Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Dikira Onggokan Kayu Terapung, Nelayan Temukan Mayat Tanpa Identitas

Dikira Onggokan Kayu Terapung, Nelayan Temukan Mayat Tanpa Identitas

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
  • visibility 845
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Niat memancing seorang nelayan Muhammad Tahpip (47) Banjar Melaya Pantai, Desa Melaya Keramat, pemilik speed Viber Yamaha 2 menemukan mayat tanpa identitas diperkirakan pukul 01.00 WITA di perairan daerah Pebuahan. Hingga di bawa ke dermaga kisaran pukul 02.30 WITA.

Awalnya diperkirakan kayu yang terbentang, ternyata sosok mayat. Yang saat itu akan siap memancing, mayat dengan ciri-ciri berpakaian kaos warna coklat, dengan berpakaian dalam kaos warna hitam, celana putih dan memakai kaos kaki bersepatu putih. Mayat ditemukan dalam kondisi terlentang. Mayat ditepikan ke Pelabuhan Dermaga Timur, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Rabu (10/12).

banner 336x280

Nelayan Speed Viber Yamaha 2, Muhammad Tahpip (47) Banjar Melaya Pantai, Desa Melaya Keramat, menceritakan, saat itu hendak memancing dan melintas di sekitar pantai Pebuahan pukul 01.00 WITA. pada pukul 02.30 wita menemukan sosok mayat ditemukan dalam kondisi terlentang terapung di tengah laut. Yang disangka onggokan kayu.

“Mayat dengan ciri-ciri berpakaian kaos warna coklat, dengan berpakaian dalam kaos warna hitam, celana putih dan memakai kaos kaki bersepatu putih. Mayat ditemukan dalam kondisi terlentang. Mayat ditepikan ke Pelabuhan Dermaga Timur, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara. Kisaran pukul 06.00 WITA dan dilaporkan ke Posal Pengambengan,” ungkap Tahpip.

Komandan Posal Pengambengan, Letda Laut (P) I Komang Didik Wirahadi, katakan, mayat yang ditemukan nelayan atas nama Muhammad Tahpip menggunakan Viber bertulisan Yamaha 2 bersama rekannya ditemukan kisaran perairan laut Pebuahan pada pukul 1 dini hari. Hingga dibawa dengan cara menuju Pelabuhan Dermaga Timur, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, pukul 06.00 WITA.

“Mayat dengan ciri-ciri berpakaian kaos warna coklat, dengan berpakaian dalam kaos warna hitam, celana putih dan memakai kaos kaki bersepatu putih. Mayat ditemukan dalam kondisi terlentang,” jelasnya.

Kami bersama inkait hasil temuan mayat dengan sosok laki-laki tanpa identitas. Dan kami juga langsung berkoordinasi dengan pihak inafis Polres Jembrana untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Upaya ini agar cepat tertangani dan tim kepolisian langsung terjun ke lokasi dengan menghimpun data terkait penemuan mayat terapung di perairan Pebuahan.

  • Penulis: Ed27

Comment

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan Hari Ibu di Jembrana Bertema Perempuan Berdaya dan Berkarya

    Peringatan Hari Ibu di Jembrana Bertema Perempuan Berdaya dan Berkarya

    • calendar_month Jumat, 22 Des 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Dengan mengusung Tema “Pesona Tenun Jembrana, Kekuatan Perempuan Berdaya dan Berkarya” peringatan Hari Ibu ke-95 dipusatkan di Wantilan Pura Jagatnatha Jembrana, Jumat (22/12). Acara peringatan Hari Ibu ini, diselenggarakan dengan tujuan untuk menghormati dan merayakan peran ibu dalam pembangunan keluarga dan masyarakat , selain itu melalui acara ini diharapkan agar perempuan Jembrana […]

  • Ajang Balap Sepeda BMX Cross Ciptakan Pembalap Kampung Berprestasi

    Ajang Balap Sepeda BMX Cross Ciptakan Pembalap Kampung Berprestasi

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 564
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Ajang bapak sepeda BMX Cross di sirkuit milik warga berharap lahirnya bibit-bibit berprestasi. Sirkuit merupakan tanah milik warga dijadikan ajang balap. Walau balap kampung, tapi penyelenggara berharap disinilah lahir para pembalap BMX. Pembalap yang mendapatkan piala, mendali, dan uang pembinaan. Anggota penyelenggara Mas Sahroni katakan, peserta balap total yang ikut 108 terdiri dari […]

  • Di Depan PJ Gubernur, Bupati Tamba Pamerkan hasil pengolahan KPH Jembrana

    Di Depan PJ Gubernur, Bupati Tamba Pamerkan hasil pengolahan KPH Jembrana

    • calendar_month Minggu, 19 Nov 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 568
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bupati Jembrana I Nengah Tamba mendampingi Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya dalam tatap muka Pj. Gubernur Bali dengan Kelompok Pengelola Perhutanan Sosial di Wilayah UPTD (KPH Bali Barat) di Kelompok Tani Hutan Pulukan, Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Minggu (19/11) . Dalam acara itu, Pj Gubernur disuguhkan berbagai hasil perkebunan dan […]

  • Kabid Humas Polda Bali Resmikan Bantuan Bedah Rumah di Jembrana, Wujud Nyata Kepedulian Sosial Polri

    Kabid Humas Polda Bali Resmikan Bantuan Bedah Rumah di Jembrana, Wujud Nyata Kepedulian Sosial Polri

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 241
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, mewakili Kapolda Bali, Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandi, S.I.K., meresmikan langsung bantuan program bedah rumah kepada warga lanjut usia yang membutuhkan di Banjar Nusasari, Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Minggu (29/6/2025). Rumah layak huni tersebut diberikan kepada Ni Nyoman Alib (80), seorang warga lansia […]

  • Dukung Positif Musik Anak Bertema Kita Indonesia

    Dukung Positif Musik Anak Bertema Kita Indonesia

    • calendar_month Minggu, 20 Agt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Konsep belajar merdeka merupakan pendidikan yang penerapannya tidak hanya di sekolah akan tetapi anak di bina baik orang tua agar tidak mengekang anak dalam menuntut ilmu pendidikan. Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf.Teguh Dwi Raharja,S.sos didampingi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Anak Agung Komang Sapta Negara, SE.,MM. Yang diikuti 78 anak yang dari usia 6 […]

  • Dokar Pak Karim

    Dokar Pak Karim

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 758
    • 0Komentar

    Oleh: Angga Wijaya Masa kecil saya punya satu cerita yang selalu muncul setiap kali saya mendengar suara derap kuda—cerita tentang hari Minggu, tentang ibu angkat saya, dan tentang dokar milik Pak Karim. Setiap hari Minggu pagi, ketika sebagian orang memilih tidur lebih lama atau menyalakan televisi, ibu angkat saya justru punya agenda khusus untuk saya […]

expand_less