah disusun dari proses kontemplasi dan diskusi panjang dan mendalam bersama Wabup Ipat dan tim perumus, dan ini merupakan kristalisasi dari aspirasi para buruh, petani, nelayan, pengusaha, pekerja swasta, wiraswasta, tenaga pendidik, generasi muda/milenial/Gen-Z, pelaku UMKM, pelajar dan seluruh masyarakat Jembrana elemen serta mempertimbangkan potensi dan permasalahan yang dihadapi daerah.

“Rumusan visi yang kami rancang adalah sebuah cita-cita besar tentang arah dan tujuan Jembrana 5 (lima) tahun ke depan: “Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru di Kabupaten Jembrana menuju Jembrana Maju, Harmoni, dan Bermartabat dengan Membangun Manusia, Alam, dan Budaya,” ungkapnya.

Visi itu untuk menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, mewujudkan kehidupan krama Bali, khususnya di Jembrana, yang sejahtera dan bahagia sekala-niskala menuju kehidupan krama dan gumi Bali, khususnya krama dan gumi Jembrana sesuai dengan Prinsip Trisakti Bung Karno : Berdaulat secara Politik, Berdikari secara Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan, melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan nilai-nilai Pancasila 1 Juni 1945.” Melalui upaya tersebut, diharapkan terwujud Jembrana Maju, Harmoni, dan Bermartabat.

Kemudian, visi itu lanjutnya dapat dijabarkan ke dalam empat misi. Diantaranya mewujudkan masyarakat Jembrana yang berdaya saing dan mandiri, Menjaga alam dan lingkungan untuk menghadirkan ekosistem hijau. Ketiga, Menjaga agama, budaya, adat, dan tradisi Jembrana. Kemudian terakhir untuk Mewujudkan pelayanan publik yang responsif, adaptif, dan inovatif.

“Empat misi akan dituangkan kedalam delapan bidang dimana didalamnya terdapat 24 program unggulan,” paparnya.

Dalam lima tahun ke depan, Kembang menginginkan gerbong besar pemerintahan ini berjalan satu komando, dalam satu tarikan nafas yang sama. Tidak ada yang jalan tanpa arah dan tujuan demi menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Jembrana.

“Karena itu pertemuan pada hari ini menjadi momentum yang sangat penting untuk menyatukan persepsi, arah langkah, dan frekuensi kita semua,” imbuhnya.

Kembang menyadari memimpin Jembrana lima tahun kedepan tidaklah mudah. Ada pengurangan pendapatan transfer pusat ke daerah baik berupa DBH, DAU, DAK, maupun Dana Desa. DAU Bidang Pekerjaan Umum, berkurang mencapai 21 milyar lebih dan DAK Irigasi berkurang hampir 8 milyar. Selain itu, ada juga potensi penurunan Bagi Hasil Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dari Provinsi. Ada potensi penurunan pendapatan hingga Rp.25 milyar lebih. Bahkan, ada wacana pusat untuk menghapus BPHTB.

Sementara dari sisi beban kata Kembang, terdapat beban hutang Rumah Sakit Umum Negara yang mencapai kurang lebih 29 milyar, beban operasional rumah tenun, pabrik coklat, anjungan cerdas rambut siwi, anjungan konservasi, sirkuit di pengambengan, dan biaya operasional lainnya.

“Ini semua menjadi tantangan kita ke depan, tetapi kita tidak boleh menyerah,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh jajaran untuk melakukan langkah-langkah memaksimalkan pendapatan daerah seperti PAD, DAK, BKK, DBH, dan Insentif Fiskal, di luar DAU. Termasuk mengubah mindset untuk berpikir bagaimana cara mencari/menghasilkan uang, bukan hanya bagaimana cara menghabiskan uang.

“Artinya, kita harus mampu menggali sumber-sumber pendapatan daerah, utamanya PAD tanpa membebani masyarakat kecil. Kita harus melakukan langkah-langkah intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber PAD,” imbuhnya.

Selain menggenjot pendapatan, langkah lainnya adalah melakukan efisiensi belanja. Salah satunya, rasionalisasi susunan perangkat daerah, menerapkan konsep Miskin Struktur Kaya fungsi dengan mengurangi 4 sampai 5 perangkat daerah.

“Kita sudah hitung ada penghematan hingga Rp 6 milyar. Ada TPP yang bisa kita hemat, sewa mobil, biaya listrik, air, ATK, perjalanan dinas, dan belanja operasional lainnya ,” tegasnya.

Diakhir pidatonya, Kembang menyimpulkan Mengurus Jembrana butuh kebersamaan, tidak bisa bekerja sendiri. Ia tidak ingin menunda untuk bekerja, ingin secepat mungkin dapat melaksanakan program unggulan yang telah dijanjikan untuk masyarakat terlaksana sebelum 100 hari masa kepemimpinan.

“Saya juga minta kepada jajaran birokrasi untuk selalu mengembangkan kompetensi dan profesionalisme serta menjaga kinerja yang baik. Perangkat daerah kita ajak bekerja keras agar sesegera mungkin dapat melakukan langkah-langkah konkrit untuk mengeksekusi program-program tersebut,” pungkasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembrana Fokuskan Dana PHR Tiga Kabupaten Untuk Infrastruktur

    Jembrana Fokuskan Dana PHR Tiga Kabupaten Untuk Infrastruktur

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 731
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Enam kabupaten di Bali, termasuk Kabupaten Jembrana, resmi menandatangani Naskah Kesepakatan Bersama untuk mendukung percepatan pembangunan proyek strategis provinsi. Penandatanganan ini berlangsung di Gedung Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jumat (18/4), dipimpin langsung oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster, dan didampingi Wakil Gubernur, I Nyoman Giri Prasta. Bupati Jembrana, I Made Kembang […]

  • Berbagi Kasih dan Kebahagiaan Festival Imlek 2576 di Jembrana

    Berbagi Kasih dan Kebahagiaan Festival Imlek 2576 di Jembrana

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 389
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Festival Imlek 2576 Kabupaten Jembrana dilaksanakan di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Sabtu (15/2) dengan berbagai kegiatan seperti donor darah, pembagian sembako dan pementasan atraksi budaya. Ratusan Umat Tridharma hadir memeriahkan Festival Imlek yang menjadi perayaan bersama hari Raya Imlek 2576. Berbagai kesenian dan pementasan juga semakin menambah semarak festival tersebut. Atraksi Barongsai menjadi […]

  • Pria Paruh Baya Mencuri Aki Kendaraan di 10 Titik Lokasi di Jembrana

    Pria Paruh Baya Mencuri Aki Kendaraan di 10 Titik Lokasi di Jembrana

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 496
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Yahya ditangkap polisi lantaran telah mencuri aki truk di 10 lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Jembrana, Bali. Kini, Yahya terancam hukuman lima tahun penjara. Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto, menyatakan dalam kasus pencurian tersebut terungkap setelah dua korban bernama Sulaiman dan Moh Supriyadi melaporkan aki truk […]

  • Capai kerugian Rp.1,4 Milyar, Kandang Ayam Ludes Terbakar

    Capai kerugian Rp.1,4 Milyar, Kandang Ayam Ludes Terbakar

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 517
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Sebuah musibah kebakaran melanda kandang ayam milik I Made Wastika di Lingkungan Petapan Persidi, Kelurahan Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana pada Senin (29/7/24) pagi. Peristiwa ini menyebabkan ribuan ekor ayam hangus terbakar dan kerugian ditaksir mencapai Rp1,4 miliar. Berdasarkan informasi yang diperoleh, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga sekitar pukul […]

  • Pemkab Jembrana Rintis Kawasan Perdesaan Catursari Agrowista

    Pemkab Jembrana Rintis Kawasan Perdesaan Catursari Agrowista

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 618
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana, Bali mulai merintis Kawasan Perdesaan Catusari Agrowisata yang meliputi lima desa di Kecamatan Melaya. Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna mengatakan kawasan perdesaan di Kabupaten Jembrana sudah ditetapkan dengan Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Jembrana Nomor 7 Tahun 2023 tentang penetapan kawasan perdesaan dan rencana pembangunan kawasan perdesaan catusari […]

  • Danrem 163/Wira Satya Sambut Kunker Pangdam IX/Udayana

    Danrem 163/Wira Satya Sambut Kunker Pangdam IX/Udayana

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Denpasar suarajembrana.com – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Bambang Trisnohadi beserta rombongan tiba di Makorem 163/Wira Satya, kunjungan tersebut langsung di sambut oleh Danrem Brigjen TNI Ida Bagus Ketut Surya Wedana yang ditandai dengan pengalungan kain songket, dan tari penyambutan tari Pendet. Pangdam IX/Udayana mengatakan, bahwa kunjungannya kali ini merupakan yang pertama di Korem Korem 163/Wira […]

expand_less