Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » Kisah Dagang Nasi Piecing Ayam Kampung Muris Loloan Barat

Kisah Dagang Nasi Piecing Ayam Kampung Muris Loloan Barat

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
  • visibility 751
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Nikmat kuliner dagangan nasi plecing Muris (Moshiyah dan Muhammad Idris) di Jalan Kedondong Gang 1 Nomer 3, Lingkungan Kerobokan, RT 04, Kelurahan Loloan Barat. Khas ayam kampung olahan kuliner sejak tahun 1982 sampai sekarang. Sudah 42 tahun, yang di kelola dengan sang istri hingga mempunyai anak 4 dan cucu 8. Merupakan kebahagiaan dalam karir dari berjualan di TPI Desa Pengambengan hingga kini di rumah. Harga dari awal Rp.500 per bungkus kini harga Rp.10.000 per bungkus.

Muhammad Idris Sa’ad (71) tahun mengatakan, awal mula berjualan menggunakan angkringan ratusan bungkus di jual waktu itu KUD Mina Karya Desa Pengambengan kini TPI Dermaga Pelabuhan Pengambengan. Nikmatnya nasi plecing ayam kampung yang merupakan ayam yang di jual para tetangga dekat rumah. Bahkan memasaknya pun menggunakan dapur kayu bakar. Para pelanggan lebih menyukai makan di rumah.

banner 336x280

“Dalam satu hari kalau ramai bisa mencapai 5 ekor ayam bila pesanan bisa mencapai 10 ekor ayam. Untuk beras 5 kg sampai 10 kg tergantung pesanan dan ramainya. Bedalah saat waktu dulu saat berjualan di pelabuhan yang mana banyak sekali pelanggan. Perintis saat perahu nelayan perbaiki jaring bisa ratusan bungkus pesanan. Bahkan malamnya usul pelanggan berjualan di rumah,” ungkapnya di samping sang istri Moshiyah.

Idris juga menjelaskan, dengan rintisan ini justru bisa membiayai anak sekolah dan kini dengan adanya cucu tentu ramai hiburan. Pelanggan lumayan dari pejabat baik camat hingga wakil bupati pun sering mampir menikmati plecing ayam kampung. Bahkan rasa sambal yang begitu nikmat menurut pelanggan merupakan daya tarik sendiri.

“Dari merintis hingga kini walaupun tinggal di gang yang cukup sempit, alhamdulillah menikmati hasil cukup untuk membiayai hidup dan keluarga. Bahkan kini kuliner plecing ayam menerima pesanan dan siap antar ke pelanggan yang selalu ramai habis Magrib hingga malam hari,” tuntasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Comment

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmikan Bedah Warung, Bupati Kembang Beri Apresiasi BUMDesma

    Resmikan Bedah Warung, Bupati Kembang Beri Apresiasi BUMDesma

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 77
    • 0Komentar

    suatajembrana.com – Sinergi lintas sektor dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan di Kabupaten Jembrana. BUMDesa Bersama (BUMDesma) Asta Buana Sejahtera, Kecamatan Pekutatan, menyalurkan bantuan sosial berupa program bedah rumah dan bedah warung yang bersumber dari Sisa Hasil Usaha (SHU) Pengelolaan Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPKP) tahun 2025. Dari SHU yang berhasil dibukukan tahun ini, […]

  • Angkringan Pujasera Ijo Gading Tampilkan Konsep UMKM Jembrana

    Angkringan Pujasera Ijo Gading Tampilkan Konsep UMKM Jembrana

    • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 516
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Hiruk pikuk kota Negara di Kabupaten Jembrana lahir banyak inovasi kreatif dari berbagai kalangan pengiat ekonomi kerakyatan. Dari para investor dan juga para penggiat UMKM yang terus digalakkan pemerintah. Ini tentu akan menunjang perekonomian tentunya dengan berbagai program-program. Dibukanya Angkringan Pujasera Ijo Gading di belakang SPBU Negara tepatnya di Jalan A.Yani, Kabupaten […]

  • Satu Lagi Jenazah Diduga Korban KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan Nelayan Play Button

    Satu Lagi Jenazah Diduga Korban KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan Nelayan

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.040
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Diduga korban penuh/kru KMP Tunu Pratama Jaya ditemukan kembali oleh nelayan. Nelayan yang hendak memancing menemukan mayat terapung di perairan Perancak. Mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan pukul 03.00 wita. Pada titik perkiraan koordinat 8°25.633’S – 114°34.314’E. Dengan jarak dari LKK : 18.8 dan Heading dari LKK : 151°. Nelayan Muhammad Fajri (60) menceritakan […]

  • Bupati Tamba Ajak Pelajar SMA Cegah Stunting

    Bupati Tamba Ajak Pelajar SMA Cegah Stunting

    • calendar_month Selasa, 5 Des 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 475
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Dalam percepatan penurunan angka Stunting, Pemerintah Kabupaten Jembrana lakukan berbagai macam inovasi dan metode dalam pelaksanaannya. Bupati Jembrana I Nengah Tamba menjadi Narasumber Sosialisasi yang bertemakan “Cegah Stunting Untuk Generasi dan Jembrana Emas 2026“ bertempat di Aula SMAN 1 Melaya, Selasa (5/12). Sosialisasi cegah stanting tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pencegahan […]

  • Idul Adha Jama’ah Muhamadiyah Jembrana Tegaskan Taqwamu Jalan Menuju Surgamu

    Idul Adha Jama’ah Muhamadiyah Jembrana Tegaskan Taqwamu Jalan Menuju Surgamu

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Ratusan jama’ah Muhammadiyah Jembrana melakukan sholat Idul Adha 2024 di Masjid An Nur, komplek Gedung Dakwah Muhammadiyah pimpinan daerah Jembrana, Bali. Jama’ah mulai berdatangan sejak pukul 06.00 Wita, di Masjid An Nur yang yang berada di Jalan Kalimutu, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Jembrana. Terlihat jemaah memenuhi ruang masjid, halaman, hingga menggunakan badan […]

  • Bupati Tamba Mendem Pedagingan Pura Melanting Pasar Umum Negara

    Bupati Tamba Mendem Pedagingan Pura Melanting Pasar Umum Negara

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 548
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Ny. Candrawati Tamba menghadiri upacara pecaruan lan mendem pedagingan Pura Melanting Pasar Umum Negara, Senin (16/9). Bupati Tamba secara langsung melaksanakan mendem pedagingan pada palinggih Padmasana yang dilanjutkan dengan peletakan daksina linggih oleh pemangku setempat. Hal tersebut juga kemudian dilanjutkan dengan mendem pedagingan dan peletakan daksina […]

expand_less