Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » 22 Nelayan dan Relawan Terima Penghargaan dari Bupati Jembrana

22 Nelayan dan Relawan Terima Penghargaan dari Bupati Jembrana

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
  • visibility 1.846
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Sebanyak 22 orang yang terdiri dari 12 nelayan dan 10 orang relawan yang membantu proses evakuasi korban tenggelamnya kapal penyeberangan Tunu Pratama Jaya mendapat piagam penghargaan dari Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan yang diserahkan di pesisir Pantai Pebuahan, desa Banyubiru, Selasa (8/7).

Pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi Pemerintah kabupaten Jembrana atas perjuangan para nelayan dan relawan dalam menolong para korban kapal Tunu Pratama Jaya. Selain piagam penghargaan, Bupati Kembang juga menyerahkan paket sembako, selimut serta sejumlah uang bagi para nelayan dan relawan ini.

banner 336x280

“Atas nama pimpinan daerah dan masyarakat Jembrana, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada nelayan yang secara langsung menemukan, dan kepada masyarakat serta aparat semuanya yang sudah membantu pencarian dan evakuasi korban kapal Tunu Pratama Jaya,” ucap Bupati Kembang Hartawan.

Pihaknya menjelaskan, pemberian piagam ini sebagai bentuk penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja keras seluruh pihak yang dengan sigap membantu menolong para korban sehingga banyak korban bisa diselamatkan.

“Hari ini, saya hadir untuk memberikan apresiasi atas seluruh upaya dan kerja keras yang luar biasa yang dilakukan oleh para nelayan dan relawan,” ungkapnya.

Bupati Kembang menaruh harapan besar kepada para nelayan untuk terus memupuk rasa kemanusiaan apabila hal serupa kembali terjadi. Diharapkan para nelayan dengan sukarela ikut membantu dan menolong semaksimalnya untuk keselamatan para korban.

“Harapannya, akan selalu berjuang ketika ada musibah seperti ini. Harapan saya juga, seluruh masyarakat ketika ada musibah tanpa dikomando dan diberitahu, kita bergerak bersama-sama untuk membantu kemanusiaan,” ujarnya.

Dilain sisi, Lukman, nelayan yang pertama kami menemukan korban kapal Tunu Pratama Jaya mengisahkan bagaimana ia bisa bertemu dengan para korban dan memberikan pertolongan kepada mereka.

Lukman menjelaskan, ia berangkat melaut sekitar jam 02.00 lewat, lalu menabur pancing sekitar jam 02.30. kemudian ia mendengar teriakan minta tolong. Saat itu itu dia sedang memancing. Mendengar permintaan tolong, ia pun langsung memutuskan pancing dan berusaha mencari korban.

“Saya cari-cari sumber suaranya belum ketemu dan saya matikan mesin, baru terdengar suaranya, saya teriak lagi “halo-halo”. Saya dengar suara tolong-tolong dan ternyata dekat. Saya senter sekeliling saya, karena gelombang yang besar tidak kelihatan. Saya dekati sumber suara dan saya melihat seseorang lalu saya naikkan ke perahu saya,” ungkapnya.

Lukman mengira korban adalah nelayan, setelah ditanya dia mengaku sebagai penumpang kapal. Kemudian Lukman kembali berusaha mencari korban lainnya.

“Saya juga mendengar suara peluit di tengah gelombang. Saya naikkan dulu korban yang pertama lalu saya selamatkan. Lalu saya mencoba ke tengah lagi, karena perahu saya tidak mampu, saya balik lagi ke utara lalu bertemu dengan teman saya pak Santoso. Saya bilang kepada pak Santoso jangan kerja dulu, saya menemukan korban kapal tenggelam,” sambungnya.

Lebih lanjut, Lukman menuturkan rekannya akhirnya menemukan beberapa korban lagi, 2 orang dalam kondisi selamat dan 1 orang sudah meninggal dunia. Lukman pun kembali melihat adanya lampu kelap-kelip di tengah laut, ia pun memutuskan untuk mendekat sumber cahaya tersebut dan akhirnya menemukan 4 korban lagi.

“Saya melihat ada lampu kelip-kelip di tengah, lalu saya balik, di situ saya mendapat 4 korban berkumpul, namun satu sudah meninggal,” kata Lukman.

Ia pun mengevakuasi korban ke daratan. Setibanya hampir di darat, Lukman juga mengajak nelayan lainnya untuk ikut membantu mencari para korban.

Data yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana, total korban yang dievakuasi di Jembrana sebanyak 26 orang, dimana 20 orang ditemukan selamat dan 6 lainnya sudah meninggal dunia.

Kalaksa BPBD Kabupaten Jembrana, I Putu Agus Artana Putra mengatakan hingga pencarian hari ke 7 ini total korban yang sudah ditemukan sebanyak 39 orang.

“Sampai hari ke 7 pencairan ini, total informasi yang diterima hingga tadi malam, yang selamat 30 orang, kemudian yang meninggal ada 9.
Yang teridentifikasi baru 7 orang, dan 2 orang masih dalam proses autopsi,” tutupnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Calon Dirut Perumda Tribhuwana Jalani Tes Wawancara Akhir, Ini Permintaan Bupati

    Tiga Calon Dirut Perumda Tribhuwana Jalani Tes Wawancara Akhir, Ini Permintaan Bupati

    • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 607
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Calon Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tribhuwana, kini sudah mengikuti tahapan wawancara akhir. Hal itu dilakukan panitia seleksi untuk menjaring satu nama yang akan memimpin perusahaan daerah itu lima tahun ke depan. Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mewawancarai langsung para calon direksi Perumda Tribhuwana. Terdapat tiga nama calon direksi Perumda Tribhuwana dengan […]

  • Truk Pengangkut Barang Bekas Terbakar di Pelabuhan Gilimanuk

    Truk Pengangkut Barang Bekas Terbakar di Pelabuhan Gilimanuk

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 729
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Penyeberangan Gilimanuk dikagetkan oleh terbakarnya sebuah truk bermuatan barang-barang bekas yang sedang mengantri di Dermaga MB 1 Pelabuhan Penyeberangan ASDP Gilimanuk. Peristiwa ini terjadi pada Minggu 21/9/2025 sekitar pukul 19.00 Wita. Truk naas yang dikemudikan Mujiono (51), asal Desa Blumbang Bening, Dukuh Bendo, Blitar, Jawa Timur, terbakar pada saat tengah menunggu giliran naik […]

  • Akibat Terseret Arus dan Angin, Kapal Samudra Utama Kandas di Selat Bali

    Akibat Terseret Arus dan Angin, Kapal Samudra Utama Kandas di Selat Bali

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 700
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Salah satu Kapal Motor Penumpang (KMP) Samudra Utama kandas di Selat Bali, tepatnya di sebelah utara Pura Segara Gilimanuk, Jembrana, Bali. Kapal itu terseret arus sekitar 100 meter dari bibir pantai, Senin (06/05/2024). Kapal yang dinakhodai oleh Agus Purwanto itu kandas sekitar pukul 02.42 Wita pada Senin (6/5/2024). Kapal tersebut sedianya berlayar […]

  • Taman Lalu Lintas di Areal Taman Pecangakan Mulai di Garap

    Taman Lalu Lintas di Areal Taman Pecangakan Mulai di Garap

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 691
    • 0Komentar

    Jembrana – Bupati Jembrana, I Nengah Tamba melaksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Taman Lalu Lintas di areal Taman Pecangakan Jembrana, Minggu (28/7). Pembangunan Taman lalu lintas tersebut merupakan sinergitas antara Polres Jembrana bersama Pemkab Jembrana dalam rangka sebagai wahana pendidikan, rekreasi dan taman kota. Biaya pembangunan bersumber dari APBD Kabupaten Jembrana. Bupati Tamba dalam sambutannya […]

  • Manistutu Masuk Katagori 10 Desa Wisata Terbaik Kemenparekraf

    Manistutu Masuk Katagori 10 Desa Wisata Terbaik Kemenparekraf

    • calendar_month Senin, 28 Agt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 681
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Prestasi gemilang ditorehkan Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Jembrana, usai masuk 10 besar Desa Wisata Terbaik Kategori Souvenir dalam ajang ADWI (Anugrah Desa Wisata Indonesia) Tahun 2023. Atas capaian tersebut, Desa Wisata Manistutu diganjar penghargaan oleh Kemenparekraf RI. Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenparekraf RI, Nur Asia Uno […]

  • Dandim 1617/Jembrana Bersama Forkopimda Hadiri Acara Makepung dan Petik Laut

    Dandim 1617/Jembrana Bersama Forkopimda Hadiri Acara Makepung dan Petik Laut

    • calendar_month Minggu, 6 Agt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 624
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Teguh Dwi Raharja S.Sos bersama Bupati Jembrana dan Forkopimda Kabupaten Jembrana menghadiri acara lomba Makepung Bupati Jembrana Cup Tahun 2023 dalam rangkaian kegiatan HUT Kota Negara ke 128 dan HUT Kemerdekaan RI ke 78 tahun. Diawali dengan pelepasan peserta oleh Bupati Jembrana bersama para undangan menyaksikan Lomba Makepung […]

expand_less