Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum dan Kriminal » Warga Pengambengan Resah, Sampah Berserakan di Pinggir Jalan

Warga Pengambengan Resah, Sampah Berserakan di Pinggir Jalan

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 404
  • comment 0 komentar

Jembrana – Tumpukan sampah liar yang berserakan di sepanjang Jalan Raya Pengambengan hingga diselokan sungai kering di perbatasan Desa Pengambengan dan Lelateng membuat warga resah. Kondisi tersebut diduga muncul setelah diberlakukannya kebijakan pengetatan pembuangan sampah di TPA Peh, di mana hanya sampah residu dan anorganik yang tidak dapat didaur ulang yang diperbolehkan masuk ke tempat pembuangan akhir.

Warga mengaku masih banyak masyarakat yang belum terbiasa memilah sampah organik dan anorganik. Akibatnya, sebagian memilih membuang sampah secara sembarangan di pinggir jalan maupun di aliran sungai kering, sehingga mencemari lingkungan dan menimbulkan bau tidak sedap.

banner 336x280

Salah seorang warga Banjar Munduk, Desa Pengambengan, Saifathul Halim (43), mengatakan aksi pembuangan sampah liar itu hampir terjadi setiap hari, terutama pada dini hari.

“Banyak orang lewat menggunakan motor maupun mobil sengaja membuang sampah di dekat rumah saya. Sampahnya berisi pampers, kain, botol plastik, sisa makanan hingga bulu ayam. Baunya sangat menyengat. Biasanya mereka membuang sekitar pukul 02.00 sampai 03.00 WITA. Pernah ditegur baik-baik, tetapi tetap membuang sampah lalu langsung kabur,” ujarnya, Jumat (17/07/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan karena lokasi tersebut merupakan kawasan yang kerap dilanda banjir. Ia khawatir tumpukan sampah di sungai kering akan menyumbat aliran air ketika musim hujan tiba dan memperparah banjir.

Sementara itu, Kepala Desa Pengambengan, Kamaruzzaman, mengatakan pemerintah desa terus mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Ia meminta warga mengikuti kebijakan Pemerintah Kabupaten Jembrana dengan mulai memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah.

Selain itu, masyarakat juga didorong memanfaatkan teba tradisional maupun teba modern untuk mengolah sampah organik agar tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan.

“Kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Sampah organik sebaiknya diolah sendiri melalui teba, sedangkan sampah anorganik dipilah sehingga tidak mencemari lingkungan dan bisa di jual,” kata Kamaruzzaman.

Berdasarkan laporan warga, sampah yang ditemukan di sejumlah titik diduga sengaja dibuang oleh oknum yang enggan memilah sampah sesuai aturan baru. Pemerintah desa berharap kesadaran masyarakat meningkat agar lingkungan tetap bersih dan tidak menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan maupun potensi banjir di kawasan Pengambengan. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karnaval Rangkaian HUT RI Ke-79 di Kampung Nelayan Pengambengan

    Karnaval Rangkaian HUT RI Ke-79 di Kampung Nelayan Pengambengan

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.198
    • 0Komentar

    Jembrana, suarajembrana.com – Suasana ramai meriah penuh kegembiraan nampak di Banjar Muara Indah, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, pada perayaan HUT RI ke-79, Minggu 25 Agustus 2024. Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan karnaval kostum unik yang digelar di sepanjang jalan setempat. Dari anak-anak, dewasa dan orang tua pun ikut ramaikan kegiatan karnaval. Berbagai kostum kreatif dan […]

  • Pemkab Jembrana dan KPK RI Gelar Rakor Bahas Permasalahan Aset dan Optimalisasi Pajak

    Pemkab Jembrana dan KPK RI Gelar Rakor Bahas Permasalahan Aset dan Optimalisasi Pajak

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.688
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait penyelesaian permasalahan aset daerah serta optimalisasi pendapatan daerah dari sektor pajak. Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Jimbarwana, Kantor Bupati Jembrana, Senin (10/11) dihadiri langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, Kasatgas Korsup Wilayah V.2 KPK RI, Nurul […]

  • 5 Pantai di Jembrana-Bali yang Wajib Dikunjungi Wisatawan

    5 Pantai di Jembrana-Bali yang Wajib Dikunjungi Wisatawan

    • calendar_month Sabtu, 11 Nov 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 3.076
    • 0Komentar

    Suarajembrana.com (Negara) – Jembrana adalah salah satu kabupaten di Bali yang memiliki banyak pantai indah dan menarik untuk dikunjungi. Pantai-pantai di Jembrana menawarkan pesona alam yang beragam, mulai dari pasir hitam, ombak besar, perahu nelayan warna-warni, hingga pemandangan sunset yang memukau. Berikut ini adalah lima pantai terbaik di Jembrana yang wajib masuk dalam daftar destinasi […]

  • Warga Desa Banyubiru Curhat Masalah Tindak Pidana Restorative Justice

    Warga Desa Banyubiru Curhat Masalah Tindak Pidana Restorative Justice

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 417
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Upaya mempererat komunikasi antara Polri dengan masyarakat terus dilakukan Polres Jembrana. Pada Jumat (29/8), Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, S.H., S.I.K., M.I.K., melaksanakan kegiatan Jumat Curhat bersama tokoh masyarakat, perangkat desa, dan warga Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana. Kegiatan berlangsung di Kantor Perbekel Desa Banyubiru dengan dihadiri 32 peserta. Dalam kesempatan […]

  • Sinergi Pemkab Jembrana dan PLN Persero : Jaga Ekosistem Penyu Jembrana Tetap Lestari

    Sinergi Pemkab Jembrana dan PLN Persero : Jaga Ekosistem Penyu Jembrana Tetap Lestari

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 669
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Sebagai upaya pelestarian satwa laut, Bupati I Made Kembang Hartawan bersama General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) Bapak Handy Wihartady melaksanakan pelepasliaran anak penyu/tukik di Kelompok Pelestari Penyu (KPP) Jagat Kerthi, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Kamis (10/7). Kegiatan tersebut serangkaian dengan penyaluran bantuan Program Tanggung Jawab […]

  • Tamba Pastikan Pengaman Pantai Pebuahan di Bangun Tahun ini

    Tamba Pastikan Pengaman Pantai Pebuahan di Bangun Tahun ini

    • calendar_month Senin, 29 Jan 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 882
    • 0Komentar

    Jembrana – Pengaman pantai (Sea Wall) di pantai Pebuahan Banyubiru Kecamatan Negara sepanjang 1,9 km segera terealisasikan. Bantuan tersebut bersumber dari Kementrian PUPR RI. Kepastian Bantuan juga tidak terlepas dari pengecekan langsung Tim Kementerian PUPR tahun lalu yang turun untuk melihat kondisi di Pantai Pebuahan. Kepastian itu disampaikan Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat memberikan […]

expand_less