Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Jembrana Launching Salah Satu Program Unggulan Rumah Singgah di Denpasar

Jembrana Launching Salah Satu Program Unggulan Rumah Singgah di Denpasar

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
  • visibility 625
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Setelah sebelumnya meluncurkan program mobil layanan antar jemput pasien, pemerintah Kabupaten Jembrana kembali melaunching Salah satu program unggulan berupa Rumah Singgah yang terletak di Kota Denpasar.

Program rumah singgah ini bisa dimanfaatkan keluarga penunggu pasien yang sedang menjalani pengobatan di RSUP Prof. dr. IGNG Ngoerah (RS Sanglah). Tak hanya itu rumah singgah juga berlaku untuk mahasiswa Jembrana yang sedang mencari kerja, mengurus administrasi maupun keperluan kuliah sehingga mengharuskan mereka menginap sementara di Denpasar.

banner 336x280

Rumah singgah ini resmi beroperasi setelah diresmikan Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna pada Minggu (23/3). Hadir pula saat peresmian ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi bersama Forkopimda Jembrana , pimpinan OPD serta unsur kewilayahan. Program ini sekaligus bagian dari komitmen 100 hari kerja Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat).

Rumah Singgah yang berlokasi di Jalan Pulau Bali No. 23, Dauh Puri Kelod, Denpasar Barat ini berada tepat di belakang atau di seberang gedung baru poliklinik RSUP Prof. dr. IGNG Ngoerah. Keberadaan program rumah singgah ini mendapatkan respon positif dan menarik perhatian warga masyarakat Jembrana yang tengah menjalani pengobatan di Denpasar. Bahkan, sebelumnya beberapa keluarga pasien telah mengunjungi lokasi tersebut.

Rumah Singgah ini diperuntukkan bagi warga Jembrana yang memiliki KTP setempat dan sedang menjalani perawatan atau mendampingi keluarga di RSUP Prof. dr. IGNG Ngoerah. Selain diperuntukkan bagi pendamping pasien, Rumah Singgah ini juga bisa digunakan oleh warga Jembrana yang sedang mencari pekerjaan atau tempat kuliah di Denpasar. Dengan fasilitas yang nyaman dan lokasi strategis, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jembrana.

Pemkab Jembrana juga telah menyiapkan petugas administrasi yang akan bertanggung jawab mendata dan mengurus warga jembrana yang ingin memanfaatkan Rumah Singgah.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan bahwa Rumah Singgah ini merupakan bagian dari janji kampanye yang menjadi program unggulan dalam visi dan misi kepemimpinannya bersama Wabup Ipat.

Program ini lahir dari keprihatinannya terhadap kondisi warga Jembrana yang harus tidur di gang rumah sakit atau di emperan toko saat menunggu keluarga yang dirawat di RSUP Prof. dr. IGNG Ngoerah. “Dengan adanya Rumah Singgah ini, warga yang mendampingi pasien tidak perlu lagi tidur di tempat yang kurang layak. Hanya dengan berjalan 5-10 menit, mereka bisa beristirahat dengan nyaman di Rumah Singgah,” terangnya.

Selain itu, Bupati juga mencatat banyaknya masyarakat Jembrana yang harus melakukan rawat jalan di Denpasar, terutama anak-anak muda yang terpaksa meninggalkan pekerjaan, administrasi, atau kuliah. “Dengan adanya rumah singgah ini, mereka dapat lebih mudah mengurus segala keperluan tanpa harus merasa khawatir tentang tempat tinggal,” tambah Bupati.

Sementara itu, Kadis Sosial, dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata menjelaskan terkait dengan yang bisa menggunakan fasilitas di rumah singgah, menurutnya warga masyarakat yang ber-KTP Jembrana.

“Astungkara semoga program ini bermanfaat dan benar-benar program bisa jalan dengan baik,” ujarnya.Selain itu, Oka Parwata mengungkapkan bahwa Rumah Singgah Harmoni menyediakan fasilitas yang memadai bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal sementara.

“Bangunan dua lantai ini memiliki total 16 kamar tidur, terdiri dari 6 kamar di lantai 1 dan 10 kamar di lantai 2, yang semuanya dilengkapi dengan kamar mandi dalam, tempat tidur, dan lemari. Beberapa kamar juga dilengkapi dengan AC untuk kenyamanan lebih,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Layanan Rumah Singgah Harmoni ini buka 24 jam setiap hari, termasuk saat Hari Raya Nyepi. “Pengaduan atau masukan dapat disampaikan langsung, melalui telepon, WhatsApp, kotak saran, atau barcode yang telah disediakan, untuk memastikan pelayanan yang lebih baik,” tandasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Comment

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kembang Terima Obor Api Porprov XVI Bali 2025, Tanda Semangat Sportivitas Membara

    Kembang Terima Obor Api Porprov XVI Bali 2025, Tanda Semangat Sportivitas Membara

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 3.039
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Suasana meriah dan penuh semangat menyelimuti Kantor Bupati Jembrana saat obor api Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Bali Tahun 2025 secara resmi diserahkan kepada Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, Senin (8/9). Penyerahan obor ini menjadi rangkaian awal acara Porprov Bali yang akan digelar di Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, Bali pada 9-17 […]

  • Ajang Lomba Fun Rally Di Jembrana Wujudkan Rasa Kebersamaan dan Semangat Gotong Royong

    Ajang Lomba Fun Rally Di Jembrana Wujudkan Rasa Kebersamaan dan Semangat Gotong Royong

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 3.100
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Sebanyak 118 peserta, terdiri dari 94 kendaraan roda empat dan 24 kendaraan roda dua meriahkan Jembrana Fun Rally tahun 2025, Sabtu (30/8). Event Jembrana Fun Rally dibuka secara langsung oleh Bupati I Made Kembang Hartawan bersama Ny. Drg. Ani Setiawarini, Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), Ketua DPRD, Ni Made Sri Sutharmi, […]

  • Bupati Kembang Siapkan Dana Talangan Untuk KUD, Ambil Alih Pengadaan Beras PNS

    Bupati Kembang Siapkan Dana Talangan Untuk KUD, Ambil Alih Pengadaan Beras PNS

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 597
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menyiapkan dana talangan berupa pinjaman daerah untuk diberikan kepada Koperasi Unit Desa (KUD). Pemberian dana talangan ini sebagai upaya untuk menjaga kelangsungan usaha koperasi, terutama dalam sektor pertanian. Melalui suntikan dana ini, koperasi diharapkan dapat kembali aktif menyerap hasil panen para petani sehingga dapat menjaga stabilitas harga […]

  • Pemkab Salurkan Bantuan Program CPP Sejumlah 17.006 KPM di Kabupaten Jembrana

    Pemkab Salurkan Bantuan Program CPP Sejumlah 17.006 KPM di Kabupaten Jembrana

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana (Pemkab Jembrana) melalui Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana kembali menyalurkan bantuan program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Tahap IV kepada 17.006 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di setiap desa/kelurahan di Jembrana pada Selasa (15/10/2024). Bantuan berupa satu karung beras 10 kg merupakan program dari pemerintah pusat, yakni Badan Pangan Nasional (Bapanas). […]

  • Masikian Festival di Tutup, ST. Kembang Sari Desa Banyubiru Juara I Lomba Ogoh-Ogoh Jembrana

    Masikian Festival di Tutup, ST. Kembang Sari Desa Banyubiru Juara I Lomba Ogoh-Ogoh Jembrana

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Gelaran Masikian Festival Tahun 2024 yang mengangkat tema “Abhitah Yowana Catha” telah berlangsung sukses dengan menghadirkan lomba ogoh-ogoh dewasa, ogoh-ogoh mini dan sketsa ogoh-ogoh selama tiga hari dari tanggal 5-7 Maret di Gedung Kesenian Ir. Soekarno. Pada malam terakhir, Kamis (7/3) gelaran Masikian Festival secara resmi ditutup oleh Bupati Jembrana, I Nengah […]

  • Menjaga Eksistensi, Bupati Bantu Pemilik Transportasi Dokar di Jembrana

    Menjaga Eksistensi, Bupati Bantu Pemilik Transportasi Dokar di Jembrana

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 487
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Dokar sebagai salah satu moda transportasi keberadaannya kini kian terpinggirkan karena kalah bersaing dengan sarana transportasi lainnya. Termasuk di Jembrana, kini Dokar hanya tersisa enam buah. Jumlah itu merosot dibandingkan sebelumnya. Banyak dari kusir dokar beralih profesi sehingga menjual alat alat dokarnya. Pada tahun 2015 tercatat keberadaan dokar di Jembrana sebanyak 15 […]

expand_less