Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Respons Pengetatan Transfer Pusat, Kembang Hartawan Terapkan “Empati Fiskal” dan Inovasi PAD Jembrana

Respons Pengetatan Transfer Pusat, Kembang Hartawan Terapkan “Empati Fiskal” dan Inovasi PAD Jembrana

  • account_circle Ed27
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 537
  • comment 0 komentar

suarajembrana.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana saat ini tengah menghadapi tantangan serius menyusul postur APBD Jembrana yang sangat terkoreksi akibat adanya kebijakan pengetatan transfer dan pengurangan dana transfer pusat secara signifikan.

Data APBD Jembrana tahun terakhir , terjadi penurunan cukup tajam dari sisi pendapatan transfer . Pada tahun 2026 ini dana transfer pusat berkurang sebesar Rp 115 milyar dibanding tahun sebelumnya, dengan total dana transfer yang masuk Rp 711 milyar.

banner 336x280

Merespons kondisi fiskal yang menantang ini, Bupati I Made Kembang Hartawan mengambil langkah taktis dengan menerapkan strategi “Empati Fiskal” dan ” Cermat Anggaran” demi memastikan roda pembangunan dan pelayanan publik di Jembrana tidak terhenti.

Strategi cermat ini menjadi kunci utama agar program-program prioritas, seperti perbaikan infrastruktur jalan dan layanan kesehatan, tetap dapat dinikmati masyarakat Jembrana ditengah keterbatasan.

Tren pengurangan dana transfer dari Pemerintah Pusat yang terjadi secara nasional berdampak langsung pada kapasitas belanja daerah. Namun, bagi Bupati Kembang Hartawan, tekanan anggaran ini justru menjadi momentum untuk melakukan transformasi besar dalam pengelolaan keuangan daerah yang lebih mandiri.

Kebijakan “Empati Fiskal” yang diusung Bupati Kembang menekankan pada kepekaan birokrasi dalam memilah prioritas. Di tengah terkoreksinya pendapatan daerah, setiap rupiah yang tersisa kini dihitung secermat mungkin sepenuhnya untuk program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

“Kita harus jujur bahwa APBD kita sedang terkoreksi akibat pengetatan transfer pusat. Ini adalah momentum bagi kita untuk melaksanakan Empati Fiskal. Artinya, birokrasi harus punya empati; jika anggaran terbatas, maka belanja seremoni, perjalanan dinas, dan operasional kantor yang harus dikurangi, bukan anggaran perbaikan jalan atau layanan kesehatan masyarakat dan program pro rakyat lainnya,”tegas Bupati Kembang Hartawan, Senin (23/2).

Pemkab Jembrana bergerak progresif melalui strategi kreatif dalam menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah ini diambil sebagai solusi konkret untuk menambal defisit akibat berkurangnya kucuran dana dari pusat.

Upaya intensifikasi dan inovasi digitalisasi pada sektor pajak serta retribusi daerah membuahkan hasil positif. Terpenting juga menutup celah kebocoran. Tahun ini , PAD Jembrana berhasil tumbuh signifikan sebesar 32,5 persen dari tahun sebelumnya.

“Ibarat mengelola keuangan keluarga, ketika kiriman dari pusat berkurang, kita harus lebih kreatif mencari penghasilan mandiri. Kenaikan PAD ini adalah ‘uang hasil keringat’ daerah yang kita optimalkan untuk menambal celah kekurangan dari pusat agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan sesuai rencana,” imbuh Bupati Kembang.

Langkah lainnya, dengan melakukan Lobi Strategis dan Optimalisasi Dana BKK. Untuk menjangkau itu, Pemkab Jembrana juga gencar melakukan lobi ke pemerintah setingkat di atasnya, baik Pemerintah Provinsi maupun kementerian terkait.

Langkah diplomasi fiskal ini bertujuan untuk mengamankan dana dana pusat serta dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebagai alternatif pembiayaan pembangunan infrastruktur dan program strategis di Jembrana.

Disisi lain, Kepala BPKAD Jembrana, I Gede Gus Diendi, menambahkan bahwa di tengah koreksi anggaran ini, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diwajibkan melakukan penyisiran ulang (refocusing) anggaran secara ketat.

“Bapak Bupati memberikan instruksi yang sangat tegas: efisiensi bukan berarti memotong bantuan rakyat, tapi memotong biaya birokrasi yang tidak produktif. Meskipun secara angka total APBD terkoreksi karena faktor eksternal (pusat), namun kualitas belanja untuk kepentingan publik tetap kita jaga kekuatannya melalui kecermatan alokasi,” jelas Gus Diendi.

Dengan kombinasi strategi kreatif dalam penggalian PAD dan disiplin tinggi dalam empati fiskal, Kabupaten Jembrana membuktikan bahwa keterbatasan anggaran dapat dijawab dengan inovasi kepemimpinan yang berpihak pada rakyat. ™

  • Penulis: Ed27

Comment

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantap, Tiga Siswa Jembrana Jadi Wakil Bali Olimpiade Sains Nasional 2024

    Mantap, Tiga Siswa Jembrana Jadi Wakil Bali Olimpiade Sains Nasional 2024

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 692
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Lolos wakili Bali dalam Olimpiade Sains Nasional, tiga siswa Jembrana temui Bupati Jembrana I Nengah Tamba di Rumah Kediaman Bupati, Banjar Peh, Desa Kaliakah, Rabu (24/7). Ketiganya akan berlaga dalam ajang Olimpiade Sains Nasional atau OSN 2024 dari perwakilan provinsi Bali pada bulan agustus di Jakarta. Kompetisi di bidang sains ini tergolong […]

  • Cara Bupati Tamba Rangkul Aspirasi Anak Muda Jembrana

    Cara Bupati Tamba Rangkul Aspirasi Anak Muda Jembrana

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Bupati Tamba mengajak Sekaa Teruna sebagai generasi muda untuk senantiasa kompak dan bersatu (Masikian), jika sudah kompak dan bersatu niscaya apapun yang diperjuangkan akan memperoleh hasil yang maksimal. Hal tersebut, Ia sampaikan saat Megendu Wirasa (hubungan yang harmonis antara manusia dengan lingkungan alam sekitarnya) bersama Sekaa Teruna Kecamatan Melaya bertempat di Balai […]

  • Dandim 1617/Jembrana : “Pupuk Jiwa Kejuangan, Patriotisme, Nasionalisme dan Solidaritas Prajurit”

    Dandim 1617/Jembrana : “Pupuk Jiwa Kejuangan, Patriotisme, Nasionalisme dan Solidaritas Prajurit”

    • calendar_month Senin, 8 Jan 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 635
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Mengawali tahun 2024, Kodim 1617/Jembrana menggelar upacara pengibaran bendera merah putih. Dipimpin langsung Dandim 1617/ Jembrana Letkol Inf Teguh Dwi Raharja, S.Sos, upacara yang rutin dilaksanakan setiap Hari Senin berlangsung di lapangan apel Makodim 1617/Jembrana Jalan Ngurah Rai Nomor 135 Negara, Senin (08/01/2024) Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Teguh Dwi Raharja, S.Sos pada […]

  • Jejak-Jejak Heroik Napak Tilas Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai

    Jejak-Jejak Heroik Napak Tilas Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Ed27
    • visibility 1.181
    • 0Komentar

    suarajembrana.com – Jejak heroik napak tilas pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai mencakup beberapa lokasi penting yang terkait dengan perjuangannya, seperti Desa Carangsari (tempat kelahirannya di Kabupaten Badung), Desa Marga (lokasi Pertempuran Puputan Margarana), dan berbagai lokasi lain seperti Taman Pujaan Bangsa Puputan Margarana dan titik-titik strategis di seluruh Bali seperti yang terlihat dalam kegiatan […]

  • Dandim 1617/Jembrana dan Istri Turut Hadiri Puncak Acara HUT Kota Negara Ke-128

    Dandim 1617/Jembrana dan Istri Turut Hadiri Puncak Acara HUT Kota Negara Ke-128

    • calendar_month Sabtu, 19 Agt 2023
    • account_circle Ed27
    • visibility 483
    • 0Komentar

    Jembrana suarajembrana.com – Puncak acara pawai budaya menyambut HUT Kota Negara ke-128 dibuka secara resmi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Sabtu (19/8). Barisan pawai dilepas ditandai pemukulan kulkul oleh Wagub Bali bersama Bupati Jembrana I Nengah Tamba. Dandim 1617/ Jembrana Letkol Inf.Teguh Dwi Raharja,S.sos beserta istrinya Luh Hesti Ranitasari. Menyaksikan sebanyak 2000 […]

  • Babinsa dan Dinas Terkait Tinjau Saluran Irigasi Putus Akibat Longsor

    Babinsa dan Dinas Terkait Tinjau Saluran Irigasi Putus Akibat Longsor

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Ed27
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Gianyar suarajembrana.com – Tampaksiring, Babinsa Sanding Ramil 1616-03/Tampaksiring Peltu I Made Murtono bersama Staf Kantor Desa Sanding Dampingi pelaksanaan pengecekan saluran irigasi di Subak Selasih Belusung yang longsor sepanjang 20 meter dengan kedalaman jurang ± 30 meter yang dilaksanakan oleh Tim dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Gianyar yang berlokasi di Subak Selasih Belusung Desa […]

expand_less