Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Wanita Tangguh, Pertahankan Kelestarian Tenun Songket dan Endek Jembrana

Wanita Tangguh, Pertahankan Kelestarian Tenun Songket dan Endek Jembrana

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
  • visibility 1.066
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Melestarikan tentu tenun songket Jembrana adalah karya kain dari jaman ke jaman. Beranjak dari usia anak baru lahir, kini 18 tahun berkarya dan tetap menekuni tenun songket. Suka duka pun dilakoni sebagai sosok wanita karir dan juga pekerja di salah satu kelurahan di Jembrana. Upaya pertama berjibaku langsung menenun. Hingga dinamika kehidupan pun semakin beranjak mandiri. Berusaha, bangkit, dan kokoh pasti bisa adalah modal berkarya demi keluarga.

Pengusaha Ani Galeri Ni Komang Ani Astuti (45) ceritakan, dinamika kehidupan adalah kunci menuju kesuksesan. Rintangan merupakan cambuk bagi diri, bisnis pun demikian. Tentunya songket dan kain endek buah karya turun menurun di Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan, Jembrana, Jembrana Bali. Tepatnya di Lingkungan Panggung Gondang usaha yang awal didirikan 18 tahun. Saat itu anak baru lahir, dan mencoba dengan menenun sendiri, Selasa (17/6/2025).

banner 336x280

“Gagasan dan ide kreatif pun lahir, dengan mengumpulkan teman-teman seprofesi dengan membentuk kelompok terutama sejenis pengepul. Jenis motif-motif klasik dan garis turun menenun. Seperti motif bulan bintang, jembatan cinta, pucuk rejuna, itik-itik dan toplokan. Dimana para pengrajin rumahan menyetor hasil karyanya dan untuk bahan dan benang itu sepenuhnya dari Ani Galeri,” ungkap Ani bersama anak laki semata wayangnya.

Ani jelaskan, ada berjumlah 111 orang hingga kini tetap tekun, ada beberapa juga bisa dikatakan non aktif. Salam arti non aktif itu dikerjakan dari sore hingga malam hari. Untuk hasil produksi tidak menentu itu tergantung dari pengrajin. Untuk 20 orang itu dikerjakan rutin secara aktif. Sementara 6 orang di Ani Galeri rutin bekerja disini. Istilah ada yang setor hasil karya tenunnya.

“Untuk hasil produksi tenun awalnya lokal, kini sudah merambah keluar. Saat itu baru berdiri 2 tahun sudah bisa sampai jual keluar. Bahkan difasilitasi sama Pemerintah Kabupaten Jembrana hingga Provinsi Bali sampai pameran ke Jakarta,” katanya.

Menurutnya, fasilitas dari BKKBN, Bank BPD, dan instansi-instansi yang lain. Yang paling membanggakan adalah fasilitas langsung dari Dinas Perindustrian Kabupaten Jembrana. Bahkan tetap dilakukan pendampingan bagi para pengerajin dan pengusaha tenun di Jembrana.

“Harapan semoga tetap signifikan, untuk jenis pakaian adatnya Pemkab sudah pakai endek. Ini lebih kepada nilai melestarikan adat dan budaya yang ada di Kabupaten Jembrana. Dalam berkolaborasi banyak juga yang sudah memesan dari instansi. Mulai dari desa/kelurahan, dan kecamatan, serta organisasi. Bahkan ada juga di pakai sebagai cenderamata dari kalangan TNI dan Polri. Itu biasanya di pesan bermotif Jalak Bali, Makepung dan Bulan Bintang,” ujarnya.

Ia juga sampaikan, untuk harga itu bersifat relatif, terutama Bulan Bintang seharga Rp.1, 5 juta. Itu menggunakan benang alami, sehingga corak warnanya benar-benar natural. Jika menggunakan benang biasa atau sintetis itu berkisar Rp.600.000, tapi tergantung desain dan motif. Tapi bila itu full tentu beda lagi harganya.

“Ibarat alam kehidupan itu mengalir dan berhembus seperti angin. Melangkah pasti sebagai sosok wanita dan mandiri. Jangan putus asa dan intinya berani berkarier untuk kelangsungan kehidupan,” pungkasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Sekadar Menonton, Kembang-Ipat Turun ke Lintasan Jadi Joki Mekepung

    Tak Sekadar Menonton, Kembang-Ipat Turun ke Lintasan Jadi Joki Mekepung

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Jembrana – Suasana Festival Mekepung Jembrana semakin bergemuruh saat Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan dan Wabup, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) turut langsung menjajal keseruan menjadi “Joki Mekepung”. Sorak-sorai penonton pecah ketika pasangan kerbau yang di “Jokinin” oleh Bupati Kembang dan Wabup Ipat melaju kencang di lintasan, berpacu menuju garis akhir di Sirkuit […]

  • Bupati Kembang Dorong Dialog Lintas Agama Jaga Kondusivitas Daerah

    Bupati Kembang Dorong Dialog Lintas Agama Jaga Kondusivitas Daerah

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.066
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Kembang Hartawan mendorong penguatan dialog lintas agama sebagai upaya menjaga kondusivitas daerah. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Dialog Kerukunan Lintas Agama bertema “Melalui Kegiatan Dialog Kerukunan Umat Beragama Kita Eratkan Rasa Persaudaraan di Tengah Keberagaman” yang digelar di Ballroom Gedung Kesenian, Ir. Soekarno, Kamis (18/12). Bupati Kembang menegaskan bahwa Jembrana merupakan […]

  • Satresnarkoba Jembrana Berhasil Tangkap Kurir Pengedar Sabu

    Satresnarkoba Jembrana Berhasil Tangkap Kurir Pengedar Sabu

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 682
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jembrana berhasil menangkap seorang pengedar sabu berinisial AFK alias Alif (30) tahun di Jalan Gunung Agung, Gang II, Lingkungan Ketugtug, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, pada Sabtu (20/4/2024) lalu. Dari tangan Alif, petugas menyita 15 plastik klip berisi kristal bening yang diduga sabu-sabu dengan berat total […]

  • Forkopincam Negara Tampil Beda Merajut Toleransi

    Forkopincam Negara Tampil Beda Merajut Toleransi

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 872
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Kecamatan Negara di Kabupaten Jembrana Bali tampil beda dengan dalam merangkul kegiatan Forkopincam. Acara berbuka bersama bernuansa merajut toleransi umat beragama. Tampak hadir dalam kegiatan didampingi Danramil 01/1617 Jembrana. Keakraban, kekeluargaan, dan rasa kebersamaan adalah yang dijunjung tinggi. Tak ada perbedaan bahkan acara berbuka puasa diiringi musisi asal Negara yang menembakkan tembang […]

  • H-1 Penutupan Nyepi, Arus Keluar Bali Membludak, Antrean Gilimanuk Capai 7 Kilometer

    H-1 Penutupan Nyepi, Arus Keluar Bali Membludak, Antrean Gilimanuk Capai 7 Kilometer

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.048
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Operasional Pelabuhan Gilimanuk akan ditutup total dalam rangka rangkaian Hari Raya Nyepi mulai Kamis (19/3/2026) pukul 05.00 Wita. Hingga H-1 penutupan, arus lalu lintas keluar Bali terpantau masih padat dan didominasi kendaraan pribadi. Kepadatan kendaraan terlihat signifikan pada Rabu (18/3/2026) sore. Antrean bahkan mengular hingga kawasan Hutan Cekik yang berjarak sekitar 7 kilometer […]

  • Kembang Tinjau Langsung Dua Titik Lokasi Terdampak Bencana Angin Puting Beliung

    Kembang Tinjau Langsung Dua Titik Lokasi Terdampak Bencana Angin Puting Beliung

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 544
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, meninjau langsung sejumlah titik lokasi yang terdampak bencana angin puting beliung pada Rabu (21/1). Kejadian yang terjadi pada dini hari tersebut mengakibatkan puluhan keluarga mengalami kerusakan bangunan, terutama pada bagian atap rumah. Dalam kunjungannya meninjau warga terdampak bencana di Kelurahan Dauhwaru dan Desa Batuagung, Bupati Kembang menekankan […]

expand_less