Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tradisi Kain Setalam Gunting Rambut Bayi dan Ambur Salim di Jembrana

Tradisi Kain Setalam Gunting Rambut Bayi dan Ambur Salim di Jembrana

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Kamis, 28 Sep 2023
  • visibility 907
  • comment 0 komentar

Jembrana suarajembrana.com – Di masyarakat Jembrana, upacara pemotongan rambut bayi berumur 180 hari pada bulan Maulid menjadi salah satu tradisi yang menggambarkan kekayaan tradisi budaya. Prosesi pemotongan rambut diiringi dengan acara ambur salim, yang melambangkan keselamatan bagi semua yang hadir.

Tradisi male di Kabupaten Jembrana, Bali, melibatkan berbagai kegiatan pada saat sang bayi berumur 180 hari, salah satunya gunting/motong rambut. Biasanya, kegiatan ini dilakukan pada bulan Rabiul Awal (bulan Hijriyah) yang juga dikenal sebagai bulan Maulid. Simbolisasi dari pemotongan rambut sang bayi adalah akhir dari masa bayi dan mempersiapkan anak untuk tumbuh lebih dewasa.

banner 336x280

Salah satu warga setempat, Nur Hikmah (50) asli Loloan Timur, menjelaskan bahwa tradisi ini melibatkan berbagai bentuk hiasan dan perlengkapan yang disebut rantasan (sesaji). Rantasan biasanya terdiri dari berbagai barang seperti kain yang belum pernah dipakai (sukla), beras kuning, uang logam, kelapa gading, keris (pusaka), dan barang-barang untuk merias diri. Setelah prosesi pemotongan rambut selesai, beras kuning dan uang logam dihamburkan ke udara, yang kemudian diperebutkan oleh para hadirin. Proses ini disebut ambur salim dan merupakan simbol keselamatan bagi semua yang hadir.

Nur Hikmah menjelaskan lebih lanjut bahwa ambur salim tidak hanya dilakukan dalam acara pemotongan rambut, tetapi juga dalam berbagai ritual lain seperti pelepasan jamaah haji dan acara pernikahan. Bahwa “ambur” berarti menghamburkan ke udara dan “salim” artinya keselamatan, sehingga ambur salim melambangkan doa keselamatan bagi semua yang berkumpul dalam acara tersebut.

“Tradisi ini menjadi bukti kekayaan budaya Indonesia yang akan terus dilestarikan oleh masyarakat Bugis Melayu di Kabupaten Jembrana, agar generasi berikutnya tetap mengenal dan menjaga kearifan lokal yang ada. Melalui pemeliharaan tradisi ini, kita dapat memperkuat ikatan komunitas dan melestarikan kearifan budaya kita,” katanya. *

  • Penulis: Ed27

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Terseret Arus Deras Kakek dan Cucu Tenggelam

    Diduga Terseret Arus Deras Kakek dan Cucu Tenggelam

    • calendar_month Jumat, 1 Sep 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 592
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Arus deras 2 orang yang berenang akhirnya tenggelam di perairan TPI Desa Pengambengan, Kecamatan Negara. Korban Muhammad Bintang Rehaldi Usia (9) tahun tinggal di BTN Kepala Balian masih dalam dan Misnawan (51) tinggal di Banjar Kampung Tinggi Desa Cupel meninggal kemungkinan mandi di pantai. Berawal kakeknya yang stroke berendam, hingga si cucunya […]

  • Warna Kebahagiaan Pisah Kenal Komandan Kodim 1617 Jembrana

    Warna Kebahagiaan Pisah Kenal Komandan Kodim 1617 Jembrana

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 839
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Suasana bahagia mengiringi acara pisah kenal Dandim 1617/Jembrana, yang mana secara resmi Letkol Inf. Mohamad Aldiansyah menggantikan posisi Letkol Inf Teguh Dwi Raharja, S.Sos sebagai Komandan Kodim 1617/Jembrana yang sudah 1 Tahun 9 Bulan menjabat sebagai Dandim 1617/Jembrana. Gelar acara pisah kenal ini digelar di halaman Makodim 1617/Jembrana, yang beralamat di Jalan […]

  • Masyarakat Pembuahan Bernafas Lega, Revetment Dikerjakan Bulan Ini

    Masyarakat Pembuahan Bernafas Lega, Revetment Dikerjakan Bulan Ini

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 600
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Masyarakat yang tinggal di sepanjang pesisir Pantai Pebuahan, desa Banyubiru, Kecamatan Negara akhirnya bisa bernapas lega. Pasalnya, pengaman pantai untuk mengatasi abrasi yang terjadi sepanjang pantai ini mulai dikerjakan. Hal tersebut terungkap dalam sosialisasi pengerjaan pengaman pantai yang dilaksanakan oleh SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Bali-Penida di Balai Banjar Pebuahan, desa Banyubiru, […]

  • Vakum Satu Dekade, Suar Agung Kembali Bikin Jepang Bergemuruh

    Vakum Satu Dekade, Suar Agung Kembali Bikin Jepang Bergemuruh

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.250
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Dentuman instrumen bambu raksasa khas Jembrana akhirnya kembali mengguncang publik Negeri Sakura. Setelah ‘puasa’ selama 10 tahun, Sekaa Jegog Suar Agung sukses mengawali rangkaian tur budaya mereka dengan pementasan perdana yang spektakuler di Toyota City, Jepang, Kamis (19/2/2026) malam. Ribuan pasang mata dibuat tak berkedip oleh resonansi nada rendah dan ritme eksplosif dari […]

  • Bupati Jembrana Ajak ASN Dukung Petani Lokal dengan Membeli Beras di KUD

    Bupati Jembrana Ajak ASN Dukung Petani Lokal dengan Membeli Beras di KUD

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 727
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menekankan pentingnya peran ASN dalam mendukung perekonomian daerah, khususnya sektor pertanian. Dihadapan peserta apel, Bupati Kembang Hartawan mengajak seluruh ASN untuk turut serta dalam gerakan membeli dan mengonsumsi beras lokal yang diproduksi oleh petani Jembrana, yang saat ini telah dipasarkan melalui Koperasi Unit Desa (KUD) setempat. “Kita […]

  • Pemkab Jembrana Cek Langsung Program Dana Penunggu Pasien

    Pemkab Jembrana Cek Langsung Program Dana Penunggu Pasien

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.133
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan didampingi Wabup IGN Patriana Krisna (Ipat) melakukan pengecekan langsung ke masyarakat yang menerima bantuan dana penunggu pasien di Desa Pengambengan dan Kelurahan Pendem, Minggu (16/3). Kembang hadir memastikan mekanisme bantuan penunggu pasien tepat sasaran serta jelas manfaatnya bagi warga yg mengajukan. Terutama mekanisme distribusi dapat berjalan dengan […]

expand_less