Kuburan Diterjang Ombak, Bangkai Paus Bungkuk Muncul Kepermukaan
- account_circle Ed27
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar

Jembrana – Bangkai paus bungkuk yang sebelumnya telah dikuburkan di kawasan Pantai Perancak, Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, kembali muncul ke permukaan setelah diduga kuburannya diterjang gelombang pasang, Kamis (16/7/2026). Kemunculan kembali bangkai mamalia laut sepanjang hampir delapan meter itu menimbulkan bau busuk menyengat yang dikeluhkan warga.
Warga pertama kali mengetahui bangkai paus muncul kembali sekitar pukul 11.00 Wita. Mereka terkejut karena paus tersebut baru dikuburkan dua hari sebelumnya, tepatnya pada Selasa, setelah ditemukan terdampar di pesisir Pantai Perancak.
Selain terlihat kembali di permukaan, kondisi bangkai paus yang telah membusuk juga mengeluarkan aroma tidak sedap. Warga khawatir bau busuk tersebut dapat mencemari lingkungan serta mengganggu kesehatan masyarakat apabila tidak segera ditangani.
Kepala Desa Perancak, I Nyoman Wijana, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kemunculan bangkai paus diduga akibat lokasi penguburan yang terlalu dangkal dan tergerus gelombang pasang.
“Bangkai paus yang dikubur dua hari lalu menggunakan alat berat, karena tadi air pasang muncul lagi. Kita sudah mengupayakan penguburan kembali dengan menghubungi pihak-pihak terkait,” ujarnya.
Wijana mengatakan bau menyengat dari bangkai paus bahkan telah tercium hingga radius sekitar satu kilometer dari lokasi. Karena itu, pemerintah desa bersama instansi terkait segera mengambil langkah untuk memindahkan lokasi penguburan ke tempat yang lebih aman.
“Kita upayakan penguburan kembali dengan memindahkan dari tempat semula. Kita arahkan ke arah barat di lahan kosong,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Kota Jembrana, Ipda I Ngurah Agus Dwi Widiatmika Putra, menyampaikan proses pemindahan dan penguburan ulang bangkai paus telah dilakukan pada Kamis sore dengan mengerahkan alat berat.
“Penguburan sudah kita pindahkan ke tempat yang lebih aman. Sore tadi sudah kita lakukan dengan mengerahkan alat berat,” ungkapnya.
Pihak kepolisian berharap lokasi penguburan yang baru tidak lagi terdampak gelombang pasang sehingga bangkai paus tidak kembali muncul ke permukaan dan tidak menimbulkan pencemaran maupun gangguan bagi masyarakat sekitar. ™
- Penulis: Ed27

Saat ini belum ada komentar