Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » 22 Nelayan dan Relawan Terima Penghargaan dari Bupati Jembrana

22 Nelayan dan Relawan Terima Penghargaan dari Bupati Jembrana

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
  • visibility 1.777
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Sebanyak 22 orang yang terdiri dari 12 nelayan dan 10 orang relawan yang membantu proses evakuasi korban tenggelamnya kapal penyeberangan Tunu Pratama Jaya mendapat piagam penghargaan dari Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan yang diserahkan di pesisir Pantai Pebuahan, desa Banyubiru, Selasa (8/7).

Pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi Pemerintah kabupaten Jembrana atas perjuangan para nelayan dan relawan dalam menolong para korban kapal Tunu Pratama Jaya. Selain piagam penghargaan, Bupati Kembang juga menyerahkan paket sembako, selimut serta sejumlah uang bagi para nelayan dan relawan ini.

banner 336x280

“Atas nama pimpinan daerah dan masyarakat Jembrana, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada nelayan yang secara langsung menemukan, dan kepada masyarakat serta aparat semuanya yang sudah membantu pencarian dan evakuasi korban kapal Tunu Pratama Jaya,” ucap Bupati Kembang Hartawan.

Pihaknya menjelaskan, pemberian piagam ini sebagai bentuk penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja keras seluruh pihak yang dengan sigap membantu menolong para korban sehingga banyak korban bisa diselamatkan.

“Hari ini, saya hadir untuk memberikan apresiasi atas seluruh upaya dan kerja keras yang luar biasa yang dilakukan oleh para nelayan dan relawan,” ungkapnya.

Bupati Kembang menaruh harapan besar kepada para nelayan untuk terus memupuk rasa kemanusiaan apabila hal serupa kembali terjadi. Diharapkan para nelayan dengan sukarela ikut membantu dan menolong semaksimalnya untuk keselamatan para korban.

“Harapannya, akan selalu berjuang ketika ada musibah seperti ini. Harapan saya juga, seluruh masyarakat ketika ada musibah tanpa dikomando dan diberitahu, kita bergerak bersama-sama untuk membantu kemanusiaan,” ujarnya.

Dilain sisi, Lukman, nelayan yang pertama kami menemukan korban kapal Tunu Pratama Jaya mengisahkan bagaimana ia bisa bertemu dengan para korban dan memberikan pertolongan kepada mereka.

Lukman menjelaskan, ia berangkat melaut sekitar jam 02.00 lewat, lalu menabur pancing sekitar jam 02.30. kemudian ia mendengar teriakan minta tolong. Saat itu itu dia sedang memancing. Mendengar permintaan tolong, ia pun langsung memutuskan pancing dan berusaha mencari korban.

“Saya cari-cari sumber suaranya belum ketemu dan saya matikan mesin, baru terdengar suaranya, saya teriak lagi “halo-halo”. Saya dengar suara tolong-tolong dan ternyata dekat. Saya senter sekeliling saya, karena gelombang yang besar tidak kelihatan. Saya dekati sumber suara dan saya melihat seseorang lalu saya naikkan ke perahu saya,” ungkapnya.

Lukman mengira korban adalah nelayan, setelah ditanya dia mengaku sebagai penumpang kapal. Kemudian Lukman kembali berusaha mencari korban lainnya.

“Saya juga mendengar suara peluit di tengah gelombang. Saya naikkan dulu korban yang pertama lalu saya selamatkan. Lalu saya mencoba ke tengah lagi, karena perahu saya tidak mampu, saya balik lagi ke utara lalu bertemu dengan teman saya pak Santoso. Saya bilang kepada pak Santoso jangan kerja dulu, saya menemukan korban kapal tenggelam,” sambungnya.

Lebih lanjut, Lukman menuturkan rekannya akhirnya menemukan beberapa korban lagi, 2 orang dalam kondisi selamat dan 1 orang sudah meninggal dunia. Lukman pun kembali melihat adanya lampu kelap-kelip di tengah laut, ia pun memutuskan untuk mendekat sumber cahaya tersebut dan akhirnya menemukan 4 korban lagi.

“Saya melihat ada lampu kelip-kelip di tengah, lalu saya balik, di situ saya mendapat 4 korban berkumpul, namun satu sudah meninggal,” kata Lukman.

Ia pun mengevakuasi korban ke daratan. Setibanya hampir di darat, Lukman juga mengajak nelayan lainnya untuk ikut membantu mencari para korban.

Data yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana, total korban yang dievakuasi di Jembrana sebanyak 26 orang, dimana 20 orang ditemukan selamat dan 6 lainnya sudah meninggal dunia.

Kalaksa BPBD Kabupaten Jembrana, I Putu Agus Artana Putra mengatakan hingga pencarian hari ke 7 ini total korban yang sudah ditemukan sebanyak 39 orang.

“Sampai hari ke 7 pencairan ini, total informasi yang diterima hingga tadi malam, yang selamat 30 orang, kemudian yang meninggal ada 9.
Yang teridentifikasi baru 7 orang, dan 2 orang masih dalam proses autopsi,” tutupnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SSB Manistutu United Sabet Juara 1 Piala Dunia Anak Indonesia Regional Bali

    SSB Manistutu United Sabet Juara 1 Piala Dunia Anak Indonesia Regional Bali

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 692
    • 0Komentar

    Denpasar – Melalui perjuangan sengit hingga babak adu penalti, Sekolah Sepak Bola (SSB) Manistutu United Kelompok Umur (KU) 12 akhirnya sukses mengukuhkan diri sebagai Juara 1 Piala Dunia Anak Indonesia Region Bali. Kemenangan dramatis atas Bintang Muda Bali (BMB) di laga final pada sabtu (2/5 )tersebut sekaligus memastikan tiket bagi tim kebanggaan Desa Manistutu ini […]

  • Antrean Kendaraan Capai 35 Km di Pelabuhan Gilimanuk, Polda Bali Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Play Button

    Antrean Kendaraan Capai 35 Km di Pelabuhan Gilimanuk, Polda Bali Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 960
    • 0Komentar

    Jembrana, Bali – Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk terpantau meningkat signifikan pada Minggu (15/3/2026). Kepadatan arus kendaraan bahkan mencapai sekitar 35 kilometer hingga memasuki wilayah Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana. Kabid Humas Polda Bali sekaligus Kasatgas Humas Operasi Operasi Ketupat Agung 2026, Ariasandy, membenarkan terjadinya kepadatan kendaraan di jalur menuju pelabuhan. Ia menyebut antrean didominasi kendaraan […]

  • Isi Luang Waktu Bupati dan Wakil Blusukan ke Petani Kakao Jembrana

    Isi Luang Waktu Bupati dan Wakil Blusukan ke Petani Kakao Jembrana

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) mengisi hari libur dengan blusukan ke perkebunan kakao milik masyarakat di Banjar Munduk Tumpeng, desa Berangbang, Kecamatan Negara, Sabtu (18/5/2024). Dengan mengendarai sepeda motor, Tamba Ipat menyusuri jalan ke pelosok perkebunan warga untuk melihat langsung tanaman maupun buah […]

  • Polres Jembrana Gelar Rapat Anev Survei Yanlik, Tegaskan Komitmen Menuju WBK

    Polres Jembrana Gelar Rapat Anev Survei Yanlik, Tegaskan Komitmen Menuju WBK

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 460
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Polres Jembrana menggelar Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Survei Responden Pelayanan Publik (Yanlik) dalam rangka pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Rabu (16/7/2025). Kegiatan ini berlangsung di Aula Polres Jembrana dan diikuti oleh sekitar 80 peserta dari jajaran internal. Kapolres Jembrana, AKBP […]

  • Bagikan 100 Parcel , Kembang-Ipat Sambangi Pasien Kelas III RSUD Negara

    Bagikan 100 Parcel , Kembang-Ipat Sambangi Pasien Kelas III RSUD Negara

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 517
    • 0Komentar

    suajembrana.com – Serangkaian peringatan HUT Kota Negara ke-130, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati IGN Patriana Krisna (Ipat) beserta istri masing-masing menjenguk dan membagikan parsel kepada para pasien yang menjalani rawat inap di Ruang Kelas III RSU Negara, Jumat (15/8/2025). Selain di RSUD Negara, juga ada pembagian parsel kepada para pasien kelas […]

  • Lestarikan Budaya Lokal, Bupati Tamba Buka Lomba Bercerita dan Pidato Bahasa Bali

    Lestarikan Budaya Lokal, Bupati Tamba Buka Lomba Bercerita dan Pidato Bahasa Bali

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 605
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Sebagai upaya menggerakkan budaya gemar membaca dan melestarikan budaya lokal untuk membangun generasi berkualitas menuju Jembrana Emas, pemerintah kabupaten Jembrana menggelar Lomba Bercerita dan Lomba Pidato Bahasa Bali. Lomba dibuka Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Kamis (5/10) bertempat di Gedung Kesenian Ir Soekarno. Turut hadir Sekda I Made Budiasa serta OPD terkait […]

expand_less