Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tim Penggerak PKK Jembrana Ajak Sebarluaskan Komitme

Tim Penggerak PKK Jembrana Ajak Sebarluaskan Komitme

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Senin, 16 Okt 2023
  • visibility 478
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Para ketua Tim Penggerak (TP) PKK di kabupaten Jembrana mulai dari tingkat Desa/Kelurahan hingga kabupaten mengikuti kegiatan Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak yang dilaksanakan di Kebun Raya Jagatnatha, Minggu (15/10).

Kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Jembrana
secara outdoor ini diisi langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jembrana Salomina Meyke Saliama.

banner 336x280

Ketua TP PKK kabupaten Jembrana, Nyonya Candrawati Tamba mengatakan bahwa perempuan dan anak sangat rentan mendapat perlakuan kekerasan maupun pelecehan. Menurutnya, untuk melindungi perempuan dan anak tidak hanya menjadi tugas penegak hukum, tapi juga perhatian dari dalam keluarga adalah menjadi hal yang terpenting.

“Sebagaimana kita ketahui bersama perlindungan perempuan dan anak adalah tanggung jawab bersama,” ucap Candrawati.

Dirinya meminta seluruh Tim Penggerak PKK untuk dapat mengatensi khusus terkait upaya-upaya perlindungan perempuan dan anak. Karena seringnya kejadian kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat meninggalkan trauma mendalam dan berkepanjangan bagi para korban.

“Perempuan dan anak adalah aset berharga bagi negara oleh karena itu kita harus berkomitmen untuk menjadikan perlindungan perempuan dan anak sebagai prioritas bersama dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.

Candrawati juga meminta kepada seluruh peserta untuk dapat menyimak dan memahami segala informasi yang diberikan oleh Kajari Jembrana. Hal itu tentunya akan semakin meningkatkan pengetahuan bagaimana upaya-upaya mencegah dan mengatasi apabila terjadi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Ini menjadi langkah awal dalam wujud komitmen kita dalam memastikan bahwa hak-hak perempuan dan anak dihormati dan dilindungi,” tegasnya.

Selain sosialisasi, dalam acara tersebut juga diisi dengan kegiatan outbound. Menurut Candrawati, melalui kegiatan outbound dapat meningkatkan kekompakan diantara Tim Penggerak PKK serta memperkuat jiwa kepemimpinan bagi para ketua TP PKK.

“Kegiatan ini tidak hanya hiburan atau permainan semata, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat rasa kebersamaan, kerjasama dan kepemimpinan dalam tim,” tuturnya.

Sementara itu, Kajari Jembrana Salomina Meyke Saliama menjelaskan bahwa negara memberikan perlindungan khusus kepada perempuan dan anak, hal itu dibuktikan dengan dengan adanya Undang-undang khusus yang mengatur tentang perlindungan perempuan dan anak.

Salomina mengatakan Undang-Undang perlindungan anak sudah tiga kali mengalami revisi. Ia menyampaikan isi Undang-undang secara pokok tidak berubah tapi ada hal-hal ditambah.

Pihaknya mencontohkan, sebelumnya ancaman hukuman terhadap setiap orang yang melakukan kekerasan, memaksa anak, melakukan tipu muslihat untuk melakukan seksual itu ancaman paling lama cuma 15 tahun. Tapi di Undang-undang terbaru, ancaman hukuman bisa mencapai 20 tahun.

“Dulu dipikirkan orang yang melakukan kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah orang luar, padahal orang yang sering melakukan kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah keluarga, orang tua/wali atau guru. Sehingga sekarang kalau dilakukan oleh orang terdekat yang seharusnya melakukan pengawasan dan pendidikan terhadap anak bisa dihukum 20 Tahun,” ucapnya.

Selain Undang-undang tersebut diatas, Salomina menambahkan ada Undang-undang baru yang mengatur tentang penghapusan kekerasan seksual. Dimana dalam undang-undang tersebut, korban dapat menuntut ganti rugi atas kejadian yang dialaminya.

“Lalu Undang-undang penghapusan kekerasan seksual, ini adalah undang-undang baru. Dalam restitusi, pelaku memberikan sejumlah uang kepada korban. Contohnya akibat perbuatan pelaku, korban hamil dan putus sekolah, ada biaya melahirkan dan biaya lain-lain bisa dihitung disitu,” tuturnya.

Pihaknya juga mencontohkan adanya kasus pelecehan seksual yang dialami seorang anak dengan keterbelakangan mental, dimana pelakunya adalah orang terdekat korban. Salomina mengingatkan, apabila ada anak terutama yang mengalami keterbelakangan mental agar mendapat perhatian dan pengawasan lebih agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Anak-anak yang mempunyai keterbelakangan mental tolong kita beri perhatian, jangan biarkan mereka jauh dari jangkauan kita. Walau bukan anak kita, tapi saudara kita atau orang-orang di lingkungan kita pun kita berikan perhatian lebih,” tandasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diresmikan Serentak Bale Kertha Adhyaksa di 51 Desa/Kelurahan dan 64 Desa Adat Se-Kabupaten Jembrana

    Diresmikan Serentak Bale Kertha Adhyaksa di 51 Desa/Kelurahan dan 64 Desa Adat Se-Kabupaten Jembrana

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 760
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mendampingi Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Dr. Ketut Sumedana, dan Gubernur Bali, I Wayan Koster, meresmikan secara serentak Bale Kertha Adhyaksa di 51 Desa/Kelurahan dan 64 Desa Adat se-Kabupaten Jembrana. Peresmian ini digelar di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Rabu (11/6) dengan mengusung tema “Optimalisasi Peran Kejaksaan dalam […]

  • Maarif Institute Kaji Pelatihan Komunikasi Tanpa Kekerasan

    Maarif Institute Kaji Pelatihan Komunikasi Tanpa Kekerasan

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 729
    • 0Komentar

    Denpasar  suarajembrana.com – Pelatihan komunikasi tanpa kekerasan penguatan inklusi sosial keagamaan aktivis muda lintas agama yang diselenggarakan Ma’arif Institute, sebuah lembaga sosial masyarakat (non government organization). Yang selalu mengkaji kearifan lokal yang bernuansa kebhinekaan. Mengundang elemen agama, kepemudaan, dan tokoh masyarakat serta tokoh pemerintahan. Pelatihan dipusatkan di Hotel Harris Denpasar selama 2 hari. Dari tanggal […]

  • Tertibkan Duktang, Belasan Terjaring Administrasi Kependudukan di Kecamatan Mendoyo

    Tertibkan Duktang, Belasan Terjaring Administrasi Kependudukan di Kecamatan Mendoyo

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 718
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Tim gabungan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jembrana, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Babinsa, Babinkamtibmas, serta aparat desa/kelurahan setempat menggelar operasi penertiban dan pendataan penduduk non-permanen di wilayah Kecamatan Mendoyo, Senin (14/4/2025). Dalam kegiatan yang memasuki hari ketiga ini, petugas menyisir tiga lokasi rumah kost di Desa Delod Berawah dan […]

  • Kesiapan Personil Menghadapi Pemilu Menjadi Penekanan Kapolres Jembrana

    Kesiapan Personil Menghadapi Pemilu Menjadi Penekanan Kapolres Jembrana

    • calendar_month Senin, 23 Okt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 491
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bertempat Lapangan Apel Polres Jembrana, telah diadakan Apel Jam Pimpinan Polres Jembrana, Senin (23/10/2023) pukul 08.00 Wita. Apel tersebut dipimpin oleh Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, S.H., S.I.K., M.I.K. Kegiatan ini dihadiri juga oleh Waka Polres Jembrana, para PJU Polres Jembrana, Kapolsek jajaran Polres Jembrana, para Perwira, Brigadir, dan ASN […]

  • Babinsa Dukung Penuh Pelaksanaan Serentak Imunisasi Nasional 

    Babinsa Dukung Penuh Pelaksanaan Serentak Imunisasi Nasional 

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 446
    • 0Komentar

    Gianyar suarajembrana.com – Dalam Upaya pencegahan penyakit Polio pada anak-anak di bawah umur Babinsa Desa Kelusa Koramil 1616-07/Payangan Serma I Wayan Yasa bersama Bhabinkamtibmas Desa Kelusa Aiptu I Wayan Muriana dukung pelaksanaan kegiatan vaksin Polio yang dilaksanakan secara serentak, seperti yang dilaksanakan di Balai Banjar Yehtengah Desa Kelusa Kecamatan Payangan. Senin (19/7/2024) Serma I Wayan […]

  • Penemuan Mayat Mengapung di Perairan Sembulungan, Identitas Korban Nelayan Asal Banyuwangi Terungkap

    Penemuan Mayat Mengapung di Perairan Sembulungan, Identitas Korban Nelayan Asal Banyuwangi Terungkap

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 554
    • 0Komentar

    suatajembrana.com – Warga nelayan dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung di perairan Sembulungan, Minggu (22/2/2026) dini hari sekitar pukul 04.15 Wita. Informasi awal diterima dari seorang nelayan yang baru pulang melaut dan melihat sebuah sampan berputar tanpa penumpang di tengah laut. Pelapor yang juga saksi, Riki Hariyanto (36), nelayan asal Banjar Muara Indah, Desa […]

expand_less