Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Warga Pesisir Tegalbadeng Barat Lakukan Ritual Safar Ditepian Pantai

Warga Pesisir Tegalbadeng Barat Lakukan Ritual Safar Ditepian Pantai

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Jumat, 15 Sep 2023
  • visibility 515
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Tradisi Nyapar merupakan tradisi masyarakat pesisir masyarakat di Tegalbadeng Barat, Jembrana, Bali yang dilakukan bersama-sama dengan selametan, berzikir dan berdoa tolak bala. Tradisi ini dilaksanakan pada bulan Safar. Bulan Safar dipercayai sebagai hari naas, sehingga dilaksanakan tradisi Nyapar oleh masyarakat. Tradisi ini bertujuan menolak bala agar diberikan keselamatan semua anggota keluarganya, Jumat (15/09).

Salah satu kokoh masyarakat Sukirman katakan, tradisi Nyapar ini cukup unik hanya dilaksanakan di bulan Safar, dengan selametan dan makan bersama seperti dijelaskan di atas. Pada perkembangannya, tradisi Nyapar tidak lagi diadakan di pinggir pantai, melainkan di rumah-rumah dan di langgar-langgar dan masjid bahkan ada yang melaksanakan di pinggir jalan yang biasa lalu lalang masyarakat setempat.

banner 336x280

“Sajian jenang safar atau di kenal bubur candil yang diolah dari bahan tepung ketan, gula Jawa dan santan kelapa. Selain itu ada pula tumpeng, jajanan lainnya bahkan rangkaian kembang yang nantinya akan di buang ke tengah laut. Semua dimaknai dengan istilah di kampung tolak balak yang dijauhkan dari segala kesulitan, bencana, dan dimudahkan segala urusan dalam kehidupan. Doa para nelayan pesisir ini bermunajat agar dipermudahkan kerjaannya dan juga dilindungi Allah SWT,” tuturnya.

Sukirman juga tambahkan, wujud kembang dan air yang telah didoakkan di buang di tengah laut, nilai ritual ini agar dimudahkan para nelayan melaut dengan rejeki yang berharap melimpah. Sementara air yang dsiapkan di galon dibagikan kepada masyarakat. “Intinya bisa di minum atau disiramkan ke perahu atau jenis usaha. Ini di percaya bisa berkah dan sangat bermanfaat juga sebagai pengobatan bagi warga yang sakit. Tradisi ini rutin dilakukan tiap tahun tanpa meninggalkan ritual yang kurang atau dilebihkan,” jelasnya. *

Sementaranya Wiji Lestari tindakan, pula puji syukur atas rejeki dan bisa melakukan ritual tahunan Nyapar. “Semoga berkah dan air yang didapatkan dipercaya tolak balak dan hikmah berkah bagi para nelayan,” pungkasnya.

  • Penulis: Ed27

Comment

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Kembang Hartawan Teken Permohonan Persetujuan Pelepasan HPL Gilimanuk

    Bupati Kembang Hartawan Teken Permohonan Persetujuan Pelepasan HPL Gilimanuk

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 457
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Komitmen memperjuangkan pelepasan tanah Gilimanuk dari HPL ke SHM, ditunjukan Bupati Kembang Hartawan bersama Wabup Patriana Krisna diawal masa pemerintahannya. Setelah, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menandatangi surat permohonan Persetujuan Pelepasan HPL Gilimanuk yang ditujukan kepada Ketua DPRD Jembrana. Bahkan penandatangan surat tersebut, disaksikan langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster di Jayasabha […]

  • Bali Era Baru 100 Tahun, Pemkab Jembrana Matur Piuning di Pura Jagatnata Jembrana

    Bali Era Baru 100 Tahun, Pemkab Jembrana Matur Piuning di Pura Jagatnata Jembrana

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 670
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Menandai dimulainya langkah besar transformasi pembangunan Bali ke depan, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati IGN Patriana Krisna melaksanakan persembahyangan bersama Matur Piuning di Pura Jagat Natha, Rabu (24/12). Prosesi religi ini dilaksanakan sebagai permohonan doa restu agar pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125 […]

  • Gerak Cepat Pemkab Jembrana, Normalisasi Sungai Pasca Banjir dan Bangkitan Jiwa Gotong Royong

    Gerak Cepat Pemkab Jembrana, Normalisasi Sungai Pasca Banjir dan Bangkitan Jiwa Gotong Royong

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.585
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pasca musibah banjir yang terjadi dibeberapa wilayah di Kabupaten Jembrana beberapa hari yang lalu, Bupati I Made Kembang Hartawan bersama Wabup IGN Patriana Krisna, Jumat (12/9/2025), meninjau langsung progres normalisasi di DAM Kaliakah dan DAM Baluk yang merupakan jalur Sungai (tukad) Remojo. Normalisasi ini dilakukan sebagai respons cepat pemerintah daerah untuk mencegah terulangnya […]

  • Warga Terendam Banjir Batal Adakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

    Warga Terendam Banjir Batal Adakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 499
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Warga Banjar Munduk, Desa Pengambengan Kecamatan Negara batal mengadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Warga RT 05 berjumlah 125 KK terisolir akibat genangan banjir hujan 2 hari. Dan malam ini pun hasil masakan warga dan male dibagi-bagikan kepada warga yang sangat terdampak banjir. Bahkan menempati rumah salah satu pengusaha Haji Endarto. Warga pun […]

  • Realisasikan Komitmen, Kembang-Ipat Teken dan Serahkan Hibah Aset Tanah Perkuat Layanan Masyarakat

    Realisasikan Komitmen, Kembang-Ipat Teken dan Serahkan Hibah Aset Tanah Perkuat Layanan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.725
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Sesuai komitmennya, Pemkab Jembrana dibawah kepemimpinan Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna akan menyerahkan aset yang yang terlanjut digunakan oleh masyarakat baik untuk kantor desa, sekolah, tempat ibadah dan lain-lain. Hari ini, Jumat (24/10), bertempat di Wantilan Rumah Jabatan Bupati Jembrana, Bupati Kembang dan Wabup Patriana Krisna […]

  • MERAUP BERKAH DIBULAN MULIA

    MERAUP BERKAH DIBULAN MULIA

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 393
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Khotbah : Haji Rahmat Sidiq, S.Ag Jumat : 7 Maret 2025 Kaum muslimin, jamaah shalat Jum’at yang dirahmati Allah –Subhanahu Wa Ta’ala-. Dalam perjalanan hari demi hari selama setahun, biasanya mayoritas kaum muslimin tenggelam dalam kesibukan duniawinya, bekerja membanting tulang dalam rangka mengumpulkan rupiah demi rupiah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya; sandang, pangan, dan […]

expand_less