Setengah Abad Vihara Empu Astapaka, Bupati Tandatangani Prasasti dan Serukan Persatuan
- account_circle Ed27
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar

Jembrana – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menghadiri perayaan ulang tahun emas ke-50 Vihara Empu Astapaka di Jalan Gilimanuk-Cekik, Lingkungan Jineng Agung, Minggu (7/6/2026). Kehadiran orang nomor satu di Jembrana ini sekaligus untuk menandatangani prasasti dan meresmikan plang nama Vihara sebagai simbol tonggak sejarah setengah abad berdirinya rumah ibadah tersebut.
Rangkaian acara peringatan ulang tahun emas ini telah berlangsung khidmat sejak pagi hari, diawali dengan aksi peduli lingkungan berupa penanaman pohon dan pelepasan satwa di Areal Kuburan Gilimanuk. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ritual Pindapatta dan Dana Makan bersama para Bhikkhu Sangha, sebelum memasuki acara puncak pada sore hari yaitu Pemberkahan Plang Nama Vihara dan Penandatanganan Prasasti 50 Tahun, serta Waisaka Puja.
Dalam sambutannya yang hangat dan penuh keakraban, Bupati Kembang memberikan apresiasi tinggi atas eksistensi Vihara Empu Astapaka yang telah menjadi pilar penting dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Jembrana.
”Lima puluh tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Jika pada manusia usia ini sudah mulai diingatkan dokter untuk mengurangi gula dan kopi. Namun bagi sebuah vihara, usia 50 tahun justru menunjukkan kematangan, keteguhan, dan keberlanjutan dalam melayani umat serta masyarakat,” Ucap Bupati Kembang yang disambut senyum dan tepuk tangan dari para hadirin.
Bupati Kembang menegaskan bahwa esensi dari perayaan ini bukan sekadar merayakan bertambahnya usia fisik bangunan, melainkan merayakan 50 tahun pengabdian dalam menanamkan nilai-nilai kebajikan, toleransi, kedamaian, dan cinta kasih antar sesama di bumi Mekepung Jembrana.
Bupati Kembang menyampaikan bahwa prasasti yang ditandatangani merupakan bukti sejarah bagi generasi masa depan bahwa Vihara Empu Astapaka dirawat oleh tangan-tangan orang baik yang tulus. Beliau juga memuji masyarakat Jembrana yang selama ini dikenal sangat menjunjung tinggi nilai keberagaman.
“Di Jembrana, perbedaan bukan alasan untuk kita berjarak, tetapi justru menjadi kekuatan untuk saling menghormati. Vihara Empu Astapaka telah menjadi bagian penting dalam merawat semangat kebersamaan tersebut,” imbuhnya.
Menutup sambutannya, Bupati berharap agar di usia emasnya ini, Vihara Empu Astapaka dapat terus berkembang, melahirkan generasi muda yang bijaksana, serta menjadi pusat sumber inspirasi dan kebahagiaan bagi semua makhluk hidup.
Sementara itu Pandita Sudiarta Indrajaya selaku Ketua Umum Yayasan Empu Astapaka menyampaikan banyak terima kasih atas seluruh dukungan yang diberikan oleh Bupati Kembang Hartawan.
“Saya haturkan terimakasih untuk Bapak Bupati kita tercinta yang tidak pernah absen memberi dukungan atas segala kegiatan yang kita laksanakan terutama hari ini dalam ulang tahun ke 50 Vihara Empu Astapaka,” ucap Pandita Sudiarta
Acara ditutup dengan penampilan Wayang Sutasoma yang dipersembahkan untuk mengingatkan kita semua bahwa kita bisa tetap teguh bersatu walaupun memiliki keberagaman agama budaya dan bahasa. ™
- Penulis: Ed27

Saat ini belum ada komentar