Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pertama di Bali, Kabupaten Jembrana Dapat Mesin Pengolah Sampah Menjadi RDF

Pertama di Bali, Kabupaten Jembrana Dapat Mesin Pengolah Sampah Menjadi RDF

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Senin, 3 Jun 2024
  • visibility 944
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana mulai mendapat angin segar untuk mengatasi permasalahan sampah yang telah menggunung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Banjar Peh, esa Kaliakah, Kecamatan Negara.

Bekerjasama dengan PT Wisesa Global Solusindo, Pemkab Jembrana mendapat bantuan satu unit mesin pengolahan sampah yang nantinya dapat mengolah sampah organik dan anorganik dimana sampah organik menjadi kompos dan sampah anorganik diolah menjadi RDF (Refuse Derived Fuel). RDF selama ini dikenal sebagai hasil pemisahan sampah yang dikeringkan kadar airnya sebagai alternatif sumber energi penggunaannya oleh industri

banner 336x280

Pengolahan sampah menjadi RDF di TPA Peh diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam mengatasi permasalahan sampah di TPA Peh yang sudah overload.

Saat ini, TPA Peh menerima sekitar 50-60 ton sampah per hari ini. Sedangkan sampah eksisting diperkirakan sudah mencapai ratusan ribu ton. Ini menyebabkan TPA Peh hampir tidak bisa lagi menampung sampah apabila tidak segera diatasi.

Bantuan mesin pengolahan sampah menjadi RDF menjadi angin segar untuk mengatasi sampah yang telah menggunung. Bupati Jembrana I Nengah Tamba pun sangat antusias ketika menerima langsung kedatangan mesin itu di TPA Peh, Senin (3/6).

“Hari ini kedatangan mesin ini saya merasa bahagia, ini ada masa waktu yang akan kita uji coba dulu apakah sudah sesuai ekspektasi,” ucap Bupati Tamba.

Bupati Tamba memperkirakan apabila mesin ini dapat beroperasi dengan baik, sampah eksisting yang ada di TPA akan bisa dibersihkan dalam waktu beberapa tahun ke depan.

“Sampah kita hari ini menurut dinas LH sudah ada 100.000 ton sampah eksisting. Kalau volume pekerjaan ini diambil satu hari 400 ton bisa 4 tahun baru akan selesai sampah ini,” ujarnya.

Pihaknya mengatakan kedatangan mesin ini sama sekali tidak menggunakan APBD. Hal ini murni atas kepedulian bersama untuk mengatasi permasalah sampah yang ada di Jembrana.

“Kita tidak mengeluarkan tipping fee, armada kita juga minim sekali. Tapi dasarnya semangat kita bersama menjadikan Jembrana ini percontohan pertama,” tutupnya.

Sementara itu, Yohanes dari PT Wisesa Global Solusindo mengatakan hasil pengolahan sampah anorganik nantinya akan menjadi bahan bakar alternatif yang dapat digunakan dalam proses pembuatan semen.

“Sampah eksisting ini akan diolah menjadi RDF, itu nanti menjadi pengganti batubara yang akan dipakai oleh SBI yang kita sudah kerjasamakan,” ucapnya.

Dirinya menambahkan Jembrana menjadi satu-satunya di Bali yang mendapat bantuan mesin pengolahan sampah ini. “Untuk Bali, first-time di Jembrana. Sebelumnya sudah ada di Jakarta dan Jogja,” imbuhnya.

Terakhir, Ia pun mengungkapkan dalam proses pengolahan sampah juga harus dipertimbangkan dari segi keselamatan kerja. Menurutnya, sampah yang telah menumpuk sekian lama memiliki potensi yang cukup berbahaya.

“Kapasitas mesin bisa sampai 300 ton, cuma kita tahu sampah ini kan juga mengandung gas metan, kita juga harus hati-hati. Jadi kalau kita ingin cepat mendapat hasil, tapi kita juga harus hati-hati,” pungkasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesona Maulid Nabi Muhammad di Miftahusshollah Desa Tegalbadeng Barat

    Pesona Maulid Nabi Muhammad di Miftahusshollah Desa Tegalbadeng Barat

    • calendar_month Minggu, 29 Okt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 651
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Kurang lebih 20 male yang diarak dan langsung dibagikan di jalan, baik itu umat Hindu dan umat Islam. Hal ini bukan semata-mata hanya pajangan male saat perayaan meriahnya Maulid. Cara ini di balut rangkaian petik laut merupakan pesona kecintaan umat pada Baginda Rasullulah Muhammad SAW. Spirit dalam wujud memberikan pesan moral aman, […]

  • Pataka, Panji-Panji dan Surat Sakti I Gusti Ngurah Rai Telusuri Sejarah Perjuangan di Jembrana

    Pataka, Panji-Panji dan Surat Sakti I Gusti Ngurah Rai Telusuri Sejarah Perjuangan di Jembrana

    • calendar_month Sabtu, 11 Nov 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.018
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Serah terima Pataka dan Panji-Panji serta Surat Sakti I Gusti Ngurah Rai, dipimpin langsung Wakil Bupati Jembrana Patriana Krisna di depan Taman Pecangakan, Kelurahan Dauhwaru Kecamatan Jembrana, Sabtu (11/11). Tampak hadir Kasdim 1617/Jembrana, PPM Provinsi Bali, Wakaplores, Kajari, Pengadilan Negeri, Danyonif 741/GN yang diwakili Dankipan, Ketua LVRI, para jajaran OPD, dan kalangan […]

  • Nostalgia, Festival Loloan Jaman Lame Sajikan Suasana Tempo Dulu

    Nostalgia, Festival Loloan Jaman Lame Sajikan Suasana Tempo Dulu

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 4.630
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Nuansa masa lalu kembali hadir dengan meriah dalam gelaran malam puncak Festival Loloan Jaman Lame yang berlangsung di Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana. Acara tahunan ini sukses mengajak ribuan pengunjung untuk bernostalgia dan merasakan kembali suasana serta kekayaan tradisi Loloan tempo dulu yang unik dan khas. Mengusung tema “Merajut Tenun Kebangsaan”, seluruh area […]

  • 22 Nelayan dan Relawan Terima Penghargaan dari Bupati Jembrana Play Button

    22 Nelayan dan Relawan Terima Penghargaan dari Bupati Jembrana

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.846
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Sebanyak 22 orang yang terdiri dari 12 nelayan dan 10 orang relawan yang membantu proses evakuasi korban tenggelamnya kapal penyeberangan Tunu Pratama Jaya mendapat piagam penghargaan dari Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan yang diserahkan di pesisir Pantai Pebuahan, desa Banyubiru, Selasa (8/7). Pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi Pemerintah kabupaten Jembrana atas […]

  • Dua Nelayan Temukan Sosok Mayat Laki-Laki di Perairan Pantai Pebuahan

    Dua Nelayan Temukan Sosok Mayat Laki-Laki di Perairan Pantai Pebuahan

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.057
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Dua nelayan pesisir pantai Pebuahan menemukan 2 sosok mayat laki-laki ditengah perairan saat hendak memancing. Hingga langsung dilakukan proses evaluasi oleh tim gabungan Basarnas. Untuk dilakukan proses identifikasi 2 mayat tersebut ke RSU Negara. Diduga dua mayat ditemukan merupakan penumpang KMP Tunu Pratama Jaya. Dimasa proses pencarian H+7 tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya […]

  • Aksi Penghijauan, TNI dan Masyarakat Tanam 9.200 Mangrove Ditanam di Pesisir Tuwed

    Aksi Penghijauan, TNI dan Masyarakat Tanam 9.200 Mangrove Ditanam di Pesisir Tuwed

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Jembrana – Sebanyak 9.200 bibit mangrove ditanam di kawasan pesisir Banjar Taman, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Jembrana, Minggu (6/9/2026). Aksi penghijauan ini digelar Kodim 1617/Jembrana bersama Korem 163/Wira Satya dan berbagai elemen masyarakat dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI. Penanaman berlangsung di area sekitar 19 hektare dan melibatkan kurang lebih 1.400 peserta, terdiri dari personel […]

expand_less