Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pendidikan » Megesah dan Medayoan Dalam Menjaga Nilai Toleransi di Kampung Loloan

Megesah dan Medayoan Dalam Menjaga Nilai Toleransi di Kampung Loloan

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
  • visibility 622
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Kearifan budaya, seni dan adat tradisi yang tetap terjaga dan terawat apik. Inilah yang selalu dijaga harmonis di kampung Loloan, Kabupaten Jembrana. Walaupun generasi muda dengan era jaman modern saat ini. Tak lapuk oleh jaman dua tokoh pun ikut andil mengingatkan bahwa pentingnya, merawat dan mengedukasi para generasi.

Konsep mebraya baik umat Hindu dan umat Muslim duduk bareng diskusi merawat Toleransi Dalam Kebhinekaan. Yang diselenggarakan Kosan (Komunitas Seni Ambenan Loloan) bersama 400 lebih siswa siswi SMANSTAR (SMA Negeri Tarik) Sidoarjo Jawa Timur. Bertempat di alam terbuka Ambenan Ijo Gading, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, Kamis (25/04).

banner 336x280

Tokoh Budayawan Loloan Haji Musadat Johar (65) tahun menjelaskan dalam menjaga toleransi Kebhinekaan ada 3 pilar yaitu poin utamanya agama, ekonomi, dan budaya yang yang tetap terjaga sejak abad ke XVI. Salah satunya bila ada sedikit perbedaan dan kesulitan maka budaya megesah itu adalah kunci keterbukaan. Secara langsung larut sehingga menimbulkan ide dan keputusan yang baik.

“Baik itu dari nyame (saudara) kita yang umat Hindu dan begitu pula sebaliknya di nyame Selam yang menjaganya adalah mendidik generasi muda lebih berbudaya, beragama, dan berpikir cerdas,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Bendesa Adat Lakonsari I Nengah Mahadiarta bahwa secara kultur budaya, adat, tradisi menjaganya pun bersama tak ada ketimpangan. Dimana budaya ngejot (sejenis parcel) yang antar 2 umat beragama ini selalu terjaga.

“Saling berbagi jaman dulu ketika hasil panen itu dulu. Kini budaya ngejot tetap ada, kerukunan saling menghargai adalah pedoman di ajaran Umat Hindu baik dengan sang Pencipta, alam dan juga dengan sesama umat di dunia ini. Tak perlu ada perdebatan, bahkan sering mewanti-wati agar bijak ber medsos. Karena sekali salah kata dan memposting tentu akan menjadi mangsa pihak yang justru memecah belah,” ujarnya.

Dalam literasi berbudaya, tradisi serta adat agar tak tergerus jaman demikian disampaikan Lurah Loloan Timur Syukron Hadi, SH. Syukron berharap jaga kearifan lokal beragam yang utuh dan melestarikan ke generasi muda. Saat acara apapun ketika umat Muslim melaksanakan pasti mengundang umat Hindu, begitu sebaliknya.

“Secara pemetaan wilayah di Loloan Timur ada bentuk keragaman umat. Dimana ada Lingkungan Mertasari hampir sebagian besar Nyame Hindu, dan juga Lingkungan Ketutug Hindu, Islam dan agama lainnya, hanya di Lingkungan Loloan sebagian besar adalah umat Islam. Anak muda pun begitu pragmatis, sehingga mengemasnya mengajak event kegiatan positif seperti berkesenian dan penyelenggaraan event yang mengutamakan generasi muda,” katanya.

Mewakili generasi muda dan Ketua Kosan (Komunitas Seni Ambenan Loloan) Irwan Hidayat dengan hadirnya 400 siswa siswi SMANSTAR adalah pembelajaran kultur Loloan Kampung Muslim yang menjaga ajeg lestari budaya, seni dan tradisi adat. Dimana para pelajar ini keliling ke kampung dimana beragam yang di Loloan.

“Mengenal ada itu rumah panggung, seni apa saja yang ada di Loloan Timur. Mendatangi langsung ke warga berbasis pembelajaran ruang terbuka. Budaya Outdoor Learning (ODL) Basis Implementasi Projek Penguat Profil Pancasila (P5). Sehingga penyerapan langsung bagi siswa dan siswi,” ujar Irwan yang merupakan mantan ajang Liga Dangdut.

Koordinator Project Bhineka Tunggal Ika Minasti Duta Maharani, Spd menjelaskan Penguat Profil Pancasila (P5) yang mengambil Tema Toleransi. Keragaman umat beragama di Bali salah satu project di Loloan adalah adanya keragaman umat beragama.

“Dengan browsing di internet, yang mana Kelurahan Loloan Timur banyak ragam Toleransi. Berbaur utuh dengan pesona ragam budaya, adat dan tradisi lokal masyarakat. Siswa siswi melakukan kegiatan selama 10 hari, yang pertama adalah konsep, hingga observasi langsung ke lapangan. Hingga siswa siswi melestarikan berupa tulisan hasil karyanya. Baik itu suku, agama, adat, tarian adat, dan seni,” ungkapnya

Kepala Sekolah SMANSTAR Wiwik Trianawati, Sos menuturkan, hal menariknya mendidik anak-anak mengenal secara langsung intisari Toleransi itu sendiri. “Harmonisnya masalah perbedaan agama bukan sebagai pemecah belah akan tetapi kehidupan harmonis saling menghargai dan hormat menghormati. Intinya peran dari generasi muda sangat memegang peran terutama di Bali, sangat salut sekali,” pungkasnya. ™

  • Penulis: Ed27

Comment

Rekomendasi Untuk Anda

  • Babinsa dan Dinas Terkait Tinjau Saluran Irigasi Putus Akibat Longsor

    Babinsa dan Dinas Terkait Tinjau Saluran Irigasi Putus Akibat Longsor

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Gianyar suarajembrana.com – Tampaksiring, Babinsa Sanding Ramil 1616-03/Tampaksiring Peltu I Made Murtono bersama Staf Kantor Desa Sanding Dampingi pelaksanaan pengecekan saluran irigasi di Subak Selasih Belusung yang longsor sepanjang 20 meter dengan kedalaman jurang ± 30 meter yang dilaksanakan oleh Tim dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Gianyar yang berlokasi di Subak Selasih Belusung Desa […]

  • Pemkab Jembrana Salurkan Program Boga Tresna Werdha, Bantu Kebutuhan Gizi 367 Lansia

    Pemkab Jembrana Salurkan Program Boga Tresna Werdha, Bantu Kebutuhan Gizi 367 Lansia

    • calendar_month Rabu, 5 Jun 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna (Ipat) sambangi lansia terlantar yang menerima makanan siap saji bergizi di Kecamatan Jembrana dan Kecamatan Negara. Melalui Program Boga Tresna Werdha, yang merupakan salah satu cara Pemerintah Kabupaten Jembrana sebagai upaya membantu masyarakat lanjut usia (lansia) yang terlantar dengan memberikan […]

  • Pemkab Jembrana Dorong Pengembangan Usaha Ekonomi Peternakan

    Pemkab Jembrana Dorong Pengembangan Usaha Ekonomi Peternakan

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 537
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana berupaya untuk mendorong pengembangan usaha ekonomi produktif khususnya di bidang pertanian sektor peternakan di masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan program Pemerintah Pusat dalam rangka memperkuat ketahanan pangan Nasional. Sejumlah kelompok ternak mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Jembrana, seperti bantuan bibit ternak, pakan dan hibah uang yang dapat digunakan […]

  • Puluhan Perbekel Ikuti Bimtek Peningkatan Kualitas Belanja Desa

    Puluhan Perbekel Ikuti Bimtek Peningkatan Kualitas Belanja Desa

    • calendar_month Jumat, 3 Nov 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Para Perbekel se-Kabupaten Jembrana mengikuti bimbingan teknis Peningkatan Kualitas Belanja Desa yang dibuka langsung oleh Bupati Jembrana, Jumat (3/11) di Aula Lantai II Jimbarwana, Kantor Bupati Jembrana. Peningkatan kualitas belanja harus diawali dari perencanaan hingga pertanggungjawaban yang baik. Para Perbekel diharapkan mampu memahami regulasi yang akan jadi pedoman pelaksanaan kegiatan di desa. […]

  • Bupati Tamba Lantik Kepala Badan Kesbangpol Jembrana

    Bupati Tamba Lantik Kepala Badan Kesbangpol Jembrana

    • calendar_month Rabu, 4 Okt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) kabupaten Jembrana resmi dilantik definitif oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Rabu (4/10) di Aula Sentra Tenun Jembrana. Turut hadir Wabup IGN Patriana Krisna, Sekda I Made Budiasa beserta pimpinan OPD di lingkup Pemkab Jembrana. Dilantik sebagai Kaban Kesbangpol yang […]

  • Kembang Ipat Kompak Ikuti Retreat, Siap Kawal Program Strategis Nasional Pemerintah Pusat

    Kembang Ipat Kompak Ikuti Retreat, Siap Kawal Program Strategis Nasional Pemerintah Pusat

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 373
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, bersama Wakil Bupati, I Gede Ngurah Patriana Krisna, mengikuti kegiatan Retreat Kepala Daerah Gelombang II yang digelar di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, mulai Minggu (22/6) hingga Kamis (26/6) 2025 mendatang. Kegiatan ini diikuti oleh 86 Kepala Daerah dari seluruh Indonesia, termasuk pasangan […]

expand_less