Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pemerintah » Bupati Jembrana Tolak Joged Bumbung Erotis Yang Menyimpang Dari Pakem

Bupati Jembrana Tolak Joged Bumbung Erotis Yang Menyimpang Dari Pakem

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2023
  • visibility 506
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Tari Joged Bumbung dalam pementasannya oleh beberapa pihak telah terjadi penyimpangan dari pakem dan tata pementasan Tari Joged Bumbung yang berpotensi memenuhi kualifikasi pornografi dan pornoaksi, baik dalam pertunjukan langsung maupun media sosial.

Hal tersebut sangat disayangkan oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba. Menurutnya, Tari Joged Bumbung harus dihormati, dilindungi, dan dilestarikan apalagi sejak Tahun 2015 telah diakui sebagai warisan budaya dunia tak benda oleh UNESCO sebagai tari pergaulan untuk hiburan masyarakat Bali.

banner 336x280

Bupati Tamba meminta seluruh masyarakat Jembrana dan pihak-pihak terkait agar mendukung dan turut serta berperan aktif menghormati, melindungi dan melestarikan pakem dan tata cara pementasan Tari Joged Bumbung.

Hal itu, ditegaskannya dengan dikeluarkannya Surat Edaran Nomor 683 Tahun 2023 tentang Pementasan Tari Joged Bumbung yang ditandatangani, Kamis (23/11) di Rumah Jabatan Bupati Jembrana.

Bupati Tamba melihat pertunjukan Joged Bumbung yang berbau erotis kerap muncul di berbagai platform media sosial yang sangat mudah untuk ditonton oleh anak-anak. Hal itu tentunya berpotensi untuk dilihat dan ditiru oleh anak-anak.

“Hari ini banyak sekali kita lihat di YouTube atau media sosial pertunjukan Joged Bumbung yang diluar pakem yang ada. Saya tidak suka hal tersebut sehingga saya mengeluarkan Surat Edaran ini,” ucapnya.

Dalam surat edarannya, pihaknya menegaskan kepada Instansi Pemerintahan, Lembaga, Perguruan Tinggi, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Budayawan, dan Seniman terkait di Kabupaten Jembrana untuk melaksanakan pembinaan secara intensif dan berkelanjutan terhadap sekaa/sanggar/kelompok seni Tari Joged Bumbung sesuai dengan pakem beserta etika pementasannya secara langsung dan/atau media online.

Bahkan, dirinya akan melibatkan PolPraDes (Polisi Pamong Praja Desa), Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk melakukan pengawasan terhadap kemungkinan adanya pementasan Tari Joged Bumbung yang tidak sesuai pakem bahkan terkesan erotis.

“Di desa kita memiliki PolPraDes, Bhabinkamtibmas dan Babinsa akan kita tugaskan untuk mengawal ini. Apabila ditemukan hal itu, kita akan minta PolPraDes, Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk berkoordinasi meminta pertanggung jawaban penyelenggara dan hiburannya akan kita bubarkan,” tegasnya.

Menurut Bupati Tamba, kegiatan Yadnya yang diiringi oleh pementasan Tari Joged Bumbung yang tidak sesuai pakem selain mendapat sanksi Sekala berupa pembubaran juga mendapat sanksi secara Niskala.

“Masyarakat sekarang harus sadar, Pementasan Joged Bumbung yang tidak sesuai pakem ada sanksinya, yaitu sanksi sekala dan sanksi Niskala. Sanksi Niskala saya rasa seluruh kegiatan upacara yang merupakan Manusa dan Dewa Yadnya apabila diiringi dengan hiburan yang seperti ini, Yadnya nya kemungkinan tidak lulus bahkan kembali leteh,” ujarnya.

Bupati yang pernah menduduki ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali (2014-2019) juga meminta para Youtuber dan/atau pegiat media sosial agar tidak memfasilitasi dan/atau menyebarkan content/penampilan Tari Joged Bumbung yang mengandung unsur pornografi dan pornoaksi, pada platform Youtube dan media sosial lainnya.

Bupati Tamba mengaku akan mendukung pelestarian Tari Joged Bumbung klasik dengan memberikan apresiasi serta melibatkan para seniman Joged Bumbung dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah.

“Yayasan Jogeg Bumbung ini agar terus eksis kami akan memberikan apresiasi, sama seperti Jegog dan Makepung. Kalau ada event-event dinas kita akan tampilkan Joged Bumbung dengan apresiasi yang nilainya nanti akan kita tentukan sebagai jasa pementasan ,” tandasnya.

Sementara itu ketua Yayasan Joged Bumbung Klasik Jembrana, I Gede Andaya Sukalana sangat mendukung kebijakan yang dikeluarkan oleh Bupati Jembrana. Hal tersebut, menurutnya dapat melindungi Joged Bumbung Jembrana berkembang sesuai dengan pakem yang telah ada. Dengan jumlah 32 sekaa Se-Jembrana , Ia siap mensosialisasikan penerapan SE tersebut.

“Saya sangat mendukung dan itulah yang saya harapkan, karena banyak diluaran sana joged yang jaruh (erotis), dikonotasikan Jembrana juga seperti itu karena di Jembrana sedang booming Joged Bumbungnya. Mereka beranggapan itu adalah Joged Bumbung Jembrana, padahal itu salah besar,” ucapnya.

Andaya Sukalana mengatakan munculnya Joged Bumbung yang berbau porno di daerah lain karena belum adanya perhatian pemerintah. Namun di Jembrana, dirinya bersyukur pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap pelestarian Joged Bumbung Klasik.

“Bukannya saya menjelekkan teman yang lain, pada dasarnya semua bagus cuma oknum-oknum yang seperti itu. Mungkin perhatian belum sampai kesana, astungkara Jembrana betul-betul diperhatikan oleh bapak Bupati. Saya sangat berterima kasih kepada Bupati atas himbauan-himbauan seperti surat edaran tadi,” ujarnya.

Pihaknya tidak menampik adanya pementasan Joged Bumbung yang tidak sesuai dengan pakemnya. Dijelaskannya Joged Bumbung itu dipentaskan oleh oknum-oknum penari yang tidak tergabung dalam suatu wadah yayasan kesenian khusus Joged Bumbung.

Dirinya menegaskan di Yayasan Jogeg Bumbung Klasik Jembrana hal-hal seperti tidak akan terjadi, karena pihaknya memiliki aturan yang ketat terkait dengan pakem pementasan Tari Joged Bumbung.

“Di lokalan di rumah ada, kalau di kami hal itu tidak bisa. Saya paling tidak sebelum pentas akan saya jajaki joged itu, karena kapasitas saya sebagai ketua yayasan dan mereka itu ada di crew kami. Dan kami punya aturan tidak boleh mementaskan joged yang porno, akan kami berikan sanksi, apabila sampai dua kali tercatat, tidak akan kami berikan pentas,” tandasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Comment

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Kembang Harap PLUT Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif di Jembrana

    Bupati Kembang Harap PLUT Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif di Jembrana

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 680
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan mengunjungi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) Kabupaten Jembrana, Selasa (15/3). Selain melihat langsung progress PLUT Jembrana yang telah berdiri sejak tahun 2018, juga wujud komitmen Bupati Jembrana dalam pengembangan UMKM serta pelaku usaha kreatif Jembrana. […]

  • Bali Era Baru 100 Tahun, Pemkab Jembrana Matur Piuning di Pura Jagatnata Jembrana

    Bali Era Baru 100 Tahun, Pemkab Jembrana Matur Piuning di Pura Jagatnata Jembrana

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 475
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Menandai dimulainya langkah besar transformasi pembangunan Bali ke depan, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati IGN Patriana Krisna melaksanakan persembahyangan bersama Matur Piuning di Pura Jagat Natha, Rabu (24/12). Prosesi religi ini dilaksanakan sebagai permohonan doa restu agar pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125 […]

  • Peningkatan Kualitas Iman dalam Merajut Keharmonisan Umat Beragama

    Peningkatan Kualitas Iman dalam Merajut Keharmonisan Umat Beragama

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Pesantren An Nur BTN Tegal Badeng Timur mengadakan acara Tablig Akbar 2 Majelis 1 Cinta dalam rangka kegiatan Milad Ke-24 dan Haflatul Imtihan Ke-4. Acara berlangsung pada malam puncak dan dihadiri oleh banyak jamaah dari berbagai kalangan. Penampilan tari Saman Ratoe Jaroeh yang dibawakan oleh anak-anak MTSN 4, berhasil membuka acara dengan […]

  • Punya Talenta Apik, Putri Pengambengan Jadi Model dan Peragawati Cilik

    Punya Talenta Apik, Putri Pengambengan Jadi Model dan Peragawati Cilik

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 974
    • 0Komentar

    Jembrana, suarajembrana.com – Piawai di melintas di catwalk (panggung peragaan dalam fashion show) merupakan peragawati bernama Natasya Shidqiah Qieevani usia (8) tahun asli anak Desa Pengambengan berawal dari hanya coba-coba jadi model disalah satu acara di kota negara. Saat itu usia 6 tahun dan Alhamdulillah mendapatkan juara 1. Kemudian ikuti di salah satu Nirwana Garden […]

  • Dandim 1617/Jembrana Pimpin Langsung Acara Tradisi Anggota Purna Tugas

    Dandim 1617/Jembrana Pimpin Langsung Acara Tradisi Anggota Purna Tugas

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 483
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Dalam sebuah acara laporan Korps tradisi, Dandim 1617/Jembrana, Letkol Inf Muhamad Adriansyah S.I.P memimpin pelepasan purna tugas untuk Satu personel militer dan satu PNS Kodim 1617/ Jembrana di Lapangan Makodim 1617 Jembrana, Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan anggota Makodim. Senin (01/04/24) Dandim mengungkapkan apresiasinya kepada Mayor Chb (Purn) Karyanto dan […]

  • Seorang Pria Diduga Tega Mencabuli Bocah SD

    Seorang Pria Diduga Tega Mencabuli Bocah SD

    • calendar_month Minggu, 12 Nov 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Seorang pria di Jembrana, inisial Uck, diamankan Satuan Reskrim Polres Jembrana, Sabtu 11 November 2023 kemarin. Pasalnya, pelaku diduga melakukan pencabulan terhadap bocah kelas empat SD di salah satu desa di Kecamatan Negara. Menurut informasi, pelaku yang bekerja sebagai buruh serabutan di desa tersebut, melancarkan aksi bejatnya di dekat sekolah korban. Peristiwa […]

expand_less