Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kabupaten Jembrana Siapkan Roadmap Terbaru dan Sistem Penanganan Sampah Terpadu

Kabupaten Jembrana Siapkan Roadmap Terbaru dan Sistem Penanganan Sampah Terpadu

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • visibility 1.196
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Kabupaten Jembrana sebagai pintu gerbang barat Pulau Bali, memiliki peran penting tidak hanya penghubung ekonomi tapi juga benteng lingkungan. Namun, Jembrana juga tak luput dari persoalan lingkungan utamanya sampah yang kini menjadi isu nasional.

Tantangan Jembrana terletak pada ketergantungan yang tinggi terhadap TPA Peh yang makin terbatas kapasitasnya. Disisi lain, sama seperti wilayah lainnya di Bali, terjadi peningkatan signifikan dalam volume timbulan sampah harian. Peningkatan ini, dipicu pertumbuhan ekonomi, populasi hingga perilaku konsumtif masyarakat.

banner 336x280

Dalam respons proaktif terhadap permasalahan itu, Pemkab Jembrana telah merancang langkah-langkah penanganan bahkan strategi penanganan sampah jangka panjang bertajuk “Roadmap Penanganan Sampah jangka Pendek 2025- 2026 telah disusun. Strategi ini menandai pergeseran paradigma penanganan sampah, dari sekadar membuang menjadi memanfaatkan. Fokusnya pada pengurangan sampah dari sumber, peningkatan daur ulang, dan implementasi teknologi pengolahan modern, yaitu Refuse Derived Fuel (RDF).

Strategi itu mengedepankan penanganan ketat di tiga sektor yakni hulu (sumber sampah), tengah dan hilir. Untuk sektor hulu akan difokuskan pada penanganan sampah berbasis sumber. Bupati Jembrana telah mengeluarkan instruksi Bupati nomor 1 tahun 2025 terkait dengan kewajiban menyediakan tebo moderen dirumah tangga. Kebijakan ini dimulai dari ASN, perkantoran hingga kemudian akan berlaku dimasing-masing rumah tangga masyarakat. Program ini didukung oleh program Jembrana KEDAS, bank sampah unit sekolah perkantoran dan desa serta bank sampah induk dimasing-masing kecamatan.

Sementara di sektor tengah, dengan mengoptimalisasi TPS3R, sekolah kedas peningkatan kapasitas pengelola sampah hingga pengawasan pelaksanaan Perda 8 tahun 2013.

Terakhir disektor hilir, peningkatan daur ulang, dan implementasi teknologi pengolahan modern, yaitu Refuse Derived Fuel (RDF) serta optimalisasi TPST.

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyatakan bahwa masalah sampah memerlukan solusi jangka panjang dan berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Kami tidak bisa lagi hanya menimbun sampah. TPA Peh kita sangat terbatas kapasitasnya. Perluasan pun tak mungkin. Namun kami komitmen untuk menjadikan Jembrana bersih, lestari, sekaligus persoalan TPA teratasi. Teknologi RDF bukan hanya solusi pengolahan, tetapi juga langkah penting dalam ekonomi sirkular dan penciptaan energi alternatif,” ujar Kembang dihubungi rabu ( 17/12).

Namun lanjut Kembang Partisipasi aktif dalam memilah sampah di rumah tangga adalah kunci keberhasilan program ini,

Karena itu, ia mengatakan telah membangun pondasi pondasi penanganan sampah di Jembrana . Mulai dari klian, perbekel, camat, dan lain sebagainya. Jadi sinergitas antara Bupati, unsur kewilayahan, PKK dan lain sebagainya, sudah dibangun.Jadi distribusi tanggung jawab sampah itu sudah dilaksanakan sampai ke level ke wilayah.

Semua kegiatan-kegiatan, perayaan, seremonial dan lain sebagainya dialihkan ke kegiatan-kegiatan yang peduli terhadap lingkungan. Misalnya penanaman pohon , gotong royong hingga bersih bersih sampah plastik. Termasuk meniadakan seremonial umunya seperti pelepasan balon, Styrofoam, penggunaan plastik diganti dengan bahan bahan ramah lingkungan dan mengurangi timbulan sampah.

“Kita mengajak semua stakeholder bergotong royong untuk mulai peduli terhadap penanganan sampah di wilayahnya masing-masing. Dan ini memang perlu bertahap, tidak serta-merta bisa langsung jadi, tapi perlu bertahap pengawasan dan sebagainya,“ paparnya.

Khusus pengolahan sampah melalui pemanfaatan mesin RDF , Pemkab Jembrana pada tahun 2025 ini diberikan bantuan oleh provinsi Bali melalui BKK senilai 4 miliar. Nilai itu digunakan untuk membeli mesin pengolah sampah menjadi RDF saat ini sedang proses intalasi dan efektif beroperasi awal tahun 2026.

“Kenapa RDF, kita melihat kondisi TPA Peh yang terbatas lahannya, perluasan lahan TPA yang kecil sekali, makanya inovasi teknologi sebagai jawaban penanggulangan sampah di Jembrana.Targetnya kita punya 3 modul, dengan kapasitas 90 ton,“ ujarnya.

Disisi lain, Kadis Lingkungan Hidup Jembrana Dewa Gede Ary Chandra mengatakan rata rata sampah harian masuk di Jembrana mencapai 50-60 ton per hari. Dengan adanya satu RDF, akan mampu mengolah yang sampah yang masuk ke TPA dengan kapasitas 30 ton per 8 jam.

”Mesin RDF yang kedua sudah kita usulkan ke provinsi pada tahun 2026. Sementara mesin ketiga diharapkan tersedia di tahun 2027, tentunya dengan menggandeng pihak pihak lainnya. Sehingga kedepan tidak adalagi pembuangan sampah ke TPA dengan sistem open dumping, tapi semua diolah RDF. Kita juga antisipasi lonjakan sampah pada momen tertentu, misalnya saat hari ya, mudik dan lainnya,“ terang Ary Chandra.

Langkah lainnya kata Ary Chandra dengan menata lagi TPA yang sudah eksisting .Ada 30 ton space yang bisa digunakan setiap hari guna menata TPA eksisting yang sudah 30 tahun itu.”Pelan-pelan kita kelola kita jadikan RDF. Jika ini berjalan, praktek open dumping ke TPA sudah sangat sangat berkurang. Disamping tentunya tetap langkah perbaikan di hulu, edukasi dimasyarakat tetap dilaksanakan, “ujar Ary Chandra. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pawai Obor dan Bersholawat, Warga Pesisir Sambut Tahun Baru Hijriyah

    Pawai Obor dan Bersholawat, Warga Pesisir Sambut Tahun Baru Hijriyah

    • calendar_month Minggu, 7 Jul 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 644
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Kebahagian menyambut pergantian tahun baru Islam yang biasa disebut 1 Muharram atau di kenal dengan 1 Suro. Puluhan anak-anak, dewasa dan juga orang tua di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana melakukan tradisi keliling kampung membawa obor dan melantunkan sholawatan, Sabtu (6/7/2024). Ketua penyelenggara Imam Mas Wahyudi katakan, Tahun Baru Hijriah 1446 […]

  • Jegog Jembrana Kembali Guncang Panggung di Jepang

    Jegog Jembrana Kembali Guncang Panggung di Jepang

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 551
    • 0Komentar

    suatajembrana.com – Kesenian khas Kabupaten Jembrana, Jegog, kembali melangkah ke panggung internasional. Grup kesenian legendaris Suar Agung resmi berangkat ke Jepang hari ini untuk menjalankan misi budaya selama dua minggu, membawa nama harum Bali dan Indonesia di kancah global. Rombongan yang dipimpin oleh Putu Bobi Agus Darma selaku koordinator, dilepas langsung Bupati Jembrana I Made […]

  • Apel Rutin, ASN Jembrana Doakan Korban Musibah Kapal Tenggelam

    Apel Rutin, ASN Jembrana Doakan Korban Musibah Kapal Tenggelam

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 598
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Rasa duka mendalam atas tragedi tenggelamnya kapal di Selat Bali yang terjadi beberapa waktu lalu mendapat perhatian khusus dari Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna. Dalam apel rutin yang digelar di halaman Kantor Bupati Jembrana, Senin (7/7), Wabup Ipat mengajak seluruh jajaran ASN dan masyarakat untuk mendoakan para korban. “Atas nama […]

  • Belum Ada Tersangka, Kejari Jembrana Dalami Dugaan Korupsi Anggaran Satpol PP

    Belum Ada Tersangka, Kejari Jembrana Dalami Dugaan Korupsi Anggaran Satpol PP

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Jembrana – Penyidikan dugaan korupsi pengelolaan anggaran di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jembrana masih bergulir. Hingga Senin (2/11/2026), Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana belum menetapkan tersangka dan masih memperkuat pembuktian, terutama terkait dugaan kerugian keuangan negara. Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Jembrana telah memeriksa sebanyak 19 orang dari berbagai unsur di lingkungan […]

  • Forkopincam Negara Tampil Beda Merajut Toleransi

    Forkopincam Negara Tampil Beda Merajut Toleransi

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 917
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Kecamatan Negara di Kabupaten Jembrana Bali tampil beda dengan dalam merangkul kegiatan Forkopincam. Acara berbuka bersama bernuansa merajut toleransi umat beragama. Tampak hadir dalam kegiatan didampingi Danramil 01/1617 Jembrana. Keakraban, kekeluargaan, dan rasa kebersamaan adalah yang dijunjung tinggi. Tak ada perbedaan bahkan acara berbuka puasa diiringi musisi asal Negara yang menembakkan tembang […]

  • Babinsa Bisa Membias di Masyarakat dan Tanamkan Jiwa Empati

    Babinsa Bisa Membias di Masyarakat dan Tanamkan Jiwa Empati

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 745
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Babinsa Desa Pengambengan Koramil 1617-01/Negara, Kodim 1617/Jembrana bersama masyarakat melaksanakan Fardhu Kifayah Almarhum atas nama bapak Yasin Usia (70) Tahun, pekerjaan nelayan, beragama Islam yang meninggal dunia karena sakit, bertempat di Jalan mercusuar Banjar Ketapang Lampu, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Selasa (26/03/2024). Bersama warga terlihat Babinsa bergotong-royong, menggali kuburan untuk […]

expand_less