Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Atasi Darurat Sampah, Bupati Jembrana Terapkan Teba Tradisional dan Modern

Atasi Darurat Sampah, Bupati Jembrana Terapkan Teba Tradisional dan Modern

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 1.339
  • comment 0 komentar

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, secara resmi mengeluarkan Surat Imbauan mengenai kebijakan Pengolahan Sampah Organik Berbasis Sumber.

Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang kian kritis sekaligus upaya mewujudkan kemandirian pengelolaan limbah rumah tangga.

banner 336x280

Pada Imbauan tersebut, Bupati menekankan dua metode utama berdasarkan ketersediaan lahan warga. Bagi warga yang memiliki Lahan Luas, Warga diarahkan memilah sampah organis nya tetap menggunakan sistem “Teba Tradisional ( lubang alami) yang sudah menjadi kearifan lokal masyarakat Bali.

Sementara bagi warga yang Lahannya sempit, utamanya mereka yang tinggal di kawasan perkotaan atau kelurahan, diajak menggunakan Teba Modern.

Bupati Kembang menegaskan bahwa sampah organik mendominasi lebih dari 60% total volume sampah harian. Oleh karena itu, kebijakan ini juga mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN)di lingkungan Pemkab Jembrana untuk menjadi pelopor (role model) dengan menerapkan sistem teba moderen ini di rumah masing-masing.

Perangkat kewilayahan dari kelian dan kepala lingkungan diinstruksikan untuk memantau langsung pelaksanaan di lapangan dan wajib melaporkan progresnya dalam waktu empat minggu ke depan sejak surat imbauan dikeluarkan.

“Teba Modern adalah solusi bagi masyarakat urban. Cukup satu lubang kecil, sampah sisa dapur tuntas tanpa bau dan tanpa lalat bonusnya dapat pupuk kompos,” jelas Bupati Kembang saat dihubungi, Sabtu (25/4).

Bupati juga berharap gerakan ini memicu transformasi budaya hidup bersih dari lingkungan terkecil. Melalui kedisiplinan warga, persoalan sampah diharapkan tuntas di tingkat rumah tangga demi menjaga keberlanjutan TPA.

“Mari jadikan pengolahan sampah sebagai gaya hidup baru. Jangan biarkan sampah keluar rumah sebelum dipilah, karena melalui Teba Modern, kita sedang menabung kesuburan tanah untuk masa depan anak cucu kita,” tegas Bupati Kembang Hartawan. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMAN 1 Melaya Diberikan Wejangan Wawasan Kebangsaan

    SMAN 1 Melaya Diberikan Wejangan Wawasan Kebangsaan

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 936
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com- SMAN 1 Melaya mendapatkan wejangan wawasan kebangsaan langsung dari Dandim 1617/Jembrana yang berkolaborasi dengan Taruna Akmil yang salah satunya juga sama putra daerah asli Jembrana. Di gelar di aula sekolah yang berjumlah 371 siswa dan siswi. Berbekal wawasan kebangsaan yang memiliki karakter budi perkerti yang tulus ikhlas, menanamkan jiwa moralitas, dan pendirian kokoh […]

  • Sejumlah 941 PPPK Pemerintah Kabupaten Jembrana dilantik 

    Sejumlah 941 PPPK Pemerintah Kabupaten Jembrana dilantik 

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 716
    • 0Komentar

    Jembrana – Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna mengambil sumpah dan melantik 941 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi JF (Jabatan Fungsional) Teknis Tahun 2023 di lingkungan Pemkab Jembrana, pengambilan sumpah dan pelantikan itu dilaksanakan di GOR Kresna Jvara, Selasa 30/4. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk Tahun […]

  • Bupati Kembang Soroti Kebersihan Pasar Umum Negara Bahagia

    Bupati Kembang Soroti Kebersihan Pasar Umum Negara Bahagia

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 604
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan meninjau langsung Pasar Umum Negara Bahagia, Sabtu (24/5). Kedatanganya tersebut untuk menyapa pedagang dan mendengar berbagai keluhan pedagang secara langsung. Hal utama yang menjadi sorotan Kembang adalah soal kebersihan pasar. Ia menemukan sampah-sampah berserakan disekitar areal pasar. Kondisi itu membuat lingkungan pasar terlihat jorok tidak sebanding dengan […]

  • High Level Meeting: Jembrana Gaspol Ekosistem Digital Motor Penggerak PAD

    High Level Meeting: Jembrana Gaspol Ekosistem Digital Motor Penggerak PAD

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 949
    • 0Komentar

    siarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana fokus mempercepat transformasi ekosistem digital sebagai motor penggerak Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus instrumen pengendalian inflasi. Langkah strategis ini ditandai dengan penyelenggaraan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dirangkaikan dengan peresmian sistem e-Retribusi Parkir di Terminal Manuver dan […]

  • Kepolisian Atur Lalu Lintas Dampak Dari Kemacetan Hingga 300 Meter di Pelabuhan Gilimanuk

    Kepolisian Atur Lalu Lintas Dampak Dari Kemacetan Hingga 300 Meter di Pelabuhan Gilimanuk

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 717
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Antrean kendaraan, khususnya truk barang, tampak mengular di kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, pada Kamis (17/7). Peningkatan arus kendaraan menuju pelabuhan ini dipicu oleh kepadatan lalu lintas jelang waktu pengiriman logistik antar pulau. Pantauan di lapangan, deretan truk bahkan mencapai sekitar 300 meter dari pintu masuk parkir manuver hingga ke depan Pasar Gilimanuk. […]

  • Bupati Tamba Lepasliarkan Belasan Penyu Hijau Hasil Tangkapan Penyelundupan

    Bupati Tamba Lepasliarkan Belasan Penyu Hijau Hasil Tangkapan Penyelundupan

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 540
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com- Sebanyak 18 ekor penyu hijau diamankan Polres Jembrana dari upaya penyelundupan di pesisir pantai Banjar Klatakan, desa Melaya, Kecamatan Melaya, pada Kamis (28/3) pekan lalu. Setelah menjalani proses observasi, 16 dari 18 penyu yang dinilai sudah siap untuk dikembalikan ke habitatnya, dilepasliarkan oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba bersama Kapolres Jembrana AKBP Endang […]

expand_less