Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » 22 Nelayan dan Relawan Terima Penghargaan dari Bupati Jembrana

22 Nelayan dan Relawan Terima Penghargaan dari Bupati Jembrana

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
  • visibility 1.756
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Sebanyak 22 orang yang terdiri dari 12 nelayan dan 10 orang relawan yang membantu proses evakuasi korban tenggelamnya kapal penyeberangan Tunu Pratama Jaya mendapat piagam penghargaan dari Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan yang diserahkan di pesisir Pantai Pebuahan, desa Banyubiru, Selasa (8/7).

Pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi Pemerintah kabupaten Jembrana atas perjuangan para nelayan dan relawan dalam menolong para korban kapal Tunu Pratama Jaya. Selain piagam penghargaan, Bupati Kembang juga menyerahkan paket sembako, selimut serta sejumlah uang bagi para nelayan dan relawan ini.

banner 336x280

“Atas nama pimpinan daerah dan masyarakat Jembrana, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada nelayan yang secara langsung menemukan, dan kepada masyarakat serta aparat semuanya yang sudah membantu pencarian dan evakuasi korban kapal Tunu Pratama Jaya,” ucap Bupati Kembang Hartawan.

Pihaknya menjelaskan, pemberian piagam ini sebagai bentuk penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja keras seluruh pihak yang dengan sigap membantu menolong para korban sehingga banyak korban bisa diselamatkan.

“Hari ini, saya hadir untuk memberikan apresiasi atas seluruh upaya dan kerja keras yang luar biasa yang dilakukan oleh para nelayan dan relawan,” ungkapnya.

Bupati Kembang menaruh harapan besar kepada para nelayan untuk terus memupuk rasa kemanusiaan apabila hal serupa kembali terjadi. Diharapkan para nelayan dengan sukarela ikut membantu dan menolong semaksimalnya untuk keselamatan para korban.

“Harapannya, akan selalu berjuang ketika ada musibah seperti ini. Harapan saya juga, seluruh masyarakat ketika ada musibah tanpa dikomando dan diberitahu, kita bergerak bersama-sama untuk membantu kemanusiaan,” ujarnya.

Dilain sisi, Lukman, nelayan yang pertama kami menemukan korban kapal Tunu Pratama Jaya mengisahkan bagaimana ia bisa bertemu dengan para korban dan memberikan pertolongan kepada mereka.

Lukman menjelaskan, ia berangkat melaut sekitar jam 02.00 lewat, lalu menabur pancing sekitar jam 02.30. kemudian ia mendengar teriakan minta tolong. Saat itu itu dia sedang memancing. Mendengar permintaan tolong, ia pun langsung memutuskan pancing dan berusaha mencari korban.

“Saya cari-cari sumber suaranya belum ketemu dan saya matikan mesin, baru terdengar suaranya, saya teriak lagi “halo-halo”. Saya dengar suara tolong-tolong dan ternyata dekat. Saya senter sekeliling saya, karena gelombang yang besar tidak kelihatan. Saya dekati sumber suara dan saya melihat seseorang lalu saya naikkan ke perahu saya,” ungkapnya.

Lukman mengira korban adalah nelayan, setelah ditanya dia mengaku sebagai penumpang kapal. Kemudian Lukman kembali berusaha mencari korban lainnya.

“Saya juga mendengar suara peluit di tengah gelombang. Saya naikkan dulu korban yang pertama lalu saya selamatkan. Lalu saya mencoba ke tengah lagi, karena perahu saya tidak mampu, saya balik lagi ke utara lalu bertemu dengan teman saya pak Santoso. Saya bilang kepada pak Santoso jangan kerja dulu, saya menemukan korban kapal tenggelam,” sambungnya.

Lebih lanjut, Lukman menuturkan rekannya akhirnya menemukan beberapa korban lagi, 2 orang dalam kondisi selamat dan 1 orang sudah meninggal dunia. Lukman pun kembali melihat adanya lampu kelap-kelip di tengah laut, ia pun memutuskan untuk mendekat sumber cahaya tersebut dan akhirnya menemukan 4 korban lagi.

“Saya melihat ada lampu kelip-kelip di tengah, lalu saya balik, di situ saya mendapat 4 korban berkumpul, namun satu sudah meninggal,” kata Lukman.

Ia pun mengevakuasi korban ke daratan. Setibanya hampir di darat, Lukman juga mengajak nelayan lainnya untuk ikut membantu mencari para korban.

Data yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana, total korban yang dievakuasi di Jembrana sebanyak 26 orang, dimana 20 orang ditemukan selamat dan 6 lainnya sudah meninggal dunia.

Kalaksa BPBD Kabupaten Jembrana, I Putu Agus Artana Putra mengatakan hingga pencarian hari ke 7 ini total korban yang sudah ditemukan sebanyak 39 orang.

“Sampai hari ke 7 pencairan ini, total informasi yang diterima hingga tadi malam, yang selamat 30 orang, kemudian yang meninggal ada 9.
Yang teridentifikasi baru 7 orang, dan 2 orang masih dalam proses autopsi,” tutupnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga SPPG Kembali Diresmikan, Layani MBG Belasan Ribu Siswa di Jembrana

    Tiga SPPG Kembali Diresmikan, Layani MBG Belasan Ribu Siswa di Jembrana

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 708
    • 0Komentar

    suarajembrana.com -Menyusul tiga (3) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah beroperasi, Bupati Kembang Hartawan dan Wabup Patriana Krisna (Ipat) resmikan 3 SPPG yang tersebar di wilayah Kabupaten Jembrana, Selasa (10/6/2025). Adapun SPPG yang diresmikan yakni, SPPG Perancak milik Yayasan Danu Amerta Sejati Perancak, kemudian SPPG Baluk milik Yayasan Amerta Jaya Utama dan SPPG Tegal […]

  • Tancap Gas, Bupati Kembang Harap RKPD 2026 Akomodir Program Prioritas dan Program Unggulan

    Tancap Gas, Bupati Kembang Harap RKPD 2026 Akomodir Program Prioritas dan Program Unggulan

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 706
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan membuka secara resmi Musrenbang dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Semesta Berencana Kabupaten Jembrana tahun 2026, bertempat di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Selasa (25/3). Tampak hadir juga perwakilan Badan Perencanaan Daerah Provinsi Bali, Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna, ketua TP PKK Kabupaten […]

  • Raker Staf Ahli Se- Bali di Gelar di Jembrana

    Raker Staf Ahli Se- Bali di Gelar di Jembrana

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 506
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Rapat Kerja (Raker) staf ahli se Provinsi Bali Tahun 2023, digelar di Kabupaten Jembrana dibuka Asisten III Adminitrasi Umum Jembrana I Made Dwi Maharimbawa mewakili Bupati Jembrana , di Gedung Sentra Tenun, Selasa (19/9). Raker kali ini mengambil tema “Implementasi Program Prioritas Angkutan Siswa Gratis Untuk Meningkatkan Kualitas SDM Menuju Jembrana Emas […]

  • Dandim 1617/Jembrana Pimpin Upacara Perabuhan  Almarhum Veteran Drs.I Nyoman Wather 

    Dandim 1617/Jembrana Pimpin Upacara Perabuhan  Almarhum Veteran Drs.I Nyoman Wather 

    • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 800
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Teguh Dwi Raharja, S.Sos pimpin langsung upacara Perabuan Jenazah Almarhum Veteran Drs. I Nyoman Wather Orangtua kandung dari Katopdam IX/Udayana, Kol. Ctp. I Komang Budi Arhantika, S.H yang meninggal karena sakit. Upacara yang digelar secara militer tersebut di laksanakan di Setra Pendem, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana. […]

  • Rakercab Pramuka Jembrana 2025, Fokus Tingkatkan Kompetensi Para Pembina

    Rakercab Pramuka Jembrana 2025, Fokus Tingkatkan Kompetensi Para Pembina

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 493
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Tahun 2025 yang merupakan agenda rutin Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Jembrana digelar di Aula Lantai II Jimbarwana, Kantor Bupati Jembrana pada Minggu (20/7). Rakercab ini dibuka secara resmi oleh Sekda Jembrana I Made Budiasa dengan penyerahan Palu Rakercab kepada perwakilan Kwarcab Jembrana yang juga didampingi Sekretaris Kwarda Bali dan […]

  • Upaya Evakuasi Paus Sperma Kerdil Terdampar Lemas di Pantai Tembles

    Upaya Evakuasi Paus Sperma Kerdil Terdampar Lemas di Pantai Tembles

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 349
    • 0Komentar

    siarajembrana.com – Seekor mamalia laut yang diduga jenis Paus Sperma Kerdil ditemukan terdampar di pesisir Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Senin malam (26/1), upaya penyelamatan terus dilakukan meski kondisi satwa tersebut kian melemah. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh I Made Widiarsana (52), seorang pemilik warung wisata di lokasi sekitar. Pada Senin malam […]

expand_less