Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Idul Fitri Kembali Ke Fitrah Membalut Realitas Kehidupan Manusia Secara Islami

Idul Fitri Kembali Ke Fitrah Membalut Realitas Kehidupan Manusia Secara Islami

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
  • visibility 912
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Setelah selama 30 hari penuh menjalankan ibadah puasa. Bulan penuh rahmat dan barokah. Semoga amal ibadah itu tercatat di dunia dan di akhirat. Dan dileburnya dosa-dosa terampuni Allah SWT. Dan perjalan hidup insan manusia mendapatkan berkah. Sebagai seorang muslim yang sejati banyak menjaga iman dan taqwa. Hari kemenangan adalah kembali ke Fitroh, yang mana mulai dengan rutinitas sehari-hari dan menjauhi segala laranganNya.

Khotib Haji Syaifulloh, katakan, hari ini adalah hari kemenangan bagi kita umat Islam yang sudah menjalankan ibadah puasa, bukan hanya kemenangan dari menahan lapar dan dahaga, tetapi kemenangan sejati dalam mengendalikan hawa nafsu dan meningkatkan kualitas diri dalam pendekatan ilahi.

banner 336x280

“Hari ini kita ber-Iedul Fitri, setelah sebulan penuh melatih diri dengan ibadah dan kesabaran, kini tiba saatnya kita kembali ke fitrah, yaitu Kembali ke keadaan suci sebagaimana bayi yang baru dilahirkan,” jelasnya.

Haji Syaifulloh pun paparkan, kemenangan ini tidak boleh berhenti pada perayaan semata. Idul Fitri seharusnya menjadi titik tolak bagi kita untuk terus memperbaiki diri, menjaga semangat ibadah, meningkatkan kualitas iman dan taqwa, serta menumbuhkan kesadaran sosial yang lebih tinggi dalam kehidupan sehari-hari.

“Idul Fitri adalah momentum terbaik untuk mempererat kembali tali silaturahmi, memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang, serta menghidupkan kembali rasa persaudaraan di antara kita. Islam sangat menekankan pentingnya ukhuwah Islamiyah, karena persatuan dan kebersamaan adalah kekuatan besar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” tegasnya.

Ia juga menegaskan kepada jama’ah sholat Iedul Fitri di pelataran Gedung Dakwah Masjid Annur Muhammadiyah Jembrana. Kita benar-benar dapat mewujudkan prinsip ḥablum minallāh wa ḥablum minan-nās, yaitu menjaga keseimbangan antara hubungan kita dengan Allah dan hubungan kita dengan sesama manusia.

“Selain itu kehidupan manusia terus berjalan dengan cepat, diiringi dengan berbagai perubahan sosial dan budaya yang semakin pesat. Perkembangan terjadi begitu cepat, dalam hitungan dekade, bahkan tahun. Hal ini semakin nyata sejak ditemukannya internet pada tahun 1990-an, yang menandai awal dari era digitalisasi,” kutipnya.

Internet tidak hanya mempermudah akses informasi dan komunikasi, tetapi juga membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk budaya, pola interaksi sosial, dan bahkan cara kita memahami serta menjalankan ajaran agama. Digitalisasi telah mengubah banyak hal dalam kehidupan kita.

“Informasi yang dulunya sulit dijangkau kini tersedia dalam hitungan detik melalui jaringan internet. Media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari, menghubungkan manusia dari berbagai belahan dunia tanpa mengenal batasan ruang dan waktu,” tuturnya.

Haji Syaifulloh menyatakan, hoaks, fitnah, dan berita palsu semakin sulit dibedakan dari fakta, sehingga menuntut kita untuk lebih selektif dan kritis dalam menerima serta menyebarkan informasi yang ada.

“Di tengah derasnya arus perubahan ini, umat Islam harus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman. Kemajuan teknologi tidak boleh menjauhkan kita dari agama, tetapi justru harus dimanfaatkan untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” jelasnya.

Mari bersama-sama jadikan Al-Qur’an dan hadits tetap menjadi pedoman utama dalam menghadapi perkembangan zaman. Jika kita tidak berhati-hati, kemajuan teknologi dapat membuat kita lalai dari beribadah, lebih banyak menghabiskan waktu di dunia maya daripada dalam mendekatkan diri kepada Allah.

Sebagai Muslim yang hidup di era modern, kita dituntut untuk cerdas dalam menyikapi perubahan ini. Islam tidak pernah menolak kemajuan, tetapi justru mengajarkan bagaimana menggunakannya untuk kebaikan umat. Teknologi bisa menjadi sarana dakwah, penyebaran ilmu, dan peningkatan kesejahteraan umat jika digunakan dengan bijak.

“Oleh karena itu, kita harus senantiasa mengingat tujuan hidup kita, yaitu untuk beribadah kepada Allah dan membawa manfaat bagi sesama. Dengan menjaga keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan pelaksanaan nilai-nilai Islam, kita dapat menjalani kehidupan modern tanpa kehilangan jati diri sebagai hamba Allah yang taat,” kata Syaifulloh dan melanjutkan doa. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buka Musda IX MUI, Wabup Jembrana Serukan Peran Ulama Perkuat Toleransi dan Kemajuan Daerah

    Buka Musda IX MUI, Wabup Jembrana Serukan Peran Ulama Perkuat Toleransi dan Kemajuan Daerah

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 478
    • 0Komentar

    duarajembrana.com – Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna yang akrab disapa Ipat, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Daerah (MUSDA) IX Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Jembrana masa khidmat 2025-2030, Sabtu (14/2). Kegiatan tersebut digelar di Gedung Serba Guna MAN 1 Jembrana dihadiri Forkopimda Jembrana dan jajaran pengurus serta anggota MUI Kabupaten Jembrana. Wabup Ipat menegaskan […]

  • Peluncuran Maskot dan Jingle Pilkada Jembrana 2024

    Peluncuran Maskot dan Jingle Pilkada Jembrana 2024

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Mewakili Bupati Jembrana, Sekda I Made Budiasa menghadiri acara peluncuran maskot dan jingle Pilkada Kabupaten Jembrana tahun 2024, yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Jembrana di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, pada Sabtu (08/06/2024). Mengapresiasi peluncuran maskot dan jingle itu, Sekda Budiasa berharap masyarakat Kabupaten Jembrana semakin antusias menyambut Pilkada 2024. “Mengingat Pilkada adalah […]

  • Musrenbang Polda Bali 2025: Tegaskan Sinergi Ketahanan Pangan dan Stabilitas Keamanan

    Musrenbang Polda Bali 2025: Tegaskan Sinergi Ketahanan Pangan dan Stabilitas Keamanan

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 482
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, S.H., S.I.K., M.I.K., menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Polda Bali Tahun 2025 yang dibuka secara resmi oleh Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.I.K., M.Si., di Hotel Grand Santhi, Denpasar, Rabu (20/8). Musrenbang tahun ini mengusung tema “Polda Bali yang Presisi Mendukung Peningkatan Produktivitas Swasembada Pangan, […]

  • Polsek Gilimanuk Perketat Pengawasan Pintu Masuk Bali Menjelang KTT AIS 2023

    Polsek Gilimanuk Perketat Pengawasan Pintu Masuk Bali Menjelang KTT AIS 2023

    • calendar_month Senin, 9 Okt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 566
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Minggu (8/10/2023) Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk telah memperketat pengawasan dan pemeriksaan di pintu masuk Bali, khususnya melalui Pelabuhan Gilimanuk, menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Archipelagic and Island States (KTT AIS) Forum tahun 2023 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali pada tanggal 10 dan 11 Oktober 2023. Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban […]

  • Bupati Kembang Lantik 144 PPPK Tahap II dan 6 PNS

    Bupati Kembang Lantik 144 PPPK Tahap II dan 6 PNS

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.106
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Menyusul 457 PPPK Tahap I yang sudah dilantik pada bulan Juli lalu, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, kembali melantik dan mengambil sumpah PPPK Tahap II sejumlah 144 orang di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Selasa (30/9). Selain melantik PPPK Tahap II, Bupati juga melantik dan mengambil sumpah PNS dari lulusan IPDN sebanyak […]

  • Bupati Kembang Hartawan Teken Permohonan Persetujuan Pelepasan HPL Gilimanuk

    Bupati Kembang Hartawan Teken Permohonan Persetujuan Pelepasan HPL Gilimanuk

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 583
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Komitmen memperjuangkan pelepasan tanah Gilimanuk dari HPL ke SHM, ditunjukan Bupati Kembang Hartawan bersama Wabup Patriana Krisna diawal masa pemerintahannya. Setelah, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menandatangi surat permohonan Persetujuan Pelepasan HPL Gilimanuk yang ditujukan kepada Ketua DPRD Jembrana. Bahkan penandatangan surat tersebut, disaksikan langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster di Jayasabha […]

expand_less