Tampil Beda Mertasari Festival, Merangkul Kebersamaan Warga di HUT RI Ke 80
- account_circle Ed27
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 165
- comment 0 komentar

suarajembrana.com – Ribuan warga dari kalangan bocah hingga dewasa tumpah ruah di lapangan Lingkungan Mertasari, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana. Tak hanya sekedar perayaan 17 Agustus, tapi konsep menyatukan rasa cinta lingkungan, kepedulian, dan jiwa kebersamaan dalam harmoni antar umat beragama. HUT RI ke 80 tahun dilaksanakan dengan berbagai ajang lomba. Tak hanya hiburan semata, tapi sajian kuliner sajian khas Mertasari yaitu Lontong Serapah dipadati para pembeli.

Ketua Panitia Penyelenggara I Komang Udayana katakan kegiatan ini untuk menyemarakan HUT RI Ke 80. Menggugah semangat rasa kebersamaan baik anak-anak, muda mudi, orang tua dan juga para lansia. Konsep kebersamaan dan rasa satu kesatuan warga Lingkungan Mertasari.
“Kenapa diselenggarakan di jelang akhir bulan Agustus, karena kesibukan para panitia dan juga mencari momen pas. Sehingga acara terselenggara cukup apik dan kompak rasa saru kesatuan serta jiwa gotong royong. Justru tahun ini lebih meriah dan lebih lengkap. Sumbangan warga, donatur dan juga simpatisan memupuk jiwa sosial dari warga untuk warga itu sendiri,” tuturnya.
Selain itu Udayana jelaskan, warga juga dihimbau untuk senantiasa menjaga kebersihan. Dimana event yang diselenggarakan sejak Jumat 29 Agustus hingga 31 Agustus 2025. Diawali dengan lomba anak-anak sepak bola mini mewakili RT (Rukun Tetangga). Juga ada lomba voli terpal dari kalangan tua muda. Yang dimulai pukul 15.00 wita warga memadati lapangan Makepung Mertasari.
“Sabtu pagi pun demikian meriah, dimana anak-anak memadati dengan aneka lomba balap kelereng, lomba makan kerupuk, balap karung, dan lomba kugeruk yang mengundang gelak tawa. Tak hanya itu saja warga pun dimanjakan selama ajang lomba ada kudapan kuliner yang khas Mertasari. Ada cendol, jajanan kampung, lontong serapah, dan lawar serapah ayam cundang. Ada pula stand milik swalayan di Kota Negara berjualan paket murah sembako, ” jelasnya di depan stad photo booth.
Hal ini juga disampaikan Kelapa Kewilayahan Lingkungan Mertasari Yoga Mahandika, bahwa kegiatan ini semata-mata partisipasi warga. Warga sangat antusias. Sabtu malam Minggu pun hiburan bagi masyarakat yaitu ada Rindik Koplo tradisional. Dan malam itu juga lomba karaoke lagu Bali kalangan anak-anak. Kami sangat mensuport apa keinginan positif warga.
“Dan harapan tahun depan stand kuliner akan di perbanyak karena salah satu kudapan yang laris manis lontong serapah dan juga jajanan kampung. Warga pun antusias membeli kupon undian bazar. Pada hari Minggu jalan santai bersama warga kelilingi lingkungan Mertasari. Pengundian kupon berhadiah. Karena hadiah door prize, hadiah hiburan dan hadiah utama berupa sepeda listrik, kata Yoga.
Sementara Lurah Loloan Timur Sukron Hadiwijaya mengacungi jempol kegiatan warga Lingkungan Mertasari. Dimana Mertasari Festival merupakan saya tarik tersendiri. Kekompakan, kebersamaan, serta rasa solidaritas tinggi. Dan juga menjaga kebersihan lingkungan. Dimana sekitar lapangan ada tempat karung sampah.
“Dan ini perlu dilanjutkan sesuai anjuran bupati melalui program-program unggulannya. Dengan harapan warga memanfaatkan fasilitas yang diberikan melalui program tersebut. Dan pertahanan yang bagus ini, untuk tahun depan lebih bagus dan dikembangkan,” ujarnya didampingi Bendesa Adat Mertasari. ™
- Penulis: Ed27
Comment