Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pemerintah » Bupati Jembrana Tolak Joged Bumbung Erotis Yang Menyimpang Dari Pakem

Bupati Jembrana Tolak Joged Bumbung Erotis Yang Menyimpang Dari Pakem

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2023
  • visibility 794
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Tari Joged Bumbung dalam pementasannya oleh beberapa pihak telah terjadi penyimpangan dari pakem dan tata pementasan Tari Joged Bumbung yang berpotensi memenuhi kualifikasi pornografi dan pornoaksi, baik dalam pertunjukan langsung maupun media sosial.

Hal tersebut sangat disayangkan oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba. Menurutnya, Tari Joged Bumbung harus dihormati, dilindungi, dan dilestarikan apalagi sejak Tahun 2015 telah diakui sebagai warisan budaya dunia tak benda oleh UNESCO sebagai tari pergaulan untuk hiburan masyarakat Bali.

banner 336x280

Bupati Tamba meminta seluruh masyarakat Jembrana dan pihak-pihak terkait agar mendukung dan turut serta berperan aktif menghormati, melindungi dan melestarikan pakem dan tata cara pementasan Tari Joged Bumbung.

Hal itu, ditegaskannya dengan dikeluarkannya Surat Edaran Nomor 683 Tahun 2023 tentang Pementasan Tari Joged Bumbung yang ditandatangani, Kamis (23/11) di Rumah Jabatan Bupati Jembrana.

Bupati Tamba melihat pertunjukan Joged Bumbung yang berbau erotis kerap muncul di berbagai platform media sosial yang sangat mudah untuk ditonton oleh anak-anak. Hal itu tentunya berpotensi untuk dilihat dan ditiru oleh anak-anak.

“Hari ini banyak sekali kita lihat di YouTube atau media sosial pertunjukan Joged Bumbung yang diluar pakem yang ada. Saya tidak suka hal tersebut sehingga saya mengeluarkan Surat Edaran ini,” ucapnya.

Dalam surat edarannya, pihaknya menegaskan kepada Instansi Pemerintahan, Lembaga, Perguruan Tinggi, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Budayawan, dan Seniman terkait di Kabupaten Jembrana untuk melaksanakan pembinaan secara intensif dan berkelanjutan terhadap sekaa/sanggar/kelompok seni Tari Joged Bumbung sesuai dengan pakem beserta etika pementasannya secara langsung dan/atau media online.

Bahkan, dirinya akan melibatkan PolPraDes (Polisi Pamong Praja Desa), Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk melakukan pengawasan terhadap kemungkinan adanya pementasan Tari Joged Bumbung yang tidak sesuai pakem bahkan terkesan erotis.

“Di desa kita memiliki PolPraDes, Bhabinkamtibmas dan Babinsa akan kita tugaskan untuk mengawal ini. Apabila ditemukan hal itu, kita akan minta PolPraDes, Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk berkoordinasi meminta pertanggung jawaban penyelenggara dan hiburannya akan kita bubarkan,” tegasnya.

Menurut Bupati Tamba, kegiatan Yadnya yang diiringi oleh pementasan Tari Joged Bumbung yang tidak sesuai pakem selain mendapat sanksi Sekala berupa pembubaran juga mendapat sanksi secara Niskala.

“Masyarakat sekarang harus sadar, Pementasan Joged Bumbung yang tidak sesuai pakem ada sanksinya, yaitu sanksi sekala dan sanksi Niskala. Sanksi Niskala saya rasa seluruh kegiatan upacara yang merupakan Manusa dan Dewa Yadnya apabila diiringi dengan hiburan yang seperti ini, Yadnya nya kemungkinan tidak lulus bahkan kembali leteh,” ujarnya.

Bupati yang pernah menduduki ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali (2014-2019) juga meminta para Youtuber dan/atau pegiat media sosial agar tidak memfasilitasi dan/atau menyebarkan content/penampilan Tari Joged Bumbung yang mengandung unsur pornografi dan pornoaksi, pada platform Youtube dan media sosial lainnya.

Bupati Tamba mengaku akan mendukung pelestarian Tari Joged Bumbung klasik dengan memberikan apresiasi serta melibatkan para seniman Joged Bumbung dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah.

“Yayasan Jogeg Bumbung ini agar terus eksis kami akan memberikan apresiasi, sama seperti Jegog dan Makepung. Kalau ada event-event dinas kita akan tampilkan Joged Bumbung dengan apresiasi yang nilainya nanti akan kita tentukan sebagai jasa pementasan ,” tandasnya.

Sementara itu ketua Yayasan Joged Bumbung Klasik Jembrana, I Gede Andaya Sukalana sangat mendukung kebijakan yang dikeluarkan oleh Bupati Jembrana. Hal tersebut, menurutnya dapat melindungi Joged Bumbung Jembrana berkembang sesuai dengan pakem yang telah ada. Dengan jumlah 32 sekaa Se-Jembrana , Ia siap mensosialisasikan penerapan SE tersebut.

“Saya sangat mendukung dan itulah yang saya harapkan, karena banyak diluaran sana joged yang jaruh (erotis), dikonotasikan Jembrana juga seperti itu karena di Jembrana sedang booming Joged Bumbungnya. Mereka beranggapan itu adalah Joged Bumbung Jembrana, padahal itu salah besar,” ucapnya.

Andaya Sukalana mengatakan munculnya Joged Bumbung yang berbau porno di daerah lain karena belum adanya perhatian pemerintah. Namun di Jembrana, dirinya bersyukur pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap pelestarian Joged Bumbung Klasik.

“Bukannya saya menjelekkan teman yang lain, pada dasarnya semua bagus cuma oknum-oknum yang seperti itu. Mungkin perhatian belum sampai kesana, astungkara Jembrana betul-betul diperhatikan oleh bapak Bupati. Saya sangat berterima kasih kepada Bupati atas himbauan-himbauan seperti surat edaran tadi,” ujarnya.

Pihaknya tidak menampik adanya pementasan Joged Bumbung yang tidak sesuai dengan pakemnya. Dijelaskannya Joged Bumbung itu dipentaskan oleh oknum-oknum penari yang tidak tergabung dalam suatu wadah yayasan kesenian khusus Joged Bumbung.

Dirinya menegaskan di Yayasan Jogeg Bumbung Klasik Jembrana hal-hal seperti tidak akan terjadi, karena pihaknya memiliki aturan yang ketat terkait dengan pakem pementasan Tari Joged Bumbung.

“Di lokalan di rumah ada, kalau di kami hal itu tidak bisa. Saya paling tidak sebelum pentas akan saya jajaki joged itu, karena kapasitas saya sebagai ketua yayasan dan mereka itu ada di crew kami. Dan kami punya aturan tidak boleh mementaskan joged yang porno, akan kami berikan sanksi, apabila sampai dua kali tercatat, tidak akan kami berikan pentas,” tandasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mark Sungkar Usulkan Hari Cokelat Nasional, Jembrana Siap Jadi “Indonesia Chocolate Showcase”

    Mark Sungkar Usulkan Hari Cokelat Nasional, Jembrana Siap Jadi “Indonesia Chocolate Showcase”

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Jembrana – Aktor senior Indonesia, Mark Sungkar, mendorong penguatan potensi lokal melalui agenda Parade Cokelat Nasional yang direncanakan digelar di Jembrana pada tahun 2027. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk mendorong pencanangan Hari Cokelat Nasional yang diusulkan jatuh pada 8 Februari 2027, bertepatan dengan momentum penghargaan cokelat internasional yang pernah diraih Indonesia. Usulan itu […]

  • Anggota Koramil 1617-03/Melaya Beri Bantuan Sembako ke Panti Asuhan

    Anggota Koramil 1617-03/Melaya Beri Bantuan Sembako ke Panti Asuhan

    • calendar_month Sabtu, 9 Des 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 844
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Danramil 1617-03/Melaya Kapten Inf I Ketut Widiana, beserta Anggota berikan Bantuan Sembako ke Yayasan Panti Asuhan “Sanatana Dharma” yang di terima langsung oleh Ketua Yayasan Ibu Suwili, bertempat di Banjar Pangkung Dedari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Sabtu (09/12/2023) Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Anggota Koramil 1617-03/Melaya terhadap sesama, sebagai wujud […]

  • Nyepi – Lebaran 2026 Aman dan Khidmat, Bupati Kembang Apresiasi Warga

    Nyepi – Lebaran 2026 Aman dan Khidmat, Bupati Kembang Apresiasi Warga

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 728
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pelaksanaan Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah yang berlangsung berdekatan di tahun 2026 mendapat apresiasi tinggi dari Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan minggu (22/3). Ia menilai, suasana khidmat dan kondusif yang tercipta merupakan bukti nyata dari kematangan sosial dan tingginya nilai toleransi yang dimiliki masyarakat Jembrana. Bupati Kembang […]

  • Pengabenan Kusa Pranawa Kerangka Manusia Prasejarah Gilimanuk

    Pengabenan Kusa Pranawa Kerangka Manusia Prasejarah Gilimanuk

    • calendar_month Kamis, 1 Feb 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 568
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Rangkain upacara pengabenan terhadap kerangka manusia prasejarah atau manusia purba di Museum Purbakala Gilimanuk, digelar pada Rabu (31/1). Berlangsung rangkaian Uleman Manggala Praja sebagai guru saksi yang dihadiri Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna, Sekda I Made Budiasa, Pj. Gubernur Bali yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan […]

  • Sinergi Pemprov Bali dan Pemkab Jembrana Tekan Kasus Rabies

    Sinergi Pemprov Bali dan Pemkab Jembrana Tekan Kasus Rabies

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 868
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Kabupaten Jembrana menegaskan komitmen bersama dalam menangani kasus rabies. Kolaborasi ini dilakukan untuk memastikan perlindungan masyarakat sekaligus mencegah penyebaran lebih luas di wilayah Jembrana. Melalui momentum peringatan World Rabies Day 2025 yang digelar di Rest Area Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan Minggu (28/9) ratusan HPR (Hewan Penular Rabies) memperoleh […]

  • Pencegahan Stunting, Pemkab Jembrana Gelar Rapat Koordinasi Optimalkan Program Percepatan

    Pencegahan Stunting, Pemkab Jembrana Gelar Rapat Koordinasi Optimalkan Program Percepatan

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 526
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Dalam rangka percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Jembrana, Pemerintah Kabupaten Jembrana Melalui Dinas PPPA-PPKB menggelar rapat koordinasi yang juga dirangkaikan dengan Rembug Stunting tingkat Kabupaten Jembrana, Rabu (10/12). Dibuka oleh Bupati Jembrana yang diwakilkan Sekda I Made Budiasa, rapat kordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) kabupaten Jembrana ditandai dengan Penandatangan pernyataan komitmen […]

expand_less