Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pendidikan » Wida’ Syair Khas Loloan Tentang Perpisahan 10 Malam Terakhir Bulan Ramadhan

Wida’ Syair Khas Loloan Tentang Perpisahan 10 Malam Terakhir Bulan Ramadhan

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
  • visibility 943
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Wida’ atau sering disebut “Ngewida”, merupakan tradisi yang cukup unik, dan hanya ada di Loloan yaitu tradisi “Ngewida’. Ngewida’ cukup unik karena hanya dilaksanakan pada 10 malam terakhir Ramadhan. Sesuai dengan artinya Ngewida’ membaca syair syair pujian sebagai bentuk perpisahan akan bulan Ramadhan, bulan yang mempunyai malam Seribu Bulan.

Sekitar abad ke 18 Masehi hingga abad ke 19 Masehi, para Tuan Guru – Tuan Guru (sebutan ulama/orang alim di Loloan pada abad ke 18 Masehi), sangat bersedih menjelang tibanya 10 malam terakhir di bulan Ramadhan. Kesedihan para Tuan Guru / Ulama dahulu, ditumpahkan dalam bentuk pujian-pujian dengan menggubah syair-syair khas Bugis – Melayu Loloan, yang bertujuan untuk menghidupkan suasana 10 malam terakhir Ramadhan sampai akhir malam Ramadhan.

banner 336x280

Syair “ngewida’“ yang cukup populer dibaca oleh para ahli wida’ yaitu syair rakbi. Tradisi ‘ngewida’ ini dilakukan pada sekitar jam 12 malam hingga jam 2 pagi, dengan suara lengkingan yang cukup panjang dan tinggi, memecah kesunyian dan keheningan malam terdengar syair alunan kesedihan akan berakhirnya bulan Ramadhan.

Kata Wida berasal dari bahasa Arab yang berarti “perpisahan”, oleh para ahli syair wida’ tradisi ini sering disebut “Ngewida’, dan tradisi ini hanya ada di Loloan saja. Wida’ sebenarnya merupakan warisan tradisi Bugis Melayu Loloan, karena kata Wida’ juga berasal dari serapan bahasa Bugis yg berarti “selamat tinggal”.

Cerita langsung tentang kepercayaan masyarakat Loloan terkait bulan Ramadhan, yang diceritakan langsung oleh H. Ichsan kepada keponakannya yang bernama Suldan pada sekitar tahun 1980’an,

Bahwa pada bulan Ramadhan para Datuk-Datuk kita mendapatkan remisi dari Alloh SWT pulang ke rumah asalnya semasih di dunia fana ini, nah selama satu bulan tidak ada pertanyaan dari Malaikat Alam Barzah.

“Sehingga dengan syair wida’ itu membantu mengantar para datuk-datuk awak nih pulang lagi ke alam Barzah, setelah dapat libur/remisi selama satu bulan di bulan Ramadhan, libur satu bulan itu sama dengan libur setahun tidak mendapatkan pertanyaan dari Malaikat,” tutur H.Ichsan kepada Suldan saat itu, penjelasan Suldan kepada penulis di tahun 2022 silam. ™

Oleh : Eka Sabara

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inspirasi Merdeka Belajar Kreatif dan Berinovasi Dalam Dunia Pendidikan

    Inspirasi Merdeka Belajar Kreatif dan Berinovasi Dalam Dunia Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 657
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Siswa siswi di dunia pendidikan dituntut kreatif dan berinovasi dalam belajar. Kemandirian peserta didik di tuntut dapat bergerak lincah dan mandiri di jalur pendidikan itu sendiri. Penyemangat dalam belajar tentu bisa dilantunkan dalam sebuah tembang, sehingga muncul inovasi dalam belajar mandiri dan mengenal langsung alami. Judul Merdeka Belajar diciptakan oleh Ni Made […]

  • Pasar Murah Diskoperindag Diserbu Warga Loloan Barat Jembrana

    Pasar Murah Diskoperindag Diserbu Warga Loloan Barat Jembrana

    • calendar_month Jumat, 5 Apr 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 699
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Jelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Jembrana menggelar pasar murah di enam lokasi berbeda. Pasar murah di Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, menjadi lokasi terakhir yang diselenggarakan pada Jumat (5/4). Berbagai jenis bahan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, gula dan bumbu dapur disediakan dengan harga lebih murah dibanding […]

  • Arus Selat Bali Menenggelamkan Perahu Nelayan

    Arus Selat Bali Menenggelamkan Perahu Nelayan

    • calendar_month Minggu, 23 Jul 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 566
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Sejumlah warga masyarakat Kelurahan Gilimanuk kembali dikagetkan oleh terjadinya peristiwa laka laut yang mengakibatkan 1 orang meninggal dunia dan 2 orang lainnya berhasil selamat. Sabtu, (22/07/2023). Peristiwa laka laut ini terjadi pada saat dimana ketiga korban tengah melaut mencari ikan di pantai selat Bali dengan mengunakan 1 perahu yang berisi 3 orang […]

  • Pjs Sukra Negara Siapkan Ikrar Netralitas Jaga ASN Tetap Netral di Pilkada Jembrana

    Pjs Sukra Negara Siapkan Ikrar Netralitas Jaga ASN Tetap Netral di Pilkada Jembrana

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 558
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Jembrana, I Ketut Sukra Negara mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana, Kecamatan hingga ke tingkat Desa/Kelurahan untuk dapat menjaga netralitas pada perhelatan Pilkada Tahun 2024. Hal tersebut disampaikan Pjs Bupati Sukra Negara dalam tatap muka bersama Muspika, Majelis Desa Adat, Perbekel/Lurah, Bendesa serta ASN […]

  • Kisah Sejarah Dakwah Datuk Guru Haji Muhammad Sa’id Abad 1887 Masehi

    Kisah Sejarah Dakwah Datuk Guru Haji Muhammad Sa’id Abad 1887 Masehi

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.043
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Kisah sejarah Islam di Loloan pada abad 1887 Masehi dikisahkan keturunan ke-IV dalam hitungan keluarga besar. Salah satu keturunannya adalah tokoh Loloan Muhammad Idris Bin Sa’ad (71) tahun merupakan tokoh penggiat dan pelestari kesenian Burdah. Dalam perjalanan dakwah Datuk Guru Haji Muhammad Sa’id merupakan alim ulama yang cukup disegani sampai saat ini. […]

  • Jembrana Terima Dana BKK dan Hibah 100 Milyar Lebih, Bupati Tamba : Wujud Rasa Sayang Badung

    Jembrana Terima Dana BKK dan Hibah 100 Milyar Lebih, Bupati Tamba : Wujud Rasa Sayang Badung

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 538
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana mendapat dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dan Hibah dari Pemkab Badung. Bantuan ini diserahkan langsung Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta yang diterima Bupati Klungkung, I Nengah Tamba di Gor Kresna Jvara, Kelurahan Dauhwaru, Rabu (4/4/2024). Dana BKK tersebut diserahkan kepada 134 penerima, yang tersebar di 5 Kecamatan dengan total […]

expand_less