Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Idul Fitri Kembali Ke Fitrah Membalut Realitas Kehidupan Manusia Secara Islami

Idul Fitri Kembali Ke Fitrah Membalut Realitas Kehidupan Manusia Secara Islami

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
  • visibility 1.031
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Setelah selama 30 hari penuh menjalankan ibadah puasa. Bulan penuh rahmat dan barokah. Semoga amal ibadah itu tercatat di dunia dan di akhirat. Dan dileburnya dosa-dosa terampuni Allah SWT. Dan perjalan hidup insan manusia mendapatkan berkah. Sebagai seorang muslim yang sejati banyak menjaga iman dan taqwa. Hari kemenangan adalah kembali ke Fitroh, yang mana mulai dengan rutinitas sehari-hari dan menjauhi segala laranganNya.

Khotib Haji Syaifulloh, katakan, hari ini adalah hari kemenangan bagi kita umat Islam yang sudah menjalankan ibadah puasa, bukan hanya kemenangan dari menahan lapar dan dahaga, tetapi kemenangan sejati dalam mengendalikan hawa nafsu dan meningkatkan kualitas diri dalam pendekatan ilahi.

banner 336x280

“Hari ini kita ber-Iedul Fitri, setelah sebulan penuh melatih diri dengan ibadah dan kesabaran, kini tiba saatnya kita kembali ke fitrah, yaitu Kembali ke keadaan suci sebagaimana bayi yang baru dilahirkan,” jelasnya.

Haji Syaifulloh pun paparkan, kemenangan ini tidak boleh berhenti pada perayaan semata. Idul Fitri seharusnya menjadi titik tolak bagi kita untuk terus memperbaiki diri, menjaga semangat ibadah, meningkatkan kualitas iman dan taqwa, serta menumbuhkan kesadaran sosial yang lebih tinggi dalam kehidupan sehari-hari.

“Idul Fitri adalah momentum terbaik untuk mempererat kembali tali silaturahmi, memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang, serta menghidupkan kembali rasa persaudaraan di antara kita. Islam sangat menekankan pentingnya ukhuwah Islamiyah, karena persatuan dan kebersamaan adalah kekuatan besar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” tegasnya.

Ia juga menegaskan kepada jama’ah sholat Iedul Fitri di pelataran Gedung Dakwah Masjid Annur Muhammadiyah Jembrana. Kita benar-benar dapat mewujudkan prinsip ḥablum minallāh wa ḥablum minan-nās, yaitu menjaga keseimbangan antara hubungan kita dengan Allah dan hubungan kita dengan sesama manusia.

“Selain itu kehidupan manusia terus berjalan dengan cepat, diiringi dengan berbagai perubahan sosial dan budaya yang semakin pesat. Perkembangan terjadi begitu cepat, dalam hitungan dekade, bahkan tahun. Hal ini semakin nyata sejak ditemukannya internet pada tahun 1990-an, yang menandai awal dari era digitalisasi,” kutipnya.

Internet tidak hanya mempermudah akses informasi dan komunikasi, tetapi juga membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk budaya, pola interaksi sosial, dan bahkan cara kita memahami serta menjalankan ajaran agama. Digitalisasi telah mengubah banyak hal dalam kehidupan kita.

“Informasi yang dulunya sulit dijangkau kini tersedia dalam hitungan detik melalui jaringan internet. Media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari, menghubungkan manusia dari berbagai belahan dunia tanpa mengenal batasan ruang dan waktu,” tuturnya.

Haji Syaifulloh menyatakan, hoaks, fitnah, dan berita palsu semakin sulit dibedakan dari fakta, sehingga menuntut kita untuk lebih selektif dan kritis dalam menerima serta menyebarkan informasi yang ada.

“Di tengah derasnya arus perubahan ini, umat Islam harus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman. Kemajuan teknologi tidak boleh menjauhkan kita dari agama, tetapi justru harus dimanfaatkan untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” jelasnya.

Mari bersama-sama jadikan Al-Qur’an dan hadits tetap menjadi pedoman utama dalam menghadapi perkembangan zaman. Jika kita tidak berhati-hati, kemajuan teknologi dapat membuat kita lalai dari beribadah, lebih banyak menghabiskan waktu di dunia maya daripada dalam mendekatkan diri kepada Allah.

Sebagai Muslim yang hidup di era modern, kita dituntut untuk cerdas dalam menyikapi perubahan ini. Islam tidak pernah menolak kemajuan, tetapi justru mengajarkan bagaimana menggunakannya untuk kebaikan umat. Teknologi bisa menjadi sarana dakwah, penyebaran ilmu, dan peningkatan kesejahteraan umat jika digunakan dengan bijak.

“Oleh karena itu, kita harus senantiasa mengingat tujuan hidup kita, yaitu untuk beribadah kepada Allah dan membawa manfaat bagi sesama. Dengan menjaga keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan pelaksanaan nilai-nilai Islam, kita dapat menjalani kehidupan modern tanpa kehilangan jati diri sebagai hamba Allah yang taat,” kata Syaifulloh dan melanjutkan doa. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Babinsa Membina Warga Lakukan Karya Bakti

    Babinsa Membina Warga Lakukan Karya Bakti

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 636
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Selalu ada dan dekat dengan masyarakat di manapun berada, aparat Babinsa tak pernah ragu membaur dan bekerja bersama-sama warga binaannya, seperti dilakukan oleh Sertu Suparjo anggota Babinsa Koramil 1617-01/Negara yang ikut bergotong-royong melaksanakan karya bakti bertempat di RT 03, Lingkungan Terusan, Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Babinsa Loloan Barat, Juma’at […]

  • Wabup Ipat Lepas 10 Siswa Magang ke Jepang, Ingatkan Jaga Nama Baik Jembrana

    Wabup Ipat Lepas 10 Siswa Magang ke Jepang, Ingatkan Jaga Nama Baik Jembrana

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Jembrana – Sebanyak 10 tenaga kerja magang resmi dilepas untuk mengikuti program magang ke Jepang di LPK Yuki Duta Pertiwi, Kamis (14/5). Pelepasan para peserta magang tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat). Wabup Ipat berharap seluruh ilmu dan keterampilan yang telah diberikan oleh LPK dapat menjadi bekal selama […]

  • Menjelang Kuningan dan Nyepi, Bupati Tamba Salurkan Beras CPP Tahap II

    Menjelang Kuningan dan Nyepi, Bupati Tamba Salurkan Beras CPP Tahap II

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 645
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Dalam rangka menyambut Hari Raya Kuningan dan Hari Suci Nyepi serta memasuki bulan Ramadhan Pemkab Jembrana kembali melanjutkan distribusi beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahap II tahun 2024 ke masing-masing desa/kelurahan, Kamis (7/3). Bantuan beras CPP tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi istri Ny Candrawati Tamba serta […]

  • Bupati Tamba Puas Progress  Pembangunan Pasar Umum Negara Sesuai Harapan 

    Bupati Tamba Puas Progress  Pembangunan Pasar Umum Negara Sesuai Harapan 

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.131
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Nengah Tamba kembali melaksanakan pengecekan revitalisasi Pasar Umum Negara didampingi  Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan, Kadis PUPRPKP serta pengawas proyek, Jumat (19/7). Bupati Tamba ingin memastikan  pembanguan pasar  sesuai spesifikasi, berkualitas dan tepat waktu pengerjaan. Bangunan Pasar Umum Negara didesain modern pemanfaatannya serra lebih baik dengan tetap mempertahankan nilai […]

  • Bupati Tamba Kembali Salurkan Bantuan Beras CPP Pemerintah Pusat Tahap II di Kecamatan Mendoyo

    Bupati Tamba Kembali Salurkan Bantuan Beras CPP Pemerintah Pusat Tahap II di Kecamatan Mendoyo

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 611
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali melanjutkan distribusi Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Pemerintah Tahap II tahun 2023 dimasing-masing wilayah kecamatan Mendoyo. Bantuan berupa beras 10 kg per Kepala Keluarga (KK) kurang mampu tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba didampingi Kadis Pertanian dan Pangan, I Wayan Sutama kepada perwakilan penerima, Selasa […]

  • Pakai Celemek dan Layani Pembeli, Aksi Kembang Ipat Jadi Pedagang Warnai Peluncuran Food Truck UMKM

    Pakai Celemek dan Layani Pembeli, Aksi Kembang Ipat Jadi Pedagang Warnai Peluncuran Food Truck UMKM

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 2.030
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Pemandangan tak biasa terlihat di area publik Jembrana saat Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) mendadak “alih profesi” menjadi pedagang. Dengan mengenakan celemek ( apron ) , duet pemimpin Jembrana ini secara cekatan menawarkan dan menyajikan produk lokal langsung ke tangan masyarakat sebagai bagian dari […]

expand_less