Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pendidikan » Pengabenan Kusa Pranawa Kerangka Manusia Prasejarah Gilimanuk

Pengabenan Kusa Pranawa Kerangka Manusia Prasejarah Gilimanuk

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Kamis, 1 Feb 2024
  • visibility 559
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Rangkain upacara pengabenan terhadap kerangka manusia prasejarah atau manusia purba di Museum Purbakala Gilimanuk, digelar pada Rabu (31/1).

Berlangsung rangkaian Uleman Manggala Praja sebagai guru saksi yang dihadiri Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna, Sekda I Made Budiasa, Pj. Gubernur Bali yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kapolda Bali yang diwakili Kabid Labfor Polda Bali, Asisten Laboratorium Bioantropologi & Paleoantropologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada dan undangan lainnya.

banner 336x280

Upacara dengan mengambil tingkatan Ngaben Kusa Pranawa yang berarti upacara pengabenan dengan menggunakan simbol berupa sarana pengawak daun alang-alang yang merupakan simbolis badan manusia sehingga jasad atau kerangka dibuatkan simbol.Dari ratusan tulang dijadikan dua sekah/puspa lingga (simbol roh) lanang istri untuk kemudian di sucikan secara hindu dan upacara ini di puput (prosesi upacara dipimpin) oleh lima orang sulinggih.

Selain menyucikan kerangka manusia prasejarah yang disimbolkan alang-alang tersebut, secara kolektif upacara pengabenan ini juga diikuti oleh masyarakat di Kabupaten Jembrana. Untuk ngaben kolektif masyarakat umum ini diikuti sebanyak 7 sawa, mamukur sebanyak 12 dan ngelungah sebanyak 26.

Sementara khusus dari kerangka manusia prasejarah Gilimanuk yang tersimpan di Universitas Gadjah Mada sebanyak 275 dilaksanakan upacara ngulapin di segara.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan telah mencari informasi dan data-data terkait dengan apakah diperbolehkan untuk dilaksanakan upacara pengabenan Kusa Pranawa bagi kerangka manusia prasejarah Gilimanuk.

“Saya tidak tahu kawitannya (leluhurnya) ini siapa, ini kan kerangka manusia prasejarah yang ada di kabupaten Jembrana. Mungkin jika ini binatang prasejarah saya tidak ambil pusing, tapi karena ini manusia menjadi beban pikiran saya. Wajib saya sebagai Bupati untuk melaksanakan penyucian terhadap kerangka-kerangka manusi yang ada di Gilimanuk ini,” ungkapnya.

Bupati Tamba juga mengatakan pengabenan Kusa Pranawa dengan dilaksanakan kepada kerangka manusia prasejarah Gilimanuk yang tersimpan di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dengan cara ngulapin (memanggil) roh mereka untuk kembali ke Gilimanuk.

“Ternyata dalam perjalanannya, kami menemukan kerangka yang ada disini, ada juga di lab UGM. Sebanyak 275 ada kerangka disitu yang diteliti oleh para ahli di UGM. Secara Niskala seluruh kerangka atau roh yang ada disitu sudah kita panggil untuk pulang ke tanah Gilimanuk, hari ini kita sucikan dengan kita sebut sebagai pengabenan Kusa Pranawa,” kata Bupati Tamba.

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada Menparekraf yang telah memberikan dukungan serta Polda Bali, Pemerintah Provinsi Bali dan kabupaten lainnya di Bali yang telah bisa hadir untuk mendukung pelaksanaan upacara pengabenan Kusa Pranawa ini.

“Astungkara hari ini perwakilan dari Pak Kapolda dan Pj. Gubernur dan kesaksian Menteri parekraf bapak Sandiaga Uno saya mengucapkan terimakasih atas seluruh dukungan sehingga acara pengabenan Kusa Pranawa di Gilimanuk ini dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh Bendesa Adat dan masyarakat baik yang terlibat langsung maupun yang memberikan dukungan sehingga upacara pengabenan ini dapat terlaksana.

“Dan juga saya ucapkan terima kasih kepada Bendesa Adat se-kabupaten Jembrana, masyarakat Gilimanuk dan masyarakat se-Kecamatan Melaya yang sangat luar biasa, semoga dengan selesainya acara ini Jembrana akan menjadi lebih baik dan nyaman serta sukses menuju Jembrana Emas Tahun 2026,” lanjutnya.

Setelah upacara pengabenan Kusa Pranawa selesai, Bupati Tamba menyampaikan untuk sementara roh/atman yang telah disucikan akan dikembalikan ke laut karena bangunan untuk menyemayamkan roh-roh tersebut akan segera dibangun.

“Di anggaran perubahan ini kita akan membangun Gedong Purba, untuk saat ini setelah meajar-ajar kita larung dulu di segara (laut), nanti pada saatnya kita ngulapin (memanggil roh) baru kita linggihkan di Gedong Purba,” tuturnya.

Disisi lain, Dismas Rienthar Adhyaksa, Asisten Laboratorium Bioantropologi & Paleoantropologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta mengatakan kerangka manusia prasejarah Gilimanuk yang tersimpan di UGM diperkirakan berumur 2000an tahun. Selain disimpan, kerangka tersebut digunakan sebagai objek penelitian.

“Di Laboratorium Bioantropologi & Paleoantropologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta menyimpan kerangka manusia Gilimanuk dengan usia diperkirakan itu 2000 tahun yang jumlahnya 275 individu. Yang kami lakukan selain menyimpan dan mengkonservasi, kami juga melakukan penelitian terutama yang berkaitan dengan Paleoantropologi yaitu semacam studi ilmu yang mempelajari penyakit-penyakit yang ada di manusia-manusia purba,” ucapnya.

Dikatakannya, kerangka manusia prasejarah Gilimanuk tidak hanya terdiri dari satu kelompok masyarakat, melainkan ditemukan sejumlah ciri-ciri berbeda pada kerangka yang diteliti.

“Di dalam situs Gilimanuk ditemukan berbagai variasi genetika yaitu mengindikasikan bahwa manusia-manusia yang di Gilimanuk yang dikuburkan disitu bukan berasal dari satu komunitas atau kelompok masyarakat saja. Kemungkinan itu berasal dari berbagai masyarakat di luar Gilimanuk. Dari indikasi itu, kami menginterpretasikan bahwa situs Gilimanuk itu boleh dibilang spesial, istimewa itu bisa karena disucikan atau memang cocok untuk penguburan,” jelas Dismas.

Terkait dengan Upacara Ngaben Kusa Pranawa, Dismas mengapresiasi apa yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana. Hal ini menurutnya sebagai wujud penghormatan terhadap kerangka manusia prasejarah sebagai leluhur masyarakat di Gilimanuk.

“Jasad-jasad mereka yang telah meninggal, membantu kita belajar berbagai hal tentang evolusi, migrasi, forensik hingga status kesehatan masa lalu yang dapat menjadi rujukan kita untuk membangun masyarakat yang lebih baik. Sudah selayaknya kita menghormati dan memperlakukan jasad-jasad tersebut seperti manusia yang masih hidup,” pungkasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemeriahan, SMP Negeri 3 Negara Genap Berusia 46 Tahun

    Kemeriahan, SMP Negeri 3 Negara Genap Berusia 46 Tahun

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 607
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Puncak perayaan HUT Ke-46 SMP Negeri 3 Negara dilaksanakan meriah dengan dihadiri langsung oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Jumat (11/4/2025). Peringatan HUT SMP Negeri 3 Negara ke-46 tersebut ditandai dengan pelepasan balon oleh Bupati I Made Kembang Hartawan dan kepala SMP Negeri 3 Negara yang dilanjutkan dengan pemotongan Tumpeng. Selain itu, […]

  • Rumah Inovasi Anak Muda, Jembrana Siap Bangun Ekosistem Ekonomi Kreatif Anak Muda

    Rumah Inovasi Anak Muda, Jembrana Siap Bangun Ekosistem Ekonomi Kreatif Anak Muda

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 948
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Jembrana bergerak cepat mewujudkan visi ekonomi kreatif dengan menghadirkan Jembrana Creative Hub. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem ekonomi baru yang berbasis pada kreativitas pemuda. Sebagai rumah inovasi bagi anak muda, pusat kreativitas ini akan mengintegrasikan potensi 11 subsektor kreatif dengan pendampingan bisnis profesional. Langkah ini menjadi bukti […]

  • Kunker Danrem 163/Wira Satya dan Rombongan ke Mako Yonif 741/GN

    Kunker Danrem 163/Wira Satya dan Rombongan ke Mako Yonif 741/GN

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 757
    • 0Komentar

    Jembrana, suarajembrana.com – Kunjungan Kerja Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida Idewa Hadisaputra, S.H. didampingi Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 163 PD IX/Udayana Ny. Ayu Agung Hadisaputra beserta rombongan tiba di Makoyonif 741/GN, Linkungan Tinyeb, Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana. Dalam rangka memberi pengarahan kepada seluruh Anggota Yonif 741/GN dan ibu Anggota […]

  • Cegah Wabah Demam Berdarah di Musim Penghujan

    Cegah Wabah Demam Berdarah di Musim Penghujan

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Serda I Putu Wikanda selaku Babinsa desa Delod Berawah Koramil 1617-02/Mendoyo Kodim 1617/Jembrana mendampingi Tim melaksanakan pemantauan pengecekan jentik nyamuk di rumah-rumah warga bertempat di seputaran Desa Delodberawah, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Minggu (31/03/24). Ditegaskan Serda I Putu Wikanda kegiatan ini efektif dilaksanakan selama musim penghujan seperti sekarang ini, untuk mencegah berjangkitnya […]

  • Pastikan THR dan Gaji Ke-13 Cair 100 Persen, Tamba Ajak Pegawai Kerja Keras

    Pastikan THR dan Gaji Ke-13 Cair 100 Persen, Tamba Ajak Pegawai Kerja Keras

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 725
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana telah mengalokasikan dana untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 1445 Hijriah kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jembrana. Bupati Jembrana I Nengah Tamba memastikan THR  itu akan cair sebelum lebaran. Selanjutnya masing masing OPD diminta mengajukan pengajuan pencairan yang sudah bisa diamprahkan per […]

  • Bupati Tamba Sampaikan Pesan Inspiratif Kepada Ratusan Wisudawan

    Bupati Tamba Sampaikan Pesan Inspiratif Kepada Ratusan Wisudawan

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.059
    • 0Komentar

    Jembrana, suarajembrana.com – Kegembiraan dan semangat kebanggaan memenuhi Ballroom Hotel Jimbarwana saat acara wisuda LPK Negara Hotel Institute (NHI) pada Jumat, (06/09/2024). Dalam sambutannya, Bupati Tamba menyampaikan pesan inspiratif yang penuh semangat kepada ratusan wisudawan. Bupati mengawali sambutannya dengan merinci bahwa para wisudawan, mulai dari saat ini, akan memasuki kehidupan yang sesungguhnya, memasuki fase yang […]

expand_less