Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pendidikan » Wida’ Syair Khas Loloan Tentang Perpisahan 10 Malam Terakhir Bulan Ramadhan

Wida’ Syair Khas Loloan Tentang Perpisahan 10 Malam Terakhir Bulan Ramadhan

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
  • visibility 931
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Wida’ atau sering disebut “Ngewida”, merupakan tradisi yang cukup unik, dan hanya ada di Loloan yaitu tradisi “Ngewida’. Ngewida’ cukup unik karena hanya dilaksanakan pada 10 malam terakhir Ramadhan. Sesuai dengan artinya Ngewida’ membaca syair syair pujian sebagai bentuk perpisahan akan bulan Ramadhan, bulan yang mempunyai malam Seribu Bulan.

Sekitar abad ke 18 Masehi hingga abad ke 19 Masehi, para Tuan Guru – Tuan Guru (sebutan ulama/orang alim di Loloan pada abad ke 18 Masehi), sangat bersedih menjelang tibanya 10 malam terakhir di bulan Ramadhan. Kesedihan para Tuan Guru / Ulama dahulu, ditumpahkan dalam bentuk pujian-pujian dengan menggubah syair-syair khas Bugis – Melayu Loloan, yang bertujuan untuk menghidupkan suasana 10 malam terakhir Ramadhan sampai akhir malam Ramadhan.

banner 336x280

Syair “ngewida’“ yang cukup populer dibaca oleh para ahli wida’ yaitu syair rakbi. Tradisi ‘ngewida’ ini dilakukan pada sekitar jam 12 malam hingga jam 2 pagi, dengan suara lengkingan yang cukup panjang dan tinggi, memecah kesunyian dan keheningan malam terdengar syair alunan kesedihan akan berakhirnya bulan Ramadhan.

Kata Wida berasal dari bahasa Arab yang berarti “perpisahan”, oleh para ahli syair wida’ tradisi ini sering disebut “Ngewida’, dan tradisi ini hanya ada di Loloan saja. Wida’ sebenarnya merupakan warisan tradisi Bugis Melayu Loloan, karena kata Wida’ juga berasal dari serapan bahasa Bugis yg berarti “selamat tinggal”.

Cerita langsung tentang kepercayaan masyarakat Loloan terkait bulan Ramadhan, yang diceritakan langsung oleh H. Ichsan kepada keponakannya yang bernama Suldan pada sekitar tahun 1980’an,

Bahwa pada bulan Ramadhan para Datuk-Datuk kita mendapatkan remisi dari Alloh SWT pulang ke rumah asalnya semasih di dunia fana ini, nah selama satu bulan tidak ada pertanyaan dari Malaikat Alam Barzah.

“Sehingga dengan syair wida’ itu membantu mengantar para datuk-datuk awak nih pulang lagi ke alam Barzah, setelah dapat libur/remisi selama satu bulan di bulan Ramadhan, libur satu bulan itu sama dengan libur setahun tidak mendapatkan pertanyaan dari Malaikat,” tutur H.Ichsan kepada Suldan saat itu, penjelasan Suldan kepada penulis di tahun 2022 silam. ™

Oleh : Eka Sabara

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forkopincam Negara Tampil Beda Merajut Toleransi

    Forkopincam Negara Tampil Beda Merajut Toleransi

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 721
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Kecamatan Negara di Kabupaten Jembrana Bali tampil beda dengan dalam merangkul kegiatan Forkopincam. Acara berbuka bersama bernuansa merajut toleransi umat beragama. Tampak hadir dalam kegiatan didampingi Danramil 01/1617 Jembrana. Keakraban, kekeluargaan, dan rasa kebersamaan adalah yang dijunjung tinggi. Tak ada perbedaan bahkan acara berbuka puasa diiringi musisi asal Negara yang menembakkan tembang […]

  • Kasus Pencurian Alat Kendaraan dan Uang Tunai di TPS3R Desa Bedulu

    Kasus Pencurian Alat Kendaraan dan Uang Tunai di TPS3R Desa Bedulu

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 542
    • 0Komentar

    Gianyar suarajembrana.com – Telah terjadi kasus pencurian di wilayah Desa Bedulu yang bertempat TPS3R dimana terjadi pelepasan dua buah spion sepeda motor Viar, pencurian dua buah senter kepala dan uang sebesar nominal Rp.200.000. Diperkirakan pelaku pencurian melakukan aksinya dengan cara melompati pintu pagar, dan kasus ini sudah di laporkan ke Polsek Blahbatuh, Rabu (21/8/2024) Menurut […]

  • Babinsa Bisa Membias di Masyarakat dan Tanamkan Jiwa Empati

    Babinsa Bisa Membias di Masyarakat dan Tanamkan Jiwa Empati

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 551
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Babinsa Desa Pengambengan Koramil 1617-01/Negara, Kodim 1617/Jembrana bersama masyarakat melaksanakan Fardhu Kifayah Almarhum atas nama bapak Yasin Usia (70) Tahun, pekerjaan nelayan, beragama Islam yang meninggal dunia karena sakit, bertempat di Jalan mercusuar Banjar Ketapang Lampu, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Selasa (26/03/2024). Bersama warga terlihat Babinsa bergotong-royong, menggali kuburan untuk […]

  • Pjs Bupati Ingatkan dan Serukan Larangan Paslon Kampanye di Tempat Suci

    Pjs Bupati Ingatkan dan Serukan Larangan Paslon Kampanye di Tempat Suci

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Jembrana, I Ketut Sukra Negara menghimbau Bendesa untuk tidak membiarkan kegiatan kampanye berlangsung di tempat-tempat suci. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan tatap muka bersama Muspika, Majelis Desa Adat, Perbekel/Lurah, Bendesa serta ASN Kecamatan Melaya, Selasa (1/10) di Kantor Camat Melaya. Kegiatan tatap muka di Kecamatan Melaya ini merupakan […]

  • Pemkab Jembrana Dukung KUD Untuk Beli Gabah Petani, Kemudian Hasil Beras di Beli ASN

    Pemkab Jembrana Dukung KUD Untuk Beli Gabah Petani, Kemudian Hasil Beras di Beli ASN

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 507
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana memberikan dukungan kepada Koperasi Unit Desa untuk membeli gabah petani dengan harga yang layak. Gabah tersebut diolah menjadi beras dan dibeli kembali oleh ASN di lingkungan Pemkab Jembrana. Inilah bentuk keberpihakan Pemkab untuk petani. Dari petani untuk rakyat, dari rakyat kembali ke petani. Siklus ekonomi lokal yang saling menguatkan petani terbantu, […]

  • Bupati Tamba Sebut TPI Pengambengan Bakal Menjadi Destinasi Wisata Perikanan

    Bupati Tamba Sebut TPI Pengambengan Bakal Menjadi Destinasi Wisata Perikanan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 574
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan dengan potensi yang tinggi serta telah masuknya investasi, Pelabuhan Perikanan Pengambengan ( PPI ) di Kecamatan Negara bakal menjadi destinasi wisata perikanan di Jembrana. Keberadaan pelabuhan perikanan juga akan mendukung pengembangan wisata bahari di Kabupaten Jembrana . Dengan masuknya investasi , diyakini akan dapat dirasakan manfaatnya […]

expand_less