Pelabuhan Internasional Pengambengan Dibangun, Prospek Masjid Pantai Bali Kian Terbuka
- account_circle Ed27
- calendar_month 52 menit yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar

Jembrana – Pengembangan Pelabuhan Perikanan Internasional Pengambengan di Kabupaten Jembrana, Bali, membuka peluang baru bagi penguatan ekonomi, konektivitas, wisata bahari, dan wisata religi di kawasan pesisir.
Groundbreaking pengembangan pelabuhan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Selasa (29/9/2026), menjadi momentum strategis bagi pertumbuhan kawasan pesisir Pengambengan.
Seiring perkembangan tersebut, Masjid Pantai Bali di Desa Cupel, Kecamatan Negara, dinilai memiliki prospek untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata religi berbasis Smart Masjid melalui konsep 5E: edukasi, ekonomi, ekologi, empati, dan entertainment.
Ketua Yayasan Masjid Pantai Nusantara, Firmansyah Dimmy, mengatakan posisi Masjid Pantai Bali yang berada di kawasan pesisir dan dekat dengan pusat aktivitas perikanan memberikan peluang untuk menjadi bagian dari ekosistem wisata yang lebih terintegrasi.
Masjid Pantai Bali juga diarahkan sebagai bagian dari Bali Manasik Center, sekaligus ruang ibadah, edukasi kemaritiman dan lingkungan, pusat kegiatan keagamaan, serta tempat persinggahan wisatawan.
“Di antara aktivitas nelayan, perdagangan, pariwisata dan pergerakan manusia, hadir ruang untuk beribadah, belajar, menemukan ketenangan dan membangun silaturahmi,” ujar Firmansyah.
Ke depan, pengembangan konsep Eco-Maritime Smart Masjid dinilai membutuhkan kolaborasi penthahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, pengelola pelabuhan, desa, pelaku usaha, komunitas keagamaan, nelayan, UMKM, masyarakat dan media.
Dengan berkembangnya Pelabuhan Pengambengan, Masjid Pantai Bali diharapkan dapat tumbuh sebagai salah satu simpul wisata religi dan edukasi kemaritiman di Jembrana, sekaligus memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat pesisir. ™
- Penulis: Ed27

Saat ini belum ada komentar