Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Nelayan Pengambengan Resah Anjloknya Harga Hasil Tangkap

Nelayan Pengambengan Resah Anjloknya Harga Hasil Tangkap

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
  • visibility 798
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Nasib nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Jembrana, tengah mengalami kesulitan menjual hasil tangkap akibat anjloknya harga ikan. Banyak pabrik pengolahan ikan yang enggan membeli hasil tangkapan nelayan dengan harga wajar.

Seorang belantik ikan di PPN Pengambengan Dahlan, mengeluhkan penurunan harga yang drastis. “Dulu harga ikan bisa mencapai harga Rp.3.000 per kilogram, sekarang cuma Rp.1.500. Hal ini membauat nelayan sangat dirugikan,” ujarnya, Jumat (30/8/2024).

banner 336x280

Kondisi ini membuat banyak nelayan merugi karena biaya operasional yang tinggi tidak sebanding dengan pendapatan yang diperoleh. Dahlan mengaku kesulitan menjual ikan hasil tangkapan nelayan. “Biasanya saya bisa jual satu ton, sekarang cuma 200 kilogram. Sisanya terpaksa dibuang karena tidak laku,” keluhnya.

Senada dengan Dahlan, Risqi, belantik pula, juga mengeluhkan hal yang sama. Ia pun menduga penurunan harga ini terkait dengan isu sidak di Pelabuhan Muncar, Banyuwangi. “Katanya ada sidak, jadi perusahaan di sini takut mengambil ikan,” ujarnya.

Menanggapi permasalahan ini, Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Jembrana, I Ketut Wardananaya, menyatakan akan mencari solusi. “Untuk hari ini, ikan sudah terserap, tapi kita akan koordinasi dengan pabrik untuk memastikan harga tidak terus turun,” kata Wardananaya.

Wardananaya mengakui bahwa pihaknya tidak bisa mengintervensi harga pasar ikan. Namun, ia akan berupaya mencari solusi terbaik agar nelayan tidak terus merugi. “Kami akan koordinasi dengan semua pihak terkait untuk mencari solusi yang terbaik,” tegas Wardananaya pada awak media. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Revitalisasi Dokar di Jembrana, Strategis Pemkab Jembrana Dongkrak Pariwisata

    Revitalisasi Dokar di Jembrana, Strategis Pemkab Jembrana Dongkrak Pariwisata

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 507
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Pemkab Jembrana mengambil berbagai langkah untuk mendongkrak pariwisata diwilayahnya. Langkah itu juga bagian menyiapkan diri menyongsong Jembrana Emas 2026 serta bersiap menyambut wisatawan. Salah satunya membangkitkan pariwisata budaya dengan menghidupkan kembali dokar sebagai moda transportasi tradisional yang dulu sempat berjaya. Mendukung rencana itu, Bupati Jembrana I Nengah Tamba telah menyiapkan tempat khusus […]

  • Pemkab Jembrana Gelontorkan Anggaran Dana Hibah 850 Juta Kepada Badan Nirlaba

    Pemkab Jembrana Gelontorkan Anggaran Dana Hibah 850 Juta Kepada Badan Nirlaba

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 634
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Pemkab Jembrana menyalurkan dana hibah kepada 13 Badan/ Lembaga Nirlaba, Sukarela dan Sosial se-Kabupaten Jembrana. Total anggaran diserahkan sebesar Rp 850.000.000 (Delapan ratus lima puluh juta rupiah). Penyerahan secara simbolis oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba di  Rumah Jabatan Bupati Jembrana, Jumat (2/2). Usai penyerahan, Bupati Tamba mengingatkan penerima dana hibah agar […]

  • Pasutri Menipu Modus Penggandaan Uang

    Pasutri Menipu Modus Penggandaan Uang

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 506
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Akhirnya Polres Jembrana membekuk Pasangan Suami Istri (Pasutri) berinisial AI (33) tahun dan MI (40) tahun. Pasutri itu diduga menipu dengan modus dapat menggandakan uang melalui jalan gaib. Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto, mengatakan kasus ini bermula saat salah satu korban, KAS, mengalami kesulitan uang. KAS lalu menceritakan masalah itu kepada […]

  • Tamba Serahkan Beasiswa Tahap I Mahasiswa Berprestasi Jembrana 

    Tamba Serahkan Beasiswa Tahap I Mahasiswa Berprestasi Jembrana 

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 768
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Wajah-wajah berseri terpancar di Gor Kresna Jvara, Jumat (19/7). Pasalnya, sebanyak 999 mahasiswa asal jembrana mendapatkan beasiswa sebesar Rp 3 juta untuk periode tahap pertama. Ini merupakan Komitmen  meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Jembrana ditunjukkan dengan mengalokasikan bantuan pemuda berprestasi (beasiswa mahasiswa) bagi putra putri Jembrana yang sedang  menempuh bangku kuliah. Selain […]

    • calendar_month Rabu, 3 Jan 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 649
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Babinsa Desa Medewi, Koramil 1617-04/Pekutatan, Pelda Komang Soyen bersinergi dengan Babinkamtibmas melaksanakan pendampingan dan pengawalan kegiatan pembagian Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Kabupaten Jembrana kepada masyarakat yang berhak menerima, berupa beras 10 Kg/KK dengan jumlah keseluruhan 90 orang, bertempat di Kantor Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Selasa (02/01/2024). Di hadiri dalam […]

  • Tawur Agung Kesanga Jembrana 2026: Dipimpin Lima Sulinggih, Harmoni Penyucian Lima Penjuru Alam

    Tawur Agung Kesanga Jembrana 2026: Dipimpin Lima Sulinggih, Harmoni Penyucian Lima Penjuru Alam

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 622
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Puncak upacara Tawur Agung Kesanga Kabupaten Jembrana dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 berlangsung khidmat di Catus Pata Kabupaten Jembrana, Rabu (18/3). Prosesi sakral tahun ini menjadi istimewa dengan kehadiran lima Sulinggih yang memuput langsung jalannya upacara untuk memohon harmonisasi alam semesta. Kelima Sulinggih yang memimpin prosesi penyucian tersebut […]

expand_less