Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pendidikan » Wida’ Syair Khas Loloan Tentang Perpisahan 10 Malam Terakhir Bulan Ramadhan

Wida’ Syair Khas Loloan Tentang Perpisahan 10 Malam Terakhir Bulan Ramadhan

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
  • visibility 996
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Wida’ atau sering disebut “Ngewida”, merupakan tradisi yang cukup unik, dan hanya ada di Loloan yaitu tradisi “Ngewida’. Ngewida’ cukup unik karena hanya dilaksanakan pada 10 malam terakhir Ramadhan. Sesuai dengan artinya Ngewida’ membaca syair syair pujian sebagai bentuk perpisahan akan bulan Ramadhan, bulan yang mempunyai malam Seribu Bulan.

Sekitar abad ke 18 Masehi hingga abad ke 19 Masehi, para Tuan Guru – Tuan Guru (sebutan ulama/orang alim di Loloan pada abad ke 18 Masehi), sangat bersedih menjelang tibanya 10 malam terakhir di bulan Ramadhan. Kesedihan para Tuan Guru / Ulama dahulu, ditumpahkan dalam bentuk pujian-pujian dengan menggubah syair-syair khas Bugis – Melayu Loloan, yang bertujuan untuk menghidupkan suasana 10 malam terakhir Ramadhan sampai akhir malam Ramadhan.

banner 336x280

Syair “ngewida’“ yang cukup populer dibaca oleh para ahli wida’ yaitu syair rakbi. Tradisi ‘ngewida’ ini dilakukan pada sekitar jam 12 malam hingga jam 2 pagi, dengan suara lengkingan yang cukup panjang dan tinggi, memecah kesunyian dan keheningan malam terdengar syair alunan kesedihan akan berakhirnya bulan Ramadhan.

Kata Wida berasal dari bahasa Arab yang berarti “perpisahan”, oleh para ahli syair wida’ tradisi ini sering disebut “Ngewida’, dan tradisi ini hanya ada di Loloan saja. Wida’ sebenarnya merupakan warisan tradisi Bugis Melayu Loloan, karena kata Wida’ juga berasal dari serapan bahasa Bugis yg berarti “selamat tinggal”.

Cerita langsung tentang kepercayaan masyarakat Loloan terkait bulan Ramadhan, yang diceritakan langsung oleh H. Ichsan kepada keponakannya yang bernama Suldan pada sekitar tahun 1980’an,

Bahwa pada bulan Ramadhan para Datuk-Datuk kita mendapatkan remisi dari Alloh SWT pulang ke rumah asalnya semasih di dunia fana ini, nah selama satu bulan tidak ada pertanyaan dari Malaikat Alam Barzah.

“Sehingga dengan syair wida’ itu membantu mengantar para datuk-datuk awak nih pulang lagi ke alam Barzah, setelah dapat libur/remisi selama satu bulan di bulan Ramadhan, libur satu bulan itu sama dengan libur setahun tidak mendapatkan pertanyaan dari Malaikat,” tutur H.Ichsan kepada Suldan saat itu, penjelasan Suldan kepada penulis di tahun 2022 silam. ™

Oleh : Eka Sabara

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerahkan 100 Orang, Polsek Mendoyo Lakukan Kerja Bakti Paska Puting Beliung

    Kerahkan 100 Orang, Polsek Mendoyo Lakukan Kerja Bakti Paska Puting Beliung

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 955
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Sebanyak 100 orang dikerahkan baik itu unsur Kecamatan, Polsek Mendoyo, Danramil 1617/02 Mendoyo, Anggota dewan, BPBD, Pemerintah Desa Penyaringan dan LPD. Semua dikerahkan untuk melakukan pembersihan area paska puting beliung di pesisir pantai Tembelas, Desa Penyaringan, Kecamatan M3ndoyo, yang menghantam PT Suri Tani Pemuka, bangunan tambak udang, dan salah satu rumah penduduk. Kapolsek […]

  • Kembang-Ipat Bangun “Chemistry” saat Jajal Sirkuit Rally Perancak

    Kembang-Ipat Bangun “Chemistry” saat Jajal Sirkuit Rally Perancak

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 924
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) menjajal sirkuit rally di desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Senin (9/6). Bahkan, Kembang-Ipat juga mengajak Kapolres dan Dandim 1617/Jembrana untuk turut serta menjajal sirkuit legend di Jembrana ini. Hadirnya para pimpinan daerah Jembrana ini, menunjukkan komitmennya dalam mendukung ajang […]

  • Bupati Kembang Dukung Ajang akbar Honda Classic Paradise 2025 Dari Penjuru Nusantara

    Bupati Kembang Dukung Ajang akbar Honda Classic Paradise 2025 Dari Penjuru Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.282
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Areal Gelanggang Olahraga (GOR) Kresna Jvara di Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, dipenuhi ribuan pecinta motor Honda klasik dari berbagai penjuru Nusantara. Mereka hadir dalam ajang akbar Honda Classic Paradise 2025, yang digelar selama dua hari, Sabtu hingga minggu (8- 9/11). Acara perdana yang digagas oleh komunitas Honda klasik dan didukung penuh oleh Pemerintah […]

  • Tak Terkalahkan! Negaroa FA Jembrana Juara Internasional Bali 7s 2026

    Tak Terkalahkan! Negaroa FA Jembrana Juara Internasional Bali 7s 2026

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 915
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Dunia sepak bola usia dini Jembrana kembali menorehkan tinta emas di kancah internasional. Negaroa Football Academy (NFA) Jembrana U-10 berhasil keluar sebagai Juara 1 pada turnamen bergengsi “Bali 7s 2026” untuk kategori GOLD, setelah tampil dominan menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai negara. Berlangsung di Bali United Training Center, Gianyar, pada 2–5 April 2026, […]

  • Menjanjikan! Budidaya Madu Kele-Kele Miliki Prospek Cerah

    Menjanjikan! Budidaya Madu Kele-Kele Miliki Prospek Cerah

    • calendar_month Senin, 18 Sep 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 677
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Madu Kele-Kele atau lebah Trigona mulai menjadi primadona bisnis baru di Kabupaten Jembrana. Banyak masyarakat Jembrana mulai menekuni budidaya Kele-Kele, salah satunya I Ketut Swintara yang juga merupakan ketua Kelompok Peternak Madu Kele-Kele Pucuk Sari, Banjar Delod Pempatan, Desa Mendoyo Dangin Tukad, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah dan kebun untuk […]

  • Bupati Kembang Hartawan Apreasiasi Anak Muda Menjaga Tradisi dan Keluhuran Budaya Bali

    Bupati Kembang Hartawan Apreasiasi Anak Muda Menjaga Tradisi dan Keluhuran Budaya Bali

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 707
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menghadiri sekaligus membuka Festival Ogoh-ogoh Desa Yehembang Kangin yang ke II Tahun 2025 di Anjungan Cerdas Mandiri (ACM) Rambut Siwi, Kecamatan Mendoyo, Kamis (27/3). Sebanyak 5 ogoh-ogoh dari masing-masing Banjar yang ada di Desa Yehembang Kangin dipentaskan dalam Festival tersebut. Bupati Kembang Hartawan menyambut baik Festival yang […]

expand_less