Dukung Pelestarian Budaya, Bupati Kembang Serahkan Hibah Rp.100 Juta di Mengenuanyar
- account_circle Ed27
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 17
- comment 0 komentar

suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menyerahkan hibah Rp. 100 juta untuk mendukung pelaksanaan karya Ngusaba Desa, Ngusaba Nini dan Piodalan Purnama Kedasa di Pura Desa dan Puseh di Desa Adat Mengenuanyar, Desa Pengeragoan, Pekutatan, Selasa (31/3/2026).
Bantuan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian adat, tradisi, dan budaya Bali yang terus hidup di tengah masyarakat.
Penyerahan hibah dilakukan secara langsung oleh bupati saat menghadiri rangkaian upacara pujawali yang berlangsung khidmat dan dihadiri oleh krama adat serta tokoh masyarakat setempat. Suasana sakral terasa kental dengan berbagai rangkaian upacara yang dijalankan sesuai dengan tradisi setempat.
Bupati Kembang Hartawan yang didampingi Anggota DPRD Jembrana mengatakan bahwa keberadaan pura dan pelaksanaan karya pujawali tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya Bali.
“Pemerintah daerah akan terus hadir mendukung kegiatan keagamaan dan adat seperti ini. Pujawali bukan hanya ritual, tetapi juga menjadi perekat kebersamaan masyarakat,” ujar bupati.
Ia menambahkan, hibah yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan beban krama dalam menyelenggarakan upacara, sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
Selain itu, bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan yang telah menjadi warisan leluhur.
“Semangat ngayah dan gotong royong harus terus kita jaga. Inilah kekuatan utama masyarakat Bali,” tambahnya.
Selain di Desa Adat Mengenuanyar, Bupati Kembang Hartawan juga menghadiri piodalan di Pura Luhur Puncak Berangbang Agung, Desa Adat Berangbang.
Hadir Pula, Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi, jajaran Forkopimda Jembrana, Ida Cokorda Mengwi, Mantan Bupati Jembrana, Ida Bagus Indugosa, Ketua MDA dan PHDI Jembrana, serta perwakilan puri yang ada di Bali dan Jembrana khususnya.
Disana, Bupati Kembang juga menyerahkan punia sebesar Rp.50 juta dan Rp.10 juta dukungan biaya pementasan seni.
Kembang mengaku bangga bisa hadir di tengah-tengah masyarakat untuk bisa meringankan beban masyarakat Desa Berangbang dalam melaksanakan rangkaian pujawali di Pura Luhur Puncak Berangbang Agung ini.
“Astungkara, rangkaian demi rangkaian dewa yadnya yang berlangsung dapat berjalan dengan lancar dan labda karya. Semoga lewat bhakti tulus iklan kita ini, Ida Bhatara-Bhatari yang berstana di pura ini memberikan keselamatan dan kerahayuan untuk kita semua masyarakat Jembrana,” ungkapnya.
Sementara itu, bendesa adat setempat menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan karya pujawali.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah, diharapkan pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan di Kabupaten Jembrana dapat terus berjalan dengan baik. ™
- Penulis: Ed27

Comment