Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Dokar Pak Karim

Dokar Pak Karim

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
  • visibility 1.143
  • comment 0 komentar

Oleh: Angga Wijaya

Masa kecil saya punya satu cerita yang selalu muncul setiap kali saya mendengar suara derap kuda—cerita tentang hari Minggu, tentang ibu angkat saya, dan tentang dokar milik Pak Karim.

banner 336x280

Setiap hari Minggu pagi, ketika sebagian orang memilih tidur lebih lama atau menyalakan televisi, ibu angkat saya justru punya agenda khusus untuk saya yaitu, keliling kota kecil kami di atas dokar.

Itu adalah hadiah kecil tapi sangat berarti—karena beliau tahu, saya sangat menyukai kuda. Setiap kali melihat kuda di jalan, mata saya langsung berbinar. Dan beliau, seperti bisa membaca isi hati saya, menjadikan dokar sebagai kebiasaan akhir pekan kami.

Dokar itu sederhana. Tidak berhias, tidak berwarna mencolok. Tapi dari tempat duduk kayunya, saya merasa seperti penumpang paling istimewa. Kusirnya bernama Pak Karim. Beliau warga asli Loloan, sebuah kampung tua di kota Negara, Jembrana, Bali. Kampung Loloan dikenal sebagai tempat tinggal komunitas Bugis-Melayu yang telah lama menetap di sana.

Tapi waktu kecil, saya belum paham soal sejarah. Yang saya tahu, Pak Karim orangnya ramah dan sabar. Suaranya berat tapi menenangkan. Kalau saya banyak bertanya, beliau tidak pernah marah.

Saya duduk di depan, dekat Pak Karim, memandangi surai kuda yang bergoyang pelan saat berjalan. Angin pagi mengelus pipi, dan suara “tap… tap…” dari kaki kuda seperti lagu pengantar yang selalu saya tunggu-tunggu.

Kadang saya bertanya, “Pak, kuda ini dikasih makan apa?” atau, “Kenapa kakinya dikasih sepatu besi?” Dan Pak Karim akan menjawab dengan sabar, sambil sesekali tersenyum kecil.

Ibu saya duduk di belakang. Beliau tak banyak bicara, hanya sesekali menanggapi obrolan kami atau menunjuk arah yang ingin dituju. Mungkin bagi orang lain, itu hanya perjalanan pendek keliling kota. Tapi bagi saya, itu seperti perjalanan istimewa yang menyatukan kami bertiga—saya, ibu, dan Pak Karim.

Saya tidak tahu apakah ibu angkat saya membayar Pak Karim setiap minggu, atau sudah ada kesepakatan di antara mereka. Yang jelas, tak pernah ada Minggu yang terlewat tanpa dokar, selama masa kecil saya di kota Negara.

Kini, setelah dewasa, saya mulai mengerti bahwa ibu saya tidak sekadar mengajak saya naik dokar. Beliau sedang menunjukkan kasih sayang dengan cara yang paling saya mengerti—melalui suara kuda, melalui jalan-jalan pagi, melalui waktu yang kami habiskan bersama tanpa tergesa-gesa.

Saya juga baru sadar bahwa dokar itu bukan sekadar kendaraan, tapi bagian dari kenangan. Bagian dari cara saya memahami kasih ibu, dan cara saya mengingat kampung halaman. Saya tidak tahu di mana Pak Karim sekarang. Apakah ia masih menarik dokar, atau sudah menikmati masa tua di Loloan. Tapi nama dan wajahnya tetap saya ingat. Sama seperti saya mengingat suara roda kayu yang menggilas jalan, atau embusan angin pagi yang menyelinap lewat celah kursi.

Hari ini, suara dokar di kota sudah jarang terdengar. Mesin-mesin menggantikannya. Tapi bagi saya, suara dokar Pak Karim tetap hidup dalam ingatan. Ia membawa saya kembali ke masa kecil yang hangat, ke kota kecil yang tenang, dan ke sosok ibu yang mencintai dengan cara yang lembut dan diam-diam.

Kini, di depan Pasar Umum Negara, pasar tradisional yang baru direvitalisasi di jantung Kota Negara—masih terdapat pangkalan dokar yang melayani rute keliling kota. Kehadiran dokar-dokar ini bukan sekadar moda transportasi, melainkan juga bagian dari upaya pelestarian warisan budaya yang nyaris punah di banyak kota lain di Bali.

Dokar yang dulunya merupakan pemandangan sehari-hari, kini justru menjadi sesuatu yang istimewa—mengingatkan kita pada masa lalu yang sederhana dan hangat.

Melihatnya kembali hadir di kota ini, membuat saya merasa seperti kembali dipertemukan dengan kenangan tentang Pak Karim, ibu, dan hari Minggu pagi yang selalu saya nanti-nanti. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Kembang Minta ASN Jadi Marketing Pemerintah Daerah

    Bupati Kembang Minta ASN Jadi Marketing Pemerintah Daerah

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 770
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk aktif menjadi corong informasi sekaligus “marketing” bagi berbagai program dan kebijakan pemerintah daerah.Hal ini disampaikan Bupati Kembang dalam suatu acara olahraga bersama dengan seluruh pegawai Pemkab Jembrana beberapa waktu lalu. “Caranya sederhana, ketika ada pertemuan […]

  • Forkopincam Negara Tampil Beda Merajut Toleransi

    Forkopincam Negara Tampil Beda Merajut Toleransi

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 907
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Kecamatan Negara di Kabupaten Jembrana Bali tampil beda dengan dalam merangkul kegiatan Forkopincam. Acara berbuka bersama bernuansa merajut toleransi umat beragama. Tampak hadir dalam kegiatan didampingi Danramil 01/1617 Jembrana. Keakraban, kekeluargaan, dan rasa kebersamaan adalah yang dijunjung tinggi. Tak ada perbedaan bahkan acara berbuka puasa diiringi musisi asal Negara yang menembakkan tembang […]

  • Wabup Ipat Buka Turnamen Basket SMANSA Cup XIII

    Wabup Ipat Buka Turnamen Basket SMANSA Cup XIII

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 734
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Dengan ditandai pemukulan kulkul (Kentungan), event tahunan Kejuaraan Basket antar sekolah se-Jembrana yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Negara (SMANSA) resmi dibuka Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna di GOR Krsna Jvara, Desa Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, Rabu (27/3/2024). Turnamen Basket SMANSA CUP ke XIII 2024 ini berlangsung mulai dari tanggal 27 s/d […]

  • Wabup Ipat Buka Muscab LVRI, Tekankan Peran Veteran dalam Menjaga Nilai Kebangsaan

    Wabup Ipat Buka Muscab LVRI, Tekankan Peran Veteran dalam Menjaga Nilai Kebangsaan

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 875
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Jembrana yang digelar pada Senin, (29/12) di Wantilan Gedung LVRI Jembrana. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi serta menjaga semangat juang para veteran di daerah. Dalam sambutannya, Wabup Ipat menyampaikan apresiasi […]

  • Heroik di Panggung, Sanggar Seni Kumara Widya Suara Sekaa Jegog Jembrana Bawakan Lima Garapan Tari di PKB 2025

    Heroik di Panggung, Sanggar Seni Kumara Widya Suara Sekaa Jegog Jembrana Bawakan Lima Garapan Tari di PKB 2025

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 634
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Sekaa Jegog dari Sanggar Seni Kumara Widya Suara, Lingkungan Baler Bale Agung, Kelurahan Tegalcangkring, Duta Kabupaten Jembrana tampil heroik di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVII Tahun 2025, Senin (23/6). Tampil di Kalangan Madya Mandala komplek Art Center Denpasar, sekaa jegog berhasil menyedot antusias masyarakat untuk menyaksikan salah satu kesenian khas Jembrana tersebut. […]

  • Program Cegah Stunting, Bupati Tamba Dorong Gemar Makan Ikan Sejak Dini

    Program Cegah Stunting, Bupati Tamba Dorong Gemar Makan Ikan Sejak Dini

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.378
    • 0Komentar

    Jembrana, suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Nengah Tamba terus mendorong gemar makan ikan sejak dini. Tak hanya mencerdaskan anak, makan ikan juga dapat mencegah stunting. “Kita berusaha untuk mendorong masyarakat, terutama ibu-ibu hamil dan balita serta anak-anak, agar gemar mengonsumsi ikan,” ujar Bupati Tamba, saat Kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), di Balai Desa Manistutu, […]

expand_less